Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. đź•‹ Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah đź’« Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. đź“… Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Jumat, 08 Mei 2026

Viral di TikTok, Warganet Soroti Isi Paket MBG yang Dinilai Minim

foto/Gambar: Pada Makanan Bergizi Geratis ilustrasi 
kabarciepat.com || BOGOR – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang diunggah akun TikTok milik Subadrah Sintawati di platform TikTok. Dalam video tersebut, sang pemilik akun menyampaikan kritik terhadap isi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak memenuhi harapan. Jumat, 8/5/2026

Dalam rekaman video yang beredar luas, tampak isi paket MBG yang disebut hanya terdiri dari satu buah jeruk, satu roti, dua iris mentimun, satu potong nugget, serta keripik. Unggahan itu memicu beragam reaksi dari warganet yang mempertanyakan standar kelayakan dan kecukupan gizi dari menu tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, dapur MBG yang dimaksud dalam video tersebut diduga berada di wilayah Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Dapur tersebut juga disebut-sebut berkaitan dengan Kepala Desa setempat, H. Endang Sujana.

Meski demikian, hingga berita ini disusun, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pengelola dapur MBG maupun dari pemerintah desa terkait kebenaran informasi yang beredar dalam video tersebut. Kebenaran dugaan tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan kualitas dan standar gizi dalam pelaksanaan program MBG, agar tujuan program dalam meningkatkan asupan gizi masyarakat benar-benar tercapai sesuai harapan.

Pihak berwenang diharapkan dapat segera melakukan penelusuran serta memberikan penjelasan kepada publik guna meluruskan informasi yang beredar dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut. ***Red
Share:

Kepedulian Desa terhadap Warga Prasejahtera, Rutilahu Dilaksanakan di Kampung Cisasak

Kabarciepat.com || CIANJUR – Upaya peningkatan kualitas hunian bagi warga prasejahtera terus dilakukan pemerintah desa melalui program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Program ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga mengedepankan nilai kemanusiaan, kesehatan, dan keselamatan penghuni rumah.

Salah satu realisasi program tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Desa, Desa Sukajaya, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur. Yang Dimulai Pada Kamis, 7 Mei 2026, jajaran Pemdes bersama elemen masyarakat menggelar gotong royong pembongkaran rumah warga sebagai tahap awal renovasi total. Jumat, 8/5/2026

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sukajaya, Diki Afriyato, dan menyasar rumah milik Sdr. Dede Sutiawan yang berlokasi di Kampung Cisasak, RT 01/RW 04. Rumah tersebut dihuni oleh Dede bersama ibu dan adiknya, dengan kondisi bangunan yang sudah tidak layak huni.

Kondisi keluarga dinilai sangat membutuhkan bantuan segera, terlebih sang ibu telah lama menderita stroke sehingga memerlukan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat dan aman untuk menunjang pemulihan kesehatannya.

Adapun program rehabilitasi ini dilaksanakan dengan rincian:

Sumber Dana: Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026

Anggaran: Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah)

Pelaksanaan: Swakelola melalui gotong royong warga

Keterlibatan masyarakat dalam proses pembongkaran menunjukkan kuatnya solidaritas sosial di Desa Sukajaya. Dengan anggaran yang tersedia, diharapkan konstruksi dasar rumah dapat diperkuat sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.

Pemerintah Desa berharap proses pembangunan berjalan lancar tanpa kendala, agar keluarga Sdr. Dede, khususnya sang ibu, dapat segera menempati hunian yang lebih layak. ***Red
Share:

Pegawai Bea Cukai Berlari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK

Kabarciepat.com || Jakarta — Pegawai Fungsional Madya Pegawai Negeri Sipil di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan, Ahmad Dedi, terlihat berlari meninggalkan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat, 8 Mei 2026, seusai menjalani pemeriksaan.

Dedi diduga menghindari pertanyaan awak media terkait materi pemeriksaannya dalam perkara dugaan suap impor yang tengah ditangani KPK dan melibatkan lingkungan Ditjen Bea Cukai.

Saat keluar dari gedung KPK, Dedi tidak memberikan keterangan apa pun. Ia memilih mempercepat langkah dan bergegas menuju kendaraan yang telah menunggunya, sementara sejumlah jurnalis berupaya meminta klarifikasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak KPK mengenai hasil pemeriksaan terhadap Ahmad Dedi maupun status hukumnya dalam perkara tersebut.

