KabarCiepat.com || Bandung Barat – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Cipongkor melaksanakan pengecekan langsung terkait pemberitaan mengenai kondisi dapur SPPG Sirnagalih yang disebut menggunakan air isi ulang berlumut untuk kebutuhan dapur, Jumat (5/6/2026).
Kapolsek Cipongkor AKP Solehudin, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi dilaksanakan pada Jumat, 5 Juni 2026 pukul 14.26 WIB bersama unsur Forkopimcam dan petugas kesehatan dari Puskesmas Cipongkor.
“Pada hari ini Jumat tanggal lima Juni dua ribu dua puluh enam pukul empat belas dua puluh enam menit, telah dilaksanakan monitoring dan evaluasi terkait pemberitaan dapur SPPG Sirnagalih bahwa menurut pemberitaan dapur SPPG dimaksud menggunakan air isi ulang dan berlumut,” ujar AKP Solehudin, S.E.
Dalam pengecekan tersebut, petugas dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Cipongkor melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan air di dapur SPPG Sirnagalih. Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa air isi ulang yang digunakan dinilai layak untuk kebutuhan mencuci peralatan makan dan dapur.
Sementara itu, untuk kebutuhan bahan memasak, dapur SPPG diketahui menggunakan air kemasan merek Le Minerale sehingga dinilai aman untuk digunakan dalam proses pengolahan makanan.
“Setelah dilakukan pengecekan oleh pihak Dinas Kesehatan, yakni petugas Puskesmas Cipongkor, bahwa air isi ulang tersebut layak digunakan untuk cuci piring, sedangkan untuk bahan memasak menggunakan air kemasan merek Le Minerale,” lanjutnya.
Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut melibatkan Tim Monev Kecamatan Cipongkor yang terdiri dari Camat Cipongkor Ilman Sulaiman, Kapolsek Cipongkor AKP Sholehuddin, Kepala Puskesmas Cipongkor Yuyun S., serta petugas kesehatan lingkungan Fajar Ramdhani.
Berita acara hasil monitoring dibuat sebagai bahan tindak lanjut dan klarifikasi atas informasi yang beredar di masyarakat. ***Riki






0 comments:
Posting Komentar