CIANJUR, KabarCiepat.com l – Kondisi memprihatinkan menimpa Muhammad Daniel (35), seorang mualaf yang tinggal di Kampung Bungbulang RT 03/RW 07, Desa Sindangraja, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur. Ia bersama 7 anggota keluarganya terpaksa harus bertahan hidup di dalam rumah yang sempit dan kondisinya kini sudah nyaris roboh. Selasa, 9/6/2026
Rumah yang menjadi tempat berlindung delapan jiwa tersebut sudah mengalami kerusakan parah di berbagai sisi. Struktur bangunan yang rapuh membuat kediaman mereka sangat rentan ambruk, terutama saat cuaca buruk melanda. Selain faktor keselamatan yang mengkhawatirkan, luas rumah yang sangat terbatas juga membuat kondisi tempat tinggal mereka jauh dari kata layak.
Menurut pengakuan Daniel, dirinya tidak tinggal diam melihat kondisi rumahnya yang kian hari kian membahayakan keselamatan keluarganya. Ia mengaku sudah berulang kali mengajukan permohonan bantuan perbaikan rumah kepada pihak pemerintah desa setempat. Namun, hingga saat ini, belum ada tindakan nyata maupun tanggapan dari pihak berwenang.
"Sudah beberapa kali saya mengajukan permohonan ke pihak desa agar bisa dibantu memperbaiki rumah ini, tapi sampai sekarang sama sekali belum ada tanggapan," ujar Daniel dengan nada kecewa.
Mirisnya lagi, keluhan Daniel tidak hanya terbatas pada masalah renovasi rumah. Sebagai warga yang membutuhkan, ia mengaku selama ini luput dari berbagai program jaring pengaman sosial. Bentuk bantuan sosial apa pun dari pemerintah pusat maupun daerah belum pernah menyentuh tangannya.
Keluarga Muhammad Daniel kini hanya bisa pasrah sambil terus berharap ketukan pintu hati dari para dermawan, pihak swasta, maupun instansi pemerintah terkait (seperti Dinas Sosial atau Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Cianjur) untuk segera turun tangan memberikan bantuan sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.***jahid






0 comments:
Posting Komentar