Bandung Barat, kabarciepat.com — Aksi perusakan disertai dugaan pencurian terjadi di lahan pertanian milik seorang lansia di Kampung Cijuhung, RT 02 RW 05, Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Korban, Y (72), harus menelan pil pahit setelah saung tempatnya beristirahat hangus terbakar oleh oknum tak dikenal. Selasa, 14/4/2026
Peristiwa ini tidak hanya menyisakan kerugian materiil, tetapi juga menimbulkan rasa tidak aman bagi warga, khususnya para petani yang menggantungkan hidup dari lahan garapan. Saung yang dibakar merupakan satu-satunya tempat berteduh korban saat beraktivitas di kebun.
Dugaan sementara mengarah pada aksi kriminal yang tidak sekadar pencurian hasil panen, tetapi juga disertai unsur kesengajaan untuk merusak fasilitas milik korban. Selain saung yang dibakar, jagung hasil kebun milik Y juga dilaporkan hilang.
Dengan suara lirih, korban mengungkapkan kekecewaannya atas tindakan pelaku yang dinilai tidak berperikemanusiaan.
“Kalau mau ambil jagung, ambil saja. Tidak usah bakar saung juga,” ungkapnya.
Ironisnya, di tengah kerugian yang dialami, korban justru menunjukkan sikap penuh empati. Ia mengaku tidak akan melarang siapa pun mengambil hasil kebunnya jika memang dalam kondisi membutuhkan.
“Saya ikhlas kalau jagung diambil. Kalau memang lapar atau butuh, datang saja baik-baik, minta,” ujarnya.
Peristiwa ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat: apakah aksi tersebut murni pencurian, atau ada motif lain di balik pembakaran saung milik petani lansia tersebut.
Hingga kini, pelaku perusakan dan pembakaran belum teridentifikasi. Belum ada keterangan resmi terkait langkah penanganan dari aparat setempat. Warga mendesak aparat penegak hukum untuk segera turun tangan mengusut tuntas kasus ini, mengingat tindakan tersebut dinilai telah meresahkan dan berpotensi terulang.
Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa keamanan di wilayah pedesaan, khususnya lahan pertanian, masih rentan terhadap aksi kriminal yang menyasar kelompok rentan seperti petani lansia. ***Redi






0 comments:
Posting Komentar