kabarciepat.com, CIANJUR – Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April menjadi momentum penting dalam meneguhkan semangat emansipasi perempuan sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat. Di berbagai daerah, peringatan ini diisi dengan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memperkuat nilai sosial dan gotong royong.
Suasana hangat dan meriah turut terasa dalam peringatan Hari Kartini yang diisi dengan lagu dan lantunan bertema Kartini. Nuansa tersebut menghadirkan semangat kebangsaan sekaligus penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan dan pendidikan bagi perempuan Indonesia.
Hal tersebut tercermin dalam kegiatan Rempug Warga yang digelar di Desa Karangwangi, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, pada Selasa (21/4/2026). Kegiatan berlangsung meriah, tertib, dan penuh khidmat, sekaligus menjadi wadah strategis dalam mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat desa.
Kehadiran Moch Wahyu Ferdian di tengah masyarakat menjadi simbol kuat komitmen pemerintah dalam mendekatkan pelayanan serta menyerap aspirasi warga secara langsung. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Desa Karangwangi, Nana Suhendar Surya Dana, dan dihadiri unsur Muspika Kecamatan Ciranjang, lembaga desa, serta tokoh masyarakat.
Sejak pagi hari, warga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Berbagai elemen masyarakat turut hadir, mulai dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), PKK, Karang Taruna, hingga tokoh agama dan tokoh pemuda setempat.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyaluran berbagai bantuan kepada masyarakat. Bupati Cianjur menyerahkan seragam bagi pengurus RT dan RW sebagai bentuk dukungan terhadap kinerja aparatur lingkungan. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian menyalurkan bantuan bibit jagung guna mendorong ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Tak hanya itu, santunan sosial juga disalurkan kepada anak yatim, fakir miskin, dan lansia oleh Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Cianjur sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan Rempug Warga ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Selain memperkuat sektor sosial dan ekonomi, kegiatan ini juga menjadi sarana menjaga nilai-nilai sejarah melalui peringatan hari besar nasional.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan terus terjaga demi mendorong pembangunan desa yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan. ***Riki






0 comments:
Posting Komentar