Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Minggu, 31 Mei 2026

Jaga Mata Air Cianjur, Kang Maman Ajak Warga Teladani Kearifan Lokal dan Kelestarian Alam

CIANJUR, KabarCiepat.com – Pemerintah Kabupaten Cianjur terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keberlangsungan sumber daya air melalui gerakan penghijauan di berbagai wilayah. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan penanaman pohon yang digelar di kawasan Cirumput, salah satu daerah penting sebagai sumber mata air bagi masyarakat Cianjur.

Dalam kegiatan tersebut, Kang Maman menegaskan bahwa menjaga pohon dan kawasan hijau merupakan langkah strategis untuk memastikan ketersediaan air bagi generasi mendatang. Menurutnya, keberadaan pepohonan memiliki peran besar dalam menjaga struktur tanah dan mempertahankan cadangan air.

“Pohon ini adalah sumber kehidupan kita, sumber air kita. Sumber air itu akan hilang kalau kita tidak menjaga pohon-pohon yang menjadi sumbernya, yang menjaga tanah dan menahan air. Ini adalah masa depan Kabupaten Cianjur agar air tetap terus berlimpah saat anak-anak kita besar kelak,” ujar Kang Maman.

Ia menjelaskan, wilayah Cirumput selama ini dikenal sebagai salah satu sumber air terbesar yang menyuplai kebutuhan masyarakat perkotaan maupun sejumlah wilayah lain di Kabupaten Cianjur. Karena itu, penghijauan tidak boleh dianggap sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi investasi jangka panjang untuk keberlanjutan lingkungan.

Selain menyoroti pentingnya menjaga alam, Kang Maman juga membagikan pengalaman dan pelajaran yang diperolehnya saat melakukan kunjungan kerja bersama Komite Damai Mandiri (KDM) ke Papua. Ia mengaku kagum terhadap kehidupan masyarakat Papua yang masih sangat dekat dengan alam dan menjunjung tinggi nilai-nilai sosial.

Menurutnya, ada sejumlah nilai luhur yang patut dijadikan teladan dan dihidupkan kembali di tengah masyarakat Cianjur. Nilai pertama adalah keikhlasan dan ketulusan hati, di mana masyarakat Papua dinilai hidup penuh rasa syukur tanpa keserakahan.

Nilai kedua yakni tingginya kepedulian sosial. Kang Maman menceritakan pengalamannya ketika melihat anak-anak di Papua menolak menerima uang dua kali dan meminta agar diberikan kepada teman lain yang belum mendapat bagian.

Sementara nilai ketiga adalah sikap tertib dan saling menghormati. Ia menilai masyarakat Papua mampu menjaga ketenangan dan tidak berebut saat berbelanja, meskipun warung-warung warga sedang diborong.

Kang Maman menyayangkan mulai lunturnya nilai kesopanan, akhlak, dan keikhlasan di tengah masyarakat modern saat ini. Padahal, menurutnya, nilai-nilai tersebut dahulu juga menjadi bagian dari warisan budaya leluhur masyarakat Cianjur.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum penghijauan sebagai langkah bersama untuk menjaga alam sekaligus memperbaiki kehidupan sosial masyarakat.

“Ayo kita kembalikan lagi kesopanan, akhlak, dan keikhlasan yang dulu pernah diberikan oleh leluhur kita. Insyaallah, dengan menjaga alam ditambah dengan menjaga nilai-nilai kebaikan tersebut, Cianjur akan menemukan kejayaannya kembali,” pungkasnya. ***Red/YF
Share:

Sabtu, 30 Mei 2026

Aksi Nyata Menjaga Alam: Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut Lanjutkan Labelisasi dan Pemeliharaan Tanaman di Gunung Congkrang

KabarCiepat.com || Garut –Di tengah maraknya berbagai isu kerusakan lingkungan, alih fungsi lahan, hingga ancaman bencana ekologis yang terus menjadi perhatian publik, Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut kembali menunjukkan konsistensinya melalui aksi nyata pelestarian lingkungan. Sabtu (30/5/2026), sebanyak 10 personel pengurus Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut melaksanakan kegiatan labelisasi dan pemeliharaan tanaman dalam rangkaian Aksi Kolaborasi Hijau ke-76 di Blok Gunung Congkrang, Kampung Ciarileu, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut.

Blok Gunung Congkrang merupakan bagian dari lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PTPN I Regional 2 Kebun Cisaruni. Kawasan tersebut sebelumnya sempat mengalami tekanan akibat aktivitas okupasi dan alih fungsi lahan menjadi area pertanian. Namun berkat kolaborasi berbagai pihak serta upaya penghijauan yang dilakukan secara berkelanjutan, kondisi kawasan kini mulai mengalami perubahan positif.

Dengan izin dan dukungan manajemen PTPN, area tersebut saat ini berkembang menjadi salah satu demplot penghijauan yang dikelola dan dirawat oleh Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut. Pohon-pohon yang telah ditanam secara bertahap mulai tumbuh dan membentuk harapan baru bagi keberlanjutan lingkungan di kawasan tersebut.

Kepala Divisi Konservasi Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut, Lukmanul Hakim, mengatakan bahwa kegiatan kali ini difokuskan pada pemeliharaan dan pendataan tanaman yang telah ditanam sebelumnya agar keberhasilan penghijauan dapat terus dipantau.

“Kegiatan kali ini kami melanjutkan proses labelisasi dan pemeliharaan tanaman yang telah ditanam pada aksi-aksi sebelumnya. Labelisasi penting untuk memudahkan monitoring pertumbuhan pohon, sementara pemeliharaan dilakukan agar tingkat keberhasilan tanaman tetap tinggi. Menanam pohon bukan hanya tentang menaruh bibit ke tanah, tetapi memastikan pohon itu tumbuh, hidup, dan memberi manfaat bagi lingkungan di masa depan,” ujarnya.

Menurut Lukman, keberhasilan konservasi tidak diukur dari banyaknya bibit yang ditanam, melainkan dari berapa banyak pohon yang mampu bertahan dan tumbuh hingga dewasa.

Sementara itu, Sekretaris Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut, Cepi Gantina, menegaskan bahwa gerakan penghijauan yang dilakukan organisasinya lahir dari kesadaran bahwa perubahan harus dimulai dari tindakan nyata.

“Kami memilih melakukan aksi dan berbuat ketimbang terus-menerus mengkritisi keadaan maupun kebijakan. Kritik tentu penting, tetapi alam membutuhkan lebih dari sekadar kata-kata. Alam membutuhkan tangan yang mau menanam, kaki yang mau melangkah ke lapangan, dan hati yang mau menjaga. Karena itu kami hadir untuk memberikan contoh bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal sederhana namun dilakukan secara konsisten,” katanya.

Menurutnya, gerakan penghijauan bukan sekadar kegiatan menanam pohon, melainkan upaya membangun kesadaran kolektif bahwa manusia dan alam memiliki hubungan yang tidak dapat dipisahkan.

Secara filosofis, pohon merupakan simbol kehidupan. Akarnya mengajarkan tentang keteguhan, batangnya menggambarkan perjuangan, sementara ranting dan daunnya menjadi lambang manfaat yang diberikan kepada sesama. Ketika seseorang menanam pohon, sesungguhnya ia sedang menanam harapan bagi generasi yang mungkin tidak pernah ia temui di masa depan.

Melalui Aksi Kolaborasi Hijau ke-76 ini, Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut berharap kawasan Gunung Congkrang dapat terus berkembang menjadi ruang hijau yang memberikan manfaat ekologis, sosial, dan edukatif bagi masyarakat sekitar.

“Semoga aksi nyata yang kami lakukan hari ini menjadi inspirasi bahwa menjaga lingkungan bukan tugas segelintir orang, melainkan tanggung jawab bersama. Sebab bumi yang hijau tidak diwariskan oleh mereka yang banyak berbicara, tetapi oleh mereka yang bersedia menanam, merawat, dan menjaga,” tutup Cepi.

Dengan semangat kolaborasi yang terus tumbuh, Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut membuktikan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Di Gunung Congkrang, setiap pohon yang dirawat hari ini menjadi saksi bahwa harapan untuk masa depan yang lebih hijau masih terus hidup. ***Red/YF
Share:

Jumat, 29 Mei 2026

Kapolsek Cikalongwetan Hadiri Acara Pelepasan Purna Tugas Camat Cikalongwetan


Bandung Barat, KabarCiepat.com – Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., menghadiri acara pelepasan purna tugas Camat Cikalongwetan yang digelar dengan penuh khidmat dan suasana kekeluargaan, Sabtu (30/5/2026).

Kehadiran Kapolsek dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian Camat Cikalongwetan selama menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, AKP Deden Indrajaya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas sinergitas yang telah terjalin antara Forkopimcam, khususnya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Cikalongwetan.

“Terima kasih atas pengabdian dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini. Semoga segala dedikasi yang diberikan menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolsek.

Acara pelepasan purna tugas tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh rasa kebersamaan.

Momentum tersebut juga menjadi simbol eratnya hubungan sinergitas antarinstansi dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat serta menjaga wilayah Cikalongwetan tetap aman, damai, dan kondusif. **Riki
Share:

Kapolsek Sindangkerta Hadiri Rapat Kerja MWCNU Cipongkor Bersama Forkopimcam


Bandung Barat, KabarCiepat.com – Kapolsek Sindangkerta AKP Sholehuddin, S.E., menghadiri kegiatan Rapat Kerja Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Cipongkor Tahun 2026 yang digelar pada Sabtu, 30 Mei 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pengurus NU se-Kecamatan Cipongkor.

Rapat kerja yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan itu menjadi momentum penting dalam menyusun program kerja organisasi keagamaan demi memperkuat peran Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, AKP Sholehuddin, S.E., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya sinergitas antara ulama, umaro, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

“Kami dari jajaran Polsek Sindangkerta sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Semoga melalui rapat kerja ini dapat melahirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat serta mempererat ukhuwah islamiyah,” ujar AKP Sholehuddin.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas wilayah, memperkuat persatuan, dan bersama-sama menangkal berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Sementara itu, Ketua MWCNU Cipongkor KH. Rife’i Jalaludin menegaskan bahwa rapat kerja ini menjadi langkah strategis dalam menentukan arah kebijakan organisasi ke depan agar lebih aktif dalam bidang keagamaan, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

“MWCNU Cipongkor berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan manfaat nyata serta memperkuat nilai-nilai keislaman yang moderat dan penuh kebersamaan,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat, Dadan Supardan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta sesi musyawarah penyusunan program kerja MWCNU Cipongkor Tahun 2026. ***Riki
Share:

Seleksi Pimpinan BAZNAS Cianjur Mengerucut, 10 Kandidat Berebut 5 Posisi

KabarCiepat.com || CIANJUR – Proses seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur kian mengerucut. Setelah pengumuman hasil pada 21 Mei 2026, sebanyak 10 kandidat dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Pada tahap akhir nanti, lima orang akan ditetapkan sebagai pimpinan definitif melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Cianjur dan dijadwalkan dilantik pada September 2026.

Seleksi ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah pengelolaan zakat di Kabupaten Cianjur ke depan, terutama dalam upaya meningkatkan penghimpunan dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara lebih optimal dan tepat sasaran.

Salah satu kandidat, Ahmad Solihin, S.H.I., menyampaikan apresiasinya atas proses seleksi yang tengah berlangsung. Ia mengaku bersyukur dapat melanjutkan ke tahap berikutnya bersama para kandidat lainnya.

“Ini menjadi motivasi untuk terus berkontribusi dalam penguatan pengelolaan zakat,” ujarnya.

Berdasarkan rekam jejaknya, Ahmad Solihin pernah terlibat dalam kegiatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat desa pada periode 2004–2018 serta aktif dalam Forum Komunikasi Guru Ngaji (FKGN) Kabupaten Cianjur.

Terkait penguatan ZIS, ia menilai optimalisasi peran UPZ di tingkat desa masih menjadi kunci strategis yang perlu didorong secara berkelanjutan. Selain itu, pendekatan langsung kepada masyarakat dinilai penting guna memperluas jangkauan penghimpunan.

“Penguatan UPZ desa dan pola jemput bola menjadi langkah yang perlu terus dikembangkan,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya pengembangan zakat mal, khususnya dari sektor usaha masyarakat, sebagai bagian dari upaya memperluas basis penghimpunan zakat di luar zakat fitrah.

Selain itu, wacana pemberian insentif bagi pengelola UPZ desa dinilai dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kinerja dan semangat dalam pengumpulan ZIS di tingkat lokal.

Tahapan seleksi yang tengah berjalan diharapkan mampu menghasilkan pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur yang profesional, amanah, dan memiliki kapasitas dalam memperkuat tata kelola zakat demi mendukung kesejahteraan masyarakat. ***Red/YF
Share:

Anak Tiri Dicabuli dan Dibunuh, Pria di Cikalong Cianjur Ditangkap Polisi

KabarCiepat.com || CIANJUR  — Warga Desa Ciramagirang, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Cianjur digegerkan dengan kasus pembunuhan tragis yang menimpa seorang pelajar SMK berinisial SH (16). Korban diduga menjadi korban pencabulan sekaligus pembunuhan yang dilakukan oleh ayah tirinya sendiri berinisial R (35).

Peristiwa memilukan tersebut terungkap setelah korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam rumahnya pada Minggu (24/5/2026). Saat ditemukan, korban tergeletak dengan mulut berbusa dan hidung mengeluarkan darah.

Kapolres Cianjur A Alexander Yurikho Hadi mengatakan, pihak kepolisian langsung bergerak cepat usai menerima laporan dari keluarga korban.

“Korban ditemukan meninggal di rumahnya. Setelah mendapatkan laporan dari kerabatnya, kami langsung membawa korban untuk diautopsi dan anggota melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kapolres, Jumat (29/5/2026).

Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya mengamankan R yang diketahui merupakan ayah tiri korban. Berdasarkan informasi sementara, tindakan keji tersebut diduga dipicu rasa cemburu dan sakit hati pelaku terhadap istrinya yang meminta cerai.

Kasus ini pun menyita perhatian masyarakat lantaran korban masih berstatus pelajar dan pelaku merupakan orang terdekat di lingkungan keluarga sendiri.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Cianjur guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami motif lain serta melengkapi berkas penyidikan terkait dugaan pencabulan dan pembunuhan tersebut. ***RED/YF
Share:

Polres Cianjur Ungkap Kasus Pembunuhan dan Kekerasan Seksual Terhadap Anak

KabarCiepat.com || CIANJUR – Kepolisian Resor Cianjur menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus pembunuhan dan kekerasan seksual terhadap anak yang sempat menggegerkan masyarakat Kabupaten Cianjur, Jumat (29/5/2026).

Dalam kegiatan press release yang digelar di Mapolres Cianjur tersebut, jajaran Satreskrim Polres Cianjur memperlihatkan sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka. Barang bukti itu di antaranya satu unit telepon genggam, charger, kabel, gembok beserta kunci, obat-obatan, hingga beberapa perlengkapan lain yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Konferensi pers dipimpin langsung oleh jajaran pejabat Polres Cianjur dengan menghadirkan tersangka beserta barang bukti di hadapan awak media. Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena melibatkan tindak kekerasan terhadap anak yang berujung meninggal dunia.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku kekerasan terhadap anak serta memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Kasus ini menjadi perhatian khusus dan kami akan menuntaskan proses penyidikan secara profesional,” ujar salah satu pejabat Polres Cianjur saat konferensi pers.

Polres Cianjur juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi tindak kekerasan terhadap anak.

Kasus tersebut saat ini masih dalam proses pengembangan dan pendalaman lebih lanjut oleh penyidik Satreskrim Polres Cianjur. ***Red/YF
Share:

Kamis, 28 Mei 2026

BAGUNA Salah Satu Bagian Badan DPC PDIP Siap Selenggarakan Hari Kesaktian Pancasila

KabarCiepat.com || CIANJUR – Partai PDI Pejuangan Kabupaten Cianjur bersama Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) melakukan Kurban yang nantinya akan dibagikan khususnya untuk warga masyarakat Sindanglaka, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (28/5/2026).

Dalam kurban ini PDI Perjuangan menyediakan sebanyak 250 kantong yang nantinya akan dibagikan kepada warga masyarakat di wilayah Kabupaten Cianjur.

"Untuk anggaran, kita tidak menggunakan anggaran dari APBN akan tetapi kita menggunakan anggaran dari Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA), kalau orang lain biasanya pake anggaran APBN tapi kita disini enggak menggunakan anggaran dari APBN tapi dari BAGUNA," Ucapnya.

H. Saeful Kemal. Kepala Badan Penanggulangan Bencana ( BAGUNA) Kabupaten Cianjur, mengatakan. Pada hari idul adha kali ini, kita melakukan kurban, Baguna sebelumnya sempat membantu warga masyarakat yang pernah mengalami kebakaran, seperti kemarin bencana alam yang terjadi di Desa Jamali, Kecamatan Mande dan di Desa Cipetir Kecamatan Haurwangi. 

Nah nanti untuk memperingati hari lahir Pancasila pada tanggal 1 Juni, kita akan menyelenggarakan Jalan Santai yang akan diikuti oleh peserta sebanyak kurang lebih 200 peserta.

"Kita akan melakukan titik awal mulai dari Kantor DPC PDI Perjuangan yang berlokasi di Jl.Kh Abdullah Bin Nuh sampai Hypermart atau bunderan Citymall yang kemudian kembali ke titik akhirnya balik lagi ke Kantor DPC PDI," Ucapnya.

Iwan Permana S.H. Selaku Wakil ketua bidang kerakyatan PDIP Kabupaten Cianjur, menbahkan, Untuk peserta nanti kita bagi mulai dari warga masyarakat umum kemudian ada dari struktur partai seperti pengurus DPC, pengurus PAC, dan pengurus BAGUNA itu sendiri.

"Untuk para peserta nanti bagi siapapun yang akan mengikuti kita tidak pungut biaya yaitu gratis, selain itu kita menyediakan Cek Kesehatan gratis beserta Doorprice juga berupa sepeda listrik, sepeda biasa dan satu ekor kambing," Pungkasnya.

Harapan kedepannya intinya agar bisa membiasakan untuk berbagi pada hari-hari besar seperti pada hari Idul Fitri dan Idul Adha kita bisa berbagi, terus ketika ada bencana alam kita pasti memberi bantuan kepada warga masyarakat yang terkena bencana tersebut. ***Red/YF
Share:

Iduladha Penuh Kepedulian, PCNU Cianjur Kurbankan 1 Sapi dan 7 Domba

KabarCiepat.com || CIANJUR – Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 H, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Cianjur melaksanakan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban berupa 1 ekor sapi dan 7 ekor domba kepada masyarakat yang membutuhkan.
‎Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman Kantor PCNU Cianjur, Jl. Perintis Kemerdekaan Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur, Kamis (28/05/
2026).
‎Pelaksanaan kurban ini menjadi bagian dari komitmen PCNU Cianjur dalam menanamkan nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan.
‎Ketua Panitia Kurban, KH. Abdullah Syakir menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan kurban tahun ini dengan lancar dan penuh khidmat.

‎“Alhamdulillah, tahun ini PCNU Cianjur dapat melaksanakan penyembelihan 1 ekor sapi dan 7 ekor domba yang kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian Nahdlatul Ulama kepada umat,” ungkapnya.
‎Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan membantu menyukseskan kegiatan tersebut.
‎“Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur, panitia, kader NU, para relawan, serta seluruh pihak yang telah ikut terlibat dalam kegiatan kurban ini. Semoga segala kontribusi, pengorbanan, dan kebaikan yang diberikan menjadi amal ibadah serta mendapatkan balasan pahala dari Allah SWT,” tambahnya.
‎Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Cianjur, Jamiludin berharap momentum Iduladha dapat semakin mempererat ukhuwah islamiyah dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
‎“Kami berharap semangat kurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah semata, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong antar sesama,” tuturnya.
‎Kegiatan penyaluran daging kurban tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar. PCNU Cianjur berharap kegiatan sosial dan keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan demi memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. ***Red/YF
Share:

Konferensi Ranting PGRI Ranting III Ciptaharja Digelar, Ujang Juhana Resmi Dilantik Jadi Ketua Terpilih

KabarCiepat.com || Bandung Barat — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ranting III Ciptaharja, Cabang Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, menggelar kegiatan Konferensi Ranting masa bakti XXIII Tahun 2025–2030, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PGRI Cabang Cipatat, Endin Mahpudin, M.M.Pd., didampingi Wakil Ketua I PGRI Cabang Cipatat Syarifuddin Sonjaya serta Wakil Ketua II PGRI Cabang Cipatat Heryana. Acara dihadiri para guru dan anggota PGRI di lingkungan Ranting III Ciptaharja.

Dalam sambutannya, Ketua PGRI Cabang Cipatat, Endin Mahpudin, menyampaikan pentingnya menjaga soliditas organisasi serta meningkatkan kualitas pendidikan melalui peran aktif para guru.

“Konferensi ranting ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan dan komitmen guru dalam memajukan pendidikan,” ujarnya.

Pada konferensi tersebut, Ujang Juhana terpilih sebagai Ketua PGRI Ranting III Ciptaharja masa bakti 2025–2030. Setelah resmi ditetapkan sebagai ketua terpilih, Ujang Juhana langsung menjalani prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin jajaran pengurus PGRI Cabang Cipatat.

Prosesi pelantikan berlangsung penuh khidmat dan disaksikan seluruh peserta konferensi. Dengan kepengurusan baru, diharapkan PGRI Ranting III Ciptaharja semakin solid dalam memperjuangkan aspirasi guru serta meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Kecamatan Cipatat.

Mengusung tema “Guru Bermutu Indonesia Maju, Bersama PGRI Mewujudkan Indonesia Emas”, kegiatan konferensi berlangsung lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. ***Redi Rhondo 
Share:

Rumah Wartawati Diteror, Ketua PWI Minta Polres Cianjur Turun Tangan Lakukan Investigasi

                        
                           foto ilustrasi 

KabarCiepat.com || CIANJUR – Seorang wartawati Harian Cianjur Ekspres, Ai Rahmawati mendapatkan aksi teror ketuk pintu oleh dua orang pria tak dikenal. Peristiwa terjadi di Perumahan Puri Indah Residence, Desa Sindangasih, Karangtengah pada Rabu 27 Mei 2026, malam sekitar jam 21.30 WIB.

Motif teror ketuk pintu dengan nada ancaman terdengar keras hingga mengagetkan penghuni rumah yang tengah tertidur pulas.

"Dalam kondisi setengah sadar, saya bergegas bangun dan bertolak membuka pintu, lalu memergoki dua orang pria dan pergi setengah berlari meninggalkan halaman rumah," kata Ai kepada wartawan bernada cemas.

Menanggapi teror itu, Ketua PWI Perwakilan Cianjur, Mochamad Iksan, mengatakan bahwa teror tersebut harus segera diinvestigasi supaya tidak menimbulkan prasangka.

"Apa yang terjadi pada rumah wartawati tersebut harus segera diinvestigasi agar tidak berspekulasi dan berasumsi liar di tengah masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut, Iksan, berharap kepada pihak berwajib untuk segera turun melakukan investigasi guna untuk membuka motif secara terang benderang, siapa dua orang pria tak dikenal pelaku teror itu.

Apakah ini aksi pribadi, kata Iksan, atau terafiliasi dengan pihak tertentu. Penyelidikan sangat penting dilakukan mengingat situasi kamtibmas harus benar-benar menjadi perhatian penegak hukum, terutama terkait kinerja jurnalis. 

"Wartawan sebagai salah satu garda terdepan dalam mengungkap kebenaran dan menyuarakan aspirasi publik, rentan terhadap kekerasan yang mengancam keselamatan. Teror terhadap jurnalis juga ancaman terhadap kebebasan pers dan demokrasi di Indonesia," tandasnya.

Orang nomor satu di lingkungan PWI Perwakilan Cianjur itu mengaku percaya kepada pihak aparat penegak hukum, bisa mengungkap teror tersebut.

"Saya percaya terhadap penegak hukum khususnya Polres Cianjur yang tentunya bisa bertindak profesional untuk membongkar motif teror ini," tandasnya. ***Red/YF
Share:

Rabu, 27 Mei 2026

Kemenag Cianjur Terima dan Distribusikan Hewan Kurban: 3 Ekor Sapi dan 13 Ekor Domba

KabarCiepat.com || CIANJUR – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur melaksanakan kegiatan pemotongan dan pendistribusian hewan kurban dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026). Bertempat di lingkungan Kantor Kemenag Cianjur, panitia kurban menerima amanah berupa 3 ekor sapi dan 13 ekor domba dari para pekurban.

Ketua Panitia Kurban Kemenag Cianjur, H. Budi Lukman, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan yang penuh berkah tersebut. Hewan kurban berasal dari gotong royong pegawai di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Cianjur serta dukungan dari berbagai mitra strategis.

“Alhamdulillah, pada pagi hari yang penuh berkah ini, kami selaku panitia menerima titipan hewan kurban sebanyak 3 ekor sapi dan 13 ekor domba. Ini merupakan amanah luar biasa yang dipercayakan oleh para pegawai di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Cianjur serta para mitra kami,” ujar H. Budi Lukman.

Menurutnya, untuk memastikan manfaat ibadah kurban dirasakan secara luas dan tepat sasaran, sebagian hewan kurban berupa domba telah didistribusikan kepada sejumlah lembaga mitra di Kabupaten Cianjur sebelum hari pemotongan.

Beberapa lembaga penerima di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kabupaten Cianjur, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Cianjur, serta sejumlah mitra lainnya.

Sementara itu, hewan kurban yang disembelih di lingkungan kantor Kemenag Cianjur kemudian didistribusikan dalam bentuk daging kepada keluarga besar Kemenag Kabupaten Cianjur dan masyarakat sekitar yang berhak menerima.

Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai organisasi profesi dan kedinasan di bawah naungan Kemenag Cianjur yang telah berkontribusi dalam suksesnya pelaksanaan kurban tahun ini.

Di antaranya APRI (Asosiasi Penghulu Republik Indonesia), IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia), KKM/M (Kelompok Kerja Madrasah), serta para kepala madrasah negeri di lingkungan Kabupaten Cianjur.

“Kami sangat berbahagia bisa menerima amanah ini. Insyaallah, seluruh hewan kurban ini kami distribusikan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan amanah yang dititipkan. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan, mempererat tali silaturahmi, dan memberikan makna yang mendalam bagi kita semua,” tutup H. Budi Lukman. ***Dani

Share:

Polda Jabar Sembelih dan Distribusikan 160 Hewan Qurban Pada Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026

KabarCiepat.com || Bandung – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026, Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan penyembelihan dan pendistribusian hewan qurban. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan didampingi Pejabat Utama Polda Jabar, sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat serta mempererat hubungan Polri dengan warga, Rabu (27/05/2026).

Total hewan qurban yang disembelih oleh Polda Jabar tahun ini mencapai 160 ekor, terdiri dari 90 ekor sapi dan 70 ekor kambing.

Adapun sasaran pendistribusian hewan qurban tersebut meliputi pondok pesantren, masjid - masjid, organisasi kemasyarakatan, lingkungan penduduk, serta berbagai pihak yang selama ini turut mendukung pelaksanaan tugas- tugas kepolisian.
Kapolda Jabar mengatakan bahwa kegiatan qurban ini merupakan wujud nyata semangat berbagi dan kepedulian sosial Polri kepada masyarakat.

“Momentum Idul Adha ini menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Polda Jabar berharap semangat kebersamaan dan nilai - nilai pengorbanan dapat terus terjaga, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. ***Red/YF


Share:

Selasa, 26 Mei 2026

Rapat Pleno Penetapan Calon dan Penentuan Nomor Urut BPD Desa Ciptaharja Berlangsung Kondusif

KabarCiepat.com | Bandung Barat — Panitia Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Ciptaharja menggelar rapat pleno penetapan calon sekaligus penentuan nomor urut calon anggota BPD periode 2026–2034, bertempat di aula Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Rabu, 26/5/2026

Kegiatan tersebut dihadiri panitia pelaksana, perangkat desa, para calon anggota BPD, tokoh masyarakat, serta unsur keamanan. Suasana rapat berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.

Ketua Panitia Pemilihan BPD Desa Ciptaharja, Endang, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat pleno ini merupakan bagian penting dalam tahapan demokrasi desa guna menentukan calon anggota BPD yang akan mengikuti proses selanjutnya.

“Kami berharap seluruh tahapan pemilihan BPD dapat berjalan lancar, transparan, dan menjunjung tinggi kebersamaan demi terciptanya pemilihan yang demokratis,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ciptaharja, Idham Martadinata, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah mendukung tahapan pemilihan BPD sehingga dapat berjalan lancar dan kondusif.

“Semoga proses pemilihan BPD ini dapat menghasilkan anggota yang amanah, mampu menampung aspirasi masyarakat, serta dapat bekerja sama membangun Desa Ciptaharja lebih baik ke depan,” katanya.

Bhabinkamtibmas Desa Ciptaharja, Aiptu Sutrisno, juga mengajak seluruh calon dan masyarakat untuk menjaga keamanan serta menjunjung tinggi sportivitas selama proses pemilihan berlangsung.

“Kami berharap seluruh tahapan pemilihan BPD dapat dilaksanakan dengan damai, menjaga persatuan, dan mengedepankan musyawarah demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di lingkungan masyarakat,” ungkapnya.

Dalam rapat pleno tersebut, panitia menetapkan sejumlah calon anggota BPD dari perwakilan kewilayahan dan perempuan. Setelah penetapan dilakukan, kegiatan dilanjutkan dengan pengundian nomor urut calon sebagai bagian dari tahapan pemilihan BPD Desa Ciptaharja.

Berdasarkan lampiran keputusan panitia Nomor 1/PAN-BPD/CHJ/V/2026, berikut daftar calon anggota BPD perwakilan kewilayahan:

1. Heryana
2. Dadan Saripudin
3. Aep Saepudin
4. Asep Wahyuli
5. Hario Setia Ariana
6. Ajeng Iis Habibah
7. Kanudin Mulyadi
8. M Hadi
9. Murni Abadi
10. Taufiq Rohman
11. Asri Puspita Hati

Sementara calon anggota BPD keterwakilan perempuan terdiri dari:

1. Nuri Mulya
2. Emma Ratna
3. Neng Mela
4. Rina Marlina

Panitia berharap seluruh tahapan pemilihan BPD dapat berjalan lancar hingga proses pemilihan selesai dilaksanakan. Selain itu, masyarakat juga diharapkan turut menjaga kondusivitas serta mendukung pelaksanaan demokrasi desa yang sehat dan transparan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta rapat pleno sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen menyukseskan pemilihan BPD Desa Ciptaharja periode 2026–2034. ***Redi Rhondo

Share:

“Kakang-Robi Titip Harapan: Cianjur Harus Punya Fasilitas Olahraga Memadai”

KabarCiepat.com | Cianjur — Euforia kemenangan pemain Persib Bandung asal Cianjur, Kakang Rudianto dan Robi Darwis, dalam kegiatan Mapag Jawara di Polres Cianjur, Selasa (26/5/2026), tak hanya diwarnai suasana haru dan kebanggaan. Keduanya juga menitipkan harapan besar agar Kabupaten Cianjur segera memiliki fasilitas olahraga yang memadai demi mencetak atlet-atlet berprestasi di masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Robi Darwis menyampaikan pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, melalui penyediaan sarana dan prasarana yang layak bagi generasi muda.

“Saya ingin titip pesan kepada Pak Bupati, semoga bisa memberikan fasilitas olahraga yang memadai untuk masyarakat dan atlet-atlet di Cianjur,” ujar Robi.

Menurutnya, dirinya bersama Kakang Rudianto dan legenda Persib asal Cianjur, Atep Rizal, mampu mencapai level profesional meski tumbuh dalam keterbatasan fasilitas olahraga.

“Saya, Kakang, dan Aa Atep bisa sampai di titik ini tanpa fasilitas yang memadai. Kalau sekarang ada dukungan dan fasilitas yang baik, tentu akan lebih banyak lagi pemain profesional asal Cianjur yang bisa lahir,” katanya.

Senada dengan Robi, Kakang Rudianto mengajak para pemain muda di Cianjur untuk terus berlatih dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita menjadi pesepak bola profesional.

“Kuatkan mental, jangan mudah lelah, karena kesuksesan itu untuk diri sendiri dan keluarga. Tetap semangat dan terus berjuang,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Cianjur, Gofar Hendra Gunawan, menilai Cianjur masih membutuhkan fasilitas olahraga yang representatif guna menunjang pembinaan atlet usia dini.

“Fasilitas olahraga harus segera dipersiapkan. Selain itu, klub-klub lokal juga perlu mendapat perhatian agar pembinaan atlet bisa berjalan maksimal,” katanya.

Menurut Gofar, keberhasilan Kakang dan Robi menjadi bukti bahwa Cianjur memiliki potensi besar dalam melahirkan pesepak bola berbakat. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan sistem pembinaan yang baik dan fasilitas yang memadai.

“Kalau pembinaannya maksimal, tentu ke depan bukan tidak mungkin akan lahir lagi Atep, Kakang, dan Robi berikutnya dari Cianjur,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, mengakui pembangunan fasilitas olahraga menjadi salah satu cita-cita pemerintah daerah. Namun saat ini, Pemkab masih memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar dan sektor pendidikan.

“Kami tentu ingin memiliki fasilitas olahraga yang memadai, termasuk stadion sepak bola. Tetapi saat ini fokus pembangunan masih pada infrastruktur jalan dan pendidikan,” katanya.

Meski demikian, Wahyu memastikan pengembangan sarana olahraga tetap menjadi bagian dari rencana pembangunan daerah ke depan.

“Setelah target pembangunan jalan dan pendidikan selesai, kami akan fokus mendorong pembangunan fasilitas olahraga untuk mendukung prestasi generasi muda Cianjur,” pungkasnya. ***Red/YF
Share:

Akibat Kompor Gas Lupa Dimatikan, Tiga Bangunan di Samping Terminal Pasirhayam Diamuk Si Jago Merah

KabarCiepat.com || CIANJUR — Kebakaran hebat melanda tiga bangunan di kawasan samping Terminal Pasirhayam, Kampung Pasirhampa, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, pada Minggu malam, 25 Mei 2026. Peristiwa tersebut diduga dipicu kompor gas yang lupa dimatikan saat digunakan memasak di sebuah warung kopi.

Api pertama kali muncul dari area dapur warung kopi sebelum dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lain di sekitarnya, yakni toko material serta tempat penginapan karyawan warung kopi. Besarnya kobaran api diperparah karena sebagian bangunan terbuat dari material mudah terbakar seperti kayu dan bilik bambu.

Kasi Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Budianto, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 21.35 WIB dari seorang warga bernama Haji Sukirman.

“Diduga kebakaran terjadi akibat kompor gas yang lupa dimatikan oleh penghuni warung saat memasak. Api berasal dari warung kopi lalu membesar,” ujar Budianto.

Menurutnya, api dengan cepat menjalar ke bangunan di sebelahnya karena kondisi rumah yang sebagian besar menggunakan bilik bambu.

“Api awalnya dari warung kopi kemudian merambat ke rumah di sampingnya. Bangunan tersebut mudah terbakar karena terbuat dari bilik bambu,” katanya.

Objek yang terbakar meliputi warung kopi, dapur, toko material, serta tempat penginapan pekerja. Warung kopi dilaporkan hangus terbakar, sedangkan rumah di sampingnya mengalami kerusakan sekitar 40 persen.

“Warung kopi habis terbakar, sementara bangunan rumah di sebelahnya terdampak sekitar 40 persen,” tambahnya.

Setelah menerima laporan, petugas Damkar langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar tiga menit kemudian karena jarak lokasi yang dekat dari pos pemadam.

Dalam proses penanganan, petugas menurunkan dua unit armada, terdiri dari satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit suplai air, dibantu kendaraan dari Dinas Perkim Kabupaten Cianjur.

“Sebanyak sembilan personel diterjunkan untuk memadamkan api. Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang lebih 30 menit,” jelas Budianto.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.

“Sampai saat ini tidak ada laporan korban jiwa ataupun luka. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta,” katanya.

Budianto pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat menggunakan peralatan memasak guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Kalau sedang memasak jangan ditinggalkan. Pastikan api dan kompor benar-benar sudah dimatikan agar tidak memicu kebakaran,” tutupnya. ***Red/YF
Share:

Citimall Cianjur Bagikan Hewan Kurban untuk Warga Sekitar di Momen Idul Adha 1447 H

KabarCiepat.com || Cianjur – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Citimall Cianjur kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan membagikan hewan kurban kepada warga di sekitar kawasan mal.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Minggu, 25 Mei 2026, dengan menyalurkan tiga ekor kambing untuk masyarakat di wilayah RW 14, RW 15, dan RW 20, Kelurahan Pamoyanan, Kabupaten Cianjur.

Pembagian hewan kurban ini menjadi bentuk komitmen Citimall Cianjur sebagai pusat perbelanjaan terbesar di Kota Cianjur dalam mendukung dan membantu masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang berada di sekitar lokasi mal.

Direktur Citimall Cianjur, Teges Prita Soraya, mengatakan bahwa kegiatan kurban merupakan wujud nyata kepedulian sosial perusahaan bersama seluruh karyawan kepada masyarakat sekitar.

“Dalam momen yang penuh berkah ini, Citimall Cianjur berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan berbagi hewan kurban adalah bentuk kepedulian sosial perusahaan dan karyawan yang ingin berbagi kepada masyarakat di sekitar kawasan Citimall Cianjur,” ujarnya.

Selain itu, pihak Citimall Cianjur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang selama ini telah memberikan dukungan terhadap keberadaan pusat perbelanjaan tersebut.

Melalui kegiatan CSR ini, Citimall Cianjur berharap dapat terus memberikan manfaat positif bagi masyarakat serta mempererat hubungan baik antara perusahaan dan warga sekitar.

“Kami berharap kegiatan ini juga menjadi ajakan bagi berbagai pihak agar bersama-sama dapat memberikan kontribusi positif dan meningkatkan nilai-nilai kebaikan, khususnya di tengah masyarakat Cianjur,” tutup Teges. ***Red/YF
Share:

Momentum Lahirkan Generasi Baru Pesepak Bola Cianjur, Mapag Jawara Jadi Inspirasi Anak Muda

KabarCiepat.com || Cianjur – Kegiatan “Mapag Jawara” yang digelar untuk menyambut dua pemain Persib Bandung asal Cianjur, Kakang Rudianto dan Robi Darwis, tak sekadar menjadi ajang perayaan keberhasilan Maung Bandung meraih gelar juara Liga 1 untuk ketiga kalinya. Lebih dari itu, momentum tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi baru pesepak bola berbakat dari Kabupaten Cianjur.

Ketua Viking Underground Cianjur, Beni Sumarna, mengatakan kegiatan penyambutan itu bermula dari obrolan santai bersama Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, saat menggelar nonton bareng pertandingan Persib Bandung di Mapolres Cianjur.

Menurut Beni, setelah Persib memastikan gelar juara, muncul gagasan untuk memberikan penghormatan kepada Kakang dan Robi yang merupakan putra asli Cianjur dan ikut berkontribusi membawa Persib meraih prestasi membanggakan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres. Dari awal kami sering nobar bersama di Polres, baik pertandingan kandang maupun tandang. Sampai akhirnya muncul ide bagaimana kalau Kakang dan Robi yang merupakan putra daerah Cianjur kita sambut secara khusus,” ujar Beni, Selasa (26/5/2026).

Ia menilai kedua pemain tersebut layak mendapatkan apresiasi karena telah mengharumkan nama Cianjur di level nasional hingga internasional. Terlebih, Kakang Rudianto kini juga menjadi bagian dari Tim Nasional Indonesia.

“Alangkah baiknya kita arak pahlawan Cianjur, kebanggaan masyarakat Cianjur. Mereka sudah membawa nama baik Cianjur di kancah sepak bola nasional bahkan internasional,” katanya.

Beni mengaku terharu melihat keberhasilan Persib meraih tiga gelar juara secara beruntun. Menurutnya, kontribusi dua pemain muda asal Cianjur itu patut mendapat perhatian lebih dari masyarakat maupun pemerintah daerah.

“Saya sampai merinding melihat Persib juara tiga kali berturut-turut. Kakang dan Robi ini putra daerah yang membanggakan, sehingga kami merasa perlu memberikan penghargaan dan apresiasi,” ungkapnya.

Ia menyebut ide penyambutan tersebut langsung mendapat respons positif dari Kapolres Cianjur hingga akhirnya kegiatan “Mapag Jawara” dapat terlaksana.

Selain menjadi bentuk penghormatan kepada dua pemain Persib tersebut, kegiatan itu juga diharapkan menjadi motivasi bagi anak-anak yang tengah menimba ilmu di sekolah sepak bola (SSB) di Cianjur.

Menurut Beni, saat ini terdapat sekitar 24 hingga 28 SSB aktif di Kabupaten Cianjur yang terus melakukan pembinaan usia dini.

“Kami ingin anak-anak SSB melihat langsung bahwa pemain asal Cianjur bisa menembus level profesional. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi dan memunculkan generasi baru seperti Kakang, Robi, bahkan Atep,” katanya.

Sementara itu, Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menyambut baik keberhasilan dua pemain asal Cianjur tersebut dan berharap prestasi mereka menjadi inspirasi bagi generasi muda.

“Alhamdulillah, mereka bersama Persib berhasil meraih juara. Kami ingin seluruh masyarakat ikut memeriahkan prestasi putra daerah Cianjur ini,” ujarnya.

Menurut Wahyu, Cianjur memiliki sejarah panjang dalam melahirkan pesepak bola berprestasi. Sebelumnya, ada nama Atep Rizal yang sukses membawa Persib juara pada 2014, dan kini muncul Kakang Rudianto serta Robi Darwis sebagai penerus kebanggaan daerah.

“Dulu ada Kang Atep yang membawa Persib juara pada 2014. Sekarang ada Kakang dan Robi. Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Cianjur,” katanya.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Cianjur berkomitmen mendukung pembinaan olahraga, termasuk sepak bola, agar semakin banyak atlet berprestasi lahir dari Cianjur.

“Kami melihat mereka memiliki semangat juang yang tinggi. Ini yang ingin kami sampaikan kepada anak-anak di Cianjur, bahwa dengan kerja keras dan tekad yang kuat mereka juga bisa berprestasi,” tandasnya.

Pemkab Cianjur, lanjut Wahyu, juga akan terus memberikan dukungan melalui penyediaan fasilitas olahraga, program pembinaan, hingga bantuan beasiswa bagi generasi muda yang memiliki bakat di bidang olahraga.

“Kita juga memberikan motivasi, inspirasi, termasuk beasiswa dan melengkapi fasilitas olahraga bagi anak-anak yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga,” pungkasnya. ***Red/YF
Share:

Hingga Usia 95 Tahun, Nenek Emmih Hidup dalam Sunyi dan Kemiskinan, Bantuan Pemerintah Tak Pernah Menyapa

KabarCiepat.com || Bandung Barat — Di usia yang nyaris seabad, saat tubuh renta seharusnya mendapat perhatian dan perlindungan negara, kehidupan pilu justru dialami Ibu Amih Rukmini yang sering di sapa Amih Lansia berusia sekitar 95 tahun asal Kampung Lio, RT 01/RW 05, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat itu hingga kini dikabarkan belum pernah merasakan bantuan sosial dari pemerintah. Selasa, 26/5/2026

Di balik dinding rumah reyot yang nyaris lapuk dimakan usia, Amih menjalani hari-harinya dalam keterbatasan. Tubuhnya yang sudah lemah membuatnya sulit beraktivitas. Namun ironisnya, di tengah gencarnya program bantuan sosial seperti BLT dan PKH, nama dirinya justru seolah tak pernah tercatat.

Dengan suara lirih dan tatapan kosong, Ibu Amih mengaku heran mengapa dirinya yang hidup serba kekurangan tidak pernah mendapat bantuan, sementara sejumlah warga lain yang masih kuat bekerja justru rutin menerima bantuan sosial.

“Yang muda dan masih sehat dapat bantuan, saya mah teu acan kantos,” ucapnya pelan saat ditemui di kediamannya.

Pemandangan di rumah Ibu Amih begitu menyayat hati. Rumah sederhana yang ditempatinya merupakan hasil swadaya keluarga agar dirinya sekadar memiliki tempat berteduh. Di dalam rumah itu, tak ada kemewahan sedikit pun.

Di ruang tidur sempit, hanya terdapat kasur tipis yang digelar langsung di lantai dengan kelambu lusuh yang diikat seadanya. Sementara di bagian dapur, asap hitam pekat membekas di langit-langit rumah akibat aktivitas memasak menggunakan tungku batu dan kayu bakar.

Sebagian besar bangunan rumah masih menggunakan kayu dan bambu tua yang mulai rapuh. Debu dan aroma lembab menyelimuti setiap sudut rumah, menggambarkan kerasnya kehidupan yang dijalani lansia tersebut.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar terkait validitas pendataan penerima bantuan sosial di wilayah tersebut. Berdasarkan keterangan pihak keluarga dan warga sekitar, Kartu Keluarga milik Ibu Amih bahkan disebut pernah dibawa oleh pihak yang biasa mengurus pembagian bantuan. Namun hingga kini, bantuan yang dijanjikan tak pernah datang.

Fakta ini memantik keprihatinan mendalam dari masyarakat. Warga berharap pemerintah desa, aparat setempat, hingga Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat segera turun tangan dan melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

“Jangan sampai lansia seusia beliau terus terabaikan. Ini soal kemanusiaan,” ujar salah seorang warga.

Kini, di sisa usianya yang semakin senja, Ibu Emmih hanya berharap ada perhatian nyata dari pemerintah. Sebab di balik tubuh renta dan rumah sederhana itu, masih ada harapan kecil agar dirinya bisa merasakan kehadiran negara sebelum waktu benar-benar habis.***Asol
Share:

Senin, 25 Mei 2026

Bupati Cianjur Dorong Regenerasi Atlet dan Pelestarian Sejarah Daerah

KabarCiepat.com || Cianjur – Bupati Cianjur menegaskan komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) dalam meningkatkan prestasi olahraga sekaligus menjaga warisan sejarah dan budaya daerah melalui langkah pembinaan generasi muda serta pelestarian situs bersejarah. Rabu, 26/5/2026

Dalam hasil wawancara, Bupati Cianjur Dr. Wahyu  menyampaikan bahwa Pemda ingin menghadirkan motivasi dan inspirasi bagi anak-anak hingga ke pelosok daerah agar memiliki semangat untuk berprestasi, khususnya di bidang olahraga. Menurutnya, banyak atlet dan figur sepak bola sukses berasal dari keluarga sederhana, namun mampu mencapai prestasi berkat kerja keras, disiplin, dan semangat juang tinggi.

“Potensi anak-anak Cianjur sangat besar. Banyak contoh atlet berprestasi lahir dari keterbatasan, tetapi mampu sukses karena memiliki passion dan kemauan kuat. Tugas pemerintah adalah memberikan dukungan agar potensi itu berkembang,” ujar Bupati.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemda Cianjur berkomitmen memberikan beasiswa bagi atlet dan generasi muda berprestasi agar mereka dapat terus menempuh pendidikan sekaligus mengembangkan bakat di bidang olahraga.

Selain itu, Pemda juga menargetkan peningkatan sarana dan prasarana olahraga dengan melengkapi berbagai fasilitas yang dapat menunjang aktivitas dan pembinaan atlet muda di berbagai wilayah.

“Kami ingin ada regenerasi atlet daerah. Prestasi yang pernah diraih harus terus dilanjutkan oleh putra-putri Cianjur berikutnya,” tambahnya.

Tak hanya fokus pada pengembangan olahraga, Bupati juga menyoroti pentingnya pelestarian sejarah dan budaya daerah. Ia menegaskan bahwa sebuah benda, bangunan, maupun lokasi tidak bisa langsung ditetapkan sebagai cagar budaya hanya karena dianggap peninggalan lama.

Menurutnya, diperlukan proses kajian dan penelitian terlebih dahulu, baik dari sisi sejarah, usia, nilai budaya, hingga penelitian dari tim ahli maupun pemerintah terkait sebelum suatu objek ditetapkan sebagai cagar budaya resmi.

“Semua harus melalui proses dan kajian yang jelas agar penetapan cagar budaya benar-benar memiliki dasar sejarah dan nilai budaya yang kuat,” pungkasnya. ***Red
Share:

Polres Cianjur Gelar “Mapag Jawara” untuk Kakang Rudianto dan Robi Darwis, Bentuk Apresiasi atas Prestasi Bersama Persib

KabarCiepat.com || CIANJUR — Kepolisian Resor (Polres) Cianjur akan menggelar acara penyambutan bertajuk “Mapag Jawara” bagi dua pesepak bola asal Kabupaten Cianjur, Kakang Rudianto dan Robi Darwis, menyusul keberhasilan keduanya mengantarkan Persib Bandung meraih gelar juara BRI Super League musim 2026.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026, dimulai pukul 08.00 WIB. Rombongan penyambutan akan dimulai dari kawasan Jembatan Citarum, pintu masuk wilayah Cianjur, sebelum kedua pemain diarak sebagai bentuk penghormatan dan kebanggaan masyarakat terhadap putra daerah yang berprestasi di level nasional.

Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, mengatakan bahwa agenda “Mapag Jawara” merupakan bentuk apresiasi resmi dari jajaran kepolisian kepada atlet lokal yang telah mengharumkan nama daerah melalui dunia olahraga.
“Kita jemput Kakang sama Robi Darwis di pintu masuk Cianjur di hari Selasa, 26 Mei 2026, dimulai dari pukul 08.00 WIB. Dari Jembatan Citarum nanti kita arak putra terbaik Cianjur yang membawa Persib juara,” ujar Alexander, Minggu (24/5/2026).

Menurutnya, keberhasilan Kakang Rudianto dan Robi Darwis menjadi motivasi besar bagi generasi muda di Kabupaten Cianjur untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi di bidang olahraga, khususnya sepak bola.

Acara penyambutan ini diperkirakan akan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan bobotoh Persib di Cianjur yang ingin turut merayakan keberhasilan dua pemain kebanggaan daerah tersebut. ***Red/YF
Share:

Gerak Cepat Polisi : Tiga Lokasi Tambang Ilegal Dicek, Satu Langsung Dipasang Police Line

KabarCiepat.com || SUBANG – Sat Reskrim Polres Subang menggelar operasi pengecekan serentak di tiga lokasi dugaan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Subang pada Minggu, 24 Mei 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Muhammad Imam Fadhil bersama personel Unit Tipidter. 

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Operasi ini merupakan respons nyata atas laporan masyarakat terkait aktivitas galian ilegal yang berpotensi merusak lingkungan dan merugikan negara.

Kombes Hendra menjelaskan bahwa Pengecekan pertama di Galian Sirtu, Desa Sumurbarang – Cibogo pada pukul 13.00 WIB tidak menemukan aktivitas, alat berat, maupun pengelola. Meski tampak lengang, petugas tidak begitu saja meninggalkan lokasi — warga setempat turut dimintai keterangan dan diajak bersama memantau lokasi secara berkelanjutan sebagai bentuk pengawasan berbasis masyarakat.
Bergeser ke Galian Tanah Merah, Desa Parapatan – Purwadadi pada pukul 15.30 WIB, tim menemukan satu unit alat berat tanpa operator di area perkebunan rambutan yang diduga dijadikan lokasi penggalian ilegal. Tanpa menunggu, Polres Subang langsung memasang police line di akses masuk lokasi. Penyegelan ini bukan sekadar formalitas — ini adalah penegasan bahwa setiap indikasi pelanggaran akan direspons cepat, tegas, dan terukur.

Pengecekan terakhir di Galian Sirtu, Desa Saradan – Pagaden pukul 17.00 WIB juga tidak menunjukkan aktivitas penambangan. Namun sejumlah kendaraan pengangkut material yang terparkir di lokasi tidak luput dari perhatian petugas. Kepemilikan kendaraan dan keterkaitannya dengan aktivitas ilegal kini menjadi fokus penyelidikan lanjutan.
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono menyatakan bahwa penanganan PETI membutuhkan kolaborasi lintas instansi. Polres Subang berencana akan melakukan koordinasi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Dinas ESDM, Dinas Lingkungan Hidup, dan Satpol PP untuk segera dilaksanakan kegiatan verifikasi status perizinan seluruh lokasi galian yang diperiksa.

Aktivitas PETI bukan pelanggaran administratif biasa — ini adalah tindak pidana serius. Berdasarkan UU No. 3 Tahun 2020 tentang Minerba Pasal 158, pelaku terancam penjara hingga 5 tahun dan denda hingga Rp100 miliar. UU No. 32 Tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup mempertegas ancaman itu dengan pidana 1 hingga 10 tahun penjara dan denda hingga Rp10 miliar bagi yang merusak lingkungan atau beroperasi tanpa izin lingkungan, diperkuat PP No. 23 Tahun 2010 yang mewajibkan izin resmi sebelum beroperasi.

“Polres Subang tidak akan mundur. Tidak ada toleransi bagi siapapun yang mengeruk kekayaan alam Subang secara ilegal dan merusak lingkungan,” tegas AKBP Dony, Senin (25/5/2026)

Operasi ini bukan kegiatan sekali jalan. Polres Subang memastikan pengawasan dan penindakan akan terus dikawal secara konsisten demi menghadirkan kepastian hukum dan penegakan yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Subang. Warga yang mengetahui adanya aktivitas tambang ilegal diimbau segera melapor kepada Polres Subang atau instansi pemerintah setempat — karena menjaga kekayaan alam Subang adalah tanggung jawab kita bersama. ***Red/YF


Share:

Sidang Kasus Paoman: Bukti CCTV dan INAFIS Sinkron, Kebohongan Mulai Runtuh!

KabarCiepat.com || INDRAMAYU – Sidang lanjutan kasus pembunuhan tragis satu keluarga di Paoman, Indramayu, dengan terdakwa Priyo, kembali digelar pada Senin (25/05/2026). Persidangan kali ini mempertegas titik terang jalannya kasus setelah dihadirkannya saksi dari tim penyidik dan INAFIS (Indonesia In Automatic Fingerprint Identification System) Polri.

Fakta-fakta baru yang terungkap di persidangan dinilai semakin menyudutkan kebohongan dan memperkuat keterangan jujur dari terdakwa , Kronologi Penemuan Alat Bukti dan Sinkronisasi CCTV , Dalam persidangan, saksi dari tim penyidik/INAFIS membeberkan sejumlah temuan krusial di lapangan ; 

Penemuan Alat Bukti Utama:

Saksi menyatakan bahwa barang bukti berupa palu ditemukan petugas dalam jarak kurang lebih 50 meter dari lokasi kejadian.

Sinkronisasi Rekaman CCTV: 

Hakim dan jaksa membuka alat bukti digital berupa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Ketika rekaman tersebut disinkronkan dengan pengakuan Priyo, terbukti ada kesesuaian yang sangat akurat antara visual CCTV dan keterangan yang diberikan terdakwa selama ini.

Misteri Terpal Terungkap:

Melalui konfrontasi bukti digital dan keterangan saksi, misteri penggunaan selembar terpal dalam kasus ini akhirnya terungkap dengan jelas dan gamblang fungsinya saat aksi pembunuhan terjadi.

Pengakuan Penyidik: Narasi "4 Tersangka" Gugur.

BAP Tanpa Tekanan dan Kekerasan: 

Saksi penyidik juga menegaskan di hadapan majelis hakim bahwa selama proses pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), sama sekali tidak ada penekanan, intimidasi, bahkan kekerasan yang dilakukan terhadap terdakwa. Pengakuan yang diberikan mengalir secara murni.
Hal yang paling menyita perhatian dalam sidang hari ini adalah penegasan terkait isu keterlibatan pihak lain, Saksi penyidik secara tegas mengakui bahwa di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) awal, sama sekali tidak pernah ada penyebutan nama atau keberadaan 4 tersangka lain seperti isu yang sempat beredar.

"Hasil sidang hari ini membuat arah pembuktian hukum semakin jelas. Fakta demi fakta kejujuran mulai terungkap di ruang sidang, sekaligus mematahkan narasi-narasi palsu yang sempat membingungkan publik," ujar pengamat hukum yang mengawal kasus ini.

Kebohongan Mulai Terkalahkan
Sidang lanjutan ini menjadi momentum penting dalam memotong spekulasi liar di luar persidangan. Dengan sinkronnya antara temuan INAFIS (jarak palu 50 meter), rekaman CCTV, kejelasan fungsi terpal, serta gugurnya isu 4 tersangka lain, kebenaran materiil kasus Paoman kini berdiri tegak.

Persidangan akan terus dilanjutkan untuk menggali pembuktian lebih dalam, namun arah kasus ini sudah semakin benderang: kebohongan dipastikan akan kalah oleh fakta hukum. ***Red/YF
Share:

Minggu, 24 Mei 2026

Pasca Tragedi Longsor Ponpes Attohiriyah, PKB Soroti Ketimpangan Pembangunan Pendidikan di Bandung Barat Selatan

KabarCiepat.com || Bandung Barat – Upaya pemulihan pasca-bencana longsor yang melanda Pondok Pesantren Attohiriyah di Kampung Pasir Buled, Desa Cinengah, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, terus mendapat perhatian berbagai pihak. Tragedi longsor yang terjadi pada tahun 2025 lalu tidak hanya merusak bangunan pondok pesantren, tetapi juga menelan korban jiwa seorang santri akibat tertimbun material longsoran.

Meski telah memasuki tahun kedua pasca-bencana, kondisi sarana pendidikan dan fasilitas penunjang di lokasi relokasi pondok pesantren masih jauh dari kata memadai. Para santri hingga kini masih menjalani aktivitas belajar mengajar di tengah keterbatasan fasilitas dasar.

Kondisi tersebut menarik perhatian Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, yang kemudian menginstruksikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat sekaligus Ketua DPC PKB KBB, Asep Dedi, untuk turun langsung meninjau progres pembangunan di lokasi relokasi Ponpes Attohiriyah.

Dalam kunjungannya, Asep Dedi bersama rombongan memilih menggunakan sepeda motor trail guna menembus medan berat di wilayah selatan Bandung Barat. Akses menuju lokasi diketahui cukup sulit, dengan kondisi jalan rusak, bebatuan, serta licin akibat hujan.

Setibanya di lokasi, Asep Dedi meninjau langsung pembangunan pondok pesantren sementara yang kini menggunakan konstruksi panggung bambu beralaskan papan sebagai solusi darurat agar kegiatan mengaji tetap berjalan. Ia juga berdialog dengan pimpinan pondok dan masyarakat setempat untuk mendengarkan langsung kebutuhan serta persoalan yang dihadapi warga.
Dalam kesempatan tersebut, Asep Dedi menyampaikan amanat sekaligus bantuan dari Wakil Ketua DPR RI berupa pembangunan fasilitas MCK atau WC yang layak bagi pondok pesantren.

“Hari ini saya sengaja motoran ke dapil untuk meninjau langsung progres pembangunan Ponpes Attohiriyah pasca-musibah longsor tahun lalu. Kehadiran saya di sini juga menyampaikan pesan serta amanat dari Kang Haji Cucun Syamsurijal. Insya Allah dalam waktu dekat secara swadaya kami akan membangun fasilitas MCK yang layak untuk pondok pesantren ini,” tulis Asep Dedi dalam unggahan media sosialnya, Jumat (23/5/2026).

Namun demikian, menurutnya persoalan pendidikan di wilayah selatan Bandung Barat tidak boleh diselesaikan secara parsial. Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, ruang kelas Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar masih berada dalam kondisi memprihatinkan dan belum layak digunakan.

Asep Dedi juga menyampaikan kritik terhadap minimnya perhatian pembangunan di wilayah selatan Kabupaten Bandung Barat, khususnya terhadap sektor pendidikan keagamaan yang dinilai kerap terpinggirkan.

“Week day kalian pada kemana nih? Saya mah motoran saja ke dapil untuk urusan umat. Di sini, ruang kelas MTs untuk belajar anak-anak kondisinya teramat sangat memprihatinkan. Saya tentu akan ikut memikirkan dan memperjuangkannya di parlemen,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua DPC PKB KBB tersebut mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat agar lebih serius memperhatikan pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah selatan yang dinilai selama ini masih termarginalkan.

Ia berharap seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Bandung Barat, dapat berkolaborasi secara nyata untuk mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan dan infrastruktur masyarakat terdampak bencana.

“Semoga tidak hanya saya, tetapi ke depan semua pihak khususnya Pemda Kabupaten Bandung Barat di bawah komando Bupati turut serta berkolaborasi nyata. Kita butuh komitmen bersama untuk mewujudkan pemerataan pembangunan, khususnya di sektor pendidikan untuk wilayah selatan yang selama ini kerap dimarginalkan,” tegasnya. ***Riki
Share:

Sabtu, 23 Mei 2026

Gerindra Sulut Gelar Rakerda, Tekankan Konsolidasi dan Persiapan Politik Sejak Dini

KabarCiepat.com || Manado — Partai Gerindra Sulawesi Utara menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Four Points by Sheraton Manado sebagai momentum strategis memperkuat mesin politik partai di Bumi Nyiur Melambai. Minggu, 25/5/2026

Dalam kegiatan tersebut, para kader dan pengurus partai mendapatkan arahan strategis terkait langkah menghadapi dinamika politik ke depan. Fokus utama yang disampaikan yakni pentingnya persiapan dini melalui rekrutmen kader serta pemetaan wilayah kerja yang harus mulai dilakukan sejak tahun 2027.

Selain itu, ditekankan pula pentingnya koordinasi partai yang efektif dan komunikasi intensif antar kader agar konsolidasi organisasi berjalan solid, terarah, dan mampu menjawab tantangan politik di masa mendatang.

Dalam sambutannya juga disampaikan pesan dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, kepada seluruh kader di Sulawesi Utara.

“Sebelum berangkat ke Sulut tadi pagi saya bertemu dengan Bapak Prabowo Subianto. Beliau menyampaikan salam hangat dan meminta seluruh kader di Sulut untuk tetap semangat memajukan partai,” ujarnya.

Rakerda tersebut diharapkan mampu memperkuat soliditas internal partai sekaligus mempertegas komitmen Gerindra dalam membangun daerah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Tetap rapatkan barisan, jaga soliditas, dan buktikan bahwa Gerindra mampu memimpin dan membangun daerah ini lebih maju,” tutupnya. ***Roni
Share:

Kapolsek Sindangkerta Bersama Forkopimcam Gelar Nobar Persib, Wujud Dukungan dan Kebersamaan dengan Warga

KabarCiepat.com | Bandung Barat — Kapolsek Sindangkerta, AKP Sholehuddin, bersama unsur Forkopimcam Sindangkerta menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung melawan Persijap sebagai bentuk dukungan terhadap tim kebanggaan Jawa Barat sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat. Sabtu, 23/5/2026

Kegiatan nobar yang digelar di wilayah Kecamatan Sindangkerta itu berlangsung meriah dan penuh antusiasme warga. Dalam banner kegiatan terlihat kebersamaan unsur Forkopimcam yang terdiri dari kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, hingga tokoh masyarakat dalam mendukung Persib Bandung.

Selain menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat sinergitas antara aparat keamanan dan warga. Kapolsek Sindangkerta AKP Sholehuddin menyampaikan bahwa kegiatan nobar ini bertujuan menciptakan suasana aman, nyaman, dan kondusif di tengah tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola, khususnya Persib Bandung.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kebersamaan dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman serta kondusif. Semoga semangat sportivitas terus terjaga,” ujarnya.

Dalam foto lainnya, tampak AKP Sholehuddin bersama anggota TNI, tokoh masyarakat, dan bobotoh turun langsung memantau situasi di lapangan guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga dan bobotoh Persib.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan soliditas Forkopimcam Sindangkerta dalam menjaga keamanan serta menjalin kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan positif dan penuh kebersamaan. ***Riki
Share:

KDM Janjikan Donasi Rp1 Miliar untuk Persib dan Warga Bandung

KabarCiepat.com || Bandung — Gubernur Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan komitmennya untuk memberikan dukungan kepada Persib Bandung sekaligus masyarakat Kota Bandung usai euforia kemenangan Persib.

Dalam pernyataannya, KDM mengungkapkan rasa syukur karena hasil panen cabai yang dikelolanya memberikan keuntungan. Dari keuntungan tersebut, ia memutuskan menyumbangkan dana sebesar Rp1 miliar.

“Karena saya sudah panen cabe, pasti ada untungnya. Saya sumbangkan satu miliar rupiah untuk Persib Bandung,” ujar Kang Dedi Mulyadi.

Ia menjelaskan, penyerahan bantuan tersebut rencananya akan dilakukan pada 3 Juni mendatang di gedung DPRD. Dana itu nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi Persib, tetapi juga akan disalurkan kepada masyarakat dan kelurahan guna mendukung berbagai kebutuhan pembangunan lingkungan.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kepentingan warga, termasuk perbaikan fasilitas di kawasan Gedung Sate agar lebih tertata dan nyaman di masa mendatang.

“Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan untuk pembangunan dan kebutuhan warga, termasuk perbaikan fasilitas di kawasan Gedung Sate agar lebih baik lagi ke depannya. Terima kasih,” tambahnya.

Pernyataan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan Bobotoh yang tengah merayakan keberhasilan Persib mempertahankan prestasinya di kompetisi sepak bola nasional. ***Riki
Share:

“Bandung Membiru! Bobotoh Tumpah Ruah Rayakan Gelar Juara Persib”

KabarCiepat.com || Bandung — Gedung Sate dikepung puluhan ribu Bobotoh yang memadati pusat Kota Bandung dalam perayaan konvoi juara Persib Bandung usai memastikan gelar Liga 1 musim 2025–2026, Minggu, 25/5/2026

Lautan biru memenuhi area Gedung Sate hingga ruas jalan utama Kota Bandung. Ribuan suporter Persib tampak antusias mengikuti parade kemenangan sambil membawa bendera, syal, serta atribut kebanggaan Maung Bandung.

Konvoi tersebut menjadi bentuk luapan kegembiraan Bobotoh atas keberhasilan Persib Bandung kembali meraih gelar juara setelah bersaing ketat sepanjang musim. Kepastian juara diperoleh usai Persib bermain imbang melawan Persijap Jepara. Hasil itu cukup mengantarkan Persib menjadi kampiun karena unggul head-to-head atas pesaing terdekatnya, Borneo FC.

Kemacetan dan kepadatan massa terjadi di sekitar Gedung Sate. Bahkan sejumlah pemain Persib yang hadir dalam perayaan harus berjalan kaki menuju lokasi acara karena akses kendaraan sulit dilalui. Salah satunya striker Persib Bandung, Ramon Pankey, yang tetap menyapa Bobotoh di tengah kemeriahan suasana.

Dalam rangkaian acara tersebut, para pemain Persib juga sempat berinteraksi dengan Wakil Gubernur Jawa Barat Kang Erwan dan Wali Kota Bandung Kang Wawan. Pemerintah daerah bersama pihak Persib mengimbau seluruh Bobotoh agar tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta mengutamakan keselamatan selama konvoi berlangsung.

Selain Bobotoh, masyarakat dan wisatawan yang berada di Kota Bandung turut menikmati suasana pesta kemenangan Persib. Aparat keamanan memastikan jalannya konvoi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

“Ini adalah konvoi yang happy, konvoi yang meriah dan bukan konvoi yang menakutkan,” demikian imbauan yang disampaikan dalam perayaan juara Persib Bandung.

Keberhasilan Persib Bandung musim ini menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Jawa Barat. Euforia kemenangan kembali memperlihatkan besarnya loyalitas Bobotoh dalam mendukung tim kebanggaan mereka. ***Riki
Share:

“Persib Hattrick Juara, Konvoi Akbar Libatkan Para Legenda dan Juara Lintas Generasi”

KabarCiepat.com ||  Bandung — Euforia keberhasilan Persib Bandung meraih gelar juara Liga 1 untuk ketiga kalinya secara berturut-turut disambut antusias ribuan Bobotoh dalam persiapan konvoi kemenangan yang digelar di Kota Bandung, Minggu, 24/5/2026

Salah satu perwakilan Bobotoh, Kang Erwan, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan Maung Bandung mempertahankan gelar juara hingga mencatatkan hattrick prestasi membanggakan bagi masyarakat Jawa Barat.

“Alhamdulillah kita bisa hattrick dan sekarang sedang mempersiapkan konvoi. Terima kasih kepada seluruh Bobotoh yang selama ini terus mendukung Persib, sehingga Persib bisa mempertahankan gelar juaranya tiga kali berturut-turut,” ujarnya.

Dalam konvoi kali ini, konsep kendaraan yang digunakan disebut masih mempertahankan formasi seperti tahun sebelumnya. Iring-iringan diawali kendaraan PJD di barisan depan, disusul lima unit kendaraan U5 dan tiga unit Bandros di bagian belakang.

Menurut Kang Erwan, lima kendaraan U5 tersebut memiliki makna khusus karena diperuntukkan bagi para juara dan tokoh lintas generasi Persib Bandung.
“Yang pertama untuk juara tahun 2026, 2025, 2024, kemudian tahun 2014 dan terakhir 1995. Jadi semuanya dilibatkan dalam konvoi hari ini,” katanya.

Ia juga mengaku sejak awal musim optimistis Persib mampu kembali mengangkat trofi juara. Sebagai Bobotoh, dirinya percaya skuad Maung Bandung memiliki mental dan kualitas untuk mempertahankan dominasi di kompetisi nasional.

“Sebagai Bobotoh saya optimis Persib bisa juara kembali,” ungkapnya.

Saat ditanya mengenai momen terbaik sepanjang musim ini, Kang Erwan menyebut seluruh pertandingan Persib selalu menjadi momen istimewa. Namun, kemenangan atas rival-rival besar menjadi titik yang paling membangkitkan semangat dan keyakinan bahwa Persib akan kembali menjadi kampiun.

“Yang paling menggembirakan ketika kita bisa mengalahkan rival-rival kita. Dari situ mulai muncul semangat, percaya diri, dan optimis bahwa kita bakal juara,” pungkasnya.

Atmosfer konvoi kemenangan Persib sendiri dipadati lautan biru Bobotoh yang memenuhi sejumlah ruas jalan utama Kota Bandung sebagai bentuk kebanggaan atas sejarah baru yang kembali ditorehkan klub kebanggaan Jawa Barat tersebut.***riki
Share:

Portal Baru di Parungpanjang Kembali Ditabrak Truk Bermuatan Alat Berat

KabarCiepat.com || Bogor – Tiang portal yang baru saja dipasang di depan Lapangan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, kembali mengalami kerusakan setelah tertabrak sebuah truk bermuatan alat berat yang melintas dari arah Tangerang menuju Parungpanjang, Jumat malam sekitar pukul 23.45 WIB.

Peristiwa tersebut sontak menjadi perhatian warga sekitar. Pasalnya, portal yang dipasang untuk membatasi kendaraan bertonase besar itu dinilai belum efektif dan kembali rusak dalam waktu singkat.

Berdasarkan informasi yang beredar di lokasi, truk pengangkut alat berat tersebut diduga memiliki tinggi muatan yang melebihi batas portal sehingga menghantam bagian tiang hingga rusak. Beruntung, saat kejadian kondisi jalan tidak terlalu ramai dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Sejumlah warga mempertanyakan perhitungan teknis dalam pemasangan portal tersebut, khususnya terkait ketinggian portal yang dinilai belum sesuai dengan kondisi kendaraan yang kerap melintas di jalur tersebut.

“Apakah pemasangan portal itu sudah benar-benar diperhitungkan ketinggiannya? Karena kejadian seperti ini terus berulang,” ujar salah seorang warga setempat.

Selain itu, warga juga menilai perlunya pengawasan atau penjagaan di setiap titik portal guna mengantisipasi kendaraan besar yang tetap memaksa melintas, sehingga kerusakan portal tidak terus terjadi berulang kali.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tindak lanjut maupun evaluasi atas insiden tersebut. Namun warga berharap adanya solusi yang lebih efektif agar fungsi portal dapat berjalan maksimal dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga. ***Idris

Share:

Selamat tahun baru Islam

https://www.kabarciepat.com/2026/06/dinass-kepemudaan-dan-olahraga.html?m=1

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa