Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Jumat, 31 Juli 2026

Kepala Desa Jati Pimpin Kerja Bakti Jumat Bersih, Tampil Santai Demi Maksimal Jaga Kebersihan Lingkungan


KabarCiepat.com | CIANJUR – Semangat gotong royong terus ditunjukkan Pemerintah Desa Jati, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur. Memulai akhir pekan dengan lingkungan yang bersih dan asri telah menjadi budaya sekaligus agenda rutin setiap Jumat pagi di lingkungan Kantor Desa Jati.

Pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, Kepala Desa Jati, Tedi Mulyadi, turun langsung memimpin kegiatan kerja bakti membersihkan halaman dan lingkungan kantor desa bersama perangkat desa.

Kegiatan tersebut bertujuan menciptakan lingkungan pelayanan publik yang bersih, rapi, dan nyaman sehingga masyarakat yang datang mengurus berbagai keperluan administrasi dapat memperoleh pelayanan dalam suasana yang lebih baik.

Menariknya, dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Tedi Mulyadi tampil berbeda dari biasanya. Ia memilih mengenakan kaos singlet agar lebih leluasa saat melakukan pekerjaan fisik dibandingkan menggunakan pakaian dinas resmi.

«"Kalau pakai pakaian resmi tentu agak kaku untuk kerja bakti. Menggunakan kaos singlet jauh lebih leluasa, membuat badan lebih cepat berkeringat, dan pastinya lebih nyaman untuk beraktivitas membersihkan halaman," ujar Tedi Mulyadi di sela-sela kegiatan.»

Menurutnya, kerja bakti bukan sekadar membersihkan lingkungan kantor desa, tetapi juga menjadi bentuk keteladanan kepada masyarakat agar terus membudayakan hidup bersih dan menjaga lingkungan melalui semangat gotong royong.

Pemerintah Desa Jati berharap kegiatan rutin Jumat Bersih ini dapat terus dipertahankan sebagai budaya positif yang mampu menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan, sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat. ***Jhd
Share:

Penantian Panjang Berbuah Hasil, SDN Cadas Leueur Syukuri Realisasi Bantuan Rehabilitasi Sekolah


KabarCiepat.com | BOGOR – Kabar menggembirakan datang bagi keluarga besar SD Negeri Cadas Leueur yang beralamat di Jalan Antam Pongkor KM 07, Cadas Leueur, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Setelah menanti cukup lama, sekolah tersebut akhirnya mulai merealisasikan program rehabilitasi bangunan yang diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan keamanan kegiatan belajar mengajar. Jumat, 31/7/2026

Kepala SD Negeri Cadas Leueur, Juju Juariah, S.Pd., M.M., mengungkapkan rasa syukur atas dimulainya proses rehabilitasi sekolah. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan harapan yang telah lama dinantikan oleh seluruh warga sekolah.

«"Kami sangat bersyukur karena ini adalah penantian yang cukup lama dari warga SDN Cadas Leueur. Alhamdulillah sekarang sudah terealisasi. Meskipun untuk anggaran dan rincian lainnya belum ada kejelasan sepenuhnya, yang terpenting sudah ada aksi nyata. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah dan pihak Dinas Pendidikan yang cepat tanggap langsung turun tangan," ujar Juju.»
  Foto :  istimewa  Kepala SD Negeri Cadas Leueur, Juju Juariah, S.Pd., M.M., 

Pada tahap awal, rehabilitasi difokuskan pada dua ruang kelas, satu ruang guru, dan satu ruang kepala sekolah. Pekerjaan meliputi perbaikan atap, dinding, lantai, serta bagian bangunan lain yang mengalami kerusakan agar kembali layak digunakan. Perbaikan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan kondusif bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Selain menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, Juju juga mengungkapkan bahwa SD Negeri Cadas Leueur masih menghadapi keterbatasan jumlah ruang kelas. Kondisi lahan sekolah yang sempit menjadi tantangan dalam pengembangan sarana pendidikan.

Karena itu, pihak sekolah berharap pemerintah dapat melanjutkan bantuan pembangunan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), khususnya untuk pembangunan ruang kelas baru dengan konsep bertingkat.

«"Sebetulnya kami masih kekurangan ruang kelas. Harapan kami ke depan, mudah-mudahan bantuan ini terus berlanjut, baik dari DAK maupun APBD, sehingga kami dapat membangun ruang kelas bertingkat. Mengingat lahan sekolah yang terbatas, pembangunan secara vertikal menjadi solusi agar kebutuhan ruang belajar dapat terpenuhi dan anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman," jelasnya.»

Dengan dimulainya proyek rehabilitasi ini, SD Negeri Cadas Leueur optimistis kualitas sarana dan prasarana pendidikan akan semakin meningkat. Rehabilitasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan representatif bagi para siswa di Jalan Antam Pongkor KM 07, Cadas Leueur, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. ***Red
Share:

Kamis, 30 Juli 2026

Kapolda Jabar: Penanganan Narkoba dan Miras Harus Jadi Tanggung Jawab Bersama

BANDUNG, KabarCiepat.com – Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, menegaskan bahwa penanganan penyalahgunaan narkotika, obat keras tertentu (OKT), dan minuman keras berbahaya tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Seluruh unsur pemerintah, pemangku kepentingan, hingga masyarakat harus bersinergi demi menyelamatkan generasi muda sebagai penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolda saat menghadiri rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat di Bandung, Kamis (30/7/2026).

"Melalui rapat koordinasi ini, kita ingin membangun komitmen bersama. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menanggulangi peredaran narkoba, obat keras tertentu, maupun minuman keras berbahaya di Jawa Barat," ujar Pipit Rismanto.

Ia menekankan bahwa cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 akan sulit tercapai apabila generasi muda justru menjadi korban penyalahgunaan narkoba, obat-obatan terlarang, maupun minuman keras.

"Pemerintah telah mencanangkan Indonesia Emas 2045. Jangan sampai estafet kepemimpinan bangsa dipegang oleh generasi muda yang menjadi korban miras, korban obat keras terlarang, ataupun korban narkoba. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama," tegasnya.

Untuk itu, Kapolda berharap seluruh pihak dapat memperkuat langkah pencegahan, pengawasan, edukasi, serta penegakan hukum melalui koordinasi lintas sektoral agar peredaran narkoba, OKT, dan minuman keras berbahaya di Jawa Barat dapat ditekan secara maksimal.

Sementara itu, rapat koordinasi yang digelar Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat merupakan upaya memperkuat sinergi antarinstansi dalam penanggulangan penyalahgunaan narkotika, obat keras tertentu (OKT), serta peredaran minuman keras berbahaya di wilayah Jawa Barat.

"Harapan kami, Jawa Barat mampu melahirkan generasi muda yang sehat, produktif, dan bersih dari narkoba serta berbagai zat adiktif lainnya, sehingga dapat menjadi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045," pungkas Kapolda. ***Red
Share:

Sekda Bandung Barat Jelaskan Mekanisme Penyerahan SK Penugasan Kepala Sekolah dan Isu Jual Beli Jabatan

KabarCiepat.com | BANDUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tengah melanjutkan proses pengisian jabatan fungsional serta penyerahan Surat Keputusan (SK) penugasan guru sebagai kepala sekolah. Hingga saat ini, pengisian jabatan belum seluruhnya tuntas lantaran masih ada serangkaian mekanisme yang harus ditempuh sesuai aturan yang berlaku.
 
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir, menyampaikan hal tersebut dalam keterangannya terkait dinamika pengisian jabatan di lingkungan pemerintahan daerah, khususnya di sektor pendidikan.
 
