Cipatat, KBB. kabarciepat.com – Forum Guru Tenaga Kependidikan Kabupaten Bandung Barat menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi yang dialami para guru PPPK paruh waktu terkait keterlambatan pencairan gaji.
Ketua Umum FGTK KBB, Riki Triyadi, menegaskan bahwa keresahan ini nyata dan harus segera ditangani. “Meni kieu nya jadi guru dipermainkan terus. Padahal arurang nu nungguan ges siga lauk ka saatan,” ungkapnya dengan nada getir, menggambarkan betapa beratnya penantian para guru yang menggantungkan hidup dari hak gaji mereka.
Informasi yang beredar di grup WhatsApp internal PPPK paruh waktu, sempat menimbulkan kebingungan, karena sebagian guru mendapati saldo rekening belum bertambah "meski ada kabar gaji sudah bisa dicek". Situasi ini menimbulkan rasa kecewa dan kelelahan emosional di kalangan pendidik dan tenaga kependidikan.
FGTK KBB menekankan bahwa pemerintah daerah dan pihak terkait harus segera memberikan kepastian, transparansi, dan solusi agar hak guru tidak tertunda. “Kami bukan sekadar menuntut uang, tetapi menuntut penghargaan atas kerja keras dan pengabdian,” tambah Riki.***ghani








0 comments:
Posting Komentar