KabarCiepat.com || BOGOR — Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang dikerjakan secara swakelola oleh Kelompok P3A Tirta Pakuan/Tirta Mandiri di Desa Pasarean, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi sorotan sejumlah awak media. Proyek yang diketuai oleh Erik tersebut diduga menyisakan berbagai persoalan, mulai dari keterbukaan informasi hingga kualitas material yang digunakan.
Menurut hasil penelusuran di lapangan, tim media telah beberapa kali mendatangi lokasi pekerjaan serta berupaya melakukan konfirmasi kepada Ketua Kelompok P3A, Erik. Namun, hingga berita ini disusun, yang bersangkutan belum berhasil ditemui untuk memberikan keterangan.
Di lokasi pekerjaan, awak media juga menemukan dugaan penggunaan material yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Batu yang digunakan diduga berasal dari sungai sekitar lokasi, sementara pasir yang dipakai juga diduga merupakan material lokal yang belum diketahui kelayakan maupun kualitasnya.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak teknis Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), pekerjaan P3-TGAI seharusnya menggunakan material yang memenuhi standar teknis, di antaranya batu belah sesuai spesifikasi, semen berstandar SNI, serta pasir yang memenuhi persyaratan kualitas agar hasil pekerjaan memiliki mutu dan daya tahan yang baik.
Apabila dugaan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi tersebut terbukti, kualitas bangunan irigasi dikhawatirkan tidak akan bertahan lama dan berpotensi mengurangi manfaat bagi masyarakat penerima program.
Selain itu, beredar informasi mengenai dugaan adanya pemotongan anggaran dalam proses pelaksanaan program. Informasi tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut oleh aparat yang berwenang. Apabila benar terjadi, dugaan tersebut berpotensi memengaruhi kualitas pekerjaan serta menimbulkan persoalan dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran.
Menyikapi berbagai dugaan tersebut, awak media berharap instansi pengawas dan aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan sesuai kewenangannya, sehingga seluruh proses pelaksanaan program dapat dipastikan berjalan sesuai ketentuan serta penggunaan anggaran negara tetap akuntabel.
Hingga berita ini diterbitkan, Ketua Kelompok P3A Tirta Pakuan/Tirta Mandiri, Erik, belum memberikan tanggapan atau klarifikasi. Apabila yang bersangkutan memberikan penjelasan, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang. ***One






0 comments:
Posting Komentar