KabarCiepat.com || BANDUNG BARAT – Di tengah semarak perayaan Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat (KBB) ke-19, muncul kisah yang menyita perhatian publik. H. Ase Rukmantara, pencipta lagu Karatagan Bandung Barat yang selama ini menjadi simbol semangat, kebanggaan, dan identitas masyarakat Bandung Barat, mengaku belum mendapatkan apresiasi yang layak atas karya besarnya tersebut.
Ironisnya, saat menghadiri rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat, H. Ase Rukmantara dikabarkan harus menyewa kendaraan sendiri dan menggunakan kursi roda untuk dapat hadir dalam kegiatan yang turut membesarkan namanya sebagai seniman dan pencipta lagu daerah.
Lagu Karatagan Bandung Barat sendiri telah lama menjadi bagian dari berbagai kegiatan resmi pemerintah daerah, acara seremonial, hingga momentum penting yang berkaitan dengan Kabupaten Bandung Barat. Namun, menurut pengakuannya, hingga saat ini dirinya belum pernah merasakan bentuk penghargaan yang memadai, termasuk terkait royalti maupun apresiasi resmi dari pemerintah daerah atas karya yang telah menjadi aset budaya masyarakat Bandung Barat.
Kondisi tersebut memunculkan keprihatinan dari berbagai kalangan. Banyak pihak menilai para seniman dan budayawan yang telah memberikan kontribusi besar bagi daerah seharusnya mendapatkan perhatian serta penghargaan yang setimpal. Terlebih, karya yang mereka ciptakan telah menjadi identitas dan kebanggaan daerah yang terus digunakan hingga saat ini.
Peristiwa ini menjadi refleksi penting bagi semua pihak agar lebih menghargai para pelaku seni dan budaya yang telah berkontribusi dalam membangun karakter serta identitas daerah. Apresiasi tidak hanya berupa penghargaan simbolis, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap hak-hak pencipta yang telah mengabdikan karya dan dedikasinya untuk masyarakat.
Di momentum Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat ke-19 ini, harapan pun muncul agar pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih kepada para seniman dan budayawan, termasuk H. Ase Rukmantara, yang telah mengharumkan nama Bandung Barat melalui karya-karyanya. ***Red






0 comments:
Posting Komentar