Kabarciepat.com || Bandung Barat — Menanggapi pemberitaan di kabarciepat.com berjudul “Diduga Langgar SOP, Rekrutmen Relawan SPPG Cipatat 2 Tuai Sorotan Warga”, pihak pengelola SPPG Cipatat 2 menyampaikan klarifikasi resmi. Selasa, 4/5/2026
Perwakilan pengelola operasional yang juga bertugas sebagai asisten lapangan (aslap), Ujang Kuswara, menegaskan bahwa sejak awal proses rekrutmen telah diupayakan dengan komitmen kuat untuk memprioritaskan warga di sekitar lokasi operasional.
“Komitmen kami jelas, 60 persen untuk warga setempat. Bahkan beberapa pelamar dari luar terpaksa dibatalkan demi memprioritaskan masyarakat sekitar,” ujar Ujang Kuswara.
Dari total relawan yang direkrut, sekitar 20 orang merupakan warga lingkungan terdekat. Jika dihitung dengan cakupan wilayah ciptaharja Cipatat, kabupaten Bandung Barat, jumlahnya mencapai kurang lebih 33 orang. Hal ini, menurutnya, telah mendekati komitmen yang sejak awal dipegang.
Proses rekrutmen saat ini telah dinyatakan final. Adapun calon relawan yang tidak mengisi daftar kehadiran pada tahapan sebelumnya, dianggap mengundurkan diri sesuai mekanisme yang berlaku.
Ujang Kuswara juga menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab langsung dalam pengawasan operasional di lokasi, mulai dari bahan baku masuk hingga proses kerja di dapur.
Selain itu, saat ini SPPG Cipatat 2 masih membutuhkan satu orang kepala dapur yang memiliki sertifikat koki resmi, dan membuka kesempatan bagi warga sekitar yang memenuhi kualifikasi tersebut.
Terkait tudingan pelanggaran SOP, pihak pengelola menyampaikan bahwa informasi yang beredar masih bersifat dugaan dan belum menggambarkan kondisi faktual di lapangan secara menyeluruh. Pihaknya terbuka untuk klarifikasi dan evaluasi demi perbaikan ke depan.
Sebagai penutup, pengelola berharap seluruh proses operasional SPPG Cipatat 2 dapat berjalan lancar, transparan, serta tetap berpihak kepada masyarakat sekitar sesuai tujuan program.
Untuk informasi lebih lanjut:
Ujang Kuswara — Perwakilan Pengelola Operasional / Asisten Lapangan SPPG Cipatat 2. ***Red






0 comments:
Posting Komentar