KabarCiepat.com || Bandung Barat – Nama Kepala BKPSDM Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rega Wiguna, mendadak menjadi sorotan setelah diterpa berbagai tuduhan dan isu yang berkembang di tengah publik. Merasa nama baik dan kehormatannya tercoreng, Rega akhirnya angkat bicara dan membantah seluruh tudingan yang diarahkan kepadanya. Rabu, 14/5/2026
Dengan nada tegas, Rega menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan sarat fitnah. Ia juga memastikan tidak akan lari dari persoalan serta siap mengikuti seluruh proses hukum demi membuktikan kebenaran.
“Sebagai warga negara saya punya hak jawab dan hak untuk menyampaikan klarifikasi. Tuduhan yang diarahkan kepada saya itu tidak benar,” tegas Rega, Rabu (13/5/2026).
Meski namanya terus diseret dalam polemik yang kini ramai diperbincangkan, Rega mengaku tetap menghormati kebebasan pers dan berbagai pemberitaan yang muncul. Namun ia menilai opini yang dibangun telah menggiring persepsi publik tanpa dasar yang jelas.
“Apapun bentuk pemberitaan saya tidak mempermasalahkan. Tetapi saya meyakini tuduhan yang diarahkan kepada saya sama sekali tidak benar dan merupakan fitnah,” ujarnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi jawaban atas berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat. Rega menegaskan dirinya siap menghadapi proses hukum dan membuka ruang pembuktian secara terang benderang.
Di tengah tekanan yang datang, Rega mengaku dukungan keluarga menjadi kekuatan terbesar baginya untuk tetap bertahan menghadapi badai tudingan.
“Istri saya orang pertama yang memberikan dukungan dan mempercayai saya,” ungkapnya.
Ia pun memastikan akan tetap kooperatif dan menghormati seluruh mekanisme hukum hingga ada keputusan yang memiliki kekuatan hukum tetap.
“Saya akan tetap menghormati proses yang sedang berjalan hingga ada kepastian hukum yang jelas,” pungkasnya.
Polemik yang menyeret nama pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tersebut kini menjadi perhatian publik. Masyarakat pun menanti pembuktian dan kejelasan hukum agar persoalan ini tidak terus menjadi bola liar di tengah masyarakat. ***Red






0 comments:
Posting Komentar