Korban sebelumnya ditemukan meninggal dunia di bagian bawah jembatan dengan kedalaman sekitar 50 meter dari rel kereta api, setelah diduga tersenggol kereta saat berjalan atau menyeberangi jembatan di kawasan Jalan Cikampek–Padalarang, Kampung Sumurbandung.
Setelah dilakukan proses identifikasi oleh tim INAFIS Polres Cimahi, identitas korban akhirnya mulai menemukan titik terang. Korban diduga berasal dari Sukanegara, Kabupaten Cianjur.
Petugas menyampaikan bahwa proses identifikasi dilakukan melalui serangkaian metode, termasuk pemeriksaan sidik jari dan pendalaman data di lapangan.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras tim INAFIS dan jajaran Polres Cimahi, identitas korban mulai terdeteksi. Diduga korban berasal dari Sukanegara, Kabupaten Cianjur,” ujar petugas.
Meski demikian, untuk nama lengkap dan data detail korban masih dalam proses verifikasi guna memastikan keakuratan sebelum disampaikan secara resmi kepada publik dan pihak keluarga.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa penanganan dilakukan secara cepat dan profesional sejak awal kejadian, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), evakuasi, hingga proses identifikasi.
“Setiap kejadian menonjol di wilayah hukum Polres Cimahi akan kami tangani secara sigap bersama tim INAFIS untuk memastikan penanganan yang maksimal,” tambah petugas.
Sementara itu, jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut sambil menunggu proses identifikasi окончal dan penyerahan kepada pihak keluarga.
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur rel kereta api, terlebih di area berbahaya seperti jembatan, karena berisiko tinggi dan dapat berujung fatal.
Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna memastikan kronologi pasti kejadian. ***Red






0 comments:
Posting Komentar