KabarCiepat.com || Bandung Barat – Pemerintah Desa Mandalasari, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, menggelar peringatan Milangkala ke-42 Desa Mandalasari dengan penuh kemeriahan pada Sabtu (18/7/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Kampung Pareang Kolot RW 01 tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Mandalasari, Ahmad Subehi, dan diikuti ribuan warga dari berbagai kalangan.
Perayaan hari jadi desa diawali dengan Gerak Jalan Sehat bertajuk "Ngaprak Lembur" yang menjadi magnet utama acara. Peserta berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari pelajar Sekolah Dasar putra dan putri hingga masyarakat lanjut usia (lansia). Antusiasme warga terlihat begitu tinggi hingga jumlah peserta membludak memenuhi rute gerak jalan.
Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, panitia membagikan kupon undian kepada seluruh peserta yang kemudian diundi untuk memperebutkan berbagai hadiah menarik. Suasana kebersamaan dan kegembiraan semakin terasa ketika masyarakat mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Kepala Desa Mandalasari, Ahmad Subehi, menyampaikan bahwa peringatan Milangkala bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk mempererat persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta mengajak seluruh masyarakat terus berpartisipasi dalam pembangunan desa.
Milangkala ke-42 juga menjadi kesempatan untuk mengenang sejarah berdirinya Desa Mandalasari. Sebelum tahun 1980, wilayah Mandalasari dan Mandalawangi masih menjadi bagian dari Desa Rajamandala Kulon. Pada tahun 1980 dilakukan pemekaran hingga terbentuk Desa Mandalawangi. Empat tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1984, Desa Mandalawangi kembali dimekarkan menjadi dua desa dengan batas Jalan Raya Utama Rajamandala. Dari proses itulah lahir Desa Mandalasari yang kini telah memasuki usia ke-42.
Selama empat dekade lebih, Desa Mandalasari terus mengalami perkembangan di berbagai sektor. Di bawah kepemimpinan Ahmad Subehi, pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan, sementara pembangunan dan pembinaan sosial kemasyarakatan berjalan dengan baik sehingga tercipta kondisi desa yang aman, solid, dan kondusif.
Melalui peringatan Milangkala ke-42 ini, Pemerintah Desa berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipelihara sebagai modal utama dalam mewujudkan Desa Mandalasari yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. ***Red






0 comments:
Posting Komentar