Bekasi, kabarciepat.com – Upaya mengurangi kekurangan kepemilikan rumah (backlog) di Jawa Barat terus dilakukan melalui berbagai program strategis. Saat ini, tercatat sekitar 2,1 juta warga Jawa Barat masih belum memiliki rumah. Minggu, 8/3/2026
Sebagai salah satu langkah solusi, pemerintah merencanakan pembangunan apartemen untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di kawasan Meikarta yang ditargetkan mencapai 141 ribu unit. Jumlah tersebut diperkirakan mampu menyumbang sekitar 6,6 persen dari total backlog kepemilikan rumah di Jawa Barat.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Maruarar Sirait selaku Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Dedi Mulyadi, Pemerintah Daerah Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bekasi, serta dukungan dari Lippo Group sebagai pengembang kawasan.
Inisiatif tersebut dinilai sebagai bagian dari langkah strategis untuk mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah Jawa Barat.
Selain membantu masyarakat memiliki hunian, pembangunan apartemen MBR ini juga diharapkan dapat mendorong penataan kawasan perkotaan yang lebih terencana serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Program ini juga sejalan dengan kebijakan nasional dalam percepatan pembangunan hunian rakyat melalui Program 3 Juta Rumah, yang bertujuan mengurangi backlog perumahan di berbagai daerah di Indonesia.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak swasta, diharapkan program penyediaan hunian ini dapat menjadi salah satu solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini belum memiliki tempat tinggal sendiri.***Red






0 comments:
Posting Komentar