Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”
Tampilkan postingan dengan label DAERAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DAERAH. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Maret 2026

Pemerintah Minta Instansi Segera Usulkan Kebutuhan ASN 2026, Batas Akhir 31 Maret

Bandung Barat, kabarciepat.com – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) meminta seluruh instansi pemerintah pusat dan daerah untuk segera menyampaikan usulan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun anggaran 2026.
Permintaan tersebut tertuang dalam surat resmi bernomor B/1553/M.SM.01.00/2026 tertanggal 12 Maret 2026 yang ditujukan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di seluruh instansi pemerintah.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa penyusunan kebutuhan ASN mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN serta sejumlah regulasi turunan lainnya, termasuk Peraturan Pemerintah dan Peraturan Presiden terkait manajemen ASN dan penataan organisasi.

KemenPANRB menegaskan bahwa setiap instansi wajib menyusun kebutuhan jumlah dan jenis jabatan ASN yang sesuai dengan tujuan organisasi serta mendukung program prioritas nasional.
Dalam penyusunan usulan, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, di antaranya:

Ketersediaan anggaran dalam APBN/APBD dengan prinsip zero growth, kecuali untuk sektor pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.
Prioritas pemenuhan ASN yang mendukung program nasional.
Penyesuaian dengan target kinerja masing-masing instansi sesuai peraturan perundang-undangan.

Memperhatikan peta jabatan serta jumlah ASN yang akan memasuki batas usia pensiun pada tahun 2026.

Usulan kebutuhan ASN tersebut harus disampaikan melalui aplikasi e-Formasi yang dapat diakses melalui laman resmi KemenPANRB paling lambat tanggal 31 Maret 2026.

KemenPANRB juga memberikan peringatan tegas bahwa instansi yang tidak menyampaikan usulan hingga batas waktu yang ditentukan akan dianggap tidak melaksanakan pengadaan ASN pada tahun anggaran 2026.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Federasi Guru dan Tenaga Kependidikan (FGTK) Kabupaten Bandung Barat, Riki Triyadi, S.Pd.I, menyambut baik langkah pemerintah dalam merencanakan kebutuhan ASN secara terarah.

“Langkah ini sangat penting untuk memastikan kebutuhan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan benar-benar terpenuhi secara merata dan sesuai kebutuhan di lapangan. Kami berharap pemerintah daerah dapat memprioritaskan sektor pendidikan, mengingat masih banyak sekolah yang kekurangan guru,” ujar Riki.

Ia juga menekankan agar proses pengusulan dilakukan secara transparan dan berbasis data riil, sehingga tidak terjadi ketimpangan distribusi ASN, khususnya di daerah.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan proses perencanaan kebutuhan ASN dapat lebih terarah, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan publik, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.***Beni
Share:

Sabtu, 21 Maret 2026

Komisi X DPR RI Minta PPPK Paruh Waktu dan Penuh Waktu Diangkat Jadi PNS

Jakarta, kabarciepat.com – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, secara tegas meminta pemerintah untuk segera mengangkat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik paruh waktu maupun penuh waktu, menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Permintaan tersebut bukan tanpa alasan. Politisi PKB yang akrab disapa Miq Ari itu menilai, kondisi PPPK paruh waktu di lapangan saat ini masih belum memiliki kejelasan status, sehingga berdampak pada kesejahteraan mereka.

“Banyak yang gajinya bahkan lebih kecil dibanding sebelum berstatus PPPK paruh waktu. Karena itu, kami di Komisi X meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama KemenPAN-RB menyusun formula untuk mengangkat PPPK paruh waktu maupun penuh waktu menjadi PNS,” tegasnya, 

Miq Ari menambahkan, pihaknya tidak mempermasalahkan jika sebagian pegawai di lingkungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) diangkat menjadi PPPK. Namun, ia menekankan pentingnya keadilan bagi para guru yang saat ini masih berstatus PPPK paruh waktu.

“Kalau pegawai SPPG dalam program MBG dijadikan PPPK, maka kami minta guru-guru PPPK paruh waktu juga harus langsung diangkat menjadi PNS. Itu sikap Komisi X,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto terhadap sektor pendidikan, yang dinilai tetap menjadi prioritas nasional. Hal ini tercermin dari berbagai program seperti pembangunan Sekolah Garuda, Sekolah Rakyat, hingga peningkatan insentif bagi guru.

“Silakan melakukan efisiensi, tetapi jangan sampai mengurangi anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan itu amanat konstitusi, minimal 20 persen dari APBN,” tambahnya.

Menurut Miq Ari, pemerintah juga dinilai memiliki komitmen untuk merealisasikan pengangkatan PPPK menjadi PNS dengan menyesuaikan kemampuan anggaran negara. Ia menyebut, nantinya pengangkatan tersebut bisa dilakukan bersamaan dengan pegawai di Badan Gizi Nasional (BGN) atau SPPG dalam program MBG.

“Prinsip keadilan dan pemerataan harus dijalankan. BGN tentu punya pertimbangan, dan kami juga punya alasan kuat kenapa PPPK paruh waktu harus segera diangkat menjadi PNS,” pungkasnya. ***Red
Share:

Mobil Tabrak Gudang SPPG di Jalan Gantar, Diduga Sopir Lalai

Indramayu, kabarciepat.com – Telah terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) pada dini hari di Jalan Gantar, arah perbatasan Subang – Kabupaten Indramayu. Sebuah mobil berwarna putih dilaporkan menabrak bangunan gudang milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sabtu, 21/3/2026

Akibat kejadian tersebut, bagian depan mobil mengalami kerusakan cukup parah. Selain itu, bangunan gudang SPPG juga mengalami kerusakan pada bagian dinding dan pintu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, insiden ini diduga terjadi akibat kelalaian sopir dalam mengendarai kendaraan. Namun demikian, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak berwenang.

Sejumlah warga tampak berkumpul di lokasi untuk melihat kejadian tersebut, sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diberi tanda pengaman untuk menghindari risiko lanjutan di jalan raya.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materi diperkirakan cukup signifikan akibat kerusakan kendaraan dan bangunan.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan tetap fokus saat berkendara, terutama pada waktu dini hari yang rawan kecelakaan. ***Hamdan
Share:

Jumat, 20 Maret 2026

Warga Nangkasuni Gelar Halal Bihalal Idul Fitri, Berlangsung Khidmat di Lapangan Kimia Farma

Bandung, kabarciepat.com – Suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan terasa dalam kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri yang digelar oleh warga Nangkasuni, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.

Acara yang berlangsung di Lapangan Kimia Farma, Jalan Raya Cihampelas No. 14 ini turut dihadiri oleh Pimpinan Redaksi kabarciepat.com Asep Solihin, S.H., bersama masyarakat setempat yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan sejak awal hingga selesai.

Kegiatan ini menghadirkan penceramah Maman Wariaman yang menyampaikan tausiyah penuh makna tentang pentingnya menjaga silaturahmi, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan keimanan setelah menjalankan ibadah Ramadan.

Dalam suasana yang hangat dan religius, warga tampak khusyuk menyimak ceramah serta saling bermaafan sebagai bentuk implementasi nilai-nilai Idul Fitri. Momentum ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antarwarga serta tokoh masyarakat.

Pimpinan Redaksi kabarciepat.com dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu memperkuat nilai kebersamaan dan kekompakan di tengah masyarakat.

“Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap tahunnya sebagai wadah mempererat silaturahmi dan menjaga keharmonisan warga,” ujarnya.

Acara Halal Bihalal pun berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan hingga akhir kegiatan.***Red
Share:

SMP 1 Tirtamulya Diduga Menuai Sorotan, Diduga Menjual Pakaian Seragam kepada Siswa

Tirtamulya — Sebuah sekolah menengah pertama negeri, SMP 1 Tirtamulya, tengah menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan praktik penjualan pakaian seragam kepada siswa. Informasi ini mencuat dari sejumlah orang tua siswa yang mengaku merasa terbebani dengan kewajiban pembelian seragam melalui pihak sekolah.

Beberapa wali murid menyampaikan bahwa mereka tidak diberikan kebebasan untuk membeli seragam di luar, melainkan diarahkan untuk membelinya langsung dari sekolah dengan harga yang dinilai lebih tinggi dibandingkan pasaran. “Kami berharap ada transparansi. Kalau memang boleh beli di luar, seharusnya tidak dipersulit,” ujar salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya.

Menanggapi hal tersebut, pihak sekolah membantah adanya unsur paksaan dalam penjualan seragam. Salah satu perwakilan sekolah menjelaskan bahwa penyediaan seragam dilakukan untuk memudahkan orang tua dan memastikan keseragaman kualitas serta model pakaian siswa. “Kami hanya memfasilitasi. Tidak ada kewajiban mutlak, namun mungkin terjadi miskomunikasi di lapangan,” ujarnya.

Melanggar Aturan dan Berpotensi Pidana
‎jika terbukti  penjualan seragam oleh  para oknum  di sekolah ini jelas-jelas bertentangan dengan sejumlah regulasi pendidikan di Indonesia. Beberapa ketentuan hukum yang diduga dilanggar meliputi
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, sebagaimana telah diubah dengan PP Nomor 66 Tahun 2010, khususnya Pasal 181, yang menyatakan bahwa
"Pendidik dan tenaga kependidikan, baik perseorangan maupun kolektif, dilarang menjual pakaian seragam atau bahan pakaian seragam di satuan pendidikan."
‎ 
‎Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 45 Tahun 2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah, Pasal 4 menggarisbawahi
‎    "Pengadaan Pakaian Seragam Sekolah diusahakan sendiri oleh orang tua atau wali peserta didik."
‎ Meskipun beberapa peraturan daerah atau kebijakan lokal mungkin memperbolehkan pengadaan seragam ciri khas (seperti batik atau olahraga) oleh sekolah, larangan penjualan seragam oleh pendidik dan tenaga kependidikan tetap menjadi pedoman utama. Selain itu, Permendikbud Nomor 50 Tahun 2022 tentang Pakaian Seragam Sekolah bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah juga menegaskan bahwa pengadaan seragam menjadi tanggung jawab orang tua/wali.


Sementara itu, pihak Dinas Pendidikan setempat dikabarkan akan melakukan penelusuran lebih lanjut terkait dugaan ini. Mereka menegaskan bahwa sesuai aturan, sekolah negeri tidak diperkenankan menjadikan penjualan seragam sebagai kegiatan yang bersifat wajib atau mengikat.

Pengamat pendidikan menilai bahwa kasus seperti ini kerap terjadi dan perlu pengawasan lebih ketat. Transparansi serta komunikasi antara sekolah dan orang tua menjadi kunci untuk menghindari kesalahpahaman.

Hingga saat ini, belum ada kesimpulan resmi terkait dugaan tersebut. Namun, masyarakat berharap agar persoalan ini segera ditindaklanjuti secara objektif demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan. ***ansori
Share:

Kamis, 19 Maret 2026

Pemungut Koin Tertabrak Bus di Pantura, Meninggal Dunia

Pantura, kabarciepat.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Pantura pada dini hari yang mengakibatkan seorang warga meninggal dunia. Korban diketahui merupakan pemungut koin yang biasa beraktivitas di sekitar jalan tersebut. Jumat, 20/3/2026

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban tertabrak sebuah bus saat berada di badan jalan. Kerasnya benturan membuat korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan penanganan dengan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban. Jenazah korban kemudian dibawa untuk penanganan lebih lanjut.

Aktivitas pemungutan koin yang kerap dilakukan warga di jalur Pantura memang berisiko tinggi, mengingat padatnya arus kendaraan, terutama pada malam hingga dini hari.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas berbahaya di jalan raya yang dapat mengancam keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Sementara itu, kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan pihak berwenang.***Hamdan
Share:

Jumat, 06 Maret 2026

Bupati Cianjur Kunjungi Keluarga Korban Kekerasan di Cugenang, Tekankan Kepedulian terhadap Warga Rentan

Cianjur, kabarciepat.com – Bupati Cianjur mengunjungi keluarga almarhum MI (56), korban dugaan penganiayaan yang terjadi di Desa Talaga, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap keluarga korban yang tengah berduka.

Dalam kunjungannya, Bupati mengecek langsung kondisi keluarga almarhum sekaligus memberikan bantuan serta santunan kepada pihak keluarga. Ia juga menyempatkan diri bertemu dengan ibunda almarhum yang selama ini dirawat oleh MI.

Kepada wartawan, Bupati menyampaikan rasa keprihatinannya atas peristiwa tragis yang menimpa warga tersebut. Ia menekankan pentingnya kepedulian terhadap masyarakat yang berada dalam kondisi rentan.

“Jangan sampai karena ketidakmampuan, karena kemiskinan, karena ketidakberdayaan, terjadi hal-hal seperti ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk hadir dan melindungi masyarakat, terutama warga yang mengalami keterbatasan ekonomi dan sosial.

“Kita sebagai pemerintah punya tanggung jawab. Kita harus introspeksi diri, kita harus bekerja lebih ekstra lagi dan menjaga masyarakat agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati menyatakan bahwa pemerintah daerah akan segera menginstruksikan dinas-dinas terkait untuk lebih peka terhadap kondisi masyarakat.

“Kami mulai dari sekarang akan memerintahkan kepada dinas terkait, termasuk Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta instansi lainnya agar memiliki kepekaan terhadap warga yang memiliki kondisi ketidakmampuan dan kerentanan. Termasuk pihak kecamatan, desa, hingga RT dan RW untuk memperhatikan warganya,” katanya.

Pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kepedulian dan perlindungan terhadap warga rentan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Sebelumnya diberitakan, nasib tragis dialami MI (56), warga Desa Talaga, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Ia meninggal dunia pada Senin (2/3/2026), diduga akibat penganiayaan setelah dituduh mencuri dua buah labu siam.

Pihak kepolisian telah mengamankan terduga pelaku berinisial UA (41). Saat ini, UA tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik di Mapolsek Cugenang.
Kapolsek Cugenang, Kompol Usep Nurdin, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula pada Sabtu sore (28/2/2026). Saat itu, pelaku memergoki korban sedang mengambil labu siam di kebun miliknya.
Diduga emosi, pelaku kemudian mengejar korban hingga ke depan rumahnya dan melakukan tindakan kekerasan.
“Kejadiannya pada Sabtu sore di depan rumah korban, dan pada Senin korban meninggal dunia,” ujar Usep.

Korban dilaporkan dipukul menggunakan tangan kosong serta ditendang berulang kali hingga mengalami luka serius.

“Korban mengalami luka lebam di bagian mata, kepala, dan leher, serta memar di bahu dan lengan. Hidung korban juga sempat berdarah dan korban mengalami muntah-muntah,” jelasnya.

Kasus tersebut saat ini masih dalam penanganan pihak kepolisian guna proses hukum lebih lanjut.***Red
Share:

Polisi Ungkap Pembunuhan Anak di Cipatat, Pelaku Ternyata Kakak Tiri Korban

Cimahi, kabarciepat.com – Aparat kepolisian dari Polsek Cipatat bersama Unit Resmob Satreskrim Polres Cimahi berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang anak berinisial AS (12) yang terjadi di wilayah Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Selasa (3/3/2026).

Pelaku diketahui berinisial MZ (28), yang merupakan kakak tiri korban. Ia berhasil diamankan oleh tim gabungan kepolisian hanya beberapa jam setelah kejadian.

Kapolres Cimahi, Niko N Adiputra, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku melakukan aksi tersebut dengan cara mengambil satu buah golok dari rumahnya sebelum mendatangi korban.

“Tersangka terlebih dahulu mengambil satu buah golok dari rumahnya, kemudian mendatangi korban dan melakukan penganiayaan berat dengan menggorok leher korban, menusuk bagian punggung sebanyak dua kali, serta menyayat tangan korban hingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar Kapolres.

Setelah melakukan aksinya, pelaku sempat melarikan diri ke wilayah Cianjur. Namun berkat gerak cepat aparat kepolisian, pelaku berhasil ditangkap tidak lama setelah kejadian oleh Unit Resmob Satreskrim Polres Cimahi bersama anggota Polsek Cipatat.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Cimahi guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami motif di balik tindakan tragis yang mengakibatkan hilangnya nyawa seorang anak tersebut.

Pihak kepolisian memastikan kasus ini akan diproses secara tegas sesuai dengan hukum yang berlaku. ***Red

Share:

Bupati Bandung Ajak Masyarakat Budayakan Belanja di Pasar Rakyat

Kabupaten Bandung, kabarciepat.com — Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengajak masyarakat untuk kembali membudayakan berbelanja di pasar rakyat sebagai bagian dari upaya menggerakkan perekonomian daerah sekaligus memperkuat keberadaan para pelaku usaha kecil dan menengah.

Menurutnya, pasar rakyat bukan sekadar tempat transaksi jual beli kebutuhan pokok sehari-hari, tetapi juga menjadi ruang penting bagi para pedagang lokal untuk bertahan dan berkembang. Dengan berbelanja di pasar rakyat, masyarakat secara langsung turut membantu menjaga perputaran ekonomi di tingkat daerah.

“Mari kita budayakan berbelanja di pasar rakyat untuk kebutuhan sehari-hari. Jangan biarkan denyut nadi ekonomi kita berhenti. Mari ramaikan lagi pasar rakyat kebanggaan kita,” ujar Dadang Supriatna.

Ia menegaskan bahwa keberadaan pasar rakyat memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat. Selain harga yang relatif terjangkau, produk yang dijual di pasar rakyat juga banyak berasal dari hasil produksi lokal yang mendukung keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional, diharapkan roda perekonomian lokal semakin bergerak dan para pedagang kecil dapat terus berkembang.

Pemerintah Kabupaten Bandung pun mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai produk lokal serta menjadikan aktivitas berbelanja di pasar rakyat sebagai budaya yang terus dijaga.

“Ayo Wargi, cintai produk lokal, ramaikan pasar rakyat, dan jadikan belanja sebagai langkah kecil yang berdampak besar bagi UMKM Kabupaten Bandung,” pungkasnya.**Red

Share:

Selasa, 03 Maret 2026

Polsek Cipatat Ungkap Kasus Dugaan Pembunuhan Anak di Desa Cipatat

Cipatat, 4 Maret 2026 – Kapolsek Cipatat, Kompol Iwan Setiawan, SH., MH., CPHR, menyampaikan keterangan resmi terkait peristiwa tragis yang terjadi di Kampung Warungtiwu RT 02 RW 16 Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB.  

Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun, Azmi Sani Alfarisy, siswa SDN 1 Sukarame Cipatat, ditemukan meninggal dunia oleh ibunya dengan kondisi berlumuran darah akibat luka sayatan benda tajam. Saat itu, sang ibu baru pulang dari pengajian dan tidak mendapati anaknya di lantai bawah rumah. Ketika naik ke lantai dua, ia mendapati kasur dalam posisi terbalik. Setelah kasur diangkat, korban ditemukan dalam keadaan mengenaskan. 

Dugaan Awal

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Polsek Cipatat bersama Tim Inafis Polres Cimahi, diketahui bahwa telepon genggam milik korban tidak ditemukan. Dugaan sementara, korban dibunuh oleh pelaku yang bermaksud mengambil barang tersebut.  

Perkembangan Penyelidikan

Setelah dilakukan pemeriksaan intensif dan penelusuran mendalam, aparat kepolisian mengarah pada dugaan keterlibatan Fahmi, kakak kandung korban seibu. Dengan dukungan alat bukti yang valid, pihak kepolisian memastikan bahwa pelaku adalah kakak korban sendiri.  

Kapolsek Cipatat menegaskan bahwa tindakan ini merupakan perbuatan yang sangat tidak manusiawi, terlebih terjadi di bulan suci Ramadhan yang seharusnya menjadi momentum memperbanyak amal ibadah.  

Tindak Lanjut

Korban telah dibawa ke RS Sartika Asih Bandung untuk dilakukan identifikasi, autopsi, dan visum. Setelah proses tersebut selesai, jenazah akan dimakamkan di pemakaman Cimahi, kampung halaman ayah kandungnya.  

Pernyataan Resmi

Kapolsek Cipatat menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan terus mengembangkan penyelidikan dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. “Kami berkomitmen mengungkap kasus ini secara tuntas dan memberikan keadilan bagi korban serta keluarga,” tegas Kompol Iwan Setiawan. ***Iki

Share:

Rabu, 25 Februari 2026

Pemkab Bandung Barat Lantik Ratusan Pejabat, Pengisian Jabatan Dilakukan Bertahap

Bandung Barat, kabarciepat.com – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melaksanakan pelantikan ratusan pejabat di lingkungan Pemkab Bandung Barat, Kamis (26/2/2026) di Ngamprah.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak sekitar 190 pejabat resmi dilantik, yang terdiri dari pejabat fungsional dan pejabat struktural. Pejabat fungsional yang dilantik berasal dari unsur tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, serta perangkat daerah lainnya, sementara pejabat struktural yang dilantik merupakan tenaga administrator setingkat eselon III A.

Prosesi pelantikan pejabat fungsional dilaksanakan secara daring, sedangkan pejabat struktural dilantik secara langsung dan disaksikan para kepala perangkat daerah.

Bupati Bandung Barat menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran dan penguatan organisasi pemerintahan daerah. Meski demikian, masih terdapat sejumlah jabatan yang belum terisi.

Untuk mengisi kekosongan tersebut, pemerintah daerah akan melakukan rotasi dan mutasi secara bertahap. Pengisian jabatan selanjutnya direncanakan mencakup administrator eselon III B serta Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) setingkat eselon II.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan telah melalui mekanisme sesuai ketentuan perundang-undangan dan menerapkan sistem merit, termasuk melalui pemetaan kebutuhan organisasi, evaluasi kinerja, serta pembahasan oleh Tim Penilai Kinerja (TPK).

Pemerintah daerah berharap para pejabat yang dilantik dapat bekerja secara profesional, bertanggung jawab, serta solid dalam menjalankan tugasnya, sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan optimal.

Berikut sejumlah nama-nama pejabat yang telah dilantik seperti,

‎1. A M Hikmat menjadi Camat Batujajar

‎2. Aang Nugraha menjadu Sekretaris pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan

‎3. Agnes Virganty menjadi Sekretaris pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik

‎4. Agus Achmad Setiawan Camat pada Kecamatan Sindangkerta

‎5. Agus Ganjar Hidayat menjadi Camat pada Kecamatan Parongpong

‎6. Agus Mulya menjadi Sekretaris pada Dinas Perikanan dan Peternakan

‎7. Andri Hadiyanto menjadi Sekretaris pada Badan Keuangan dan Aset Daerah

‎8. Asep Haris Kosaman menjadi Camat Gununghalu

‎9. Asep Mohamad Azhar menjadi Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

‎10. Asep Nirwan Permana menjadi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah

‎11. Asep Wahidin Sudiro menjadi Sekretaris pada Dinas Pemuda dan Olahraga

‎12. Badrul Muin menjadi Camat pada Kecamatan Rongga

‎13. Bahtiar Rifai menjadi Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan pada Sekretariat Daerah

‎14. Budiyono menjadi Sekretaris pada Inspektorat Daerah

‎15. Darmawan menjadi Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

‎16. Dewi Nur Anggraeni menjadi Kepala Bagian Organisasi pada Sekretariat Daerah

‎17. Edy Syafrudin menjadi Sekretaris pada Dinas Pendidikan

‎18. Erik Harisma menjadi Kepala Bagian Perekonomian pada Sekretariat Daerah

‎19. Hadian Sundara menjadi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan pada Sekretariat Daerah

‎20. Hari Mustika Jachja menjadi Camat pada Kecamatan Ngamprah

‎21. Hendi Setiadi menjadi Camat pada Kecamatan Padalarang

‎22. Herman Permadi menjadi Camat pada Kecamatan Cipatat

‎23. Herry Heryana menjadi Camat pada Kecamatan Cipeundeuy

‎24. Ilman Suherlan menjadi Camat pada Kecamatan Cipongkor

‎25. Iwan Mustawan Azis menjadi Camat pada Kecamatan Cisarua

‎26. dr. Lia Nurliana menjadi Sekretaris pada Dinas Kesehatan

‎27. Muhammad Dany Rizal menjadi Kepala Bagian Tata Pemerintahan pada Sekretariat Daerah

‎28. R Ritta Dewi Puspita menjadi Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

‎29. dr. Raden Nurul Rasihan Risalah menjadi Direktur pada RSUD Lembang

‎30. Retno Handayani menjadi Kepala Bagian Hukum pada Sekretariat Daerah

‎31. Hj Rina Marlina menjadi Sekretaris pada Badan Pendapatan Daera

‎32. Rochmat Bahtiar menjadi Sekretaris pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

‎33. Dr Rustiyana menjadi Sekretaris pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

‎34. Sulaena Faisal menjadi Sekretaris pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah

‎35. Wewen Surwenda menjadi Sekretaris pada Dinas Sosial

‎36. Yulia Purnamasanti menjadi Sekretaris pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia

‎37. Yusef Ahmad Darajat menjadi Sekretaris pada Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah

‎38. Zamila Floreta menjadi Sekretaris pada Dinas Lingkungan Hidup. **red

Share:

Segmen 900 Meter Lingkar Cianjur Di-Overlay, PPK 2.1 Jabar Targetkan Rampung Sebelum H-10 Lebaran

Cianjur, kabarciepat.com – Pemerintah melalui PPK 2.1 Jawa Barat melakukan pekerjaan overlay pada segmen sepanjang 900 meter di ruas Lingkar Cianjur yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup berat dan sempat menjadi sorotan masyarakat.

Pengawas Lapangan PPK 2.1 Jabar, Warso, menyampaikan bahwa pekerjaan ini difokuskan pada titik-titik jalan yang berlubang dan mengalami penurunan kualitas aspal.

“Untuk segmen ini kurang lebih 900 meter, kita lakukan minimal satu lapis overlay dengan ketebalan 4 cm, terutama di titik yang rusak berat dan berlubang,” ujar Warso.

Ia menjelaskan, pekerjaan dimulai pada Sabtu (21/2) dan ditargetkan selesai paling lambat Sabtu pekan ini, dengan harapan seluruh perbaikan sudah tuntas sebelum H-10 Lebaran. Target tersebut termasuk menutup seluruh lubang yang ada di ruas tersebut demi memastikan keamanan pengguna jalan. Rabu, 25/02/2026

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari instruksi agar seluruh ruas jalan nasional dalam kondisi baik menjelang arus mudik.

“Menjelang Lebaran, seluruh ruas harus sudah dalam kondisi mantap. Harapannya masyarakat dan pemudik bisa nyaman, aman, dan selamat sampai tujuan,” tambahnya.

Pekerjaan overlay ini menggunakan ketebalan aspal 4 cm sesuai spesifikasi teknis. Setelah pengerjaan selesai, akan dilakukan uji kualitas melalui metode pengeboran (boring) guna memastikan ketebalan dan mutu sesuai standar.

Pengawasan dilakukan setiap hari oleh konsultan pengawas serta tim dari PU. Selain itu, pihak penyedia jasa juga memiliki masa pemeliharaan setelah PHO (Provisional Hand Over) sebagai bentuk tanggung jawab terhadap hasil pekerjaan.

Proyek ini didanai melalui APBN dan dikerjakan oleh PT Laksana. Meski papan proyek tidak terlihat tepat di titik pekerjaan 900 meter tersebut, Warso menjelaskan bahwa papan informasi ditempatkan di titik awal ruas karena proyek mencakup beberapa wilayah.

Masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan atau masukan terkait pekerjaan ini dapat memanfaatkan aplikasi pengaduan resmi Kementerian PU bernama JAKI (Jalan Kaki).

Dengan adanya overlay pada segmen ini, diharapkan kondisi jalan Lingkar Cianjur kembali layak dan aman dilalui menjelang arus mudik Lebaran.**riki

Share:

Sabtu, 14 Februari 2026

SMP Al Barokah Sindangkerta Terima Bantuan Revitalisasi dari Pemerintah Tahun 2025

 

Bandung Barat, kabarciepat.com  –  SMP Al Barokah Sindangkerta yang beralamat di Kp. Pasir Nangka RT 04 RW 04, Desa Cikadu, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan program revitalisasi yang diterima dari Pemerintah pada tahun 2025.

Bantuan revitalisasi ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan representatif bagi para siswa dan tenaga pendidik.

Kepala SMP Al Barokah Sindangkerta, Saepul Latip, M.Pd, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah atas perhatian dan dukungan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah atas bantuan revitalisasi yang diberikan kepada SMP Al Barokah Sindangkerta. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dalam meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan dan mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal,” ujarnya.

Dengan adanya program revitalisasi ini, diharapkan mutu pendidikan di SMP Al Barokah Sindangkerta semakin meningkat serta mampu mencetak generasi yang unggul, berakhlak, dan berdaya saing.

Pihak sekolah juga berkomitmen untuk memanfaatkan bantuan tersebut secara maksimal dan bertanggung jawab demi kemajuan pendidikan di wilayah Kabupaten Bandung Barat.***Ghani

Share:

Libur Jelang Ramadan, Jalan Raya Provinsi Menuju Padalarang Macet

 


Cipatat, Bandung Barat. kabarciepat.com — Arus lalu lintas di jalan raya provinsi menuju Padalarang terpantau mengalami kemacetan pada momen libur menjelang Ramadan. Kepadatan kendaraan terlihat mulai dari wilayah Cimerang, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Sabtu,14/02/2026

Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean kendaraan didominasi mobil pribadi, sepeda motor, serta kendaraan angkutan barang. Laju kendaraan tersendat terutama di titik-titik penyempitan jalan dan kawasan pertokoan warga.

Selain meningkatnya volume kendaraan, aktivitas keluar-masuk kendaraan dari sisi jalan serta kendaraan berat yang melintas turut memperlambat arus lalu lintas. Pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, dan mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.

Hingga berita ini diturunkan, arus kendaraan masih terpantau padat merayap menuju arah Padalarang. ***Red

Share:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa