Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. đź•‹ Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah đź’« Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. đź“… Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Minggu, 02 Agustus 2026

Diduga Belum Penuhi Standar IPAL dan Persetujuan Lingkungan, Operasional SPPG Jati Saguling Dipertanyakan Warga

KabarCiepat.com | BANDUNG BARAT – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jati, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, mulai menuai sorotan. Fasilitas pendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut diduga belum memenuhi standar pengelolaan limbah sebagaimana dipersyaratkan dalam regulasi lingkungan hidup. Sejumlah warga mengaku terdampak bau menyengat yang diduga berasal dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sejak dapur tersebut mulai beroperasi sekitar tiga bulan lalu.

Hasil penelusuran di lapangan berdasarkan keterangan warga menunjukkan bahwa aroma tidak sedap muncul hampir setiap hari, terutama saat proses pencucian ompreng atau wadah makanan selesai dilakukan. Bau tersebut disebut paling terasa dari pagi hingga sore hari dan dinilai mengganggu kenyamanan warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Salah seorang warga terdampak, Y, mengatakan rumahnya hanya berjarak sekitar 50 meter dari lokasi IPAL. Bahkan, saluran pembuangan limbah berada tepat di sisi rumahnya.

"Dampaknya bau menyengat, utamanya warga merasa tidak nyaman. Apalagi kalau sedang cuci ompreng, baunya semakin menjadi-jadi," ungkap Y.

Menurut Y, pihak pengelola telah membuat tiga bak penampungan berukuran sekitar 1 x 1,2 meter. Namun, berdasarkan pengamatannya, kapasitas tersebut dinilai tidak sebanding dengan volume limbah yang dihasilkan setiap hari. Warga juga menyebut telah dipasang pipa sepanjang kurang lebih 100 meter sebagai saluran darurat, tetapi langkah tersebut belum mampu menghilangkan persoalan bau.

Temuan tersebut memunculkan dugaan bahwa sistem pengolahan limbah belum bekerja secara optimal. Apabila merujuk pada standar teknis pengelolaan air limbah domestik untuk fasilitas pelayanan publik, IPAL seharusnya memiliki rangkaian pengolahan mulai dari grease trap untuk memisahkan lemak, unit pengolahan biologis, bak pengendap akhir, hingga proses desinfeksi sebelum air limbah dibuang ke lingkungan. Apabila komponen tersebut tidak tersedia atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya, limbah berpotensi menimbulkan bau dan mencemari lingkungan.

Selain aspek teknis, warga juga mempertanyakan aspek administrasi lingkungan. Berdasarkan pengakuan warga yang tinggal paling dekat dengan lokasi, mereka tidak pernah dilibatkan dalam proses sosialisasi maupun dimintai persetujuan sebelum pembangunan dan operasional SPPG dimulai.

"Kami tidak pernah diminta persetujuan ataupun diajak musyawarah sejak awal pembangunan," ujar Y.

Informasi yang dihimpun juga menyebutkan bahwa yayasan pengelola SPPG dipimpin oleh Kepala Desa setempat. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai proses pengambilan keputusan dan komunikasi dengan warga terdampak. Hingga berita ini disusun, belum terdapat penjelasan resmi dari pihak yayasan maupun pemerintah desa terkait keluhan tersebut.

Di sisi lain, warga mengaku sedikitnya lima kepala keluarga terdampak secara langsung setiap hari, bahkan dapat bertambah menjadi sekitar sepuluh kepala keluarga ketika arah angin berubah. Mereka juga menilai belum ada kompensasi ataupun bentuk perhatian kepada warga yang terdampak, selain satu orang warga yang bekerja di lingkungan yayasan.

Persoalan ini dinilai perlu mendapat perhatian serius dari instansi berwenang. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat diharapkan segera melakukan inspeksi lapangan, menguji kualitas air limbah, memeriksa kelengkapan dokumen lingkungan, serta mengevaluasi apakah sistem IPAL yang digunakan telah memenuhi ketentuan teknis yang berlaku.

Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya ketidaksesuaian dengan standar atau pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan hidup, maka pengelola dapat dikenai sanksi administratif sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan, mulai dari kewajiban melakukan perbaikan hingga penghentian sementara kegiatan apabila diperlukan.

Hingga rilis berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPPG Jati Saguling, yayasan pengelola, Pemerintah Desa, maupun Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat belum memberikan keterangan resmi. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak koreksi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Share:

Edi Rustandi Pimpin Golkar Bandung Barat Lima Tahun ke Depan, Tegaskan Komitmen Jaga Prestasi dan Hadirkan Kemanfaatan bagi Masyarakat


KabarCiepat.com || BANDUNG BARAT – Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi menetapkan Edi Rustandi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat periode lima tahun ke depan. Penetapan tersebut menjadi penutup rangkaian Musda sekaligus menandai dimulainya agenda konsolidasi organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan politik di masa mendatang.

Dalam pidato perdananya usai ditetapkan sebagai Ketua Terpilih, Edi Rustandi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pimpinan kecamatan (PK), organisasi hasta karya, serta seluruh kader Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat atas kepercayaan dan amanah yang diberikan. Menurutnya, mandat tersebut merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi demi menjaga sekaligus meningkatkan capaian Partai Golkar di Kabupaten Bandung Barat.

"Mohon doa restu dari Bapak dan Ibu semuanya. Mudah-mudahan saya bisa mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya. Sebagaimana disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, kepengurusan sebelumnya telah menorehkan prestasi yang baik. Menjaga capaian tersebut bukan perkara mudah, namun tantangan kita adalah meningkatkan prestasi itu agar jauh lebih baik lagi," ujar Edi Rustandi.

Ia menegaskan, kepengurusan baru akan memprioritaskan penguatan soliditas internal sebagai modal utama menghadapi dinamika dan kompetisi politik, khususnya menjelang Pemilu mendatang. Menurutnya, semangat kebersamaan, kekompakan, dan persatuan yang tercermin selama pelaksanaan Musda V harus terus dipelihara sebagai kekuatan organisasi.

Edi Rustandi juga mengajak seluruh kader untuk membangun budaya kerja kolektif dan gotong royong dalam menjalankan roda organisasi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Partai Golkar tidak dapat dicapai oleh individu, melainkan melalui sinergi seluruh elemen partai.

"Saya tidak bisa melangkah sendiri. Dengan kebersamaan seluruh keluarga besar Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat, kita dapat mewujudkan harapan dan cita-cita bersama. Sebagaimana arahan Ketua Harian, Golkar harus mampu menghadirkan kemaslahatan, memposisikan diri secara matang, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat," tegasnya.

Di bawah kepemimpinan Edi Rustandi, DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat berkomitmen menjaga kesinambungan program-program organisasi, memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan perolehan kursi legislatif, serta terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, Partai Golkar optimistis mampu mempertahankan kepercayaan publik sekaligus meraih prestasi politik yang lebih baik pada masa mendatang. ***Red 
Share:

Musda V Golkar KBB Jadi Momentum Konsolidasi, Daniel Mutaqien dan Dadan Supardan Targetkan Kemenangan Pemilu serta Peningkatan Kursi Parlemen


KabarCiepat.com || BANDUNG BARAT – Musyawarah Daerah (Musda) V Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi, melakukan konsolidasi internal, serta menyusun strategi menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, menegaskan bahwa dinamika yang muncul menjelang Musda merupakan hal yang lumrah dalam kehidupan demokrasi internal partai. Menurutnya, perbedaan pandangan tidak boleh dimaknai sebagai perpecahan, melainkan bagian dari proses pendewasaan organisasi.

"Kalau di Golkar ada dinamika itu wajar, ini bukan perpecahan, biasa saja," ujar Daniel.

Ia juga menanggapi isu pergantian Pimpinan Kecamatan (PK) menjelang Musda. Menurutnya, setiap perubahan kepengurusan harus mengikuti mekanisme organisasi dan memperoleh persetujuan dari satu tingkat kepengurusan di atasnya.

"Kalau pergantian PK itu memang harus persetujuan satu tingkat di atasnya. Tidak bisa asal ganti, kecuali ada alasan yang berhalangan tetap seperti meninggal dunia dan lain sebagainya," tegasnya.

Daniel mengingatkan seluruh kader agar lebih mengedepankan konsolidasi, komunikasi, dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap dinamika internal. Ia menilai konflik berkepanjangan hanya akan menguras energi partai dan mengganggu fokus menghadapi agenda politik ke depan.

Menurutnya, target utama Partai Golkar di Kabupaten Bandung Barat adalah meningkatkan perolehan suara dan jumlah kursi legislatif dibandingkan hasil Pemilu sebelumnya, sekaligus memenangkan kontestasi Pilkada.

"Targetnya harus naik dari perolehan tahun sebelumnya. Target saya, untuk Bandung Barat harus ada kenaikan kursi yang signifikan," tegas Daniel.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat, Dadan Supardan, menyampaikan bahwa Musda V merupakan forum strategis untuk menentukan arah kepemimpinan dan memperkuat semangat kebersamaan seluruh kader.

"Tentu harapan besar kita bahwa kegiatan Musda ini bisa berjalan secara baik, tetapi tetap menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah mufakat," ujarnya.

Dadan berharap Musda V mampu melahirkan pemimpin yang visioner, mampu memperkuat organisasi, serta menerjemahkan target-target Partai Golkar Jawa Barat menjadi kemenangan nyata di Kabupaten Bandung Barat.

"Bisa menghasilkan Ketua DPD Golkar ke depan yang bisa membawa DPD Golkar mewujudkan cita-cita. Terutama tadi yang disampaikan oleh Pak Ketua DPD Golkar Provinsi, yaitu adanya kenaikan kursi baik di parlemen maupun juga dalam kontestasi Pilkada. Tentu perlu ada kesiapan-kesiapan yang optimal ke depan," katanya.

Ia menegaskan, seluruh kader harus menjadikan Musda V sebagai titik awal memperkuat mesin partai hingga tingkat desa dan kecamatan agar Golkar semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab berbagai persoalan daerah.

Menutup pernyataannya, Dadan Supardan menyampaikan optimisme terhadap masa depan Partai Golkar di Kabupaten Bandung Barat.

"Ya, harapannya Golkar menang!" pungkasnya.

Musda V DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat diharapkan menghasilkan kepengurusan yang solid, mampu menjaga persatuan internal, memperkuat konsolidasi organisasi, serta mengantarkan Partai Golkar meraih peningkatan kursi legislatif dan kemenangan pada Pilkada mendatang. ***Red
Share:

Sabtu, 01 Agustus 2026

Gerak Jalan Santai Semarakkan Milangkala Desa Rajamandalakulon ke-96, Warga Padati Kawasan Perkebunan Rajamandala

KabarCiepat.com | Bandung Barat – Ribuan warga memadati kawasan Lapangan Sepak Bola Perkebunan Rajamandala, Desa Rajamandalakulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, dalam kegiatan gerak jalan santai yang digelar untuk memeriahkan Milangkala Desa Rajamandalakulon ke-96 sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang menjadi salah satu agenda unggulan peringatan hari jadi desa tersebut berlangsung meriah. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua, tampak antusias mengikuti rute sejauh kurang lebih 3,5 kilometer yang melintasi kawasan perkebunan karet Rajamandala.

Dengan mengusung semangat kebersamaan, kesehatan, dan nasionalisme, peserta memulai perjalanan dari Lapangan Sepak Bola Perkebunan Rajamandala menuju Jalan Perkebunan Karet, melintasi Jalan PLN penghubung Rajamandala–Saguling, kemudian kembali memasuki kawasan perkebunan hingga melewati Gardu Hubung (GH)/Gardu Induk di depan Pos Satpam PT Indonesia Power UBP Saguling sebelum finis di lokasi awal.

Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah desa dan masyarakat. Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang perjalanan, diiringi semangat peserta yang menikmati rute bernuansa alam khas kawasan perkebunan.

Usai seluruh peserta menyelesaikan rute, kemeriahan berlanjut dengan pengundian kupon doorprize. Berbagai hadiah yang disiapkan panitia menjadi daya tarik tersendiri dan menambah semangat masyarakat untuk mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.

Kepala Desa Rajamandalakulon, Alit Nurmansyah, mengatakan Milangkala ke-96 merupakan momentum untuk mengenang sejarah perjalanan desa sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

"Harapan kami kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi seluruh masyarakat Desa Rajamandalakulon. Selain menjaga kesehatan, kegiatan ini juga menjadi ajang kebersamaan dalam memperingati hari jadi desa dan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia," ujarnya.

Menurut Alit, pembangunan desa tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui penguatan kebersamaan, kepedulian sosial, dan partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan desa.

Ketua Panitia, Ridwan Awang, menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan. Menurutnya, semangat gotong royong warga menjadi modal utama dalam setiap pelaksanaan kegiatan kemasyarakatan di Desa Rajamandalakulon.

Sementara itu, Kapolsek Cipatat Kompol D.M.S. Andriani Sapin mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang berjalan tertib dan melibatkan masyarakat secara luas. Ia mengingatkan seluruh peserta agar tetap mengutamakan keselamatan selama melintasi jalur yang bersinggungan dengan akses kendaraan.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan masyarakat seperti ini. Namun, kami tetap mengimbau kepada seluruh peserta untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Perhatikan keselamatan, terutama saat melintasi jalan yang masih digunakan oleh kendaraan," katanya.

Panitia bersama aparat keamanan dan unsur terkait juga melakukan pengaturan jalur guna memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Peringatan Milangkala Desa Rajamandalakulon ke-96 yang dirangkaikan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat rasa persatuan, melestarikan semangat gotong royong, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. ***Red

Share:

Sekjen Fraksi PKB DPRD Bandung Barat Tinjau CFD Tagog–Kiara, Tegaskan Dukungan bagi Penguatan UMKM Cipatat

KabarCiepat.com || Bandung Barat – Sekretaris Jenderal Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Bandung Barat, Wendi Sukmawijaya, melakukan kunjungan ke lokasi Car Free Day (CFD) Pasar Minggu Pagi Tagog–Kiara di Jalan Lama Rajamandala, Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Minggu (2/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan terhadap geliat ekonomi masyarakat yang mulai tumbuh melalui kegiatan CFD. Pada penyelenggaraan pekan kedua ini, jumlah pedagang tercatat meningkat dari sekitar 300 stand pada pelaksanaan perdana menjadi lebih dari 400 stand, menandakan tingginya antusiasme pelaku UMKM dan masyarakat.

Dalam kunjungannya, Wendi Sukmawijaya berkeliling meninjau aktivitas pedagang, berdialog dengan panitia penyelenggara, serta menyapa masyarakat yang memadati kawasan CFD. Kehadirannya disambut baik oleh para pelaku usaha yang berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang sebagai wadah pemasaran produk lokal.

Menurut panitia, kehadiran unsur legislatif merupakan dorongan positif bagi pengembangan CFD sebagai ruang publik yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Selain menjadi tempat berolahraga dan bersosialisasi, kawasan ini dinilai memiliki potensi menjadi sentra pemberdayaan UMKM di Kecamatan Cipatat.

Ketua Umum CFD Tagog–Kiara sekaligus Ketua Forum RW Desa Mandalawangi, Syafrizal, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Sekjen Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung Barat tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Semoga sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan DPRD dapat terus terjalin sehingga CFD Tagog–Kiara semakin berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM serta masyarakat luas," ujarnya.

Panitia berharap dukungan dari berbagai pihak tidak hanya sebatas kunjungan, tetapi juga diwujudkan melalui kolaborasi dalam peningkatan fasilitas, penataan kawasan, pengelolaan kebersihan, keamanan, dan pemberdayaan UMKM agar CFD Tagog–Kiara dapat menjadi agenda unggulan di Kabupaten Bandung Barat.

Dengan meningkatnya jumlah pedagang dan pengunjung pada setiap pelaksanaan, CFD Tagog–Kiara dinilai memiliki prospek besar sebagai salah satu penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus ruang interaksi sosial yang sehat, aman, dan produktif bagi masyarakat Cipatat. ***Red
Share:

Antusiasme CFD Tagog–Kiara Meningkat, Persiapan Penyelenggaraan Dinilai Perlu Semakin Matang

KabarCiepat.com || Bandung Barat – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) Pasar Minggu Pagi Tagog–Kiara di Jalan Lama Rajamandala, Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, memasuki pekan kedua dengan capaian yang cukup menggembirakan. Jumlah pedagang yang semula sekitar 300 stand pada pelaksanaan perdana meningkat menjadi lebih dari 400 stand, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan tersebut.

Lonjakan jumlah peserta dan pengunjung menjadi indikator positif bagi pertumbuhan UMKM lokal. Namun, di sisi lain, kondisi tersebut juga menuntut adanya persiapan penyelenggaraan yang semakin matang agar kegiatan dapat berlangsung aman, nyaman, tertib, dan berkelanjutan.

Sejumlah aspek dinilai perlu menjadi perhatian bersama, mulai dari penataan lokasi pedagang, pengaturan arus lalu lintas dan area parkir, pengelolaan kebersihan, penyediaan fasilitas umum, hingga penguatan sistem keamanan dan pelayanan kepada pengunjung. Langkah-langkah tersebut penting agar peningkatan jumlah peserta tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.

Pada pelaksanaan kedua ini, hadir anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat dari Daerah Pemilihan Cipatat, Cikalongwetan, dan Cipendeuy, yakni Wendi Sukmawijaya dari Fraksi PKB serta Iwan Ridwan dari Fraksi PDI Perjuangan. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemberdayaan UMKM dan pengembangan ekonomi masyarakat melalui kegiatan CFD.

Ketua Umum CFD Tagog–Kiara sekaligus Ketua Forum RW Desa Mandalawangi, Syafrizal, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Ia berharap kolaborasi antara panitia, pemerintah, aparat keamanan, pelaku UMKM, dan masyarakat terus diperkuat sehingga setiap pelaksanaan CFD dapat berjalan lebih baik dari minggu ke minggu.

Dengan tren peningkatan jumlah pedagang yang cukup signifikan, CFD Tagog–Kiara memiliki potensi menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Cipatat. Karena itu, penyelenggaraan yang profesional, evaluasi rutin, serta persiapan yang lebih layak menjadi kunci agar manfaat kegiatan ini dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

Bersatu Kita Maju. Bersama Kita Bisa. UMKM Cipatat Sejahtera. ***Red
Share:

MUSDA V DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat Akan Digelar, Bahas Konsolidasi dan Arah Organisasi

 KabarCiepat.com ||  BANDUNG BARAT – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat akan menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) V di Mason Pine Hotel pada Minggu (2/8/2026). Agenda tersebut menjadi forum organisasi untuk melakukan evaluasi kepengurusan, memperkuat konsolidasi internal, serta menyusun arah kebijakan dan program kerja Partai Golkar di Kabupaten Bandung Barat.

MUSDA V dijadwalkan dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat, Dadan Supardan, jajaran pengurus, kader partai, serta peserta musyawarah dari berbagai unsur organisasi.

Sesuai mekanisme organisasi, MUSDA merupakan agenda yang dilaksanakan secara berkala untuk membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan, mengevaluasi program kerja, menyusun rekomendasi organisasi, serta memilih kepengurusan untuk masa bakti berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui forum tersebut, diharapkan proses musyawarah dapat berlangsung secara demokratis, tertib, dan menghasilkan keputusan yang menjadi kesepakatan bersama demi memperkuat organisasi Partai Golkar di Kabupaten Bandung Barat.

Selain menjadi agenda konsolidasi internal, MUSDA V juga diharapkan mampu merumuskan program-program yang dapat menjadi pedoman bagi kepengurusan mendatang dalam menjalankan fungsi organisasi dan pengabdian kepada masyarakat. ***,Red
Share:

Selamat tahun baru Islam

https://www.kabarciepat.com/2026/06/dinass-kepemudaan-dan-olahraga.html?m=1

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa