Kamis, 30 April 2026
Polisi Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal di Bogor, Empat Tersangka Diamankan
SINERGITAS POLDA BALI DAN IKAPPI BALI JAGA STABILITAS EKONOMI PASCA PENYESUAIAN BBM
Bupati Bandung Barat Sidak MPP, Tindaklanjuti Keluhan Warga Soal Akta Kelahiran
PIM Audiensi dengan Kabid SD Disdikpora, Soroti Dana BOS hingga Program MBG
Pulihkan Ekosistem Gunung Gede, Polda Jabar Padukan Teknologi Shooting Seeds dan Pelepasliaran Satwa
Dapur SPPG 3 Sukasari Cilaku Disorot, Kadis Pangan Cianjur Minta Operasional Dihentikan Sementara
Limbah SPPG 3 Sukasari Cilaku Yang Mencemari Kolam Tetangga Hingga ikan Mati Masal,Ini Tanggapan Kasi Intel Kejari Cianjur
Bupati Cianjur Pimpin Pemusnahan Miras dan Rokok Ilegal dalam Acara Hut Damkar dan Satpol PP
Rabu, 29 April 2026
Akademisi Bongkar Potensi Jerat Hukum di Balik Proyek KDMP
Perum BULOG Cianjur Dapat Apresiasi Saat Sidak Anggota Komisi IV DPR RI
Polda Jabar Buka Posko Pelayanan di Buruh Fiesta 2026 Jakarta, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan
Selasa, 28 April 2026
Siaga May Day 2026, Sat Brimob Polda Jabar Gelar Apel Pasukan dan Perlengkapan
Sinergitas TNI-Polri di Jabar Makin Kuat, Kapolda Jabar dan Pangdam III Siliwangi Kompak Jaga Kondusivitas Jelang May Day
Warga Keluhkan Bau Tak Sedap Dari SPPG 3 Cilaku Sukasari,Kepala SPPG:Itu Hanya Bau Masakan
CKS Bandung Barat “Digantung” Tanpa Kepastian, Peserta Viloting Sudah Dilantik Lebih Dulu
kabarciepat.com, Bandung Barat – Kekecewaan mendalam dirasakan para Calon Kepala Sekolah (CKS) di Kabupaten Bandung Barat. Hingga kini, mereka belum juga dilantik, meski telah melalui seluruh tahapan seleksi. Ironisnya, sejumlah rekan mereka yang mengikuti program viloting justru sudah lebih dulu resmi menduduki jabatan kepala sekolah.
Situasi ini memicu tanda tanya besar terkait transparansi dan keadilan dalam proses pengangkatan kepala sekolah di lingkungan pendidikan Kabupaten Bandung Barat.
Salah seorang CKS yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan rasa frustrasinya. Ia mengaku telah menunggu dalam ketidakpastian selama berbulan-bulan, tanpa kejelasan waktu pelantikan.
“Kami ini sudah dinyatakan lulus, sudah mengikuti semua proses. Tapi sampai sekarang hanya disuruh menunggu, tanpa kepastian. Sementara yang ikut viloting sudah dilantik duluan. Ini sangat tidak adil,” ujarnya dengan nada kecewa.
Menurutnya, kondisi ini bukan hanya berdampak pada karier para CKS, tetapi juga mengganggu stabilitas dan kualitas manajemen sekolah. Banyak sekolah yang hingga kini masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt), sehingga kebijakan yang diambil menjadi kurang maksimal.
Para CKS berharap pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik. Mereka menuntut adanya kepastian jadwal pelantikan serta kejelasan mekanisme yang digunakan, agar tidak menimbulkan kesan diskriminatif.
“Kalau memang ada kendala, sampaikan. Jangan kami dibiarkan seperti ini. Kami hanya ingin kejelasan dan keadilan,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan pelantikan tersebut.
Kondisi ini menjadi sorotan serius, mengingat peran kepala sekolah sangat vital dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan. Jika polemik ini terus berlarut, dikhawatirkan akan berdampak pada pelayanan pendidikan di daerah tersebut. ***Asol
Senin, 27 April 2026
Kematian Misterius di Rongga, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan
Sidang Ke-3 Kasus Amir Hadirkan Saksi Ahli, Soroti Keabsahan OTT dan Prosedur Penangkapan
Video Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Beredar, KRL Diduga Ditabrak dari Belakang Saat Berhenti Tunggu Sinyal
Sabtu, 25 April 2026
POLSEK CIPATAT DAN DAMKAR BERHASIL EVAKUASI PRIA NAIK TOWER SETINGGI 52 METER DI CIPTAHARJA
KDM Dorong Penataan PKL dan UMKM Ciwidey, Prioritaskan Produk Lokal Bernilai Tinggi
Kamis, 23 April 2026
Penutupan O2SN Kecamatan Cipatat, Cabang Sepak Bola Mini Tuntas Digelar
Gugus 6 Citatah Borong Medali di O2SN Tingkat Kecamatan Cipatat
SISWI SDN RAJAMANDALAKULON 2 RAIH EMAS O2SN, SIAP MELAJU KE TINGKAT KABUPATEN
kabarciepat.com, Cipatat, Bandung Barat – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan di Kecamatan Cipatat. Nafasha Khaifa Maura, siswi kelas IV SDN Rajamandalakulon 2, berhasil meraih medali emas dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kecamatan Cipatat pada cabang olahraga senam ritmik putri.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di SDN Sukasari, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat pada Kamis, 23 April 2026. Berkat penampilan terbaiknya, Nafasha sukses menjadi juara pertama dan berhak melaju mewakili Kecamatan Cipatat ke tingkat kabupaten.
PLT Kepala SDN Rajamandalakulon 2, Elis Ernawati, M.Pd, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas prestasi yang diraih oleh Nafasha.
“Kami sangat bangga dan mengucapkan terima kasih kepada ananda Nafasha Khaifa Maura yang telah mengharumkan nama sekolah dan dipercaya menjadi perwakilan Kecamatan Cipatat di tingkat kabupaten,” ujarnya.
Ia juga berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Selain itu, pihak sekolah turut menyampaikan terima kasih kepada guru olahraga yang telah membimbing dan membina Nafasha hingga mampu meraih prestasi gemilang.
“Semoga capaian ini menjadi penyemangat bagi seluruh siswa, serta menjadi bukti bahwa dengan kerja keras dan latihan yang konsisten, prestasi terbaik dapat diraih,” tambahnya.
Dengan keberhasilan ini, diharapkan Nafasha dapat kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya di tingkat kabupaten dan membawa pulang prestasi yang lebih tinggi.***Red







