Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Senin, 13 April 2026

SDN 1 Ciwaruga Sabet Juara 3 LMBKS PAI Parongpong

Bandung Barat, kabarciepat.com.com – SDN 1 Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, kembali menunjukkan tajinya di bidang keagamaan. Dalam ajang Lomba Minat, Bakat, dan Kreativitas Siswa (LMBKS) Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat kecamatan, sekolah ini sukses meraih Juara ke-3 pada cabang Bina Hus Shalat. Senin, 14/4/2026

Capaian ini menegaskan konsistensi SDN 1 Ciwaruga dalam membina karakter religius siswa melalui pembelajaran yang terarah dan berkelanjutan.

Di balik keberhasilan tersebut, peran guru PAI, Hj. Eulis Atik Noor, S.Pd.I, menjadi kunci. Ia secara intensif melatih dan membimbing siswa hingga mampu tampil kompetitif di ajang tersebut.

Kepala sekolah, Hj. Nining Yuningsih, S.Pd, menyebut prestasi ini sebagai buah dari kerja kolektif seluruh pihak di sekolah.
“Alhamdulillah, ini hasil kerja keras siswa dan dukungan para guru. Kami berharap capaian ini menjadi pemicu semangat untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ajang LMBKS PAI sendiri menjadi barometer pembinaan pendidikan keagamaan di tingkat dasar, sekaligus ruang bagi siswa untuk mengasah kemampuan praktik ibadah secara nyata.

Dengan raihan ini, SDN 1 Ciwaruga tidak hanya membawa pulang penghargaan, tetapi juga memperkuat komitmen dalam mencetak generasi yang berprestasi dan berakhlak. ***Red
Share:

KDM Hentikan Aktivitas Pengangkutan Tanah Di Bobojong Cianjur, Kades Salahkan Pihak Ke 3

Cianjur, kabarciepat.com – Setelah melihat berita yang beredar di media KDM langsung memberikan intruksi Aktivitas proyek galian tanah desa di Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur agar statusnya dihentikan.Cianjur. 13 /4/2026.

Banyaknya keluhan dari warga di nilai sangat mengganggu ketertiban umum akibat kendaraan besar bermuatan tanah yang berceceran dijalan.

Mengacu kepada Perda Kabupaten Cianjur Nomor 07 Tahun 2012 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan (terkait dampak lingkungan). pengangkutan tanah umumnya diatur dalam peraturan ketertiban umum atau lalu lintas daerah, mewajibkan truk menutup muatan (terpal), membatasi jam operasional (seringkali malam hari), dan mewajibkan pembersihan jalan dari ceceran tanah. Pelanggaran dapat dikenakan sanksi denda atau penghentian kegiatan. 

Menurut Suwandi kepala desa Bobojong, saat di konfirmasi lewat Whatsapp nya, ia selalu mengatakan jawaban yang sama, saya hanya ingin memperbaiki lapangan bola. Karena sudah masuk dalam usulan Musrembang RPJMDes menjadi ideal.

" Terkait lapang sudah menjadi usulan Musrenbang RPJMDes. Sementara untuk pemeliharaan dan kebersihan kita sudah kerjasama dengan pihak ke tiga, jadi sebenarnya sudah bukan tanggung jawab pihak desa lagi, ucapnya,".

Banyaknya korban yang terpeleset jatuh saat melintas yang diakibatkan dijalan tersebut banyak tanah yang berceceran di sepanjang jalan. 

Terkait pernyataan KDM yang merespon dengan mengatakan, Aktivitas kendaraan besar ini sudah sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, jadi saya tegaskan untuk saat ini saya langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur. Wakil Bupati agar kegiatan dihentikan.

Saya meminta untuk segera dihentikan dan segera ditindak tegas baik dari pihak desa ataupun pihak ketiga. Jangan sampai aktivitas proyek tidak merugikan masyarakat luas, khususnya pengguna jalan umum yang setiap hari melintas di lokasi. ***Yudi Farell
Share:

Minggu, 12 April 2026

SDN 2 Citatah Raih Prestasi di Ajang LMBKS Tingkat Kecamatan Cipatat

Cipatat, KBB. Kabarciepat.com – Senin pagi, 13 April 2026, suasana berbeda tampak di SDN 2 Citatah saat pelaksanaan upacara bendera rutin. Seperti biasa, seluruh peserta didik dan dewan guru mengikuti kegiatan dengan tertib. Namun, perhatian siswa sempat tertuju pada deretan medali yang tersusun rapi di hadapan peserta upacara.

Rasa penasaran pun muncul di kalangan siswa. “Prestasi apa lagi yang didapat sekolah kita?” ujar Nabila, salah satu siswi kelas 5, yang ikut memperhatikan deretan medali tersebut bersama teman-temannya.

Jawaban atas rasa penasaran itu terungkap saat Kepala Sekolah SDN 2 Citatah, Elis Ernawati, M.Pd, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia mengumumkan bahwa SDN 2 Citatah berhasil meraih sejumlah prestasi dalam ajang Lomba Minat, Bakat, dan Kreativitas Siswa (LMBKS) tingkat Kecamatan Cipatat.

Dalam kesempatan tersebut, Elis menyampaikan bahwa sekolah berhasil meraih berbagai medali, mulai dari juara 1, juara 2, hingga juara 3 di sejumlah cabang lomba.

Adapun rincian prestasi yang diraih SDN 2 Citatah adalah sebagai berikut:

Juara 1 Sajak Putri

Juara 2 Sajak Putra

Juara 2 Ngadongeng Putri

Juara 2 Biantara Putri

Juara 2 Qosidah

Juara 3 MTQ Putri

Juara 2 LITNUM Kelas 1

Juara 3 Mendongeng Putri

Kepala Sekolah SDN 2 Citatah, Elis Ernawati, M.Pd, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah, SDN 2 Citatah mendapat juara satu, kedua, dan tiga. Ini merupakan prestasi yang sangat luar biasa. Saya mengucapkan terima kasih kepada para peserta didik, guru pembina, seluruh staf sekolah, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun pada tahun sebelumnya SDN 2 Citatah sempat menjadi perwakilan ke tingkat kabupaten, capaian tahun ini tetap menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berkembang dan meningkatkan prestasi.

“Untuk tahun ini mungkin kemenangan yang tertunda. Jangan menyerah, tetap semangat. Apalagi peserta didik yang ikut masih kelas rendah, sehingga peluang untuk berprestasi di tahun depan masih sangat terbuka,” tambahnya.

Dengan semangat juang yang tinggi, SDN 2 Citatah optimistis dapat kembali berpartisipasi dan meraih hasil yang lebih maksimal pada ajang berikutnya.

“Terus junjung prestasi setinggi mungkin dan berupaya semaksimal mungkin di setiap kesempatan,” tutupnya. ***Red

Share:

SDN 2 Citatah Raih Juara II Lomba PAI Qosidah di Ajang LMBKS Kecamatan Cipatat

Cipatat, KBB – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh SDN 2 Citatah dalam ajang Lomba Minat, Bakat, dan Kreativitas Siswa (LMBKS) tingkat Kecamatan Cipatat, khususnya pada lomba PAI cabang Qosidah. Dalam kompetisi tersebut, SDN 2 Citatah berhasil meraih Juara II. Jumat, 10/4/2026

Para peserta didik tampil kompak dan penuh percaya diri dengan balutan busana seragam bernuansa ungu, membawakan penampilan qosidah yang memukau di hadapan dewan juri. Kekompakan tim serta pembinaan yang matang dari guru menjadi kunci keberhasilan dalam meraih prestasi ini.

Kepala Sekolah SDN 2 Citatah, Elis Ernawati, M.Pd, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah, SDN 2 Citatah mendapat juara kedua. Ini merupakan prestasi yang sangat luar biasa. Saya mengucapkan terima kasih kepada para peserta didik, guru pembina, seluruh staf sekolah, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun tahun sebelumnya SDN 2 Citatah sempat menjadi perwakilan ke tingkat kabupaten, capaian tahun ini tetap menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berkembang.

“Untuk tahun ini mungkin kemenangan yang tertunda. Jangan menyerah, tetap semangat. Apalagi peserta didik yang ikut masih kelas rendah, sehingga peluang untuk berprestasi di tahun depan masih sangat terbuka,” tambahnya.