Kasus dugaan suap impor di lingkungan Ditjen Bea Cukai menjadi sorotan publik karena dinilai menyangkut integritas pengawasan arus barang impor dan tata kelola kepabeanan di Indonesia. ***Red
Share:

Sukabumi Kejar UHC Berkualitas, Komisi IV Minta Data Peserta Lebih Akurat

Kabarciepat.com || Sukabumi — Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi memperkuat langkah percepatan Universal Health Coverage (UHC) agar masyarakat tidak lagi terkendala saat mengakses layanan kesehatan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pembahasan Implementasi Strategi Penguatan Rekrutmen dan Reaktivasi Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Semester I Tahun 2026 yang digelar di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Jumat (8/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Komisi IV DPRD menekankan pentingnya akurasi dan validitas data peserta JKN sebagai kunci utama mewujudkan UHC yang berkualitas, bukan sekadar capaian angka kepesertaan. Data yang tidak akurat dinilai menjadi salah satu penyebab masyarakat masih mengalami kendala saat membutuhkan pelayanan kesehatan, terutama terkait status kepesertaan yang tidak aktif atau tidak terdaftar.

Anggota Komisi IV menyampaikan bahwa rekrutmen peserta baru serta reaktivasi peserta nonaktif harus dibarengi dengan pembaruan data berbasis kondisi riil di lapangan. Hal ini memerlukan sinergi kuat antara pemerintah daerah, perangkat desa, dinas terkait, serta BPJS Kesehatan agar tidak terjadi tumpang tindih maupun kekeliruan data.

Sementara itu, pihak BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi memaparkan strategi yang telah dijalankan pada Semester I Tahun 2026, termasuk pemetaan peserta nonaktif, optimalisasi koordinasi dengan pemerintah daerah, serta peningkatan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga status kepesertaan tetap aktif.

Pemkab Sukabumi juga menyatakan kesiapan untuk mendukung percepatan UHC melalui penguatan peran pemerintah desa dan kecamatan dalam pendataan warga, sehingga masyarakat yang berhak mendapatkan jaminan kesehatan tidak lagi terlewat akibat persoalan administratif.

Dengan langkah kolaboratif ini, diharapkan target UHC di Kabupaten Sukabumi tidak hanya tercapai secara kuantitas, tetapi juga menghadirkan jaminan layanan kesehatan yang benar-benar dapat diakses masyarakat tanpa hambatan.***Red

Share:

Warga Bantaran Waduk Saguling Resah, Serangan Nyamuk Diduga Akibat Eceng Gondok

kabarciepat.com || Bandung Barat — Warga yang tinggal di sekitar bantaran Waduk Saguling, tepatnya di Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, mengaku resah akibat ledakan populasi nyamuk yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas dan kenyamanan masyarakat, terutama pada sore hingga malam hari. Jumat, 8/5/2026

Serangan nyamuk dilaporkan telah menyebar ke sedikitnya empat kampung yang berada di empat RW berbeda di wilayah Desa Rancapanggung. Warga menyebut jumlah nyamuk meningkat drastis dibandingkan sebelumnya dan sulit dikendalikan.

Diduga, meningkatnya populasi nyamuk berkaitan dengan menumpuknya tanaman eceng gondok yang menutupi sebagian area perairan Waduk Saguling. Tumpukan eceng gondok tersebut diyakini menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk sehingga jumlahnya terus bertambah.

Kepala Desa Rancapanggung, Asep Sukma Jaya, membenarkan adanya keluhan warga terkait serangan nyamuk tersebut. Menurutnya, fenomena itu mulai dirasakan masyarakat sejak sekitar dua hingga tiga bulan terakhir.

“Awalnya hanya dirasakan warga yang tinggal dekat waduk, namun sekarang nyamuk sudah mulai masuk dan menyebar ke permukiman warga di beberapa kampung,” ujar Asep.

Warga berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk segera melakukan penanganan, baik melalui pembersihan eceng gondok maupun upaya pengasapan (fogging), agar populasi nyamuk tidak semakin meningkat dan menimbulkan gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Selain mengganggu kenyamanan, warga juga khawatir serangan nyamuk dapat memicu munculnya penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk, terutama saat musim cuaca tidak menentu seperti sekarang.***Red
Share:

Gerak Cepat Ungkap Kasus Pembunuhan di Rongga, Kinerja Polsek Gununghalu–Rongga Diapresiasi FORSA

Bandung Barat, kabarciepat.com — Langkah cepat dan ketegasan jajaran Polsek Gununghalu–Rongga dalam mengungkap kasus pembunuhan di wilayah Rongga mendapat apresiasi dari masyarakat dan relawan sosial. Jumat, 8/5/2026

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Kang Haris FORSA yang mewakili masyarakat atas respons cepat aparat kepolisian dalam menangani kasus yang sempat menjadi perhatian warga.

Dalam pernyataannya, Kang Haris menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolsek Gununghalu–Rongga AKP Maulana Yusuf beserta jajaran yang dinilai sigap dan profesional dalam proses pengungkapan kasus.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak AKP Maulana Yusuf selaku Kapolsek Gununghalu–Rongga beserta jajaran atas gerak cepat dan ketegasannya dalam mengungkap kasus pembunuhan di Rongga,” ujar Kang Haris FORSA.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari Kapolres Cimahi serta Kapolda Jawa Barat dalam proses penegakan hukum yang berjalan di wilayah hukum Polsek Gununghalu–Rongga.

“Atas nama masyarakat dan FORSA, kami mengapresiasi kinerja kepolisian. Terima kasih kepada Kapolres Cimahi dan Kapolda Jabar atas dukungan dalam penegakan hukum,” lanjutnya.

Menurutnya, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti nyata komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.

Masyarakat berharap situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Bandung Barat tetap kondusif serta proses hukum berjalan secara adil dan transparan.

“Semoga keadilan ditegakkan dan masyarakat tetap aman,” tutup Kang Haris FORSA. ***Red
Share:

Kamis, 07 Mei 2026

Kepala Ikan Cue di Menu Anak PAUD Viral, Pihak Dapur SPPG Nyalindung Sampaikan Permintaan Maaf

kabarciepat.com || Sukabumi — Dugaan pelanggaran standar pelayanan dalam program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, kejadian di PAUD Arrahmah Abdurrahman, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, memicu polemik setelah beredarnya video permintaan maaf dari pihak dapur SPPG Sukabumi Nyalindung Mekarsari terkait menu makanan anak yang dinilai tidak layak.

Video tersebut viral di media sosial usai muncul keluhan mengenai sajian “kepala ikan cue” yang disebut terus menghiasi piring makanan anak-anak PAUD. Kondisi ini memicu reaksi keras dari masyarakat dan menjadi perhatian berbagai pihak karena dianggap mencederai tujuan utama program pemenuhan gizi bagi anak usia dini.

Dalam video klarifikasi yang beredar, Kepala Dapur SPPG Sukabumi Nyalindung Mekarsari didampingi ahli gizi dan bagian accounting menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para penerima manfaat program MBG.

“Ucapan maaf dari saya Kepala Dapur SPPG Sukabumi Nyalindung Mekarsari. Sebelah kiri saya ahli gizi, sebelah kanan saya accounting. Di sini saya menyampaikan permohonan maaf kepada penerima manfaat kami terkait menu kami pada hari Selasa tanggal 5 Mei 2026 yang viral, yaitu menu kepala ikan,” ucapnya dalam video tersebut.

Ia menjelaskan bahwa menu tersebut disajikan akibat kesalahan dari pihak supplier yang mengirim bahan baku tidak sesuai pesanan.

“Supplier kami mengirim ikan kurang dari PO kami. Dari sekitar 295 kilogram, yang datang hanya 180 kilogram. Dikarenakan bahan baku kami dari ikan laut, kami mengambil keputusan untuk mengeksekusi menu tersebut dengan satu ekor ikan dijadikan dua potong sehingga menyebabkan kericuhan di penerima manfaat kami,” lanjutnya.

Pihak dapur juga mengakui kelalaian dalam penyajian menu dan berjanji akan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Kami sekali lagi memohon maaf sebesar-besarnya kepada penerima manfaat kami atas kelalaian atau penyajian menu kami yang kurang layak. Kami berterima kasih kepada masyarakat yang sudah percaya kepada dapur kami. Semoga selanjutnya kami bisa lebih baik lagi,” tuturnya.

Meski telah ada permintaan maaf terbuka, sejumlah warga menilai kejadian ini bukan sekadar kesalahan teknis, melainkan cerminan lemahnya pengawasan dan pelaksanaan SOP di tingkat pelaksana lapangan. Mereka menegaskan bahwa instruksi dari pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) seharusnya dijalankan secara serius dan profesional oleh seluruh jajaran SPPG di Indonesia.

“Ini menjadi alarm keras bagi seluruh SPPG. Instruksi pimpinan bukan sekadar imbauan, tetapi perintah jabatan yang memiliki konsekuensi hukum dan tanggung jawab moral,” ujar Asep Solihin ketua LSM KPK PASUNDAN Jawa Barat   

Warga Nyalindung kini menunggu langkah tegas dari pihak terkait, termasuk evaluasi terhadap sistem distribusi dan pengawasan menu makanan bagi anak-anak penerima manfaat. Publik berharap pengawasan terhadap program MBG diperketat agar kualitas makanan yang diberikan benar-benar sesuai standar gizi dan kelayakan konsumsi.***Red
Share:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa