kabarciepat.com || Bandung Barat — Warga yang tinggal di sekitar bantaran Waduk Saguling, tepatnya di Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, mengaku resah akibat ledakan populasi nyamuk yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas dan kenyamanan masyarakat, terutama pada sore hingga malam hari. Jumat, 8/5/2026
Serangan nyamuk dilaporkan telah menyebar ke sedikitnya empat kampung yang berada di empat RW berbeda di wilayah Desa Rancapanggung. Warga menyebut jumlah nyamuk meningkat drastis dibandingkan sebelumnya dan sulit dikendalikan.
Diduga, meningkatnya populasi nyamuk berkaitan dengan menumpuknya tanaman eceng gondok yang menutupi sebagian area perairan Waduk Saguling. Tumpukan eceng gondok tersebut diyakini menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk sehingga jumlahnya terus bertambah.
Kepala Desa Rancapanggung, Asep Sukma Jaya, membenarkan adanya keluhan warga terkait serangan nyamuk tersebut. Menurutnya, fenomena itu mulai dirasakan masyarakat sejak sekitar dua hingga tiga bulan terakhir.
“Awalnya hanya dirasakan warga yang tinggal dekat waduk, namun sekarang nyamuk sudah mulai masuk dan menyebar ke permukiman warga di beberapa kampung,” ujar Asep.
Warga berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk segera melakukan penanganan, baik melalui pembersihan eceng gondok maupun upaya pengasapan (fogging), agar populasi nyamuk tidak semakin meningkat dan menimbulkan gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar.
Selain mengganggu kenyamanan, warga juga khawatir serangan nyamuk dapat memicu munculnya penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk, terutama saat musim cuaca tidak menentu seperti sekarang.***Red






0 comments:
Posting Komentar