Dengan semangat juang yang tinggi, SDN 2 Citatah optimistis dapat kembali berpartisipasi dan meraih hasil yang lebih maksimal pada ajang berikutnya.

“Terus junjung prestasi setinggi mungkin dan berupaya semaksimal mungkin di setiap kesempatan,” tutupnya. ***Red

Share:

Diduga Gunakan Aset Desa, Aktivitas Galian C di Nanggalamekar Jadi Sorotan Publik

Ciranjang kab.cianjur, kabarciepat.com – Aktivitas galian C yang diduga memanfaatkan aset Desa Nanggalamekar, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, menjadi sorotan publik.

Lokasi galian yang berada di Kampung Pasir Gagak RT 01/RW 04 itu menuai keluhan warga karena dinilai tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Sorotan ini bermula dari aduan warga Desa Nanggalamekar yang meminta identitasnya dirahasiakan. Ia mempertanyakan kejelasan pengelolaan hasil dari aktivitas galian tersebut.

“Itu galian masuk uangnya ke mana? Itu kan aset desa, seharusnya untuk kesejahteraan warga. Tapi kenyataannya tidak pernah ada program yang dirasakan masyarakat. Saya juga menduga galian itu tidak memiliki izin lengkap,” ungkapnya, Minggu (12/4/2026).

Foto istimewa keadaan di lokasi galian C

Warga tersebut juga meminta aparat penegak hukum, khususnya unit tindak pidana korupsi (Tipikor) Polres Cianjur, untuk segera turun tangan menyelidiki dugaan penyalahgunaan aset desa tersebut.

Menindaklanjuti aduan itu, awak media mendatangi langsung lokasi yang dimaksud. Di lapangan, terlihat aktivitas galian C masih berlangsung dengan sejumlah kendaraan pengangkut material yang keluar masuk area.

Saat dikonfirmasi di lokasi, pihak kasir menyarankan agar awak media langsung menemui Kepala Desa Nanggalamekar, karena menurutnya pengelolaan galian tersebut berada di bawah kewenangan kepala desa.

Ketika ditelp, Kepala Desa Nanggalamekar berinisial H, menyatakan bahwa aktivitas galian tersebut telah memiliki izin lengkap. Namun saat diminta menunjukkan dokumen perizinan, ia mengaku belum dapat memperlihatkannya.12/4/2026

“Izin lengkap ada, tapi berkasnya di laptop. Sekarang laptopnya sedang diperbaiki (reset), jadi datanya terhapus. Saya harus minta lagi,” jelasnya.

Kades pun menambahkan PAD masuk kedesa dari galian sebesar 30jt perbulan dan di gunakan pada masyarakat seperti rutilahu dan lain lain dan itu di kelola nya oleh pihak ke 3 kita kerjasama pengusaha dan desa.

Pernyataan tersebut justru menimbulkan tanda tanya baru di tengah masyarakat, mengingat pentingnya dokumen perizinan dalam aktivitas pertambangan, terlebih jika menggunakan aset desa.

Di hari yang sama awak media sempat menerima TLP dari pihak ke tiga penambang yg berinisial IN dan menjelaskan bahwa galian C dia kelola ijin nya sudah resmi bahkan IN mengirim beberapa berkas perihal perijinan nan nya diantara nya .12/4/2026

–SK WIUP PT.GADA SAHAJA ALAM PERKASA PDF

–SK SIPB PT GADA SAHAJA ALAM PERKASA.PDF

–5753_181124_TAMBANG_SR_PERSETUJUAN DOKUMEN TEKNIS

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelumnya telah menegaskan larangan terhadap aktivitas galian C ilegal. Kebijakan tersebut bertujuan untuk mencegah kerusakan lingkungan serta menertibkan praktik pertambangan yang tidak sesuai aturan.

Dengan adanya dugaan penggunaan aset desa tanpa transparansi serta kejelasan izin, masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan investigasi menyeluruh. 

Selain menyangkut potensi pelanggaran hukum, kasus ini juga menyentuh aspek pengelolaan aset desa yang seharusnya berpihak pada kesejahteraan warga.

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas galian di lokasi tersebut masih terpantau berlangsung. Warga pun berharap ada tindakan tegas dari aparat dan pemerintah daerah guna memastikan kepastian hukum serta melindungi kepentingan masyarakat. ***Nugroho

Share:

Ada Saja Korban Terjatuh Di Jalan,Proyek Galian Tanah Bobojong Mande Kian Meresahkan

Cianjur, kabarciepat.com – Aktivitas proyek galian tanah di Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, kini tak lagi sekadar menjadi bagian dari pembangunan desa.Seperti diberitakan kabar Ciepat kemarin mengenai proyek galian picu bahaya laka terutama pengguna roda dua.
Hari ini di mata masyarakat, proyek tersebut telah berubah menjadi sumber keresahan yang kian hari kian memanas. 

Alih-alih membawa manfaat, aktivitas ini justru dinilai menimbulkan dampak serius terhadap keselamatan dan kenyamanan warga.

Sejak beberapa waktu terakhir, lalu lalang truk pengangkut tanah menjadi pemandangan yang tak terelakkan di ruas jalan kabupaten yang melintasi wilayah tersebut.

Ironisnya, kendaraan-kendaraan besar itu diduga kerap membawa muatan melebihi kapasitas yang seharusnya ditanggung oleh jalan dengan spesifikasi terbatas. Sabtu (11/4/2026), kondisi ini mencapai titik yang memicu sorotan tajam dari masyarakat.

Bukan tanpa alasan. Jalan yang sebelumnya menjadi akses vital warga kini berubah menjadi lintasan berbahaya. Ceceran tanah merah dari truk pengangkut membuat permukaan jalan menjadi licin, kotor, dan rawan kecelakaan. 

Dalam kondisi cuaca yang kerap diguyur hujan, tanah yang berceceran itu berubah menjadi lumpur yang membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua.

Padahal, aturan terkait aktivitas pengangkutan material sudah sangat jelas. Mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur Nomor 07 Tahun 2012, setiap kendaraan pengangkut material wajib menggunakan penutup muatan seperti terpal, membatasi jam operasional, serta bertanggung jawab menjaga kebersihan jalan dari sisa material. Namun, fakta di lapangan justru menunjukkan dugaan pelanggaran yang terjadi secara berulang tanpa pengawasan ketat.

“Ini bukan lagi soal nyaman atau tidak, tapi sudah menyangkut keselamatan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Dedi, seorang warga yang menjadi korban akibat kondisi jalan tersebut. Ia mengaku terjatuh saat melintasi jalan yang dipenuhi tanah berceceran. Insiden itu bahkan membuatnya harus dibantu warga sekitar untuk bangkit.

“Sangat mengganggu. Jalan sempit, tapi dilalui kendaraan besar. Tanahnya berserakan, jadi licin,” keluhnya dengan nada kesal.

Menurutnya, jalan kabupaten tersebut sejak awal memang tidak dirancang untuk dilintasi kendaraan bertonase besar secara intensif. 

Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya risiko kecelakaan yang meningkat, tetapi juga potensi kerusakan infrastruktur jalan dalam jangka panjang.

Di tengah gelombang kritik dari masyarakat, Kepala Desa Bobojong, Suwandi, memberikan penjelasan terkait proyek tersebut. Ia menyebut bahwa kegiatan galian tanah merupakan bagian dari program pembangunan desa yang telah diusulkan melalui Musrenbang RPJMDes.

“Lapangan bola desa memang sudah masuk dalam rencana. Posisi tanahnya terlalu tinggi, jadi kita turunkan. Karena keterbatasan anggaran, tanah hasil galian dimanfaatkan oleh pihak yang membutuhkan untuk urugan,” jelasnya melalui pesan singkat.

Namun, penjelasan tersebut tampaknya belum cukup meredam kemarahan warga. Bagi masyarakat, alasan efisiensi anggaran tidak seharusnya mengorbankan keselamatan publik. 

Terlebih jika pelaksanaan di lapangan terkesan tanpa pengendalian yang jelas.

Sorotan juga datang dari H. Hamdan, tokoh masyarakat Jangari sekaligus aktivis 98. Ia secara tegas menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak yang ditimbulkan dari aktivitas tersebut.

Menurutnya, pengangkutan tanah merah yang dilakukan saat ini sangat membahayakan pengguna jalan. Ia bahkan menyoroti adanya korban kecelakaan akibat kondisi jalan yang kotor dan licin.

“Ini sudah jelas membahayakan. Jalan jadi kotor, licin, dan sudah ada korban. Harapan kami, kalau bisa aktivitas ini dihentikan sementara, apalagi sekarang musim hujan,” tegasnya.

Ia juga mempertanyakan koordinasi dan pengawasan dari pihak-pihak terkait. Menurutnya, aparat dan instansi pemerintah seperti kecamatan, kepolisian, hingga pemerintah daerah seharusnya turun langsung ke lapangan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

“Jangan sampai menunggu korban berikutnya baru bertindak,” tambahnya.

Kondisi ini pun memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: di mana peran pengawasan? Apakah aturan yang telah dibuat hanya sebatas formalitas tanpa implementasi nyata?.

Warga berharap adanya langkah tegas dari instansi berwenang untuk menertibkan aktivitas proyek tersebut. Mereka menuntut agar setiap kegiatan pembangunan tetap mengedepankan keselamatan, kenyamanan, serta kepentingan masyarakat luas.

Jika situasi ini terus dibiarkan tanpa penanganan serius, bukan tidak mungkin jalan yang seharusnya menjadi urat nadi aktivitas warga justru berubah menjadi titik rawan kecelakaan yang mengintai setiap saat.

Pembangunan sejatinya membawa kemajuan. Namun tanpa perencanaan matang, pengawasan ketat, dan tanggung jawab yang jelas, pembangunan bisa berubah menjadi bencana yang merugikan masyarakat itu sendiri.

Di Bobojong hari ini, garis tipis antara pembangunan dan petaka itu terasa semakin nyata karena dalam satu hari saja tidak hanya satu tapi berulangkali pengguna kendaraan roda berjatuhan kala melintas di sana dimanakah para petugas berwenang. ***Yudi Farell
Share:

8 ruang kelas di sengketakan, rumah dinas guru di bobol : Guru PAI ngungsi Ketakutan

KBB, kabarciepat.com – Aktivitas belajar mengajar di SDN Bunisari, Desa Gadogangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, terancam terganggu akibat sengketa lahan dengan pihak yang mengaku sebagai ahli waris. Selasa, 7/4/2026

Peristiwa bermula dari pemagaran kawasan sekolah pada Senin, 6 April 2026, sejak pukul 13.00 WIB, yang kemudian berlanjut dengan aksi pembongkaran fasilitas pada sekitar pukul 16.40 WIB di hari yang sama.

Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat adanya tindakan pemagaran serta pembongkaran pada bagian fasilitas sekolah, termasuk area rumah dinas guru. Dalam foto yang diterima redaksi, sejumlah orang tampak tengah membongkar bagian bangunan dengan cara dijebol.
Diketahui, sebanyak 8 ruang kelas yang digunakan untuk 11 rombongan belajar (rombel) menjadi bagian dari lahan yang disengketakan. Kondisi ini tentu berdampak besar terhadap keberlangsungan kegiatan belajar mengajar, mengingat jumlah siswa di SDN Bunisari mencapai sekitar 550 orang.

Seorang guru yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran di lingkungan sekolah.

“Situasi ini sangat mengganggu dan membuat kami khawatir. Apalagi kegiatan belajar mengajar bisa terdampak,” ujarnya.

Lebih lanjut, salah satu guru Pendidikan Agama Islam (PAI), M. Satori, yang merupakan penghuni rumah dinas, dilaporkan mengalami ketakutan setelah rumah dinas yang ditempatinya dibobol oleh pihak yang mengatasnamakan ahli waris.

Akibat kejadian tersebut, M. Satori terpaksa mengungsi demi keselamatan dirinya. Hingga saat ini, kondisi di lokasi masih menimbulkan keresahan bagi para guru maupun siswa.

Di sisi lain, pihak yang mengklaim sebagai ahli waris memasang papan informasi yang menyatakan bahwa lahan tersebut merupakan milik hukum ahli waris berdasarkan akta jual beli, serta berada dalam pengawasan kantor hukum.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah setempat maupun aparat penegak hukum terkait langkah penanganan sengketa tersebut.

Masyarakat berharap adanya mediasi dan penyelesaian secara bijak agar kegiatan pendidikan di SDN Bunisari dapat kembali berjalan normal tanpa rasa takut. ***Red
Share:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa