Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Jumat, 31 Juli 2026

Tokoh Masyarakat Rancasari Sampaikan Apresiasi dan Doa dalam Acara Purna Tugas Kapolsek Kompol Herman Junaeni


KabarCiepat.com || BANDUNG – Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai acara pelepasan serta purna tugas Kapolsek Rancasari, Kompol Herman Junaeni, S.H., beserta keluarga yang digelar di Kecamatan Rancasari, Kota Bandung. Pada kesempatan tersebut, tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama memimpin Polsek Rancasari sejak Januari 2025.

Mewakili masyarakat Kecamatan Rancasari, Rahmat Hendarlan, A.Md., menyampaikan pidato perpisahan yang berisi ungkapan terima kasih, penghormatan, serta doa bagi Kompol Herman Junaeni yang memasuki masa purna tugas. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimcam, di antaranya Camat Rancasari, Danramil, jajaran Polsek Rancasari, tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Rahmat Hendarlan menilai kepemimpinan Kompol Herman Junaeni telah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Menurutnya, selama bertugas, Kapolsek selalu hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi, mulai dari penyelesaian konflik warga, pengamanan kegiatan kemasyarakatan, hingga penanganan bencana.

"Beliau bukan hanya menjalankan tugas sebagai anggota Polri, tetapi juga menjadi sosok pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Saat terjadi tawuran, beliau turun langsung ke lapangan. Ketika banjir melanda, beliau ikut mengevakuasi warga. Dalam setiap kegiatan masyarakat, beliau selalu menggandeng seluruh elemen, termasuk Karang Taruna, organisasi kemasyarakatan, dan tokoh warga," ungkap Rahmat.

Ia menambahkan bahwa kondusivitas wilayah Kecamatan Rancasari merupakan hasil kerja sama yang baik antara Polsek Rancasari dengan seluruh komponen masyarakat di bawah kepemimpinan Kompol Herman Junaeni beserta jajarannya.

Pada kesempatan tersebut, masyarakat juga menyampaikan ucapan selamat memasuki masa purna tugas. Menurut Rahmat, pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal pengabdian dalam ruang yang berbeda.

"Pensiun bukan berarti berhenti mengabdi. Dari menjaga keamanan negara, kini beliau akan lebih banyak mengabdikan diri kepada keluarga dan masyarakat. Semangat 'Sekali Bhayangkara, Tetap Bhayangkara' akan terus melekat dan menjadi teladan bagi kami semua," katanya.

Selain menyampaikan apresiasi, Rahmat juga mewakili warga Kecamatan Rancasari menyampaikan permohonan maaf apabila selama berinteraksi terdapat sikap maupun perkataan yang kurang berkenan di hati Kompol Herman Junaeni beserta keluarga. Ia berharap tali silaturahmi tetap terjalin meskipun masa dinas telah berakhir.

Menutup sambutannya, Rahmat Hendarlan memanjatkan doa agar Kompol Herman Junaeni beserta keluarga senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, rezeki yang melimpah, serta kebahagiaan dalam menjalani masa purna tugas.

"Bapak boleh melepas seragam, tetapi tidak akan pernah lepas dari hati kami, warga Rancasari. Selamat purna tugas dan terima kasih atas seluruh pengabdian yang telah diberikan. Jasa Bapak akan selalu kami kenang, dan semoga menjadi amal jariyah." ***Red
Share:

Kepala Desa Jati Pimpin Kerja Bakti Jumat Bersih, Tampil Santai Demi Maksimal Jaga Kebersihan Lingkungan


KabarCiepat.com | CIANJUR – Semangat gotong royong terus ditunjukkan Pemerintah Desa Jati, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur. Memulai akhir pekan dengan lingkungan yang bersih dan asri telah menjadi budaya sekaligus agenda rutin setiap Jumat pagi di lingkungan Kantor Desa Jati.

Pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, Kepala Desa Jati, Tedi Mulyadi, turun langsung memimpin kegiatan kerja bakti membersihkan halaman dan lingkungan kantor desa bersama perangkat desa.

Kegiatan tersebut bertujuan menciptakan lingkungan pelayanan publik yang bersih, rapi, dan nyaman sehingga masyarakat yang datang mengurus berbagai keperluan administrasi dapat memperoleh pelayanan dalam suasana yang lebih baik.

Menariknya, dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Tedi Mulyadi tampil berbeda dari biasanya. Ia memilih mengenakan kaos singlet agar lebih leluasa saat melakukan pekerjaan fisik dibandingkan menggunakan pakaian dinas resmi.

«"Kalau pakai pakaian resmi tentu agak kaku untuk kerja bakti. Menggunakan kaos singlet jauh lebih leluasa, membuat badan lebih cepat berkeringat, dan pastinya lebih nyaman untuk beraktivitas membersihkan halaman," ujar Tedi Mulyadi di sela-sela kegiatan.»

Menurutnya, kerja bakti bukan sekadar membersihkan lingkungan kantor desa, tetapi juga menjadi bentuk keteladanan kepada masyarakat agar terus membudayakan hidup bersih dan menjaga lingkungan melalui semangat gotong royong.

Pemerintah Desa Jati berharap kegiatan rutin Jumat Bersih ini dapat terus dipertahankan sebagai budaya positif yang mampu menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan, sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat. ***Jhd
Share:

Penantian Panjang Berbuah Hasil, SDN Cadas Leueur Syukuri Realisasi Bantuan Rehabilitasi Sekolah


KabarCiepat.com | BOGOR – Kabar menggembirakan datang bagi keluarga besar SD Negeri Cadas Leueur yang beralamat di Jalan Antam Pongkor KM 07, Cadas Leueur, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Setelah menanti cukup lama, sekolah tersebut akhirnya mulai merealisasikan program rehabilitasi bangunan yang diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan keamanan kegiatan belajar mengajar. Jumat, 31/7/2026

Kepala SD Negeri Cadas Leueur, Juju Juariah, S.Pd., M.M., mengungkapkan rasa syukur atas dimulainya proses rehabilitasi sekolah. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan harapan yang telah lama dinantikan oleh seluruh warga sekolah.

«"Kami sangat bersyukur karena ini adalah penantian yang cukup lama dari warga SDN Cadas Leueur. Alhamdulillah sekarang sudah terealisasi. Meskipun untuk anggaran dan rincian lainnya belum ada kejelasan sepenuhnya, yang terpenting sudah ada aksi nyata. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah dan pihak Dinas Pendidikan yang cepat tanggap langsung turun tangan," ujar Juju.»
  Foto :  istimewa  Kepala SD Negeri Cadas Leueur, Juju Juariah, S.Pd., M.M., 

Pada tahap awal, rehabilitasi difokuskan pada dua ruang kelas, satu ruang guru, dan satu ruang kepala sekolah. Pekerjaan meliputi perbaikan atap, dinding, lantai, serta bagian bangunan lain yang mengalami kerusakan agar kembali layak digunakan. Perbaikan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan kondusif bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Selain menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, Juju juga mengungkapkan bahwa SD Negeri Cadas Leueur masih menghadapi keterbatasan jumlah ruang kelas. Kondisi lahan sekolah yang sempit menjadi tantangan dalam pengembangan sarana pendidikan.

Karena itu, pihak sekolah berharap pemerintah dapat melanjutkan bantuan pembangunan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), khususnya untuk pembangunan ruang kelas baru dengan konsep bertingkat.

«"Sebetulnya kami masih kekurangan ruang kelas. Harapan kami ke depan, mudah-mudahan bantuan ini terus berlanjut, baik dari DAK maupun APBD, sehingga kami dapat membangun ruang kelas bertingkat. Mengingat lahan sekolah yang terbatas, pembangunan secara vertikal menjadi solusi agar kebutuhan ruang belajar dapat terpenuhi dan anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman," jelasnya.»

Dengan dimulainya proyek rehabilitasi ini, SD Negeri Cadas Leueur optimistis kualitas sarana dan prasarana pendidikan akan semakin meningkat. Rehabilitasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan representatif bagi para siswa di Jalan Antam Pongkor KM 07, Cadas Leueur, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. ***Red
Share:

Kamis, 30 Juli 2026

Kapolda Jabar: Penanganan Narkoba dan Miras Harus Jadi Tanggung Jawab Bersama

BANDUNG, KabarCiepat.com – Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, menegaskan bahwa penanganan penyalahgunaan narkotika, obat keras tertentu (OKT), dan minuman keras berbahaya tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Seluruh unsur pemerintah, pemangku kepentingan, hingga masyarakat harus bersinergi demi menyelamatkan generasi muda sebagai penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolda saat menghadiri rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat di Bandung, Kamis (30/7/2026).

"Melalui rapat koordinasi ini, kita ingin membangun komitmen bersama. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menanggulangi peredaran narkoba, obat keras tertentu, maupun minuman keras berbahaya di Jawa Barat," ujar Pipit Rismanto.

Ia menekankan bahwa cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 akan sulit tercapai apabila generasi muda justru menjadi korban penyalahgunaan narkoba, obat-obatan terlarang, maupun minuman keras.

"Pemerintah telah mencanangkan Indonesia Emas 2045. Jangan sampai estafet kepemimpinan bangsa dipegang oleh generasi muda yang menjadi korban miras, korban obat keras terlarang, ataupun korban narkoba. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama," tegasnya.

Untuk itu, Kapolda berharap seluruh pihak dapat memperkuat langkah pencegahan, pengawasan, edukasi, serta penegakan hukum melalui koordinasi lintas sektoral agar peredaran narkoba, OKT, dan minuman keras berbahaya di Jawa Barat dapat ditekan secara maksimal.

Sementara itu, rapat koordinasi yang digelar Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat merupakan upaya memperkuat sinergi antarinstansi dalam penanggulangan penyalahgunaan narkotika, obat keras tertentu (OKT), serta peredaran minuman keras berbahaya di wilayah Jawa Barat.

"Harapan kami, Jawa Barat mampu melahirkan generasi muda yang sehat, produktif, dan bersih dari narkoba serta berbagai zat adiktif lainnya, sehingga dapat menjadi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045," pungkas Kapolda. ***Red
Share:

Sekda Bandung Barat Jelaskan Mekanisme Penyerahan SK Penugasan Kepala Sekolah dan Isu Jual Beli Jabatan

KabarCiepat.com | BANDUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tengah melanjutkan proses pengisian jabatan fungsional serta penyerahan Surat Keputusan (SK) penugasan guru sebagai kepala sekolah. Hingga saat ini, pengisian jabatan belum seluruhnya tuntas lantaran masih ada serangkaian mekanisme yang harus ditempuh sesuai aturan yang berlaku.
 
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir, menyampaikan hal tersebut dalam keterangannya terkait dinamika pengisian jabatan di lingkungan pemerintahan daerah, khususnya di sektor pendidikan.
 
"Ada kecepatan fungsional dan juga penyerahan surat keputusan penugasan guru sebagai kepala sekolah, namun untuk kepala sekolah belum seluruhnya terisi karena memang ada mekanisme yang harus ditempuh. Terkait itu, dari total 6 posisi yang tersisa, Pak Bupati akan mengambil langkah terkait penyelesaiannya. Mungkin mulai besok kita sudah akan menginventarisasi dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan berkaitan dengan kondisi ini, sehingga seluruh jabatan yang kosong dapat terisi dan kita berharap mulai Agustus nanti seluruhnya sudah mulai berjalan sebagaimana mestinya," ujar Ade Zakir.
 
Lebih lanjut ia menjelaskan, proses pelantikan maupun penugasan ini harus menunggu rekomendasi resmi dari Pemerintah Provinsi melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN). "Sebelum terbitnya rekomendasi tersebut, kita belum bisa melangkah lebih jauh. Terkait jadwal pelantikan nantinya, hal itu akan disesuaikan setelah seluruh persyaratan dan rekomendasi terpenuhi," jelasnya.
 
Merespons adanya kemungkinan kekecewaan pihak tertentu terkait hasil penempatan, Sekda menegaskan bahwa kewenangan penetapan siapa yang mengisi posisi mana sepenuhnya adalah hak Bupati Bandung Barat. Hal itu diambil dengan pertimbangan keseimbangan kebutuhan di seluruh satuan kerja perangkat daerah maupun satuan pendidikan.
 
"Perlu saya sampaikan bahwa penetapan ini merupakan kewenangan Bupati untuk menentukan posisi siapa di mana, dan itu memang harus kita hargai. Beliau memandang secara keseluruhan bagaimana kondisi di dinas-dinas maupun satuan pendidikan supaya tercipta keseimbangan. Karena itu saya rasa pelantikan atau penugasan ini memang tidak akan memuaskan semua pihak, namun tentunya ini adalah pilihan terbaik yang diambil untuk kepentingan bersama," tegasnya.
 
Terkait beredarnya isu dugaan jual beli jabatan, Sekda Ade Zakir menegaskan pihaknya membuka selebar-lebarnya bagi masyarakat maupun pihak yang mengetahui hal tersebut untuk melapor. Namun hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk terkait dugaan tersebut.
 
"Kami menyampaikan secara terbuka, apabila ada yang mengetahui atau memiliki bukti adanya jual beli jabatan, silahkan dilaporkan kepada kami. Sangat terbuka untuk itu. Tapi sampai hari ini memang kita juga belum mendengar maupun menerima laporan apapun terkait hal tersebut. Jangan sampai isu-isu hanya sekadar isu belaka, namun pada faktanya tidak terjadi dan tidak ada yang dapat membuktikannya," ujarnya.
 
Secara rinci, susunan jabatan yang tengah ditangani meliputi dua orang untuk jabatan tinggi pratama, 56 orang untuk jabatan administrator, serta 112 guru yang ditugaskan sebagai kepala sekolah di berbagai jenjang pendidikan.
 
Sementara itu, Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Edi Saprudin, S.Pd., menyambut baik penyerahan SK penugasan tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan hal yang luar biasa karena mampu mengurangi angka kekosongan jabatan kepala sekolah yang selama ini terjadi.
 
"Alhamdulillah hari ini Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat melalui Bupati Bandung Barat telah melantik sekaligus menyerahkan SK penugasan guru sebagai kepala sekolah sebanyak 112 orang. Ini satu hal yang luar biasa karena dengan demikian kekosongan jabatan kepala sekolah yang selama ini terjadi dapat berkurang secara signifikan," ungkap Edi Saprudin.
 
Dijelaskannya, dari 112 orang yang menerima SK penugasan, mayoritas mengisi jabatan kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD), sementara selebihnya untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Hal itu disesuaikan dengan jumlah kekosongan jabatan yang ada di lapangan.
 
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Bupati Bandung Barat yang hari ini telah memberikan SK kepada guru yang diberikan tugas tambahan menjadi kepala sekolah. Khusus untuk jenjang SD ada 111 orang, sedangkan untuk SMP hanya 1 orang. Mengapa jumlah SMP lebih sedikit? Karena kekosongan kepala sekolah di jenjang SMP hanya berjumlah 16 orang, sedangkan untuk SD jumlah kekosongannya jauh lebih banyak," pungkasnya.
 
Dengan selesainya penyerahan SK tahap ini, diharapkan manajemen dan pelayanan pendidikan di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Bandung Barat dapat berjalan lebih optimal, tertib, dan terarah demi peningkatan kualitas pendidikan daerah.' Pungkasnya ***Red
Share:

Panen Padi Organik di Warungkondang Capai 8 Ton per Hektare, Pemkab Cianjur dan BI Jabar Dorong Pertanian Berkelanjutan


CIANJUR, KabarCiepat.com – Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Barat menggelar Panen Raya Padi Organik di Kampung Celanjang, Desa Sukamulya, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Cianjur ke-349 dan HUT ke-81 Republik Indonesia dengan mengusung tema “Sinergi Pangan untuk Negeri.”

Panen raya ini menjadi bukti keberhasilan program demplot padi organik yang mampu menghasilkan produktivitas hingga 8 ton per hektare, lebih tinggi dibandingkan rata-rata hasil panen padi nonorganik. Selain panen bersama, kegiatan juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan lansia serta bantuan sarana pertanian sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap sektor pertanian.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Cianjur ****, Kepala Perwakilan BI Jawa Barat Junanto Herdiawan, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Peternakan Kabupaten Cianjur Wahyu Ginanjar, S.O.P., M.M., Camat Warungkondang, unsur Forkopimcam, Babinsa, perwakilan Dinas Pertanian, Kepala Desa Sukamulya Imam Nurjaman, kader PKK, kelompok tani, serta masyarakat setempat.

Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, Sp.OG., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan program pertanian organik tersebut. Menurutnya, capaian produktivitas hingga 8 ton per hektare menunjukkan bahwa pertanian organik memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan di Kabupaten Cianjur.

"Alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan. Mudah-mudahan ke depan demplot seperti ini bukan hanya ada di sini saja, tetapi bisa tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Cianjur," ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan pertanian organik tidak hanya difokuskan pada komoditas padi, tetapi juga diharapkan dapat diterapkan pada berbagai komoditas pertanian lainnya agar mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Junanto Herdiawan, menegaskan komitmen BI dalam mendukung pengembangan pertanian organik melalui pendampingan yang berkelanjutan.

"Program kali ini lebih komprehensif karena dikawal langsung oleh Bank Indonesia. Hasilnya di luar ekspektasi, bahkan melebihi dari yang kami harapkan," katanya.

Di kesempatan yang sama, Kepala DTPHP Kabupaten Cianjur, Wahyu Ginanjar, menjelaskan bahwa program demplot padi organik saat ini dilaksanakan di lima kecamatan, yakni Bojongpicung, Ciranjang, Warungkondang, Karangtengah, dan Kecamatan Cianjur. Masing-masing lokasi memiliki luas demplot sekitar 5.000 meter persegi yang dikelola oleh kelompok tani.

Menurutnya, produktivitas mencapai 8 ton per hektare jauh melampaui rata-rata hasil pertanian nonorganik yang berkisar antara 5 hingga 6 ton per hektare. Ke depan, hasil tersebut akan menjadi bahan kajian untuk memperluas penerapan pertanian organik di wilayah lain.

Kepala Desa Sukamulya, Imam Nurjaman, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Cianjur dan Bank Indonesia terhadap petani di wilayahnya. Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut sehingga memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Selain panen raya, kegiatan juga diwarnai dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan lansia sebagai bentuk kepedulian sosial. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan sarana pertanian kepada kelompok tani sebagai upaya memperkuat produktivitas pertanian organik di Kabupaten Cianjur. ***Dani

(Redaksi KabarCiepat.com)
Share:

PGRI Cabang Cipatat Sampaikan Ucapan Selamat kepada 10 Kepala Sekolah yang Baru Dilantik

Kabaraciepat.com | Bandung Barat – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Cipatat menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada sepuluh guru yang resmi dilantik sebagai Kepala Sekolah di wilayah Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, pada Kamis (30/7/2026).

Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi atas amanah baru yang diemban para kepala sekolah sekaligus harapan agar mampu menghadirkan kepemimpinan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

Ketua PGRI Cabang Cipatat, Endin Mahpudin, M.M.Pd, menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting dalam memperkuat kualitas kepemimpinan di lingkungan sekolah.

"Kami keluarga besar PGRI Cabang Cipatat mengucapkan selamat dan sukses kepada para kepala sekolah yang telah dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta mampu membawa sekolah menjadi lebih maju, berkualitas, dan berprestasi," ujar Endin Mahpudin.

Adapun sepuluh kepala sekolah yang dilantik, yaitu:
1. Heni Agustini, S.Pd
2. Lutfi Syariful Zein, S.Pd.I., M.Pd
3. Roni Irnadiansyah, S.Pd
4. Tomi Sudrajat, S.Pd
5. Imas Heryani, S.Pd
6. Rini Nurani, S.Pd
7. Ai Herawati, S.Pd
8. Eulis Nirmala, S.Pd
9. Budiman Yusup, S.Pd
10. Cecen Suryadi, S.Pd

Momentum pelantikan tersebut juga dihadiri oleh para kepala sekolah yang baru dilantik dengan penuh semangat dan kebersamaan. PGRI Cabang Cipatat berharap sinergi antara organisasi profesi, kepala sekolah, guru, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan terus terjalin demi mewujudkan layanan pendidikan yang bermutu bagi peserta didik di Kecamatan Cipatat. ***Red
Share:

Perhutani KPH Cianjur Gandeng Babinsa Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan


KabarCiepat.com | CIANJUR – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI, Perhutani menggelar sosialisasi preventif kepada masyarakat desa hutan di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kendang Kidul, BKPH Sukanagara Selatan, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi Perhutani dan TNI dalam membangun kesadaran masyarakat agar turut menjaga kelestarian hutan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran, terutama saat memasuki musim kemarau.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perhutani (Asper) BKPH Sukanagara Selatan, Nanjar Munandar, mewakili Administratur KPH Cianjur, Babinsa Yusuf, jajaran Perhutani, serta masyarakat desa hutan.

Dalam sosialisasi yang berlangsung interaktif, warga diberikan pemahaman mengenai bahaya membuka lahan dengan cara dibakar, pentingnya meningkatkan kewaspadaan, hingga tata cara melaporkan secara cepat apabila menemukan titik api (hotspot) di kawasan hutan.

Mewakili Administratur KPH Cianjur, Nanjar Munandar menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor utama dalam menekan risiko kebakaran hutan.

"Sinergi bersama Babinsa ini bertujuan membangun kesadaran kolektif. Kawasan hutan RPH Kendang Kidul memiliki nilai ekologis yang sangat penting sehingga kelestariannya harus dijaga bersama. Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama saat cuaca kering dan angin kencang," ujarnya.

Sementara itu, Babinsa Yusuf menegaskan kesiapan TNI untuk terus mendukung langkah-langkah pencegahan yang dilakukan Perhutani.

"Kami siap mendampingi Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan. Melalui pendekatan humanis, kami mengingatkan masyarakat bahwa membakar hutan dan lahan bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum. Mari bersama-sama menjaga hutan agar tetap lestari dan terhindar dari kebakaran," tegasnya.

Perwakilan masyarakat desa hutan menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berkomitmen ikut melakukan pengawasan secara swadaya serta berperan aktif dalam menjaga kawasan hutan dari ancaman kebakaran.

Melalui kolaborasi Perhutani, TNI, dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan Karhutla semakin efektif sehingga kelestarian hutan di wilayah KPH Cianjur tetap terjaga untuk generasi mendatang. ***Dani
Share:

Rabu, 29 Juli 2026

Titin Kristinasari, A.Md.Keb., SKM., M.AP., Sampaikan Ucapan Selamat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81


KabarCiepat.com | OGAN ILIR – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Kepala Puskesmas Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir, Titin Kristinasari, A.Md.Keb., SKM., M.AP., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Melalui momentum peringatan HUT RI ke-81 yang mengusung semangat persatuan dan gotong royong, Titin Kristinasari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan, mempererat persaudaraan, serta bersama-sama mendukung pembangunan demi Indonesia yang semakin maju.

"Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari kita jadikan semangat kemerdekaan sebagai motivasi untuk terus berkarya, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Bersama kita wujudkan Indonesia yang sehat, kuat, dan sejahtera," ujar Titin Kristinasari.

Sebagai Kepala Puskesmas Rantau Panjang, Titin Kristinasari menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.

Peringatan HUT RI ke-81 diharapkan menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat nasionalisme dalam mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.
Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
"Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju." ***Bakri
Share:

Kepala SMAN 2 Tanjung Raja, Epa Asnaini, Ucapkan Selamat HUT RI ke-81 Tahun

KabarCiepat.com | OGAN ILIR – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepala SMAN 2 Tanjung Raja, Epa Asnaini, beserta seluruh dewan guru dan staf sekolah menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa terbaik bagi bangsa Indonesia.

Epa Asnaini mengatakan, peringatan HUT RI ke-81 menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, serta meningkatkan kualitas pendidikan demi mencetak generasi penerus yang berkarakter, berprestasi, dan cinta tanah air.

"Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Semoga semangat perjuangan para pahlawan terus menginspirasi kita untuk berkarya, mengabdi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa, khususnya melalui dunia pendidikan," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta didik, guru, tenaga kependidikan, dan masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta bersama-sama mewujudkan Indonesia yang semakin maju, adil, makmur, dan sejahtera.

Atas nama keluarga besar SMAN 2 Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir, Epa Asnaini mengucapkan:
"Selamat Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81. Dirgahayu Republik Indonesia. Bersatu, Berkarya, dan Maju Bersama untuk Indonesia yang Lebih Baik." ***Bakri
Share:

BPAN-LAI Sumsel Desak Inspektorat dan Kejari OKI Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Dana Desa Tanjung Batu


KabarCiepat.com | OGAN ILIR – BPAN-LAI Sumatera Selatan mendesak aparat pengawas dan penegak hukum untuk segera mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan Dana Desa yang diduga melibatkan oknum kepala desa. Desakan tersebut ditujukan kepada Inspektorat Kabupaten OKI, Kejaksaan Negeri OKI, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten OKI agar bertindak cepat, profesional, dan transparan dalam menangani laporan masyarakat.

Ketua BPAN-LAI Sumsel, Syamsuddin, menegaskan bahwa setiap laporan dugaan penyimpangan dana publik harus ditindaklanjuti secara serius demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan desa.

«"Kami meminta Inspektorat Kabupaten OKI dan Kejari OKI fokus menangani dugaan penyalahgunaan Dana Desa yang diduga dilakukan oleh oknum kepala desa. Seluruh laporan masyarakat maupun hasil investigasi harus diproses secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai ketentuan hukum agar memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi masyarakat," tegas Syamsuddin.»

Ia menegaskan, BPAN-LAI Sumsel tidak bermaksud menghakimi pihak mana pun. Seluruh dugaan yang berkembang harus dibuktikan melalui audit investigatif, pemeriksaan administrasi, serta penyelidikan oleh instansi berwenang berdasarkan fakta, data, dan alat bukti yang sah.

Salah satu laporan yang menjadi perhatian BPAN-LAI Sumsel adalah dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Desa di Desa Tanjung Batu. Berdasarkan hasil investigasi yang dihimpun bersama masyarakat, ditemukan sejumlah indikasi yang dinilai layak didalami lebih lanjut.

Beberapa dugaan yang menjadi sorotan antara lain ketidaksesuaian volume pekerjaan pembangunan jalan rabat beton, dugaan penganggaran ganda pada objek pekerjaan yang sama, dugaan ketidaksesuaian penggunaan anggaran kegiatan Posyandu dan honor tenaga pendidik, tidak optimalnya realisasi program ketahanan pangan, hingga dugaan ketidaksesuaian penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

Tak hanya itu, laporan investigasi juga menyoroti dugaan penyimpangan administrasi pemerintahan desa, termasuk dugaan penggunaan dokumen yang mengatasnamakan unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam sejumlah proses administrasi. Dugaan praktik nepotisme dalam pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari Dana Desa turut menjadi perhatian lembaga tersebut.

Atas berbagai temuan itu, BPAN-LAI Sumsel mendesak Inspektorat dan aparat penegak hukum melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh dokumen, laporan pertanggungjawaban, serta pelaksanaan fisik kegiatan guna memastikan ada atau tidaknya penyimpangan yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Selain itu, BPAN-LAI Sumsel juga meminta Dinas PMD Kabupaten OKI melakukan evaluasi secara menyeluruh sebelum mencairkan Dana Desa tahap berikutnya kepada desa-desa yang sedang menghadapi dugaan penyimpangan dan masih dalam proses pemeriksaan.

«"Kami berharap Dinas PMD Kabupaten OKI melakukan evaluasi secara cermat sebelum pencairan Dana Desa berikutnya. Apabila terdapat dugaan penyimpangan yang sedang diproses oleh aparat berwenang, tentu perlu dilakukan langkah-langkah sesuai kewenangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya.»

Menurut Syamsuddin, Dana Desa merupakan program strategis pemerintah yang harus dikelola secara terbuka, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Karena itu, setiap dugaan penyimpangan wajib ditangani secara serius agar tidak menimbulkan kerugian negara maupun merugikan kepentingan masyarakat desa.

Sejumlah tokoh masyarakat juga berharap seluruh laporan yang telah disampaikan kepada aparat penegak hukum segera ditindaklanjuti sehingga memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

«"Kalau memang tidak ada penyimpangan, hasil pemeriksaan akan memulihkan nama baik pihak yang dilaporkan. Namun apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum, kami berharap proses penegakan hukum dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu," ujar salah seorang tokoh masyarakat.»

Hingga berita ini diterbitkan, Inspektorat Kabupaten OKI, Kejaksaan Negeri OKI, Dinas PMD Kabupaten OKI, maupun Pemerintah Desa Tanjung Batu belum memberikan tanggapan resmi atas berbagai dugaan yang disampaikan dalam laporan investigasi tersebut.

Sesuai asas praduga tak bersalah, seluruh dugaan tersebut masih menunggu proses verifikasi, audit, dan penanganan oleh instansi yang berwenang. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. ***Bakri
Share:

Dukung Operasi Knalpot Brong, Komisaris Agista Media Citra H. Agus Ginanjar Raih Penghargaan dari Kapolres Cianjur


KabarCiepat.com | CIANJUR – Komisaris Agista Media Citra, H. Agus Ginanjar, S.E., menerima penghargaan dari Kapolres Cianjur atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung Operasi Knalpot Brong melalui karya kreatif yang mengedukasi masyarakat. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Polri terhadap sinergi media dalam mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolres Cianjur, Dr. A. Alexander Yuriko Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.HI., M.I.P., pada Rabu (29/7/2026).

H. Agus Ginanjar dinilai berhasil memberikan dukungan nyata terhadap kampanye Operasi Knalpot Brong dengan menghadirkan Master Limbad sebagai ikon dalam kegiatan edukasi kepada masyarakat. Selain itu, ia juga sukses menciptakan lagu bertema Pengabdian Polri yang diikutsertakan dalam perlombaan memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.

Karya tersebut mendapat apresiasi karena mampu menjadi media edukasi yang kreatif dalam menyampaikan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, khususnya penggunaan knalpot standar sesuai ketentuan. Melalui pendekatan seni dan hiburan, pesan-pesan keselamatan berkendara dinilai lebih mudah diterima oleh masyarakat.

Kapolres Cianjur memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif Agista Media Citra dalam mendukung program kepolisian yang berorientasi pada peningkatan kesadaran hukum dan keselamatan berlalu lintas.

H. Agus Ginanjar mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan motivasi untuk terus berkarya dan memperkuat sinergi antara media dengan Kepolisian Republik Indonesia.

"Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga menjadi semangat bagi keluarga besar Agista Media Citra untuk terus bersinergi dengan Polri dalam menyampaikan edukasi dan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar H. Agus Ginanjar.

Ia berharap kolaborasi antara Polri, media, dan para pelaku seni dapat terus ditingkatkan sehingga semakin banyak inovasi edukatif yang mampu membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas.

Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara institusi kepolisian dan media memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung keberhasilan Operasi Knalpot Brong di Kabupaten Cianjur. ***Red 
Share:

Selasa, 28 Juli 2026

Isfhan Taufik Munggaran Ajak Masyarakat Cianjur Implementasikan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

 Kabarciepat.com ||  CIANJUR — Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya memperkuat karakter bangsa sekaligus membentengi generasi muda dari pengaruh negatif globalisasi dan kemerosotan moral.

Ajakan tersebut disampaikan Isfhan usai menghadiri kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Hotel Cordela, Jalan Sinar, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, di antaranya tokoh agama dari enam agama resmi, mahasiswa, pelajar SMK, serta tokoh pemuda Kabupaten Cianjur. Turut hadir sebagai narasumber utama, Dr. (H.C.) H.M. Choirul Anam, M.Z.I.

Dalam keterangannya, Isfhan menilai program BPIP memiliki peran strategis dalam menguatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai luhur Pancasila. Menurutnya, saat ini Pancasila kerap hanya menjadi slogan, namun implementasinya dalam kehidupan sehari-hari masih belum maksimal.

"Sering kali orang menggaungkan Pancasila, tetapi dalam praktiknya justru meninggalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Padahal Pancasila harus menjadi pedoman dalam setiap aspek kehidupan," ujarnya.

Ia juga menyoroti pengaruh media sosial dan media digital yang masuk tanpa penyaringan sebagai salah satu faktor penyebab menurunnya moral generasi muda. Budaya luar yang tidak sesuai dengan nilai-nilai bangsa, menurutnya, dapat memengaruhi pola pikir dan perilaku masyarakat apabila tidak disikapi secara bijak.

Selain itu, Isfhan menyebut berbagai persoalan sosial yang terjadi belakangan, termasuk kasus kekerasan terhadap anak, menjadi indikator pentingnya memperkuat kembali pendidikan karakter berbasis Pancasila.

Menurutnya, upaya membangun karakter bangsa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, dunia pendidikan, tokoh agama, hingga organisasi kemasyarakatan.

Ia menegaskan, pengamalan Pancasila harus diwujudkan melalui penerapan lima sila dalam kehidupan sehari-hari, yakni memperkuat nilai ketuhanan, menjunjung tinggi kemanusiaan, menjaga persatuan, mengedepankan musyawarah, serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Isfhan juga menyinggung kondisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cianjur yang masih berada di peringkat terbawah di Jawa Barat. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari lingkungan keluarga melalui pendidikan karakter dan pengawasan orang tua terhadap penggunaan teknologi oleh anak.

Sebagai bentuk komitmen pribadi, Isfhan mengaku menerapkan pembatasan penggunaan gawai bagi anak-anaknya yang masih berusia di bawah lima tahun. Ia lebih memilih mengajak anak berinteraksi dengan lingkungan dan alam dibandingkan terlalu sering menggunakan telepon genggam.

"Kita harus memulai dari keluarga. Anak-anak perlu dibiasakan berinteraksi dengan lingkungan, bermain, dan belajar secara langsung agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila," pungkasnya. ***Dani
Share:

Persiapkan Generasi Muda Berkarakter, Desa Kemang Gelar Latihan Paskibra Gabungan

KabarCiepat.com | CIANJUR – Pemerintah Desa Kemang, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, menggelar latihan gabungan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) sebagai persiapan menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Desa Kemang pada Rabu, 15 Juli 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.

Latihan diikuti oleh 20 pelajar terpilih yang berasal dari dua sekolah, yakni 8 siswa-siswi SMA Karya Bakti dan 12 siswa-siswi SMP Negeri 3 Bojongpicung. Seluruh peserta mengikuti setiap tahapan latihan dengan penuh semangat dan disiplin.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Yulda Fitri yang memberikan materi baris-berbaris, teknik pengibaran bendera, serta pembinaan karakter dan kepemimpinan kepada para peserta. Latihan ini bertujuan membentuk generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme, disiplin, dan rasa tanggung jawab.
Kepala Desa Kemang, Dadan R. Subarna, turut hadir mendampingi dan meninjau jalannya latihan. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh peserta atas semangat dan kesungguhan yang ditunjukkan selama mengikuti kegiatan.

"Latihan ini bukan hanya untuk mempersiapkan petugas pengibar bendera pada peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda agar memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin, serta rasa cinta tanah air," ujar Dadan R. Subarna.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian latihan berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh semangat. Pemerintah Desa Kemang berharap melalui pembinaan ini akan lahir generasi muda yang siap menjadi teladan serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. ***Jhd
Share:

Dugaan Hindari Konfirmasi dan Gunakan Material Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek P3-TGAI Kelompok P3A Tirta Pakuan/Tirta Mandiri di Bogor Disorot

KabarCiepat.com || BOGOR — Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang dikerjakan secara swakelola oleh Kelompok P3A Tirta Pakuan/Tirta Mandiri di Desa Pasarean, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi sorotan sejumlah awak media. Proyek yang diketuai oleh Erik tersebut diduga menyisakan berbagai persoalan, mulai dari keterbukaan informasi hingga kualitas material yang digunakan.

Menurut hasil penelusuran di lapangan, tim media telah beberapa kali mendatangi lokasi pekerjaan serta berupaya melakukan konfirmasi kepada Ketua Kelompok P3A, Erik. Namun, hingga berita ini disusun, yang bersangkutan belum berhasil ditemui untuk memberikan keterangan.

Di lokasi pekerjaan, awak media juga menemukan dugaan penggunaan material yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Batu yang digunakan diduga berasal dari sungai sekitar lokasi, sementara pasir yang dipakai juga diduga merupakan material lokal yang belum diketahui kelayakan maupun kualitasnya.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak teknis Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), pekerjaan P3-TGAI seharusnya menggunakan material yang memenuhi standar teknis, di antaranya batu belah sesuai spesifikasi, semen berstandar SNI, serta pasir yang memenuhi persyaratan kualitas agar hasil pekerjaan memiliki mutu dan daya tahan yang baik.

Apabila dugaan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi tersebut terbukti, kualitas bangunan irigasi dikhawatirkan tidak akan bertahan lama dan berpotensi mengurangi manfaat bagi masyarakat penerima program.

Selain itu, beredar informasi mengenai dugaan adanya pemotongan anggaran dalam proses pelaksanaan program. Informasi tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut oleh aparat yang berwenang. Apabila benar terjadi, dugaan tersebut berpotensi memengaruhi kualitas pekerjaan serta menimbulkan persoalan dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

Menyikapi berbagai dugaan tersebut, awak media berharap instansi pengawas dan aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan sesuai kewenangannya, sehingga seluruh proses pelaksanaan program dapat dipastikan berjalan sesuai ketentuan serta penggunaan anggaran negara tetap akuntabel.

Hingga berita ini diterbitkan, Ketua Kelompok P3A Tirta Pakuan/Tirta Mandiri, Erik, belum memberikan tanggapan atau klarifikasi. Apabila yang bersangkutan memberikan penjelasan, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang. ***One 
Share:

Donal Apri Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Ogan Ilir PAW Sisa Masa Jabatan 2024–2029


KabarCiepat.com | INDRALAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir menggelar Rapat Paripurna XXXIII Masa Sidang III Tahun 2026 dengan agenda Pengucapan Sumpah/Janji Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir sisa masa jabatan 2024–2029. Kegiatan berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (28/7/2026).

Dalam rapat paripurna tersebut, Donal Apri, S.E. resmi mengucapkan sumpah/janji sebagai Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW), menggantikan almarhum Muhammad Sayuti, S.H. dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Ahmad Syafe'i, dan dihadiri Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Ogan Ilir, unsur Forkopimda, para anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Ketua IKATRI DPRD Kabupaten Ogan Ilir beserta jajaran, keluarga anggota DPRD yang dilantik, serta tamu undangan lainnya.

Prosesi pengucapan sumpah/janji berlangsung khidmat sebagai bentuk pelaksanaan amanat peraturan perundang-undangan sekaligus upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas, fungsi, dan tanggung jawab DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat.

Dengan telah dilantiknya Donal Apri, diharapkan keanggotaan DPRD Kabupaten Ogan Ilir dapat terus menjalankan peran legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara optimal demi kepentingan masyarakat.

Seluruh peserta rapat turut menyampaikan ucapan selamat kepada Donal Apri, S.E. atas amanah yang diemban. Diharapkan ia dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, tanggung jawab, serta senantiasa memperjuangkan aspirasi masyarakat Kabupaten Ogan Ilir selama sisa masa jabatan 2024–2029. ***Bakri
Share:

Rapat PHBN Desa Mandalasari Bahas Persiapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026

KabarCiepat.com | BANDUNG BARAT – Pemerintah Desa Mandalasari, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, menggelar rapat Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) dalam rangka mempersiapkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Rapat yang dilaksanakan di Kantor Desa Mandalasari tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Mandalasari, Subehy. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para Ketua RW, serta jajaran perangkat desa.

Dalam arahannya, Kepala Desa Subehy menekankan pentingnya sinergi dan kekompakan seluruh unsur pemerintahan desa serta masyarakat agar pelaksanaan peringatan HUT Kemerdekaan RI dapat berlangsung dengan tertib, aman, meriah, dan memberikan manfaat bagi warga.

"Momentum peringatan Hari Kemerdekaan harus menjadi ajang mempererat kebersamaan, semangat gotong royong, dan rasa cinta tanah air di tengah masyarakat," ujarnya.

Rapat membahas berbagai agenda persiapan, mulai dari pembentukan kepanitiaan, penyusunan jadwal kegiatan, pelaksanaan upacara bendera, perlombaan antarwarga, hingga koordinasi teknis untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara.

Melalui rapat ini, Pemerintah Desa Mandalasari berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga menjadi momentum yang penuh makna serta semakin mempererat persatuan dan kebersamaan warga Desa Mandalasari. ***Red
Share:

Senin, 27 Juli 2026

BAZNAS Cianjur Alokasikan Rp109,5 Juta untuk Dukung MTQH XLVIII dan Pembinaan Generasi Qur'ani

KabarCiepatat.com | CIANJUR – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur mengalokasikan dana sebesar Rp109.595.057 pada tahun 2026 untuk mendukung pembinaan Tilawatil Qur'an dan Hadis serta pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadis (MTQH) XLVIII Tingkat Kabupaten Cianjur.

Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur menyampaikan bahwa anggaran tersebut berasal dari alokasi 2 persen hasil pengumpulan Zakat Fitrah melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan. Dana tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam mendukung syiar Islam sekaligus membina generasi muda yang mencintai Al-Qur'an dan Hadis.
Selain menopang penyelenggaraan MTQH, dana tersebut juga dimanfaatkan untuk pembinaan peserta agar memiliki kemampuan membaca, memahami, menghafal, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur'an serta Hadis secara berkelanjutan.

Menurut BAZNAS Cianjur, optimalisasi pemanfaatan dana zakat tidak hanya diarahkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi Qur'ani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

BAZNAS Kabupaten Cianjur turut menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terselenggaranya MTQH XLVIII Tingkat Kabupaten Cianjur yang berlangsung di Kecamatan Pagelaran pada 25–30 Juli 2026.

"Dengan semangat kebersamaan, kami berharap MTQH XLVIII mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, serta generasi Qur'ani terbaik yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Cianjur di tingkat yang lebih tinggi, sekaligus membawa keberkahan bagi masyarakat Cianjur," tutupnya. ***Dani
Share:

Wujudkan Transparansi Anggaran, Revitalisasi SDN 2 Tapos Libatkan Warga Lokal


KabarCiepat.com | BOGOR – Kepala SDN 2 Tapos, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Syamsul Rizal, S.Pd., menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran pembangunan pendidikan melalui pelaksanaan program revitalisasi sekolah.

Dalam pelaksanaan revitalisasi SDN 2 Tapos, pihak sekolah melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari komite sekolah, pengurus RT/RW, hingga tim teknis pembangunan yang seluruhnya berasal dari warga sekitar. Pelibatan masyarakat lokal ini dilakukan sebagai bentuk pemberdayaan sekaligus untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana.

Berdasarkan hasil pemantauan awak media di lokasi, pengerjaan fisik bangunan yang tengah berlangsung dinilai telah sesuai dengan spesifikasi teknis, petunjuk pelaksanaan (juklak), dan petunjuk teknis (juknis). Selain itu, pihak sekolah juga memasang papan informasi proyek secara terbuka sehingga masyarakat dapat mengetahui rincian pelaksanaan pembangunan.

Saat ditemui awak media, Syamsul Rizal menjelaskan bahwa program revitalisasi tersebut berasal dari dana aspirasi anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu.

Dalam kesempatan itu, Syamsul juga menyampaikan pesan yang diterimanya dari Adian Napitupulu terkait pentingnya menjaga integritas pelaksanaan program.

"Pak Adian berpesan, apabila ada pihak yang mengaku sebagai asisten pribadi (aspri), pengurus DPC, PAC, ranting, maupun simpatisan PDI Perjuangan yang meminta uang dalam bentuk apa pun terkait program ini, agar tidak dilayani dan segera dilaporkan kepada saya. Beliau menegaskan tidak boleh ada oknum yang memanfaatkan program bantuan ini demi kepentingan pribadi," ujar Syamsul.

Menurut Syamsul, pesan tersebut menjadi bentuk komitmen agar program bantuan pendidikan benar-benar berjalan secara bersih, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar maupun penyalahgunaan wewenang.

Melalui keterbukaan informasi dan pelibatan masyarakat, SDN 2 Tapos berharap program revitalisasi dapat selesai tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan manfaat maksimal bagi peningkatan kualitas sarana pendidikan serta kenyamanan proses belajar mengajar bagi para siswa. ***(W. Gunawan)
Share:

Bareskrim Polri Tangkap Kasat Narkoba Polres Tangsel Bersama Tujuh Anggota Polisi


Tangerang | KabarCiepat.com – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman, bersama tujuh anggota kepolisian lainnya yang diduga terlibat dalam perkara peredaran gelap narkotika, penyalahgunaan narkoba, serta penyalahgunaan wewenang dalam penegakan hukum.

Penangkapan dilakukan oleh Tim Gabungan Subdirektorat IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri yang dipimpin Kombes Pol Handik Zusen dan Kombes Pol Kevin Leleury.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, membenarkan adanya operasi penindakan tersebut.

"Bahwa benar Tim Gabungan Subdit IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dipimpin Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury telah melakukan penangkapan terhadap Kasat Narkoba Polres Tangsel," ujar Eko, Senin (27/7).

Selain AKP Pardiman, enam anggota yang merupakan bawahannya di Polres Tangerang Selatan serta seorang anggota Polda Aceh turut diamankan dalam operasi tersebut.

"Beserta 6 orang anggotanya dan 1 orang anggota Polda Aceh," tambahnya.

Seluruh pihak yang ditangkap telah dibawa ke Gedung Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan intensif. Kasus ini diduga berkaitan dengan peredaran gelap narkotika, penyalahgunaan narkoba, serta penyalahgunaan kewenangan dalam penanganan perkara narkotika.

"Terkait kasus peredaran gelap narkoba dan penyalahgunaan narkoba serta penyalahgunaan wewenang dalam penegakkan hukum narkoba," jelas Brigjen Eko.

Hingga saat ini, Bareskrim Polri belum mengungkap secara rinci kronologi maupun peran masing-masing pihak yang diamankan. Kepolisian menyatakan informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah proses penyidikan berkembang.

Polri menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap personel yang terbukti melakukan pelanggaran hukum tanpa pandang bulu sebagai bagian dari upaya menjaga integritas institusi dan pemberantasan tindak pidana narkotika. ***Red
Share:

Diduga Kelebihan Muatan, Truk Tronton Bermuatan Material Batu Terguling di Jalur Provinsi Bandung–Cianjur

KabarCiepat.com || BANDUNG BARAT, 27 Juli 2026 – Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan satu unit truk tronton bermuatan material batu terjadi di Jalan Provinsi lintas Bandung–Cianjur, tepatnya di wilayah Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, pada Senin (27/7).

Truk berwarna oranye tersebut terguling saat melintasi tikungan. Berdasarkan rekaman video yang beredar di lokasi, kendaraan diduga membawa muatan melebihi kapasitas sehingga kehilangan keseimbangan ketika berbelok. Akibatnya, badan truk roboh ke sisi kanan dan seluruh material batu yang diangkut tumpah ke badan jalan.

Insiden tersebut sempat menghambat arus lalu lintas di jalur provinsi yang menghubungkan Bandung dengan Cianjur. Kendaraan dari kedua arah terpaksa melaju secara bergantian karena sebagian badan jalan tertutup material batu dan badan truk yang terguling.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pengemudi truk dilaporkan selamat dan telah berhasil dievakuasi. Sementara itu, petugas bersama pihak terkait melakukan pengaturan lalu lintas serta proses evakuasi kendaraan dan pembersihan material agar jalur kembali dapat dilalui secara normal.

Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Namun, dugaan sementara mengarah pada faktor kelebihan muatan (overloading) yang memengaruhi stabilitas kendaraan saat melintasi tikungan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi perusahaan angkutan barang dan para pengemudi untuk mematuhi ketentuan Over Dimension Over Loading (ODOL). Kepatuhan terhadap batas maksimal muatan merupakan langkah penting untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mencegah kerusakan infrastruktur jalan. ***Red
Share:

Sabtu, 25 Juli 2026

RBUC Soroti KUA-PPAS Kabupaten Cianjur 2027, Dorong Transparansi dan Literasi Anggaran Publik


KabarCiepat.com || CIANJUR – Rumah Bersama Urang Cianjur (RBUC) mengajak masyarakat untuk lebih memahami proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Cianjur Tahun Anggaran 2027.

Menurut RBUC, KUA-PPAS merupakan dokumen strategis yang menentukan arah pembangunan daerah sebelum APBD ditetapkan. Melalui dokumen tersebut, pemerintah daerah bersama DPRD menetapkan berbagai prioritas pembangunan, arah penggunaan anggaran, serta program-program yang akan didahulukan dalam satu tahun anggaran.

RBUC menilai, berkembangnya berbagai kajian publik mengenai KUA-PPAS 2027 merupakan langkah positif dalam memperkuat demokrasi dan tata kelola pemerintahan. Salah satunya adalah kajian yang dipublikasikan melalui Poslogis yang mengangkat sejumlah temuan strategis terkait kualitas kebijakan fiskal daerah.

"Berkembangnya diskusi yang berbasis dokumen, data, dan argumentasi merupakan bagian penting dalam membangun demokrasi yang sehat. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana masyarakat memahami dampak kebijakan tersebut terhadap kehidupan sehari-hari," demikian disampaikan RBUC dalam keterangannya.

RBUC menegaskan bahwa kualitas APBD tidak hanya diukur dari besarnya nilai anggaran, tetapi lebih pada bagaimana anggaran tersebut dialokasikan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Berdasarkan telaah awal terhadap dokumen KUA-PPAS Kabupaten Cianjur Tahun Anggaran 2027, RBUC mencermati adanya perubahan struktur belanja daerah. Belanja modal direncanakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, sementara belanja operasi direncanakan menurun. Pergeseran tersebut dinilai sebagai sinyal adanya upaya memperbesar ruang investasi pembangunan.

Meski demikian, RBUC menilai perubahan struktur belanja tersebut masih perlu diikuti dengan penjelasan yang lebih rinci mengenai prioritas pembangunan, jenis infrastruktur yang akan dibangun, manfaat ekonominya bagi masyarakat, hingga indikator keberhasilan program.

Selain itu, RBUC juga menyoroti rencana pembiayaan melalui pinjaman daerah sebesar Rp150 miliar. Menurut organisasi tersebut, pembahasan mengenai pinjaman daerah seharusnya tidak berhenti pada boleh atau tidaknya pemerintah berutang, tetapi lebih menitikberatkan pada manfaat ekonomi yang akan dihasilkan dari penggunaan dana tersebut.

Apabila pembiayaan diarahkan untuk pembangunan infrastruktur yang mampu meningkatkan produktivitas ekonomi, memperlancar distribusi hasil pertanian, maupun membuka peluang investasi, maka pemerintah perlu menyampaikan dasar analisis dan proyeksi manfaatnya secara terbuka kepada publik.

RBUC juga menekankan pentingnya meningkatkan literasi masyarakat mengenai kebijakan fiskal. Pemahaman mengenai Pendapatan Asli Daerah (PAD), belanja modal, ruang fiskal, hingga efektivitas penggunaan anggaran dinilai penting agar pembahasan APBD tidak hanya menjadi urusan pemerintah dan DPRD, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan demokrasi bagi masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat transparansi dan literasi kebijakan publik, RBUC saat ini tengah menyusun Fiscal Review Kabupaten Cianjur 2027. Kajian tersebut akan mengulas struktur pendapatan daerah, belanja, pembiayaan, risiko fiskal, serta konsistensi antara prioritas pembangunan dan alokasi anggaran berdasarkan dokumen resmi dan metodologi analisis yang transparan.

RBUC berharap hasil kajian tersebut dapat menjadi masukan yang konstruktif bagi DPRD Kabupaten Cianjur, Pemerintah Kabupaten Cianjur, kalangan akademisi, media massa, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Menurut RBUC, APBD bukan sekadar kumpulan angka dalam dokumen anggaran, melainkan representasi dari berbagai keputusan yang akan menentukan pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, hingga terbukanya kesempatan ekonomi bagi masyarakat. Oleh karena itu, kualitas APBD menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat yang peduli terhadap masa depan Kabupaten Cianjur. ***Jhd
Share:

Resmi Diluncurkan, Car Free Day dan Pasar Minggu Pagi Mandalawangi Siap Jadi Pusat UMKM Baru di Cipatat


KABARCIEPAT.COM | BANDUNG BARAT – Car Free Day (CFD) yang dipadukan dengan Pasar Minggu Pagi resmi diluncurkan di ruas Jalan Lama Rajamandala,  mulai dari Kampung Tagog hingga Kampung Kiara Kidul, Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (26/7/2026).

Peresmian hari pertama ditandai dengan prosesi gunting pita oleh Ketua Forum RW Desa Mandalawangi, Syafrijal, didampingi Ketua Pelaksana bersama Keluarga Besar Pedagang Keliling Kecamatan Cipatat sebagai simbol dimulainya kegiatan yang bertujuan memberdayakan pedagang keliling dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Cipatat.

Kegiatan Car Free Day akan digelar secara rutin setiap hari Minggu mulai pukul 06.00 WIB hingga 11.00 WIB, dengan memanfaatkan ruas Jalan Lama Rajamandala dari Kampung Tagog hingga Jalan Cagak Kiara.

Selain menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan menikmati kawasan bebas kendaraan bermotor, Pasar Minggu Pagi juga diproyeksikan mampu menampung sekitar 400 stan UMKM lokal, sehingga diharapkan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Cipatat.

Ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan, mulai dari penyusunan proposal perizinan, struktur kepanitiaan, konsep pelaksanaan kegiatan, hingga rencana rekayasa lalu lintas dan jalur evakuasi. Panitia berharap kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Forkopimcam Cipatat melalui pemberian izin keramaian serta rekomendasi pelaksanaan agar kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan.

Desa Mandalawangi dinilai memiliki posisi strategis karena berada di jalur penghubung antarkecamatan. Potensi tersebut menjadi modal besar dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif sekaligus menghadirkan ruang publik yang sehat, nyaman, dan ramah lingkungan.

Melalui penyelenggaraan Car Free Day dan Pasar Minggu Pagi, panitia menargetkan beberapa tujuan, di antaranya meningkatkan kesehatan masyarakat, memperkuat perekonomian pelaku UMKM, mempererat semangat gotong royong, memperkuat sinergi antara masyarakat dengan pemerintah desa, serta menghadirkan sarana edukasi bagi program pemerintah, kepolisian, dan instansi terkait.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Cipatat Kompol DMS. Andriani Sapin, S.Pd., M.H.I., perwakilan Kecamatan Cipatat, Koramil Cipatat, Pemerintah Desa Mandalawangi, BPD, para Ketua RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, Karang Taruna, serta unsur masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolsek Cipatat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, keberadaan Pasar Minggu Pagi tidak hanya menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan perekonomian, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang positif bagi masyarakat.

Kapolsek juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) selama kegiatan berlangsung. Selain itu, ia mengimbau para pedagang maupun pengunjung agar menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan sehingga kawasan Car Free Day tetap bersih, nyaman, dan menjadi contoh ruang publik yang sehat.

Dengan diluncurkannya Car Free Day dan Pasar Minggu Pagi ini, Desa Mandalawangi diharapkan memiliki destinasi baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, memperkuat kebersamaan warga, sekaligus menjadi ikon kegiatan masyarakat di Kecamatan Cipatat.

Share:

SD Negeri 2 Citatah Raih Predikat "Sangat Baik", Indeks Kepuasan Masyarakat Capai 92,22


Bandung Barat, KabarCiepat.com – SD Negeri 2 Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, berhasil meraih nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 92,22 dengan kategori "Sangat Baik" berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Tahun 2026. Capaian tersebut menunjukkan tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan yang diberikan pihak sekolah.

Survei melibatkan 60 responden yang terdiri dari 40 orang tua/wali murid, 10 orang masyarakat, 5 anggota komite sekolah, serta 5 alumni/tamu. Hasil penilaian menempatkan SD Negeri 2 Citatah pada predikat A, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen sekolah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang profesional, ramah, cepat, dan bertanggung jawab.

Berdasarkan hasil survei, unsur pelayanan dengan nilai tertinggi adalah Biaya/Tarif yang memperoleh skor 100, disusul Perilaku Petugas dengan nilai 94, Kompetensi Petugas 93, dan Produk Pelayanan 92. Sementara unsur Persyaratan Pelayanan dan Sarana Prasarana masing-masing memperoleh nilai 90, Prosedur Pelayanan serta Penanganan Pengaduan mendapat nilai 91, sedangkan Waktu Pelayanan memperoleh nilai 89.

Kepala SD Negeri 2 Citatah, Elis Ernawati, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada seluruh responden yang telah memberikan penilaian dan masukan demi peningkatan mutu pelayanan sekolah.

"Hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta didik, orang tua, dan masyarakat. Kami akan menjadikan setiap masukan sebagai bahan evaluasi agar pelayanan yang diberikan semakin baik," ujarnya.

Dalam survei tersebut, masyarakat juga memberikan sejumlah saran, di antaranya peningkatan sarana dan prasarana, penyediaan informasi layanan yang lebih lengkap dan mudah diakses, serta mempertahankan keramahan dan profesionalisme petugas. Selain itu, banyak responden menyampaikan apresiasi bahwa pelayanan di SD Negeri 2 Citatah sudah berjalan dengan baik, cepat, mudah, dan memuaskan.

Sebagai bentuk komitmen, SD Negeri 2 Citatah menegaskan akan terus mengedepankan semangat pelayanan "Cepat, Tepat, Ramah, dan Bertanggung Jawab" sesuai kebutuhan serta harapan masyarakat.

Dengan capaian IKM sebesar 92,22 dan predikat Sangat Baik, SD Negeri 2 Citatah optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sekolah sebagai lembaga pendidikan yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan prima. ***Red
Share:

Jumat, 24 Juli 2026

LDII Cianjur Gelar Musda VII, Perkuat Kontribusi untuk Wujudkan Cianjur Berjaya Menuju Jawa Barat Istimewa


CIANJUR, KabarCiepat.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Cianjur menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VII Tahun 2026 pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini menjadi forum permusyawaratan tertinggi organisasi di tingkat kabupaten sekaligus momentum untuk memperkuat peran LDII dalam mendukung pembangunan daerah.

Mengusung tema "Penguatan Kontribusi LDII untuk Cianjur Berjaya Menuju Jawa Barat Istimewa", Musda VII menjadi ajang evaluasi kepengurusan periode 2021–2026, penyusunan arah kebijakan organisasi lima tahun ke depan, serta pemilihan Ketua DPD LDII Kabupaten Cianjur periode 2026–2031 secara demokratis, melalui musyawarah dan semangat kekeluargaan.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Cianjur, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, Majelis Ulama Indonesia (MUI), organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh masyarakat, serta jajaran DPW LDII Jawa Barat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara LDII dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam membangun Kabupaten Cianjur.

Peserta Musda terdiri dari Ketua Pimpinan Cabang (PC), Sekretaris PC, serta Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII se-Kabupaten Cianjur yang memiliki hak musyawarah. Dalam forum tersebut dibahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan, pandangan umum peserta, penetapan program kerja organisasi, hingga penentuan kepemimpinan baru yang diharapkan mampu menjawab tantangan organisasi dan kebutuhan masyarakat.

Melalui tema yang diusung, LDII menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kontribusi nyata melalui pembinaan sumber daya manusia yang profesional religius, penguatan nilai-nilai kebangsaan, pemberdayaan ekonomi umat, kepedulian terhadap lingkungan hidup, serta pembinaan karakter generasi muda. Langkah tersebut dinilai selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Cianjur maupun visi pembangunan Provinsi Jawa Barat.

Selain itu, LDII Kabupaten Cianjur menegaskan tekadnya menjadi organisasi kemasyarakatan yang adaptif, inklusif, dan solutif dengan terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, lembaga keagamaan, dunia pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat guna mewujudkan kehidupan yang harmonis, religius, aman, dan sejahtera. Pelaksanaan Musda juga menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sesuai AD/ART LDII sebagai upaya menjaga tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

DPD LDII Kabupaten Cianjur berharap Musda VII mampu menghasilkan kepemimpinan yang amanah, program kerja yang inovatif, serta semakin memperkuat kontribusi nyata organisasi dalam mendukung terwujudnya Cianjur Berjaya menuju Jawa Barat Istimewa, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara. ***Dani

(Redaksi KabarCiepat.com)
Share:

Kamis, 23 Juli 2026

PGRI Cabang Cipatat Gelar Konferensi Kerja Cabang I Tahun 2026, Evaluasi Program dan Rumuskan Langkah Strategis Tingkatkan Kompetensi Guru


BANDUNG BARAT, KabarCiepat.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, menggelar Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) I Tahun 2026 pada Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini dihadiri para pengurus ranting yang mewakili anggota PGRI se-Kecamatan Cipatat sebagai forum evaluasi program kerja sekaligus penyusunan arah kebijakan organisasi untuk satu tahun ke depan.

Ketua PGRI Cabang Cipatat, Endin Mahpudin, M.T., M.Pd., M.A.P., menjelaskan bahwa konferensi kerja ini menjadi momentum pertanggungjawaban kepengurusan baru atas seluruh program yang telah dilaksanakan sejak menerima amanah pada 6 Desember 2025 hingga 30 Juni 2026.

"Pada kesempatan ini kami selaku Pengurus Cabang mempertanggungjawabkan seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bentuk transparansi dan komitmen kepengurusan yang baru," ujar Endin.

Menurutnya, hasil evaluasi menunjukkan berbagai kemajuan yang mendapat apresiasi dari para peserta. Salah satu capaian yang paling dirasakan adalah pembenahan sarana dan prasarana organisasi melalui revitalisasi Gedung PGRI Cabang Cipatat sehingga kini lebih aman, nyaman, dan representatif untuk berbagai aktivitas para guru.

Selain mengevaluasi program enam bulan pertama kepengurusan, Konkercab I juga memfokuskan pembahasan pada penyusunan program kerja satu tahun mendatang. Pembahasan dilakukan melalui sidang Komisi A, Komisi B, dan Komisi C yang selanjutnya akan disahkan dalam Sidang Pleno IV sebagai pedoman pelaksanaan organisasi.

Endin menegaskan bahwa seluruh program yang dirancang bermuara pada peningkatan kualitas guru sebagai ujung tombak pendidikan.

"Harapan kami melalui Konkercab ini kompetensi profesional guru terus meningkat. Pada akhirnya seluruh program organisasi ini bertujuan untuk memajukan pendidikan dan memberikan yang terbaik bagi peserta didik," katanya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Bandung Barat, Drs. H. Rustiyana, S.T., M.T., M.Pd., M.A.P., memberikan apresiasi atas perkembangan positif yang ditunjukkan PGRI Cabang Cipatat dalam enam bulan terakhir.

Menurut Rustiyana, keberhasilan renovasi gedung PGRI menjadi bukti nyata bahwa kepengurusan mampu menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh para anggota.

"Dari evaluasi kegiatan enam bulan ini saya melihat perkembangannya sangat baik. Renovasi gedung menjadi bukti nyata adanya peningkatan fasilitas organisasi," ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan organisasi PGRI harus memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya, tidak hanya sebagai wadah berhimpun, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan kualitas dan kesejahteraan profesi guru.

"Saya mengamanatkan bahwa kepengurusan PGRI harus benar-benar memberikan manfaat bagi anggotanya. Guru harus merasakan nilai tambah setelah bergabung dalam organisasi ini," tegasnya.

Menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, Rustiyana mengajak seluruh guru di Kabupaten Bandung Barat untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme agar mampu menjawab kebutuhan zaman.
"Hari ini perubahan berlangsung sangat cepat. Guru harus terus belajar dan meningkatkan kompetensi sehingga mutu pendidikan di Kabupaten Bandung Barat dapat meningkat secara berkelanjutan," pungkasnya.

Melalui Konferensi Kerja Cabang I Tahun 2026 ini, PGRI Cabang Cipatat menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan profesionalisme guru, serta menyusun program-program strategis yang berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bandung Barat. ***Red 
Share:

Kemenag Cianjur Gelar Rakor Pengawas dan Guru PAI, Perkuat Sinergi Tingkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam

CIANJUR, Kabarciepat.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawas dan Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) pada Sekolah Umum di Aula Kemenag Kabupaten Cianjur, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pengawas dan guru PAI dalam meningkatkan mutu pendidikan agama Islam di sekolah umum.

Rakor diikuti oleh para pengawas serta guru Pendidikan Agama Islam dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Cianjur. Kegiatan tersebut menjadi forum koordinasi untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan program kerja, mengevaluasi pembelajaran PAI, sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga pendidik.

Dalam pelaksanaannya, peserta menerima pembinaan mengenai kebijakan terbaru Kementerian Agama, peningkatan profesionalisme guru, penguatan moderasi beragama, hingga strategi pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

Kementerian Agama Kabupaten Cianjur menegaskan bahwa pengawas dan guru PAI memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, berkarakter, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Melalui rapat koordinasi ini, Kemenag berharap terjalin koordinasi yang semakin solid antara pengawas dan guru PAI sehingga seluruh program pembinaan dapat berjalan lebih efektif, selaras dengan kebijakan pemerintah, serta mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan agama Islam di sekolah umum.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Suasana diskusi interaktif mewarnai jalannya rakor, di mana para peserta menyampaikan berbagai masukan dan pengalaman di lapangan sebagai bahan evaluasi untuk penyempurnaan program pembinaan guru Pendidikan Agama Islam ke depan. ***Dani (Red/Kabarciepat.com)
Share:

Ketua PGRI Kabupaten Bandung Barat Apresiasi Konferensi Kerja Cabang I PGRI Kecamatan Cipatat


Bandung Barat, KabarCiepat.com – Ketua PGRI Kabupaten Bandung Barat, Rustiana, mengapresiasi pelaksanaan Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) I PGRI Kecamatan Cipatat yang digelar sebagai forum evaluasi sekaligus penyusunan program kerja organisasi untuk satu tahun ke depan.

Menurut Rustiana, Konkercab merupakan momentum penting bagi organisasi untuk mengevaluasi seluruh program yang telah dilaksanakan selama enam bulan terakhir, sekaligus merumuskan langkah strategis agar kinerja organisasi semakin baik.

"Saya melihat Konkercab ini adalah untuk mengevaluasi apa yang telah dilaksanakan selama enam bulan ke belakang. Apa yang sudah baik harus dilanjutkan, sedangkan yang masih kurang harus terus ditingkatkan," ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui forum tersebut, PGRI Kecamatan Cipatat menyusun program kerja selama satu tahun ke depan dengan harapan mampu menghadirkan organisasi yang lebih maju, aktif, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya.

"Konkercab ini menyusun program satu tahun ke depan. Harapannya tentu satu tahun mendatang PGRI Kecamatan Cipatat bisa menjadi lebih baik lagi dalam menjalankan program-program organisasinya," katanya.

Rustiana juga memberikan apresiasi terhadap berbagai capaian yang telah diraih PGRI Kecamatan Cipatat dalam enam bulan terakhir. Salah satu perkembangan yang dinilai positif adalah renovasi Gedung PGRI yang kini menjadi simbol kemajuan organisasi di tingkat kecamatan.

"Saya melihat perkembangan PGRI Kecamatan Cipatat cukup baik. Salah satunya adalah renovasi Gedung PGRI yang menjadi bukti nyata kemajuan organisasi dan bisa langsung dirasakan serta dilihat oleh anggota," ungkapnya.

Selain itu, ia berpesan kepada seluruh jajaran pengurus agar terus mengedepankan pelayanan kepada anggota. Menurutnya, keberadaan PGRI harus benar-benar memberikan manfaat bagi para guru yang menjadi anggotanya.

"Saya mengamanatkan kepada seluruh pengurus agar PGRI benar-benar bermanfaat bagi anggotanya. Setiap guru yang bergabung menjadi anggota PGRI harus merasakan manfaat dari keberadaan organisasi ini," tegas Rustiana.

Di akhir arahannya, Rustiana juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat. Ia berharap seluruh guru terus mengembangkan kemampuan dan profesionalismenya agar mampu meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bandung Barat.

"Perubahan terus terjadi dan tuntutan zaman semakin berkembang. Oleh karena itu, guru-guru harus terus meningkatkan kompetensinya sehingga kualitas pendidikan di Kabupaten Bandung Barat semakin maju dan mampu menjawab tantangan masa depan," pungkasnya.***Red 
Share:

PGRI Cabang Cipatat Gelar Konferensi Kerja Cabang I Tahun 2026, Evaluasi Program dan Rumuskan Langkah Strategis Organisasi


Bandung Barat, KabarCiepat.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Cipatat menggelar Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) I Tahun 2026 pada Kamis (23/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat ini dihadiri para pengurus ranting yang mewakili seluruh anggota PGRI se-Kecamatan Cipatat.

Ketua PGRI Cabang Cipatat, Endin Mahpudin, M.M.Pd, menjelaskan bahwa Konkercab I menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program kerja selama enam bulan pertama masa kepengurusan, terhitung sejak dilantik pada 6 Desember 2025 hingga 30 Juni 2026.

"Melalui forum ini kami mempertanggungjawabkan seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bentuk transparansi, akuntabilitas, dan komitmen pengurus dalam menjalankan amanah organisasi," ujar Endin.

Menurutnya, laporan pertanggungjawaban tersebut mendapat apresiasi dari para peserta. Mereka menilai kepengurusan baru telah menunjukkan berbagai perubahan positif, khususnya dalam pembenahan organisasi dan peningkatan sarana prasarana.

Salah satu capaian yang mendapat perhatian adalah revitalisasi Gedung PGRI Cabang Cipatat yang kini telah selesai diperbaiki sehingga lebih aman, nyaman, dan representatif untuk mendukung berbagai kegiatan organisasi maupun peningkatan kapasitas para guru.

Selain mengevaluasi program yang telah berjalan, Konkercab I juga menjadi forum penyusunan program kerja organisasi untuk satu tahun ke depan. Pembahasan dilakukan melalui sidang-sidang komisi yang terdiri dari Komisi A, Komisi B, dan Komisi C, sebelum seluruh hasilnya dibahas dan disahkan dalam Sidang Pleno IV sebagai pedoman pelaksanaan program kerja PGRI Cabang Cipatat.

Endin menegaskan bahwa seluruh program yang dirancang berorientasi pada peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru sebagai upaya mendukung peningkatan mutu pendidikan.
"Harapan kami melalui Konkercab ini, kompetensi profesional guru dapat terus meningkat. Karena pada akhirnya seluruh program organisasi bermuara pada satu tujuan, yakni memajukan dunia pendidikan dan memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik," pungkasnya.

Konferensi Kerja Cabang I Tahun 2026 diharapkan menjadi tonggak penguatan organisasi PGRI Cabang Cipatat dalam membangun sinergi, meningkatkan kualitas sumber daya guru, serta menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Bandung Barat. ***Red
Share:

Selamat tahun baru Islam

https://www.kabarciepat.com/2026/06/dinass-kepemudaan-dan-olahraga.html?m=1

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa