Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Kamis, 07 Mei 2026

Partai Berkarya Bandung Barat Fokus Perkuat Struktur dan Regenerasi Politik Jelang Pemilu 2029

Kabarciepat.com || BANDUNG BARAT — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Berkarya Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus mematangkan konsolidasi internal dan penguatan struktur organisasi sebagai langkah strategis menghadapi Pemilihan Umum 2029.

Ketua DPD Partai Berkarya KBB, Neneng Nurjanah, mengatakan bahwa partainya saat ini tengah melakukan pembenahan secara menyeluruh, mulai dari kepengurusan tingkat daerah hingga pembentukan struktur sampai tingkat desa.

Menurut Neneng, perubahan yang dilakukan Partai Berkarya bukan hanya sebatas pergantian tampilan atau identitas partai, tetapi juga menyangkut penguatan sistem organisasi dan kaderisasi politik yang lebih modern serta terbuka bagi generasi muda.

“Partai Berkarya saat ini sedang memasuki fase transformasi. Kami ingin membangun organisasi yang lebih solid, profesional, dan mampu menjawab tantangan politik ke depan,” ujar Neneng saat ditemui di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Rabu (7/5/2026).

Salah satu perubahan yang menjadi perhatian publik ialah pergantian simbol partai dari pohon beringin menjadi Burung Elang. Simbol baru tersebut dinilai merepresentasikan semangat baru Partai Berkarya dalam membangun kekuatan politik yang lebih visioner.

“Burung Elang melambangkan ketajaman visi, keberanian, dan semangat untuk terbang lebih tinggi. Ini menjadi semangat baru bagi seluruh kader Partai Berkarya,” katanya.

Neneng juga menegaskan bahwa kepemimpinan nasional Partai Berkarya tetap berada di bawah komando Muchdi Purwoprandjono bersama jajaran pengurus pusat yang baru.
Dalam upaya memperluas basis dukungan masyarakat, Partai Berkarya KBB kini mulai aktif melibatkan kalangan milenial dan generasi muda dalam struktur kepengurusan maupun proses kaderisasi partai.

Selain itu, pihaknya menerapkan proses seleksi ketat terhadap calon pengurus di tingkat kecamatan guna memastikan setiap pimpinan memiliki kualitas, integritas, dan kemampuan organisasi yang baik.

“Untuk posisi ketua cabang di tingkat kecamatan, kami melakukan verifikasi dan evaluasi secara serius. Kami ingin memastikan pengurus yang terbentuk benar-benar siap bekerja untuk masyarakat,” jelasnya.

Hingga saat ini, struktur kepengurusan Partai Berkarya di Kabupaten Bandung Barat telah terbentuk di 11 kecamatan, di antaranya Kecamatan Cipeundeuy, Cikalongwetan, Padalarang, Saguling, Parongpong, dan Batujajar.

Sementara untuk wilayah yang belum terbentuk kepengurusan, proses penjaringan kader dan penyusunan struktur masih terus dilakukan agar jaringan partai dapat terbentuk secara menyeluruh hingga tingkat desa.

Menghadapi dinamika politik dan munculnya berbagai partai baru, Neneng mengaku optimistis Partai Berkarya mampu kembali mendapatkan tempat di hati masyarakat Bandung Barat.

“Target kami jelas, Partai Berkarya harus bisa kembali hadir sebagai kekuatan politik yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan mampu meraih kursi legislatif pada Pemilu 2029,” pungkasnya.
Share:

Soroti Dugaan Pelanggaran Sanitasi Dapur MBG di Desa Songgom,milik Yayasan Madani Berikut tanggapan Karang Taruna Setempat

kabarciepat.com || CIANJUR – Pengurus Karang Taruna setempat merasa prihatin dan miris serius terhadap operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di wilayah Desa Songgom, Kacamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur.

Pengurus Karang Taruna setempat, Endang merasa mengungkapkan, berdasarkan temuan di lapangan, fasilitas dapur tersebut diduga belum memenuhi sejumlah persyaratan penting terkait sanitasi dan perizinan l.

"Dalam beberapa persoalan yang disoroti antara lain belum tersedianya instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang memadai," tegasnya, Selasa (5/5/2026).

Masih kata Endang, ketiadaan izin mendirikan bangunan (IMB), serta belum lengkapnya izin lingkungan. 

Bukan hanya itu, limbah kotoran dilaporkan dibuang langsung ke saluran drainase kecil tanpa proses penyaringan yang sesuai standar.

"Kondisi seperti ini dinilai berpotensi menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat sekitar," ungkapnya.

Bukan hanya itu Endang menyampaikan juga terutama saat musim kemarau ketika aliran air berkurang atau bahkan mungkin tidak mengalir. 

"Penumpukan limbah di saluran terbuka dapat menjadi sumber pencemaran dan penyakit serta mangundang lalat," imbuhnya.

Karang Taruna setempat juga menegaskan bahwa sesuai peraturan yang berlaku, setiap operasional dapur harus memenuhi standar kebersihan dan pengelolaan limbah yang ketat. 

"Maka itu, pihaknya sangat mendorong agar aktivitas dapur MBG tersebut dihentikan sementara(Suspend) hingga seluruh persyaratan dipenuhi.

Karang Taruna juga mengajak seluruh pihak, termasuk pengelola dapur dan instansi berwenang. Artinya segera mengambil langkah perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya. 

"Kami berharap ada tindakan tegas dari pihak terkait demi menjaga kesehatan dan keselamatan warga,” tutup perwakilan Karang Taruna Kecamatan Gekbrong.

Sementara itu Sampai berita ini di terbitkan Pihak SPPG belum dapat di konfirmasi.***YF
Share:

Karnaval Mahkota Binokasih Sanghyang di Cianjur Meriah, Aktivis Soroti Dugaan Pembatasan Wartawan

                         foto istimewa 
kabarciepat.com || Cianjur — Karnaval budaya Mahkota Binokasih Sanghyang Pake yang digelar di Kabupaten Cianjur berlangsung meriah pada Rabu (07/05/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat, dan menyedot perhatian masyarakat yang antusias menyaksikan rangkaian acara.

Namun, di balik kemeriahan tersebut, muncul sorotan terkait dugaan pembatasan terhadap kerja jurnalistik oleh oknum aparat keamanan yang bertugas di lokasi kegiatan.

Dikutip dari salah satu media online, aktivis Cianjur, Adi Otong, menyoroti adanya dugaan pembatasan terhadap wartawan yang melakukan peliputan di lapangan.

“Ya! Khusus yang bertugas peliputan di Cianjur,” ujar Adi kepada awak media.

Sejumlah wartawan yang meliput kegiatan tersebut mengaku mengalami kendala saat hendak melakukan wawancara langsung maupun pengambilan gambar. Bahkan, terdapat dugaan akses untuk melakukan konfirmasi kepada pihak terkait dibatasi secara ketat.
“Nah! Sehingga menghambat proses peliputan,” ucap Adi.

Adi Otong menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi tersebut. Menurutnya, kebebasan pers merupakan bagian penting dalam sistem demokrasi yang tidak boleh diabaikan, termasuk dalam kegiatan budaya.

“Kegiatan publik seperti karnaval budaya seharusnya menjadi ruang terbuka bagi semua pihak, termasuk wartawan. Apabila ada pembatasan terhadap wawancara atau pengambilan dokumentasi, ini berpotensi menghambat tugas jurnalistik,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa proses verifikasi dan konfirmasi merupakan bagian mendasar dalam menghasilkan berita yang akurat dan berimbang.

“Tanpa akses yang memadai, informasi yang diterima masyarakat dikhawatirkan menjadi tidak utuh,” tutur Adi.

Lebih lanjut, Adi mengaku memahami pentingnya pengamanan dalam acara yang melibatkan pejabat negara. Namun, ia menilai pengamanan tidak seharusnya bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik.

“Pengamanan memang penting, tetapi harus tetap memberi ruang bagi pers untuk bekerja secara profesional. Solusinya bisa dengan menyediakan sesi wawancara resmi atau area khusus peliputan yang jelas,” harapnya.

Menurutnya, para awak media sangat menantikan momen kehadiran Gubernur Jawa Barat di Cianjur agar dapat melakukan wawancara dan konfirmasi lintas sektoral sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik.

Adi mendorong ke depan agar panitia penyelenggara dan aparat keamanan lebih memperhatikan peran strategis pers sebagai penyampai informasi kepada masyarakat.

“Sehingga tidak terjadi kesalahpahaman maupun pembatasan yang berlebihan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan budaya seperti Karnaval Mahkota Binokasih Sanghyang Pake tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi, tetapi juga mencerminkan nilai keterbukaan dan transparansi informasi kepada publik. ***SURYA SAPUTRA
Share:

Rabu, 06 Mei 2026

Perpisahan Siswa Kelas XII SMAN 1 Cilaku Berlangsung Haru dan Penuh Makna

Kabarciepat.com || Cianjur – Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai acara perpisahan siswa kelas XII SMAN 1 Cilaku yang digelar dengan meriah. Kegiatan tersebut menjadi momen berkesan bagi para siswa, guru, serta orang tua yang hadir untuk melepas para pelajar menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kamis, 7/5/2026

Kepala SMAN 1 Cilaku, Haruman Taufik Karta, S.Pd., M.M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga kepada seluruh siswa kelas XII yang telah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun di SMAN 1 Cilaku. Ia berharap para lulusan mampu menjaga nama baik sekolah dan terus meraih prestasi di masa depan.

“Perpisahan ini bukan akhir, tetapi awal perjalanan baru untuk menggapai cita-cita. Kami berharap seluruh siswa tetap semangat, menjaga akhlak, serta mampu menjadi generasi yang membanggakan keluarga, sekolah, dan bangsa,” ujarnya.

Acara tersebut diisi dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa, mulai dari pentas budaya, musik, hingga pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi. Tangis haru pun pecah saat para siswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru yang selama ini telah membimbing mereka.

Selain menjadi ajang pelepasan, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antar siswa, guru, dan orang tua. Pihak sekolah menegaskan bahwa kegiatan dilaksanakan secara sederhana namun tetap penuh makna dan kebersamaan.

Dengan berakhirnya masa pendidikan di bangku SMA, para siswa kelas XII SMAN 1 Cilaku diharapkan mampu melanjutkan langkah menuju masa depan yang lebih cerah dan sukses di berbagai bidang. ***Dani
Share:

Warga Gekbrong Keluhkan Dugaan Limbah Dapur Yayasan Madani, Minta Operasional Dihentikan Sementara

kabarciepat.com || CIANJUR — Warga Desa Sukaratu, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, mengeluhkan dugaan pencemaran lingkungan yang berasal dari dapur milik Yayasan Madani di Kampung Pancuranluhur RT 04/02, Desa Songgom, Selasa (5/5/2026) pagi.

Salah seorang warga, AN (41), menyebut pengelolaan limbah dari dapur tersebut diduga belum memenuhi ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Lokasinya di Kampung Pancuranluhur RT 04/02, Desa Songgom,” ujar AN kepada awak media.

Menurutnya, fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di lokasi tersebut dinilai belum memadai. Selain itu, warga juga mempertanyakan kelengkapan perizinan operasional dapur tersebut.
“Seperti halnya IMB dan izin lingkungan,” katanya.

AN menuturkan, limbah kotor dari aktivitas dapur diduga langsung dialirkan ke selokan kecil tanpa melalui proses penyaringan terlebih dahulu. Kondisi itu dikhawatirkan menimbulkan pencemaran, terutama saat musim kemarau ketika debit air menurun.

“Kalau musim kemarau, limbah bisa menumpuk dan memicu bau tidak sedap. Tentu warga khawatir kondisi ini berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Warga pun meminta instansi terkait, seperti dinas kesehatan dan dinas lingkungan hidup, segera turun tangan melakukan pemeriksaan serta mengambil langkah sesuai aturan yang berlaku guna mencegah pencemaran lingkungan.
“Harapan warga ada tindakan cepat dari pihak terkait agar tidak terjadi dampak yang lebih luas,” tambah AN.

Selain itu, warga meminta agar operasional dapur Yayasan Madani dihentikan sementara sampai seluruh persyaratan administrasi dan pengelolaan limbah dinyatakan lengkap dan sesuai ketentuan.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait maupun pengelola dapur Yayasan Madani belum memberikan keterangan resmi saat awak media mencoba mau konfirmasi sedikit kesuliatan. ***(YF)
Share:

Kirab Budaya “Binokasih Mulang Salaka” Meriah, KDM Ajak Warga Jaga Alam dan Mata Air

kabarciepat.com || CIANJUR — Kirab Budaya “Binokasih Mulang Salaka” berlangsung meriah dan dipadati ribuan masyarakat di Kabupaten Cianjur. Kegiatan budaya akbar tersebut dihadiri langsung oleh Dedi Mulyadi bersama Wakil Gubernur Jawa Barat, Forkopimda Kabupaten Cianjur, serta sejumlah kepala daerah dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat. Rabu, 6/5/2026

Turut hadir pula Bupati Cianjur Dr. Wahyu, Wakil Bupati Cianjur Ramzi, Ketua DPRD Cianjur Hj. Mety Triantika, serta Wakil Ketua DPRD Cianjur Susilawati yang ikut menyaksikan semarak kirab budaya yang menampilkan kekayaan tradisi Sunda dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Acara berlangsung penuh antusias dengan suguhan berbagai seni tradisional, parade budaya, hingga pertunjukan khas daerah yang memukau masyarakat. Ribuan warga tampak memadati lokasi acara untuk menyaksikan penampilan budaya yang sarat nilai kearifan lokal dan warisan leluhur Tatar Pasundan.

Suasana semakin hidup dengan penampilan sejumlah musisi dan seniman ternama seperti Charly ST12, Ohang, dan Oni S.O.S yang sukses menghibur masyarakat sepanjang kegiatan berlangsung.

Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian datang dari Kabupaten Subang melalui atraksi budaya Sisingaan. Penampilan tersebut tampil megah dengan tata audio menggelegar, koreografi kompak, serta aksi para pemain yang memukau penonton.

Selain itu, kemunculan Ni Hyang Putri dalam rombongan KDM turut menjadi pusat perhatian dan mendapat sambutan meriah dari masyarakat yang hadir.

Tak kalah menarik, kesenian Jajangkungan dari Kabupaten Karawang sukses mengundang tawa dan antusias penonton. Atraksi unik penuh hiburan tersebut menjadi salah satu penampilan favorit dalam kirab budaya tahun ini.

Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk kembali peduli terhadap kelestarian lingkungan, khususnya menjaga pohon dan sumber mata air.

“Kita harus mulai menanam pohon dan menjaga sumber mata air. Jangan sampai mata air hilang karena alih fungsi lahan,” ujar KDM di hadapan ribuan masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan normalisasi terhadap sejumlah kawasan mata air yang kini telah berubah fungsi menjadi lahan hunian maupun pertanian.

Kirab Budaya “Binokasih Mulang Salaka” bukan hanya menjadi ajang hiburan dan pelestarian budaya Sunda, tetapi juga momentum penting dalam menguatkan pesan menjaga alam serta merawat warisan leluhur Jawa Barat. ***Yudi Farell 
Share:

Selasa, 05 Mei 2026

23 Nama Lolos Administrasi Seleksi Pimpinan BAZNAS Cianjur, Persaingan Kian Ketat

kabarciepat.com || Cianjur — Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur memasuki fase krusial. Tim Seleksi resmi mengumumkan 23 peserta yang dinyatakan lolos tahap administrasi, berdasarkan Pengumuman Nomor: 37/T SCPB/2026, hasil verifikasi dokumen pada 5 Mei 2026.

Dari sejumlah pendaftar, hanya nama-nama yang memenuhi persyaratan administratif ketat yang berhasil melaju ke tahap berikutnya. Berikut daftar peserta yang lolos:

K.H. Aden Ali Abdullah, M.Pd.I
H. Ahmad Fatoni Rozy, S.Pd.I
Ahmad Solihin
Andi Syarif Hidayatulloh, S.Ag
Asep Adang Kurnia, S.Pd.I., M.Pd
Ayi Mamduh
Budi Muhammad, S.Pd.I
Dadang Heri Sofyan Assaory
Dasep Ahmad Zaini
H. Deny Saeful Rohman, SE
Diny Diana Farida
Elis Rahayu, S.HI., S.Pd., M.Si., M.Pd
Iin Solihin, S.T., M.Si
Irvan Iskandar, S.E
Misbah Yedi Mulyadi
Moh. Juaeni, S.Pd
H. Muhamad Ichsan, SE
H. Muhammad Toha, S.Ag., M.Pd.I
Mustopa Kamal, S.Pd
Saepul Anwar, M.Pd
Siti Nurhalimah
H. Tata, A.Pi., M.M
U. Awaludin, S.Ag., MH

Para peserta selanjutnya akan menjalani tes pengetahuan dasar yang dijadwalkan pada Sabtu, 9 Mei 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat PKK Komplek Pemkab Cianjur.

Dalam ketentuannya, peserta diwajibkan hadir 30 menit sebelum pelaksanaan, mengenakan pakaian formal, serta membawa KTP, ponsel berbasis Android dengan kuota internet, dan makalah tentang zakat bagi yang belum menyerahkan.

Tak hanya itu, disiplin dan kepatuhan terhadap tata tertib menjadi syarat mutlak dalam tahapan ini. Hasil tes pengetahuan dasar dan penilaian makalah dijadwalkan diumumkan pada 12 Mei 2026.

Ketua Tim Seleksi, Ahmad R. Azhari, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan. Ia menyebut, tahapan ini menjadi penyaring awal untuk memastikan hanya kandidat dengan kapasitas dan integritas tinggi yang melangkah lebih jauh.

Dengan masuknya ke tahap berikutnya, persaingan dipastikan semakin ketat. Seleksi ini diharapkan mampu melahirkan pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur yang kredibel dan profesional dalam mengelola dana zakat di tengah tuntutan publik yang semakin tinggi.***Dani
Share:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa