Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Minggu, 03 Mei 2026

GELOMBANG PROTES MELEDAK DI LINGGAWANGI, WARGA DESAK KADES MUNDUR

kabarciepat.com || Tasikmalaya – Kesabaran warga Desa Linggawangi, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya tampaknya telah habis. Ratusan warga turun ke jalan, mendatangi dan mengepung Balai kantor desa, menuntut Kepala Desa Budi segera mundur dari jabatannya.

Aksi berlangsung dengan tensi tinggi. Massa memadati halaman kantor desa, menyuarakan tuntutan keras atas dugaan krisis etika dan minimnya transparansi dalam pengelolaan pemerintahan desa. Aparat kepolisian disiagakan di lokasi, sementara orator dari atas kendaraan komando terus menggema, menegaskan satu tuntutan: mundur. Senin, 4/5/2026

Kekecewaan warga mengalir deras. Dukungan yang dulu diberikan, kini berubah menjadi tekanan terbuka.

“Kami tidak mau dipimpin oleh orang yang tidak beretika. Dulu kami mendukung, sekarang kami kecewa,” tegas Rini, salah satu warga.

Sorotan warga mengarah pada dugaan serius: penyalahgunaan wewenang dan pengelolaan anggaran yang dinilai tidak transparan. Isu yang paling menyulut kemarahan adalah dugaan pengambilan uang tetap (siltap) milik perangkat desa.

CCTV Disebut Jadi Titik Balik

Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebut peristiwa tersebut diduga terjadi di lingkungan kantor desa dan terekam kamera pengawas (CCTV). Rekaman inilah yang menjadi titik balik—memicu keresahan, mempercepat penyebaran isu, hingga akhirnya meledakkan kemarahan warga.

Meski belum terkonfirmasi secara resmi, keberadaan rekaman tersebut telah menjadi pembicaraan luas dan dianggap sebagai kunci dalam polemik yang terus membesar.

Tekanan Moral Menguat

Gelombang protes tidak hanya datang dari warga. Sejumlah tokoh masyarakat dan alim ulama turut angkat suara. Mereka menilai persoalan ini telah melampaui ranah administratif dan menyentuh integritas moral seorang pemimpin.

Desakan mundur pun kian menguat.

“Sekali tercoreng dengan arang, sulit kembali bersih,” ungkap salah satu tokoh agama, mencerminkan sikap kolektif para ulama setempat.

Belum Ada Klarifikasi

Di tengah tekanan yang terus meningkat, Kepala Desa Budi belum memberikan pernyataan resmi terkait berbagai tudingan yang beredar, termasuk dugaan pengambilan siltap dan rekaman CCTV yang menjadi sorotan publik.

Ketiadaan klarifikasi dinilai memperkeruh situasi dan memperbesar gelombang ketidakpercayaan.

Warga menegaskan, aksi ini bukan yang terakhir. Jika tidak ada kejelasan dan langkah konkret, gelombang protes dipastikan akan terus berlanjut. ***Red

Share:

Upacara Hardiknas 2026 di SMKN 1 Bojongpicung: Kepala Sekolah Tekankan Sinergi Nyata dengan Pemerintah untuk Peningkatan Mutu Pendidikan

kabarciepat.com || Bojongpicung, CIANJUR — Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di SMK Negeri 1 Bojongpicung berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat sinergi konkret antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMKN 1 Bojongpicung dalam amanatnya menegaskan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Ia menyoroti bahwa tantangan pendidikan saat ini membutuhkan langkah nyata, bukan sekadar wacana. Senin, 4/5/2026

“Sinergi antara sekolah dan pemerintah harus diwujudkan dalam program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh siswa, seperti peningkatan fasilitas belajar, penguatan kompetensi guru, serta dukungan terhadap kesiapan kerja lulusan,” ujarnya.

Upacara diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan dengan penuh kedisiplinan. Rangkaian kegiatan berlangsung tertib, dimulai dari pengibaran bendera merah putih, pembacaan teks Pancasila, hingga penyampaian amanat.

Selain itu, dalam peringatan Hardiknas tahun ini, pihak sekolah juga menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam penguatan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri.

Melalui kegiatan ini, SMKN 1 Bojongpicung berharap dapat terus menjadi bagian dari kemajuan pendidikan di Kabupaten Cianjur, sekaligus mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. ***Red

Share:

KLARIFIKASI BERSAMA: INSIDEN DI SPPG RAJAMANDALA DISEBUT TELAH DISELESAIKAN SECARA KEKELUARGAAN

kabarciepat.com || Bandung Barat – Menyikapi pemberitaan yang dimuat oleh kabarciepat.com terkait beredarnya video dugaan penganiayaan Kepala SPPG Rajamandala, para pihak yang terlibat kini mengedepankan semangat penyelesaian secara damai. Minggu, 3/5/2026

Perwakilan keluarga dari terduga pelaku, berinisial A, menyampaikan bahwa insiden yang sempat menjadi perhatian publik tersebut telah diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah antara kedua belah pihak.

“Kami menyampaikan bahwa permasalahan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua pihak telah saling memahami dan sepakat untuk mengakhiri persoalan ini dengan baik,” ujar A.

Insiden yang terjadi di area dapur Rajamandala sebelumnya sempat viral melalui video berdurasi 1 menit 35 detik dan menimbulkan berbagai tanggapan di masyarakat. Namun, seiring berjalannya waktu, kedua belah pihak memilih menempuh jalur dialog sebagai bentuk penyelesaian yang mengedepankan kebersamaan.

Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bahwa setiap permasalahan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik, tanpa harus memperpanjang konflik.

Hingga saat ini, situasi di lingkungan SPPG Rajamandala dilaporkan telah kembali kondusif. Semua pihak pun diimbau untuk tidak berspekulasi berlebihan serta tetap menjaga suasana yang harmonis. ***Red


Share:

Dugaan Kerugian Konsumen Emerald Resort Padalarang, DPRD KBB Minta Kejelasan Developer

kabarciepat.com || Bandung Barat – Polemik dugaan kerugian konsumen dalam proyek perumahan Emerald Resort Padalarang kembali mencuat. Sejumlah konsumen mengaku mengalami kerugian hingga puluhan miliar rupiah, dengan kejelasan proyek yang dinilai belum transparan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat, Hajah Nur Julaeha, menyatakan pihaknya telah menerima laporan dan keluhan dari masyarakat terkait proyek yang dikelola oleh PT Yan Proland.

“Komisi IV DPRD KBB memandang persoalan ini serius karena menyangkut kepentingan masyarakat luas. Kami meminta pihak pengembang segera memberikan kejelasan kepada konsumen, baik terkait progres pembangunan maupun penggunaan dana yang telah disetorkan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa DPRD akan mendorong adanya mediasi terbuka antara konsumen dan pihak pengembang guna mencari solusi yang adil.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD KBB, Piter, menyoroti aspek pengawasan dan kemungkinan pelanggaran yang terjadi dalam proyek tersebut.

“Jika memang ditemukan indikasi pelanggaran, baik administratif maupun pidana, maka harus ditindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku. Kami tidak ingin ada masyarakat yang dirugikan tanpa kepastian,” ujarnya.

Menurutnya, koordinasi lintas komisi dan dengan instansi terkait akan dilakukan untuk mendalami persoalan ini secara menyeluruh, termasuk memanggil pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Sebelumnya, perwakilan konsumen telah berupaya melakukan pertemuan dengan pihak pengembang, termasuk mengundang pimpinan perusahaan. Namun, hingga kini, konsumen menilai belum ada respons yang memadai dan solutif.

DPRD KBB menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan dan penyelesaian yang berpihak pada masyarakat. ***Red
Share:

Sabtu, 02 Mei 2026

VIDEO 1 MENIT 35 DETIK PENGANIAYAAN KEPALA SPPG RAJAMANDALA BEREDAR, DIDUGA TERKAIT MASALAH PROYEK

kabarciepat.com || Bandung Barat – Sebuah video berdurasi 1 menit 35 detik yang memperlihatkan aksi kekerasan terhadap Kepala SPPG Rajamandala, Muhammad Khatami Maulana, viral di berbagai grup WhatsApp, Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 20.47 WIB.

Insiden tersebut terjadi di area dapur SPPG Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat, dan memicu keprihatinan publik atas dugaan aksi premanisme yang berkaitan dengan proyek.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua pria tak dikenal datang ke lokasi dengan tujuan menemui PIC (Person in Charge) SPPG. Namun situasi berubah tegang saat PIC yang dicari justru masuk ke dalam ruangan dan mengunci diri, menghindari pertemuan.

Di saat yang sama, korban, Muhammad Khatami Maulana, berada di luar ruangan. Tanpa dialog yang jelas, kedua pelaku diduga langsung meluapkan emosi dan menjadikan korban sebagai sasaran kekerasan.

Diduga Salah Sasaran, Dipicu Proyek Bermasalah

Sumber di lapangan menyebutkan, kedatangan pelaku berkaitan dengan persoalan proyek yang diduga mengalami keterlambatan pembayaran. Ironisnya, pelampiasan justru diarahkan kepada korban yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan persoalan tersebut.

Fakta lain yang mengemuka, pembayaran proyek disebut-sebut telah dilakukan sekitar 30 menit sebelum kejadian. Namun hal tersebut tidak meredam emosi pelaku.
Bahkan, kuat dugaan kedua pelaku berada dalam kondisi terpengaruh minuman keras saat melakukan aksi kekerasan.

Korban Luka, Pelaku Misterius

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, termasuk pemeriksaan rontgen guna memastikan kondisi cedera.

Sementara itu, identitas kedua pelaku hingga kini masih belum diketahui. Video yang beredar luas justru semakin menguatkan dugaan adanya tindakan brutal yang terorganisir atau setidaknya terpicu oleh konflik proyek.

Desakan Penegakan Hukum

Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan serius terkait keamanan proyek serta potensi praktik premanisme dalam pelaksanaannya. Publik mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan, mengusut tuntas kasus ini, dan menangkap pelaku.

Jika tidak ditindak tegas, kejadian serupa dikhawatirkan akan terus berulang dan menciptakan rasa takut di tengah masyarakat. ***(Tim Redaksi)
Share:

Tewas Bersimbah Darah Security Gudang Motor Honda Di Serang Orang Tak Di Kenal

kabarciepat.com || CIANJUR – Suasana siang di Jl. Moh Toha mendadak mencekam. Seorang satpam tewas bersimbah darah usai dibacok di area pergudangan motor Honda, Kampung Rancabali Kulon, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur, Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Korban diketahui bernama Agit Pratama (39), warga Kubang, Kecamatan Cilaku. AP sehari-hari bekerja sebagai satpam di leasing BAF. Ia meninggalkan dua orang anak.

Dikejar Masuk Gudang, Dihabiskan di Dalam
Peristiwa berdarah itu bermula saat korban terlihat berlari masuk ke dalam gudang sambil dikejar pelaku bersenjata tajam.

“Tadi jam 12-an saya lagi di dalam, tiba-tiba ada orang lari dikejar bawa golok. Masuk ke dalam, dikejar terus sampai sini,” tutur seorang saksi di lokasi.

Korban sempat terkena sabetan golok sebelum akhirnya ambruk di dalam gudang. “Kena bacok sekali, sempat keluar lagi, lalu masuk ke dalam. Di sininya dia dihabisin,” lanjut saksi.

Luka bacok ditemukan di beberapa bagian tubuh. “Di kaki, punggung, sama di leher. Bacokannya lumayan banyak,” ungkapnya.

Diduga Tak Sendiri

Saksi menyebut pelaku penyerangan satu orang. Namun ia melihat ada orang lain yang diduga menunggu di sekitar lokasi. “Pelakunya satu, tapi kayaknya ada dua orang. Temannya nungguin di sana,” katanya.

Usai kejadian, saksi langsung menghubungi Polsek Cianjur dan ambulans. “Saya langsung telepon polisi sama ambulans,” ujarnya.

Hingga Sabtu sore, polisi masih memburu pelaku. Motif pembunuhan belum diketahui. Garis polisi terpasang di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan. ***Yudi Farell 
Share:

Geger di Cisokan! Tebing Proyek PLTA Upper Cisokan Diduga Longsor, Standar Keamanan Dipertanyakan

kabarciepat.com || Bandung Barat – Insiden mengkhawatirkan terjadi di kawasan proyek PLTA Upper Cisokan yang berlokasi di Kampung Cimarel, Desa Sukaresmi, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (1/5/2026). Tebing di area proyek dilaporkan mengalami pergerakan drastis yang diduga kuat sebagai longsor, memicu kepanikan warga sekitar.

Peristiwa ini langsung menuai sorotan tajam. Pasalnya, proyek strategis berskala besar seperti PLTA seharusnya memiliki standar keamanan tinggi, termasuk mitigasi risiko bencana di area rawan seperti tebing dan lereng.

Dalam video yang beredar luas, terlihat warga berlarian panik menjauh dari lokasi. Kepulan debu dan kondisi tanah yang labil memperlihatkan indikasi adanya pergeseran struktur tanah yang signifikan. Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius: apakah sistem pengamanan dan pengawasan proyek sudah dijalankan secara optimal?

Sejumlah warga mengaku tidak pernah mendapat sosialisasi memadai terkait potensi bahaya dari aktivitas proyek tersebut.

“Kami tidak tahu kalau ada risiko seperti ini. Tiba-tiba saja kejadian, semua panik,” ungkap seorang warga yang berada di lokasi saat insiden terjadi.

Ketiadaan peringatan dini maupun sistem evakuasi yang jelas menjadi sorotan. Dalam proyek sebesar PLTA Upper Cisokan, aspek keselamatan masyarakat seharusnya menjadi prioritas utama, bukan sekadar formalitas administratif.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola proyek maupun instansi pemerintah terkait penyebab insiden. Minimnya transparansi ini justru memperkuat dugaan adanya kelalaian atau lemahnya pengawasan di lapangan.

Pengamat lingkungan dan kebencanaan menilai, proyek di kawasan dengan kontur tanah labil seperti Cisokan harus diawasi ketat, termasuk kajian geologi berkala dan sistem mitigasi longsor yang aktif.

Jika terbukti ada unsur kelalaian, maka pihak terkait harus bertanggung jawab penuh, termasuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan proyek.

Peristiwa ini menjadi alarm keras bahwa pembangunan infrastruktur tidak boleh mengabaikan faktor keselamatan lingkungan dan masyarakat. Tanpa pengawasan ketat, proyek strategis justru berpotensi menjadi sumber bencana baru.

Warga kini berharap ada langkah cepat dari aparat dan pemerintah daerah untuk:
mengamankan lokasi,
melakukan investigasi terbuka,
serta memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Sementara itu, masyarakat diimbau tetap waspada dan tidak mendekati area proyek hingga ada kepastian kondisi benar-benar aman. ***(Tim Investigasi kabarciepat.com)
Share:

Selamat tahun baru Islam

https://www.kabarciepat.com/2026/06/dinass-kepemudaan-dan-olahraga.html?m=1

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa