Garut, Kabarciepat.com – Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan publik di destinasi wisata. Namun, praktik di lapangan masih menjadi perhatian, terutama terkait fasilitas umum yang seharusnya dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan wisata Situ Bagendit pada Jumat (28/3/2026). Dalam kunjungannya, ia menemukan adanya pungutan biaya untuk penggunaan toilet umum di area wisata tersebut.
Temuan tersebut membuatnya terkejut, mengingat fasilitas toilet tersebut berada di dalam kawasan Situ Bagendit dan dibangun oleh pemerintah daerah sebagai sarana penunjang bagi pengunjung.
Menurutnya, fasilitas umum seperti toilet yang disediakan oleh pemerintah seharusnya dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat. Ia menilai, jika fasilitas tersebut masih dipungut biaya, maka berpotensi menimbulkan praktik pungutan liar.
“Kalau ini berbayar jadinya pungli dong! Harusnya tidak berbayar,” tegasnya.
Putri Karlina yang juga dikenal sebagai menantu dari Gubernur Jawa Barat itu menekankan pentingnya pengawasan terhadap pengelolaan fasilitas umum di destinasi wisata, agar tidak membebani masyarakat serta tetap sesuai dengan tujuan awal pembangunan.
Ia berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi dan penertiban, sehingga fasilitas publik benar-benar dapat dinikmati secara maksimal oleh para wisatawan tanpa adanya pungutan yang tidak semestinya.
Sidak ini pun menjadi sorotan publik setelah diunggah melalui akun Instagram pribadinya, @putri.karlina14, yang kemudian viral dan menuai berbagai tanggapan dari masyarakat. ***Red
Sumber: Instagram @putri.karlina14






0 comments:
Posting Komentar