"Ada kecepatan fungsional dan juga penyerahan surat keputusan penugasan guru sebagai kepala sekolah, namun untuk kepala sekolah belum seluruhnya terisi karena memang ada mekanisme yang harus ditempuh. Terkait itu, dari total 6 posisi yang tersisa, Pak Bupati akan mengambil langkah terkait penyelesaiannya. Mungkin mulai besok kita sudah akan menginventarisasi dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan berkaitan dengan kondisi ini, sehingga seluruh jabatan yang kosong dapat terisi dan kita berharap mulai Agustus nanti seluruhnya sudah mulai berjalan sebagaimana mestinya," ujar Ade Zakir.
 
Lebih lanjut ia menjelaskan, proses pelantikan maupun penugasan ini harus menunggu rekomendasi resmi dari Pemerintah Provinsi melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN). "Sebelum terbitnya rekomendasi tersebut, kita belum bisa melangkah lebih jauh. Terkait jadwal pelantikan nantinya, hal itu akan disesuaikan setelah seluruh persyaratan dan rekomendasi terpenuhi," jelasnya.
 
Merespons adanya kemungkinan kekecewaan pihak tertentu terkait hasil penempatan, Sekda menegaskan bahwa kewenangan penetapan siapa yang mengisi posisi mana sepenuhnya adalah hak Bupati Bandung Barat. Hal itu diambil dengan pertimbangan keseimbangan kebutuhan di seluruh satuan kerja perangkat daerah maupun satuan pendidikan.
 
"Perlu saya sampaikan bahwa penetapan ini merupakan kewenangan Bupati untuk menentukan posisi siapa di mana, dan itu memang harus kita hargai. Beliau memandang secara keseluruhan bagaimana kondisi di dinas-dinas maupun satuan pendidikan supaya tercipta keseimbangan. Karena itu saya rasa pelantikan atau penugasan ini memang tidak akan memuaskan semua pihak, namun tentunya ini adalah pilihan terbaik yang diambil untuk kepentingan bersama," tegasnya.
 
Terkait beredarnya isu dugaan jual beli jabatan, Sekda Ade Zakir menegaskan pihaknya membuka selebar-lebarnya bagi masyarakat maupun pihak yang mengetahui hal tersebut untuk melapor. Namun hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk terkait dugaan tersebut.
 
"Kami menyampaikan secara terbuka, apabila ada yang mengetahui atau memiliki bukti adanya jual beli jabatan, silahkan dilaporkan kepada kami. Sangat terbuka untuk itu. Tapi sampai hari ini memang kita juga belum mendengar maupun menerima laporan apapun terkait hal tersebut. Jangan sampai isu-isu hanya sekadar isu belaka, namun pada faktanya tidak terjadi dan tidak ada yang dapat membuktikannya," ujarnya.
 
Secara rinci, susunan jabatan yang tengah ditangani meliputi dua orang untuk jabatan tinggi pratama, 56 orang untuk jabatan administrator, serta 112 guru yang ditugaskan sebagai kepala sekolah di berbagai jenjang pendidikan.
 
Sementara itu, Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Edi Saprudin, S.Pd., menyambut baik penyerahan SK penugasan tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan hal yang luar biasa karena mampu mengurangi angka kekosongan jabatan kepala sekolah yang selama ini terjadi.
 
"Alhamdulillah hari ini Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat melalui Bupati Bandung Barat telah melantik sekaligus menyerahkan SK penugasan guru sebagai kepala sekolah sebanyak 112 orang. Ini satu hal yang luar biasa karena dengan demikian kekosongan jabatan kepala sekolah yang selama ini terjadi dapat berkurang secara signifikan," ungkap Edi Saprudin.
 
Dijelaskannya, dari 112 orang yang menerima SK penugasan, mayoritas mengisi jabatan kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD), sementara selebihnya untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Hal itu disesuaikan dengan jumlah kekosongan jabatan yang ada di lapangan.
 
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Bupati Bandung Barat yang hari ini telah memberikan SK kepada guru yang diberikan tugas tambahan menjadi kepala sekolah. Khusus untuk jenjang SD ada 111 orang, sedangkan untuk SMP hanya 1 orang. Mengapa jumlah SMP lebih sedikit? Karena kekosongan kepala sekolah di jenjang SMP hanya berjumlah 16 orang, sedangkan untuk SD jumlah kekosongannya jauh lebih banyak," pungkasnya.
 
Dengan selesainya penyerahan SK tahap ini, diharapkan manajemen dan pelayanan pendidikan di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Bandung Barat dapat berjalan lebih optimal, tertib, dan terarah demi peningkatan kualitas pendidikan daerah.' Pungkasnya ***Red
Share:

Panen Padi Organik di Warungkondang Capai 8 Ton per Hektare, Pemkab Cianjur dan BI Jabar Dorong Pertanian Berkelanjutan


CIANJUR, KabarCiepat.com – Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Barat menggelar Panen Raya Padi Organik di Kampung Celanjang, Desa Sukamulya, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Cianjur ke-349 dan HUT ke-81 Republik Indonesia dengan mengusung tema “Sinergi Pangan untuk Negeri.”

Panen raya ini menjadi bukti keberhasilan program demplot padi organik yang mampu menghasilkan produktivitas hingga 8 ton per hektare, lebih tinggi dibandingkan rata-rata hasil panen padi nonorganik. Selain panen bersama, kegiatan juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan lansia serta bantuan sarana pertanian sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap sektor pertanian.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Cianjur ****, Kepala Perwakilan BI Jawa Barat Junanto Herdiawan, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Peternakan Kabupaten Cianjur Wahyu Ginanjar, S.O.P., M.M., Camat Warungkondang, unsur Forkopimcam, Babinsa, perwakilan Dinas Pertanian, Kepala Desa Sukamulya Imam Nurjaman, kader PKK, kelompok tani, serta masyarakat setempat.

Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, Sp.OG., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan program pertanian organik tersebut. Menurutnya, capaian produktivitas hingga 8 ton per hektare menunjukkan bahwa pertanian organik memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan di Kabupaten Cianjur.

"Alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan. Mudah-mudahan ke depan demplot seperti ini bukan hanya ada di sini saja, tetapi bisa tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Cianjur," ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan pertanian organik tidak hanya difokuskan pada komoditas padi, tetapi juga diharapkan dapat diterapkan pada berbagai komoditas pertanian lainnya agar mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Junanto Herdiawan, menegaskan komitmen BI dalam mendukung pengembangan pertanian organik melalui pendampingan yang berkelanjutan.

"Program kali ini lebih komprehensif karena dikawal langsung oleh Bank Indonesia. Hasilnya di luar ekspektasi, bahkan melebihi dari yang kami harapkan," katanya.

Di kesempatan yang sama, Kepala DTPHP Kabupaten Cianjur, Wahyu Ginanjar, menjelaskan bahwa program demplot padi organik saat ini dilaksanakan di lima kecamatan, yakni Bojongpicung, Ciranjang, Warungkondang, Karangtengah, dan Kecamatan Cianjur. Masing-masing lokasi memiliki luas demplot sekitar 5.000 meter persegi yang dikelola oleh kelompok tani.

Menurutnya, produktivitas mencapai 8 ton per hektare jauh melampaui rata-rata hasil pertanian nonorganik yang berkisar antara 5 hingga 6 ton per hektare. Ke depan, hasil tersebut akan menjadi bahan kajian untuk memperluas penerapan pertanian organik di wilayah lain.

Kepala Desa Sukamulya, Imam Nurjaman, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Cianjur dan Bank Indonesia terhadap petani di wilayahnya. Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut sehingga memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Selain panen raya, kegiatan juga diwarnai dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan lansia sebagai bentuk kepedulian sosial. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan sarana pertanian kepada kelompok tani sebagai upaya memperkuat produktivitas pertanian organik di Kabupaten Cianjur. ***Dani

(Redaksi KabarCiepat.com)
Share:

PGRI Cabang Cipatat Sampaikan Ucapan Selamat kepada 10 Kepala Sekolah yang Baru Dilantik

Kabaraciepat.com | Bandung Barat – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Cipatat menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada sepuluh guru yang resmi dilantik sebagai Kepala Sekolah di wilayah Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, pada Kamis (30/7/2026).

Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi atas amanah baru yang diemban para kepala sekolah sekaligus harapan agar mampu menghadirkan kepemimpinan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

Ketua PGRI Cabang Cipatat, Endin Mahpudin, M.M.Pd, menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting dalam memperkuat kualitas kepemimpinan di lingkungan sekolah.

"Kami keluarga besar PGRI Cabang Cipatat mengucapkan selamat dan sukses kepada para kepala sekolah yang telah dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta mampu membawa sekolah menjadi lebih maju, berkualitas, dan berprestasi," ujar Endin Mahpudin.

Adapun sepuluh kepala sekolah yang dilantik, yaitu:
1. Heni Agustini, S.Pd
2. Lutfi Syariful Zein, S.Pd.I., M.Pd
3. Roni Irnadiansyah, S.Pd
4. Tomi Sudrajat, S.Pd
5. Imas Heryani, S.Pd
6. Rini Nurani, S.Pd
7. Ai Herawati, S.Pd
8. Eulis Nirmala, S.Pd
9. Budiman Yusup, S.Pd
10. Cecen Suryadi, S.Pd

Momentum pelantikan tersebut juga dihadiri oleh para kepala sekolah yang baru dilantik dengan penuh semangat dan kebersamaan. PGRI Cabang Cipatat berharap sinergi antara organisasi profesi, kepala sekolah, guru, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan terus terjalin demi mewujudkan layanan pendidikan yang bermutu bagi peserta didik di Kecamatan Cipatat. ***Red
Share:

Perhutani KPH Cianjur Gandeng Babinsa Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan


KabarCiepat.com | CIANJUR – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI, Perhutani menggelar sosialisasi preventif kepada masyarakat desa hutan di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kendang Kidul, BKPH Sukanagara Selatan, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi Perhutani dan TNI dalam membangun kesadaran masyarakat agar turut menjaga kelestarian hutan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran, terutama saat memasuki musim kemarau.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perhutani (Asper) BKPH Sukanagara Selatan, Nanjar Munandar, mewakili Administratur KPH Cianjur, Babinsa Yusuf, jajaran Perhutani, serta masyarakat desa hutan.

Dalam sosialisasi yang berlangsung interaktif, warga diberikan pemahaman mengenai bahaya membuka lahan dengan cara dibakar, pentingnya meningkatkan kewaspadaan, hingga tata cara melaporkan secara cepat apabila menemukan titik api (hotspot) di kawasan hutan.

Mewakili Administratur KPH Cianjur, Nanjar Munandar menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor utama dalam menekan risiko kebakaran hutan.

"Sinergi bersama Babinsa ini bertujuan membangun kesadaran kolektif. Kawasan hutan RPH Kendang Kidul memiliki nilai ekologis yang sangat penting sehingga kelestariannya harus dijaga bersama. Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama saat cuaca kering dan angin kencang," ujarnya.

Sementara itu, Babinsa Yusuf menegaskan kesiapan TNI untuk terus mendukung langkah-langkah pencegahan yang dilakukan Perhutani.

"Kami siap mendampingi Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan. Melalui pendekatan humanis, kami mengingatkan masyarakat bahwa membakar hutan dan lahan bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum. Mari bersama-sama menjaga hutan agar tetap lestari dan terhindar dari kebakaran," tegasnya.

Perwakilan masyarakat desa hutan menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berkomitmen ikut melakukan pengawasan secara swadaya serta berperan aktif dalam menjaga kawasan hutan dari ancaman kebakaran.

Melalui kolaborasi Perhutani, TNI, dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan Karhutla semakin efektif sehingga kelestarian hutan di wilayah KPH Cianjur tetap terjaga untuk generasi mendatang. ***Dani
Share:

Selamat tahun baru Islam

https://www.kabarciepat.com/2026/06/dinass-kepemudaan-dan-olahraga.html?m=1

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa