KABARCIEPAT.COM | BANDUNG BARAT – Car Free Day (CFD) yang dipadukan dengan Pasar Minggu Pagi resmi diluncurkan di ruas Jalan Lama Rajamandala, mulai dari Kampung Tagog hingga Kampung Kiara Kidul, Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (26/7/2026).
Peresmian hari pertama ditandai dengan prosesi gunting pita oleh Ketua Forum RW Desa Mandalawangi, Syafrijal, didampingi Ketua Pelaksana bersama Keluarga Besar Pedagang Keliling Kecamatan Cipatat sebagai simbol dimulainya kegiatan yang bertujuan memberdayakan pedagang keliling dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Cipatat.
Kegiatan Car Free Day akan digelar secara rutin setiap hari Minggu mulai pukul 06.00 WIB hingga 11.00 WIB, dengan memanfaatkan ruas Jalan Lama Rajamandala dari Kampung Tagog hingga Jalan Cagak Kiara.
Selain menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan menikmati kawasan bebas kendaraan bermotor, Pasar Minggu Pagi juga diproyeksikan mampu menampung sekitar 400 stan UMKM lokal, sehingga diharapkan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Cipatat.
Ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan, mulai dari penyusunan proposal perizinan, struktur kepanitiaan, konsep pelaksanaan kegiatan, hingga rencana rekayasa lalu lintas dan jalur evakuasi. Panitia berharap kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Forkopimcam Cipatat melalui pemberian izin keramaian serta rekomendasi pelaksanaan agar kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan.
Desa Mandalawangi dinilai memiliki posisi strategis karena berada di jalur penghubung antarkecamatan. Potensi tersebut menjadi modal besar dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif sekaligus menghadirkan ruang publik yang sehat, nyaman, dan ramah lingkungan.
Melalui penyelenggaraan Car Free Day dan Pasar Minggu Pagi, panitia menargetkan beberapa tujuan, di antaranya meningkatkan kesehatan masyarakat, memperkuat perekonomian pelaku UMKM, mempererat semangat gotong royong, memperkuat sinergi antara masyarakat dengan pemerintah desa, serta menghadirkan sarana edukasi bagi program pemerintah, kepolisian, dan instansi terkait.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Cipatat Kompol DMS. Andriani Sapin, S.Pd., M.H.I., perwakilan Kecamatan Cipatat, Koramil Cipatat, Pemerintah Desa Mandalawangi, BPD, para Ketua RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, Karang Taruna, serta unsur masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Kapolsek Cipatat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, keberadaan Pasar Minggu Pagi tidak hanya menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan perekonomian, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang positif bagi masyarakat.
Kapolsek juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) selama kegiatan berlangsung. Selain itu, ia mengimbau para pedagang maupun pengunjung agar menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan sehingga kawasan Car Free Day tetap bersih, nyaman, dan menjadi contoh ruang publik yang sehat.
Dengan diluncurkannya Car Free Day dan Pasar Minggu Pagi ini, Desa Mandalawangi diharapkan memiliki destinasi baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, memperkuat kebersamaan warga, sekaligus menjadi ikon kegiatan masyarakat di Kecamatan Cipatat.






0 comments:
Posting Komentar