KabarCiepat.com || Bandung Barat – Pemerintah Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan keagamaan dengan menyalurkan insentif kepada 125 guru ngaji yang selama ini mengabdikan diri membina generasi muda melalui pendidikan Al-Qur'an. Penyaluran insentif berlangsung di Aula Kantor Desa Ciptaharja, Jumat (7/8/2026).
Program yang bersumber dari APBDes Tahun Anggaran 2026 tersebut menjadi bentuk penghargaan pemerintah desa atas dedikasi para guru ngaji yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, membangun akhlak, serta memperkuat karakter generasi penerus di tengah masyarakat.
Kepala Desa Ciptaharja, Idham Martadinata, menegaskan bahwa keberadaan guru ngaji memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang religius dan berkarakter. Karena itu, pemerintah desa berkomitmen untuk terus memberikan perhatian terhadap kesejahteraan mereka.
«"Guru ngaji adalah pilar penting dalam pembentukan akhlak generasi muda. Pengabdian mereka tidak dapat dinilai hanya dengan materi. Insentif ini merupakan bentuk penghormatan dan kepedulian Pemerintah Desa Ciptaharja agar para guru ngaji tetap bersemangat dan istiqamah menjalankan tugas mulianya," tegas Idham Martadinata.»
Penyaluran insentif dilakukan secara tertib kepada seluruh penerima yang telah memenuhi persyaratan administrasi. Pemerintah desa berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi motivasi bagi para guru ngaji untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan di lingkungan masing-masing.
Para penerima menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemerintah Desa Ciptaharja. Menurut mereka, program ini tidak hanya memberikan dukungan secara ekonomi, tetapi juga menjadi bentuk pengakuan atas pengabdian para guru ngaji dalam membangun kehidupan beragama di masyarakat.
Melalui program ini, Pemerintah Desa Ciptaharja menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui sektor keagamaan, sekaligus membangun sinergi antara pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat dalam mewujudkan Desa Ciptaharja yang religius, berkarakter, dan harmonis. ***Red/kie






0 comments:
Posting Komentar