kabarciepat.com || BALI – Upaya menjaga stabilitas ekonomi dan ketersediaan bahan pokok pasca penyesuaian harga BBM terus diperkuat melalui sinergitas antara Polda Bali dan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Provinsi Bali. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di tengah dinamika ekonomi masyarakat.
Kegiatan yang melibatkan unsur kepolisian, perwakilan pedagang pasar, serta berbagai pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mengantisipasi dampak kenaikan harga BBM, khususnya terhadap distribusi dan harga bahan pokok di pasaran.
Dalam forum tersebut, Ketua IKAPPI Provinsi Bali, Sudadi Murtado, menegaskan komitmen para pedagang pasar untuk tetap menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman melalui digitalisasi pasar tradisional.
“Digitalisasi menjadi kunci agar pedagang pasar dan pelaku UMKM di Bali dapat bertahan sekaligus berkembang. Dengan memanfaatkan teknologi, mereka bisa menembus pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing,” ujar Sudadi.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa IKAPPI Bali secara aktif mendorong para pedagang untuk mulai memanfaatkan platform digital, baik dalam pemasaran maupun transaksi, guna menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.
Sementara itu, pihak Polda Bali menegaskan dukungannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya dalam mengawal distribusi bahan pokok agar tetap lancar dan tidak terjadi penimbunan atau lonjakan harga yang tidak wajar.
Melalui sinergi ini, diharapkan tercipta keseimbangan antara stabilitas ekonomi dan keamanan wilayah, sehingga masyarakat dapat tetap menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang dan kebutuhan pokok tetap terpenuhi.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara aparat keamanan dan pelaku ekonomi rakyat mampu menjadi solusi dalam menghadapi tantangan ekonomi, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah di Bali. ***Dika






0 comments:
Posting Komentar