Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Sabtu, 25 Juli 2026

Resmi Diluncurkan, Car Free Day dan Pasar Minggu Pagi Mandalawangi Siap Jadi Pusat UMKM Baru di Cipatat


KABARCIEPAT.COM | BANDUNG BARAT – Car Free Day (CFD) yang dipadukan dengan Pasar Minggu Pagi resmi diluncurkan di ruas Jalan Lama Rajamandala,  mulai dari Kampung Tagog hingga Kampung Kiara Kidul, Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (26/7/2026).

Peresmian hari pertama ditandai dengan prosesi gunting pita oleh Ketua Forum RW Desa Mandalawangi, Syafrijal, didampingi Ketua Pelaksana bersama Keluarga Besar Pedagang Keliling Kecamatan Cipatat sebagai simbol dimulainya kegiatan yang bertujuan memberdayakan pedagang keliling dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Cipatat.

Kegiatan Car Free Day akan digelar secara rutin setiap hari Minggu mulai pukul 06.00 WIB hingga 11.00 WIB, dengan memanfaatkan ruas Jalan Lama Rajamandala dari Kampung Tagog hingga Jalan Cagak Kiara.

Selain menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan menikmati kawasan bebas kendaraan bermotor, Pasar Minggu Pagi juga diproyeksikan mampu menampung sekitar 400 stan UMKM lokal, sehingga diharapkan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Cipatat.

Ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan, mulai dari penyusunan proposal perizinan, struktur kepanitiaan, konsep pelaksanaan kegiatan, hingga rencana rekayasa lalu lintas dan jalur evakuasi. Panitia berharap kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Forkopimcam Cipatat melalui pemberian izin keramaian serta rekomendasi pelaksanaan agar kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan.

Desa Mandalawangi dinilai memiliki posisi strategis karena berada di jalur penghubung antarkecamatan. Potensi tersebut menjadi modal besar dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif sekaligus menghadirkan ruang publik yang sehat, nyaman, dan ramah lingkungan.

Melalui penyelenggaraan Car Free Day dan Pasar Minggu Pagi, panitia menargetkan beberapa tujuan, di antaranya meningkatkan kesehatan masyarakat, memperkuat perekonomian pelaku UMKM, mempererat semangat gotong royong, memperkuat sinergi antara masyarakat dengan pemerintah desa, serta menghadirkan sarana edukasi bagi program pemerintah, kepolisian, dan instansi terkait.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Cipatat Kompol DMS. Andriani Sapin, S.Pd., M.H.I., perwakilan Kecamatan Cipatat, Koramil Cipatat, Pemerintah Desa Mandalawangi, BPD, para Ketua RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, Karang Taruna, serta unsur masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolsek Cipatat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, keberadaan Pasar Minggu Pagi tidak hanya menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan perekonomian, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang positif bagi masyarakat.

Kapolsek juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) selama kegiatan berlangsung. Selain itu, ia mengimbau para pedagang maupun pengunjung agar menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan sehingga kawasan Car Free Day tetap bersih, nyaman, dan menjadi contoh ruang publik yang sehat.

Dengan diluncurkannya Car Free Day dan Pasar Minggu Pagi ini, Desa Mandalawangi diharapkan memiliki destinasi baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, memperkuat kebersamaan warga, sekaligus menjadi ikon kegiatan masyarakat di Kecamatan Cipatat.

Share:

SD Negeri 2 Citatah Raih Predikat "Sangat Baik", Indeks Kepuasan Masyarakat Capai 92,22


Bandung Barat, KabarCiepat.com – SD Negeri 2 Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, berhasil meraih nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 92,22 dengan kategori "Sangat Baik" berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Tahun 2026. Capaian tersebut menunjukkan tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan yang diberikan pihak sekolah.

Survei melibatkan 60 responden yang terdiri dari 40 orang tua/wali murid, 10 orang masyarakat, 5 anggota komite sekolah, serta 5 alumni/tamu. Hasil penilaian menempatkan SD Negeri 2 Citatah pada predikat A, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen sekolah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang profesional, ramah, cepat, dan bertanggung jawab.

Berdasarkan hasil survei, unsur pelayanan dengan nilai tertinggi adalah Biaya/Tarif yang memperoleh skor 100, disusul Perilaku Petugas dengan nilai 94, Kompetensi Petugas 93, dan Produk Pelayanan 92. Sementara unsur Persyaratan Pelayanan dan Sarana Prasarana masing-masing memperoleh nilai 90, Prosedur Pelayanan serta Penanganan Pengaduan mendapat nilai 91, sedangkan Waktu Pelayanan memperoleh nilai 89.

Kepala SD Negeri 2 Citatah, Elis Ernawati, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada seluruh responden yang telah memberikan penilaian dan masukan demi peningkatan mutu pelayanan sekolah.

"Hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta didik, orang tua, dan masyarakat. Kami akan menjadikan setiap masukan sebagai bahan evaluasi agar pelayanan yang diberikan semakin baik," ujarnya.

Dalam survei tersebut, masyarakat juga memberikan sejumlah saran, di antaranya peningkatan sarana dan prasarana, penyediaan informasi layanan yang lebih lengkap dan mudah diakses, serta mempertahankan keramahan dan profesionalisme petugas. Selain itu, banyak responden menyampaikan apresiasi bahwa pelayanan di SD Negeri 2 Citatah sudah berjalan dengan baik, cepat, mudah, dan memuaskan.

Sebagai bentuk komitmen, SD Negeri 2 Citatah menegaskan akan terus mengedepankan semangat pelayanan "Cepat, Tepat, Ramah, dan Bertanggung Jawab" sesuai kebutuhan serta harapan masyarakat.

Dengan capaian IKM sebesar 92,22 dan predikat Sangat Baik, SD Negeri 2 Citatah optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sekolah sebagai lembaga pendidikan yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan prima. ***Red
Share:

Jumat, 24 Juli 2026

LDII Cianjur Gelar Musda VII, Perkuat Kontribusi untuk Wujudkan Cianjur Berjaya Menuju Jawa Barat Istimewa


CIANJUR, KabarCiepat.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Cianjur menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VII Tahun 2026 pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini menjadi forum permusyawaratan tertinggi organisasi di tingkat kabupaten sekaligus momentum untuk memperkuat peran LDII dalam mendukung pembangunan daerah.

Mengusung tema "Penguatan Kontribusi LDII untuk Cianjur Berjaya Menuju Jawa Barat Istimewa", Musda VII menjadi ajang evaluasi kepengurusan periode 2021–2026, penyusunan arah kebijakan organisasi lima tahun ke depan, serta pemilihan Ketua DPD LDII Kabupaten Cianjur periode 2026–2031 secara demokratis, melalui musyawarah dan semangat kekeluargaan.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Cianjur, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, Majelis Ulama Indonesia (MUI), organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh masyarakat, serta jajaran DPW LDII Jawa Barat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara LDII dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam membangun Kabupaten Cianjur.

Peserta Musda terdiri dari Ketua Pimpinan Cabang (PC), Sekretaris PC, serta Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII se-Kabupaten Cianjur yang memiliki hak musyawarah. Dalam forum tersebut dibahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan, pandangan umum peserta, penetapan program kerja organisasi, hingga penentuan kepemimpinan baru yang diharapkan mampu menjawab tantangan organisasi dan kebutuhan masyarakat.

Melalui tema yang diusung, LDII menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kontribusi nyata melalui pembinaan sumber daya manusia yang profesional religius, penguatan nilai-nilai kebangsaan, pemberdayaan ekonomi umat, kepedulian terhadap lingkungan hidup, serta pembinaan karakter generasi muda. Langkah tersebut dinilai selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Cianjur maupun visi pembangunan Provinsi Jawa Barat.

Selain itu, LDII Kabupaten Cianjur menegaskan tekadnya menjadi organisasi kemasyarakatan yang adaptif, inklusif, dan solutif dengan terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, lembaga keagamaan, dunia pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat guna mewujudkan kehidupan yang harmonis, religius, aman, dan sejahtera. Pelaksanaan Musda juga menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sesuai AD/ART LDII sebagai upaya menjaga tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

DPD LDII Kabupaten Cianjur berharap Musda VII mampu menghasilkan kepemimpinan yang amanah, program kerja yang inovatif, serta semakin memperkuat kontribusi nyata organisasi dalam mendukung terwujudnya Cianjur Berjaya menuju Jawa Barat Istimewa, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara. ***Dani

(Redaksi KabarCiepat.com)
Share:

Kamis, 23 Juli 2026

PGRI Cabang Cipatat Gelar Konferensi Kerja Cabang I Tahun 2026, Evaluasi Program dan Rumuskan Langkah Strategis Tingkatkan Kompetensi Guru


BANDUNG BARAT, KabarCiepat.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, menggelar Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) I Tahun 2026 pada Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini dihadiri para pengurus ranting yang mewakili anggota PGRI se-Kecamatan Cipatat sebagai forum evaluasi program kerja sekaligus penyusunan arah kebijakan organisasi untuk satu tahun ke depan.

Ketua PGRI Cabang Cipatat, Endin Mahpudin, M.T., M.Pd., M.A.P., menjelaskan bahwa konferensi kerja ini menjadi momentum pertanggungjawaban kepengurusan baru atas seluruh program yang telah dilaksanakan sejak menerima amanah pada 6 Desember 2025 hingga 30 Juni 2026.

"Pada kesempatan ini kami selaku Pengurus Cabang mempertanggungjawabkan seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bentuk transparansi dan komitmen kepengurusan yang baru," ujar Endin.

Menurutnya, hasil evaluasi menunjukkan berbagai kemajuan yang mendapat apresiasi dari para peserta. Salah satu capaian yang paling dirasakan adalah pembenahan sarana dan prasarana organisasi melalui revitalisasi Gedung PGRI Cabang Cipatat sehingga kini lebih aman, nyaman, dan representatif untuk berbagai aktivitas para guru.

Selain mengevaluasi program enam bulan pertama kepengurusan, Konkercab I juga memfokuskan pembahasan pada penyusunan program kerja satu tahun mendatang. Pembahasan dilakukan melalui sidang Komisi A, Komisi B, dan Komisi C yang selanjutnya akan disahkan dalam Sidang Pleno IV sebagai pedoman pelaksanaan organisasi.

Endin menegaskan bahwa seluruh program yang dirancang bermuara pada peningkatan kualitas guru sebagai ujung tombak pendidikan.

"Harapan kami melalui Konkercab ini kompetensi profesional guru terus meningkat. Pada akhirnya seluruh program organisasi ini bertujuan untuk memajukan pendidikan dan memberikan yang terbaik bagi peserta didik," katanya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Bandung Barat, Drs. H. Rustiyana, S.T., M.T., M.Pd., M.A.P., memberikan apresiasi atas perkembangan positif yang ditunjukkan PGRI Cabang Cipatat dalam enam bulan terakhir.

Menurut Rustiyana, keberhasilan renovasi gedung PGRI menjadi bukti nyata bahwa kepengurusan mampu menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh para anggota.

"Dari evaluasi kegiatan enam bulan ini saya melihat perkembangannya sangat baik. Renovasi gedung menjadi bukti nyata adanya peningkatan fasilitas organisasi," ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan organisasi PGRI harus memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya, tidak hanya sebagai wadah berhimpun, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan kualitas dan kesejahteraan profesi guru.

"Saya mengamanatkan bahwa kepengurusan PGRI harus benar-benar memberikan manfaat bagi anggotanya. Guru harus merasakan nilai tambah setelah bergabung dalam organisasi ini," tegasnya.

Menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, Rustiyana mengajak seluruh guru di Kabupaten Bandung Barat untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme agar mampu menjawab kebutuhan zaman.
"Hari ini perubahan berlangsung sangat cepat. Guru harus terus belajar dan meningkatkan kompetensi sehingga mutu pendidikan di Kabupaten Bandung Barat dapat meningkat secara berkelanjutan," pungkasnya.

Melalui Konferensi Kerja Cabang I Tahun 2026 ini, PGRI Cabang Cipatat menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan profesionalisme guru, serta menyusun program-program strategis yang berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bandung Barat. ***Red 
Share:

Kemenag Cianjur Gelar Rakor Pengawas dan Guru PAI, Perkuat Sinergi Tingkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam

CIANJUR, Kabarciepat.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawas dan Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) pada Sekolah Umum di Aula Kemenag Kabupaten Cianjur, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pengawas dan guru PAI dalam meningkatkan mutu pendidikan agama Islam di sekolah umum.

Rakor diikuti oleh para pengawas serta guru Pendidikan Agama Islam dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Cianjur. Kegiatan tersebut menjadi forum koordinasi untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan program kerja, mengevaluasi pembelajaran PAI, sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga pendidik.

Dalam pelaksanaannya, peserta menerima pembinaan mengenai kebijakan terbaru Kementerian Agama, peningkatan profesionalisme guru, penguatan moderasi beragama, hingga strategi pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

Kementerian Agama Kabupaten Cianjur menegaskan bahwa pengawas dan guru PAI memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, berkarakter, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Melalui rapat koordinasi ini, Kemenag berharap terjalin koordinasi yang semakin solid antara pengawas dan guru PAI sehingga seluruh program pembinaan dapat berjalan lebih efektif, selaras dengan kebijakan pemerintah, serta mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan agama Islam di sekolah umum.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Suasana diskusi interaktif mewarnai jalannya rakor, di mana para peserta menyampaikan berbagai masukan dan pengalaman di lapangan sebagai bahan evaluasi untuk penyempurnaan program pembinaan guru Pendidikan Agama Islam ke depan. ***Dani (Red/Kabarciepat.com)
Share:

Ketua PGRI Kabupaten Bandung Barat Apresiasi Konferensi Kerja Cabang I PGRI Kecamatan Cipatat


Bandung Barat, KabarCiepat.com – Ketua PGRI Kabupaten Bandung Barat, Rustiana, mengapresiasi pelaksanaan Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) I PGRI Kecamatan Cipatat yang digelar sebagai forum evaluasi sekaligus penyusunan program kerja organisasi untuk satu tahun ke depan.

Menurut Rustiana, Konkercab merupakan momentum penting bagi organisasi untuk mengevaluasi seluruh program yang telah dilaksanakan selama enam bulan terakhir, sekaligus merumuskan langkah strategis agar kinerja organisasi semakin baik.

"Saya melihat Konkercab ini adalah untuk mengevaluasi apa yang telah dilaksanakan selama enam bulan ke belakang. Apa yang sudah baik harus dilanjutkan, sedangkan yang masih kurang harus terus ditingkatkan," ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui forum tersebut, PGRI Kecamatan Cipatat menyusun program kerja selama satu tahun ke depan dengan harapan mampu menghadirkan organisasi yang lebih maju, aktif, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya.

"Konkercab ini menyusun program satu tahun ke depan. Harapannya tentu satu tahun mendatang PGRI Kecamatan Cipatat bisa menjadi lebih baik lagi dalam menjalankan program-program organisasinya," katanya.

Rustiana juga memberikan apresiasi terhadap berbagai capaian yang telah diraih PGRI Kecamatan Cipatat dalam enam bulan terakhir. Salah satu perkembangan yang dinilai positif adalah renovasi Gedung PGRI yang kini menjadi simbol kemajuan organisasi di tingkat kecamatan.

"Saya melihat perkembangan PGRI Kecamatan Cipatat cukup baik. Salah satunya adalah renovasi Gedung PGRI yang menjadi bukti nyata kemajuan organisasi dan bisa langsung dirasakan serta dilihat oleh anggota," ungkapnya.

Selain itu, ia berpesan kepada seluruh jajaran pengurus agar terus mengedepankan pelayanan kepada anggota. Menurutnya, keberadaan PGRI harus benar-benar memberikan manfaat bagi para guru yang menjadi anggotanya.

"Saya mengamanatkan kepada seluruh pengurus agar PGRI benar-benar bermanfaat bagi anggotanya. Setiap guru yang bergabung menjadi anggota PGRI harus merasakan manfaat dari keberadaan organisasi ini," tegas Rustiana.

Di akhir arahannya, Rustiana juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat. Ia berharap seluruh guru terus mengembangkan kemampuan dan profesionalismenya agar mampu meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bandung Barat.

"Perubahan terus terjadi dan tuntutan zaman semakin berkembang. Oleh karena itu, guru-guru harus terus meningkatkan kompetensinya sehingga kualitas pendidikan di Kabupaten Bandung Barat semakin maju dan mampu menjawab tantangan masa depan," pungkasnya.***Red 
Share:

PGRI Cabang Cipatat Gelar Konferensi Kerja Cabang I Tahun 2026, Evaluasi Program dan Rumuskan Langkah Strategis Organisasi


Bandung Barat, KabarCiepat.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Cipatat menggelar Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) I Tahun 2026 pada Kamis (23/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat ini dihadiri para pengurus ranting yang mewakili seluruh anggota PGRI se-Kecamatan Cipatat.

Ketua PGRI Cabang Cipatat, Endin Mahpudin, M.M.Pd, menjelaskan bahwa Konkercab I menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program kerja selama enam bulan pertama masa kepengurusan, terhitung sejak dilantik pada 6 Desember 2025 hingga 30 Juni 2026.

"Melalui forum ini kami mempertanggungjawabkan seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bentuk transparansi, akuntabilitas, dan komitmen pengurus dalam menjalankan amanah organisasi," ujar Endin.

Menurutnya, laporan pertanggungjawaban tersebut mendapat apresiasi dari para peserta. Mereka menilai kepengurusan baru telah menunjukkan berbagai perubahan positif, khususnya dalam pembenahan organisasi dan peningkatan sarana prasarana.

Salah satu capaian yang mendapat perhatian adalah revitalisasi Gedung PGRI Cabang Cipatat yang kini telah selesai diperbaiki sehingga lebih aman, nyaman, dan representatif untuk mendukung berbagai kegiatan organisasi maupun peningkatan kapasitas para guru.

Selain mengevaluasi program yang telah berjalan, Konkercab I juga menjadi forum penyusunan program kerja organisasi untuk satu tahun ke depan. Pembahasan dilakukan melalui sidang-sidang komisi yang terdiri dari Komisi A, Komisi B, dan Komisi C, sebelum seluruh hasilnya dibahas dan disahkan dalam Sidang Pleno IV sebagai pedoman pelaksanaan program kerja PGRI Cabang Cipatat.

Endin menegaskan bahwa seluruh program yang dirancang berorientasi pada peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru sebagai upaya mendukung peningkatan mutu pendidikan.
"Harapan kami melalui Konkercab ini, kompetensi profesional guru dapat terus meningkat. Karena pada akhirnya seluruh program organisasi bermuara pada satu tujuan, yakni memajukan dunia pendidikan dan memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik," pungkasnya.

Konferensi Kerja Cabang I Tahun 2026 diharapkan menjadi tonggak penguatan organisasi PGRI Cabang Cipatat dalam membangun sinergi, meningkatkan kualitas sumber daya guru, serta menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Bandung Barat. ***Red
Share:

Selamat tahun baru Islam

https://www.kabarciepat.com/2026/06/dinass-kepemudaan-dan-olahraga.html?m=1

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa