Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Minggu, 17 Mei 2026

Sadis, Sachroni Dihantam Palu Saat Khusyuk Dengar Pengajian

                           foto ilustrasi 
KabarCiepat.com || Bandung – Detail baru yang diungkap Polda Jawa Barat mengenai pembantaian satu keluarga di Paoman semakin menyayat hati. Salah satu momen paling tragis dalam peristiwa berdarah tersebut adalah saat eksekusi terhadap Sachroni, SE (65), ayah dari korban Budi Awaludin.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H membeberkan kronologis yang sangat spesifik mengenai detik-detik terakhir nyawa Sachroni dihabisi oleh tersangka utama, Ririn Rifanto alias Irin. Berdasarkan hasil olah TKP dan rekonstruksi awal, korban saat itu sedang berada di dalam kamarnya sendirian.

"Korban Sachroni ditemukan sedang dalam posisi istirahat sambil mendengarkan rekaman pengajian dari ponselnya. Suasana kamar saat itu tenang, dan korban sama sekali tidak menyadari bahwa maut sedang mengintainya dari balik pintu," ungkap Kombes Hendra, Jum'at (15/5/2026)

Tersangka Ririn masuk ke kamar korban dengan menggenggam palu besi yang gagangnya telah dimodifikasi (dipotong pendek). Tanpa peringatan dan tanpa belas kasihan, Ririn langsung mengayunkan palu tersebut dengan kekuatan penuh ke arah kepala korban.

"Hantaman pertama mendarat telak di bagian tengkorak. Korban yang sedang khusyuk mendengarkan lantunan ayat suci itu langsung tersungkur dari tempat tidurnya. Darah segar seketika membasahi bantal dan lantai kamar," lanjut Hendra dengan detail.

Tidak berhenti di situ, meski korban sudah tidak berdaya dan bersimbah darah, Ririn kembali melayangkan pukulan berkali-kali untuk memastikan korban tidak bernyawa. Hasil autopsi mengonfirmasi adanya patah tulang tengkorak yang parah serta trauma tumpul pada bagian dada dan tulang rawan gondok.

"Kekejaman ini menunjukkan betapa tersangka sudah dirasuki dendam yang sangat dalam. Korban yang sudah lansia itu tidak diberi kesempatan sedikit pun untuk membela diri," tegas Kabid Humas. ***YF
Share:

Pondok Pesantren Keluarga Muslim Dzuriyyah Thoyyibah (PKM-DT) Cianjur membuktikan bahwa institusi pendidikan agama dapat menjadi garda terdepan dalam pelestarian lingkungan hidup dan aksi kemanusiaan

KabarCiepat.com || CIANJUR – Di bawah kepemimpinan KH Ayi Deddi, S.Ag., pesantren ini secara konsisten mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dengan kepedulian nyata terhadap alam dan masyarakat sekitar.
Langkah nyata ini merupakan perwujudan dari visi besar pesantren, yaitu "Mencetak Santri Harapan yang Beriman, Bertaqwa, Mandiri, dan Solutif." Visi tersebut ditejemahkan ke dalam program-program yang tidak hanya fokus pada aspek religius, tetapi juga kemandirian hidup dan solusi bagi problematika masyarakat.

Inovasi Lingkungan dan Kemandirian Santri

Dalam upaya menjaga kelestarian ekologi, PKM-DT menerapkan program sanitasi lingkungan yang terstruktur melalui Jumat Bersih (Jumsih) untuk area internal dan sarana ibadah, serta Senin Berseka untuk fasilitas publik dan jalan umum di wilayah Cianjur. Hal ini sejalan dengan misi pesantren untuk mewujudkan santri yang disiplin, aktif, kreatif, dan inovatif.

Tak sekadar membersihkan, pesantren ini juga menerapkan manajemen pengelolaan sampah mandiri yang edukatif dengan memilah limbah organik dan anorganik. Untuk mengatasi residu sampah, PKM-DT mengadopsi teknologi media sentinator yang ramah lingkungan karena menghasilkan emisi asap minimal. Inovasi ini membuktikan misi pesantren dalam membentuk jati diri santri melalui proses belajar shobirun yang tangguh.

Pemberdayaan Sosial dan Karakter Berjama’ah

Sisi humanis pesantren tercermin kuat melalui aksi tanggap bencana melalui program DT Peduli. Selain itu, PKM-DT memiliki misi khusus merangkul anak yatim dan anak-anak dari keluarga yang terdampak perceraian (broken home). Mereka dihimpun, disantuni, dan dididik  untuk memastikan masa depan mereka tetap terjaga.

Pimpinan Pondok Pesantren, KH Ayi Deddi, S.Ag., menekankan pentingnya santri untuk hidup berguna bagi orang lain.

"Sejalan dengan misi kami, kami ingin mewujudkan santri yang hidup secara mandiri dan berjama’ah, serta mampu menjadi sosok solutif terhadap problematika kehidupan maupun kehidupan berkeluarga," ujar KH Ayi Deddi.

Kurikulum Terintegrasi

Langkah konkret ini didukung oleh kurikulum yang berbobot, memadukan Al-Qur'an, Sunnah, Hadis, Ijma', dan Qiyas Ulama. Dengan mengombinasikan kajian salafy dan modern, PKM-DT berhasil membentuk santri yang tidak hanya terdepan dalam mengamalkan ajaran Islam, tetapi juga adaptif dan memiliki empati sosial yang tinggi.

Melalui konsistensi program-program tersebut, Pesantren Dzuriyyah Thoyyibah Cianjur sukses menunjukkan bahwa dari balik dinding pesantren, lahir generasi harapan yang siap memberikan solusi nyata bagi isu lingkungan dan kemanusiaan bagi bangsa.

Poin-Poin Visi & Misi yang Diintegrasikan:

Visi Utama: Mencetak santri yang Beriman, Bertaqwa, Mandiri, dan Solutif.

Misi Kemandirian: Mewujudkan santri yang hidup mandiri dan berjama'ah serta berguna untuk orang lain.

Misi Karakter: Membangun disiplin, proses belajar shobirun, aktif, kreatif, dan inovatif.

Misi Solutif: Menjadi pesantren berbasis solutif terhadap problematika hidup dan keluarga. ***YF
Share:

Jumat, 15 Mei 2026

Di Duga Cacat Hukum! Hasil Seleksi Capim Baznas Cianjur 2026-2031 Terancam Dibatalkan

                         Foto ilustrasi 
KabarCiepat.com || CIANJUR – Proses seleksi Calon Pimpinan (Capim) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur periode 2026–2031 menuai sorotan tajam. Tim Seleksi (Timsel) diduga kuat melakukan rentetan pelanggaran regulasi, mulai dari transparansi informasi hingga prosedur penilaian teknis peserta.

Kritik keras salah satunya datang dari peserta yang dirugikan sekaligus perwakilan masyarakat, Andi Syarif Hidayatulloh (Anditar). Ia menyatakan bahwa hasil seleksi yang berjalan saat ini berpotensi cacat demi hukum.

"Kami mendesak agar hasil seleksi saat ini dibatalkan demi hukum dan segera dilakukan seleksi ulang. Timsel wajib bekerja berdasarkan prinsip profesionalitas, transparansi, dan kepatuhan hukum," ujar Andi dalam pernyataan sikap tertulisnya, Jumat (15/5/2026).

Empat Poin Dugaan Pelanggaran Timsel

Andi membeberkan sedikitnya ada empat indikasi pelanggaran krusial yang diduga menabrak UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), serta Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 10 Tahun 2025.

Minim Sosialisasi Keputusan Bupati: Sejak diterbitkannya Keputusan Bupati (KepBup) mengenai pembentukan Timsel, pihak panitia dinilai tidak pernah mempublikasikan SK tersebut secara terbuka kepada masyarakat melalui media massa. Hal ini dianggap melanggar asas keterbukaan informasi publik.

Komposisi Timsel Dipertanyakan: Susunan keanggotaan Timsel yang dibentuk diduga tidak selaras dengan ketentuan formasi yang diatur dalam PMA No. 10 Tahun 2025.

Nilai CAT Tertutup: Hasil nilai Computer Assisted Test (CAT) para peserta seleksi tidak diumumkan secara transparan ke publik, sehingga menutup ruang kontrol masyarakat atas akuntabilitas hasil tes.

Prosedur Penilaian Makalah Menyimpang: Penilaian makalah peserta diduga sudah dilakukan langsung pada saat pengumpulan berkas, bukan pada saat tahapan Uji Kompetensi (Ujikom) atau presentasi makalah. Pola ini dinilai sarat akan subjektivitas dan tertutup.

Potensi Jalur Hukum

Lebih lanjut, Andi menegaskan bahwa jika indikasi pelanggaran-pelanggaran hukum tersebut terbukti valid dan sistematis, tidak menutup kemungkinan Timsel dapat diseret ke ranah hukum.

"Jika terbukti ada pelanggaran hukum dan penyalahgunaan wewenang secara sengaja, maka artinya Timsel ini bisa dipidanakan," tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Tim Seleksi Capim Baznas Kabupaten Cianjur maupun pihak pemerintah daerah terkait belum memberikan keterangan resmi ataupun klarifikasi mengenai tudingan dan tuntutan seleksi ulang tersebut. ***YF
Share:

Ketua RT di Sukabumi Mohon Perhatian Gubernur Jabar untuk Warga Lansia yang Rumahnya Nyaris Roboh

KabarCiepat.com || SUKABUMI — Kepedulian sosial kembali menggema dari lingkungan masyarakat paling bawah. Ketua RT 01/15 di Kampung Cibarengkok, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, menyampaikan permohonan bantuan bagi seorang warganya yang lanjut usia dan hidup dalam kondisi memprihatinkan akibat rumah yang sudah tidak layak huni. Jumat, 15/5/2026

Permohonan tersebut disampaikan melalui unggahan media sosial yang kemudian menarik perhatian warganet. Dalam pesannya, Ketua RT berharap ada dermawan maupun pihak terkait yang tergerak untuk membantu memperbaiki rumah milik seorang lansia bernama Abah Mitra.

Menurut keterangan Ketua RT, Abah Mitra sudah tidak mampu lagi bekerja secara maksimal karena faktor usia dan kondisi kesehatan. Sementara rumah yang ditempatinya kini rusak parah dan terancam roboh, sehingga sangat membahayakan keselamatannya.

Saat hujan turun, Abah Mitra terpaksa mengungsi dan menumpang di rumah warga sekitar. Ketika cuaca cerah, ia hanya bisa beristirahat di bagian teras rumah karena bagian dalam bangunan sudah rapuh dan berisiko ambruk apabila diinjak.

Ketua RT berharap pesan ini dapat tersebar luas hingga sampai kepada pihak-pihak yang memiliki kepedulian sosial, termasuk para dermawan dan pemangku kebijakan, agar Abah Mitra segera mendapatkan bantuan perbaikan rumah dan dapat kembali tinggal dengan aman serta layak.

Permohonan ini secara khusus ditujukan kepada Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat, yang dikenal aktif merespons persoalan sosial masyarakat hingga ke pelosok daerah.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa di tengah masyarakat masih banyak warga lansia yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan bersama. Solidaritas sosial diharapkan menjadi solusi nyata bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan. ***Red
Share:

Wabup Purwakarta Dikabarkan Tempuh Jalur Hukum Terkait Dugaan Kerugian Rp35 Miliar

KabarCiepat.com || Purwakarta – Wakil Bupati Purwakarta yang akrab disapa Abang Ijo dikabarkan tengah menempuh jalur hukum terkait dugaan kerugian yang disebut mencapai Rp35 miliar. Informasi yang beredar menyebutkan, langkah hukum tersebut dilakukan sebagai upaya mencari kepastian hukum dan keadilan atas dugaan kerugian yang dialaminya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim kuasa hukum dari Arya Mandalika Law Office disebut telah mulai melakukan pendampingan terhadap Hendra Supriatna, SH., MH., serta mengumpulkan sejumlah dokumen dan alat bukti pendukung untuk kepentingan proses hukum.

Pihak kuasa hukum menyampaikan bahwa laporan pidana maupun perdata akan segera ditempuh guna menindaklanjuti dugaan perbuatan melawan hukum yang dinilai merugikan klien mereka. Selain itu, proses hukum yang dilakukan disebut bertujuan untuk mengungkap fakta secara terang benderang sesuai mekanisme hukum yang berlaku di Indonesia.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperjuangkan hak dan keadilan klien kami. Semua proses akan ditempuh sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujar salah satu tim kuasa hukum kepada awak media.

Dalam keterangannya, pihak kuasa hukum juga menyinggung belum adanya respons atas somasi yang sebelumnya telah dilayangkan kepada pihak yang disebut dalam persoalan tersebut. Hal itu dinilai sebagai tidak adanya itikad baik dalam menyelesaikan persoalan secara terbuka.
Kasus ini pun menjadi perhatian publik di Kabupaten Purwakarta karena disebut menyeret nama pejabat penting di lingkungan pemerintahan daerah. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pejabat yang disebut dalam dugaan tersebut.

Masyarakat berharap proses penanganan perkara dapat dilakukan secara profesional, transparan, serta tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Aparat penegak hukum juga diharapkan mampu mengusut persoalan tersebut secara objektif berdasarkan fakta dan bukti yang ada.

Perkembangan kasus dugaan kerugian Rp35 miliar tersebut diperkirakan masih akan terus menjadi sorotan publik dalam waktu dekat, mengingat dampaknya terhadap dinamika pemerintahan dan kepercayaan masyarakat di Kabupaten Purwakarta. ***Red
Share:

Jaga Kondusifitas Wilayah, FO2LB Cipatat Gelar Audensi dengan Polsek Cipatat

KabarCiepat.com || CIPATAT, KBB — Kolaborasi antara elemen masyarakat dan aparat kepolisian kembali ditegaskan sebagai fondasi utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Melalui komunikasi, koordinasi, dan komitmen bersama, potensi gangguan sosial dapat diantisipasi sejak dini demi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.

Komitmen tersebut tercermin dalam audensi yang digelar Forum ORMAS OKP LSM Bersatu (FO2LB) Kecamatan Cipatat dengan Polsek Cipatat. Pertemuan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum strategis membangun sinergi nyata di wilayah hukum Cipatat. Sabtu, 15/5/2026

Rombongan FO2LB yang dipimpin Koordinator Isep Darmawan diterima langsung oleh Kapolsek Cipatat, AKP Dwi Meirani Sri Andriani Sapin, S.Pd., M.HI. Suasana dialog berlangsung hangat, terbuka, dan penuh semangat kebersamaan.

Pada sesi awal, jajaran pengurus ormas memperkenalkan diri sebagai bentuk penguatan komunikasi dan kemitraan. Memasuki pembahasan inti, kedua pihak mendiskusikan pemetaan wilayah rawan konflik sosial, mekanisme pertukaran informasi sebagai langkah deteksi dini gangguan kamtibmas, serta komitmen preventif mencegah tawuran, kriminalitas, dan isu SARA di tengah masyarakat.

Selain itu, dibahas pula peran dialogis ormas dalam membantu penyelesaian persoalan sosial secara persuasif di masyarakat. Kapolsek Cipatat menekankan pentingnya komunikasi cepat dan akurat antara masyarakat dan kepolisian dalam menjaga stabilitas wilayah.

FO2LB juga menyatakan komitmennya mendukung program kerja Kapolsek, khususnya dalam pembinaan masyarakat (Bimas). Termasuk di dalamnya kesiapan ormas terlibat dalam pengamanan kegiatan kemasyarakatan, hari besar, serta agenda khusus lainnya. Dalam kesempatan tersebut, FO2LB turut meminta dukungan Polsek untuk memberikan penyuluhan hukum kepada anggota ormas agar setiap kegiatan tetap berada dalam koridor hukum.

Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi ruang penyampaian sejumlah persoalan mendesak di wilayah setempat. FO2LB berharap kepolisian semakin responsif terhadap laporan masyarakat.

Audensi ditutup dengan komitmen bersama antara FO2LB dan Polsek Cipatat untuk terus menjaga kondusivitas lingkungan di Cipatat melalui sinergi berkelanjutan antara masyarakat dan aparat kepolisian. ***RT

Share:

Kamis, 14 Mei 2026

Aksi Kolaborasi Hijau Ke-72, Gerakan Nyata Menjaga Leuweung dan Masa Depan Alam Garut

Kabarciepat.com || Garut – Semangat pelestarian lingkungan kembali menggema dari kaki Gunung Papandayan. Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut bersama Tim Jaga Leuweung Kecamatan Cikajang menggelar Aksi Kolaborasi Hijau Ke-72 di kawasan Curug Awer, Desa Margamulya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan ini merupakan aksi nyata pelestarian alam hasil kolaborasi Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut dengan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah V Garut. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala CDK V Garut Endik Casdika, para penyuluh kehutanan, Tim Jaga Leuweung Cikajang, tokoh masyarakat, serta para relawan lingkungan.

Dalam aksi penghijauan tersebut, peserta menanam 126 pohon yang terdiri dari manglid, eukaliptus rainbow, pelita, serta satu pohon beringin yang ditanam di sekitar kawasan Curug Awer sebagai simbol keteduhan dan keberlangsungan kehidupan.

Kepala CDK V Garut, Endik Casdika, S.Hut., M.P., menyampaikan apresiasi atas gerakan kolaboratif yang digagas masyarakat bersama relawan lingkungan.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya seremoni menanam pohon, tetapi bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan lingkungan. Kami berharap gerakan kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan mampu menggerakkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap hutan dan sumber kehidupan,” ujarnya.

Menurutnya, semangat yang dibangun melalui program Jaga Leuweung dan Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut memiliki visi yang sama dalam menjaga kelestarian hutan, memperkuat penghijauan, serta membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga sumber mata air.

Ia juga menilai kawasan Curug Awer memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai wisata alam berbasis konservasi, dengan tetap mengedepankan prinsip kelestarian lingkungan dan penataan kawasan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ujang Rohidin menyampaikan terima kasih atas perhatian berbagai pihak terhadap lingkungan di wilayah Margamulya.

“Kami sangat bersyukur atas kepedulian semua pihak. Semoga pohon-pohon yang ditanam hari ini menjadi manfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang,” katanya.

Ketua Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut, H. Jaeni, menegaskan bahwa gerakan penghijauan harus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan, bukan sekadar wacana.

“Kami percaya bahwa menjaga leuweung berarti menjaga kehidupan. Kolaborasi ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi menanam harapan dan kesadaran bersama agar alam tetap lestari,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ke depan pihaknya bersama Tim Jaga Leuweung Cikajang akan menyusun jadwal rutin penanaman lanjutan sekaligus pemeliharaan tanaman yang telah ditanam.

Menurutnya, keberhasilan penghijauan tidak berhenti pada proses penanaman, tetapi harus dibarengi dengan perawatan dan pengawasan agar pohon dapat tumbuh dengan baik dan memberi manfaat jangka panjang.

Di tengah tantangan kerusakan lingkungan dan perubahan iklim, Aksi Kolaborasi Hijau Ke-72 menjadi pesan kuat bahwa semangat gotong royong menjaga alam masih hidup di tengah masyarakat. Dari kaki Gunung Papandayan, para penjaga alam menyuarakan harapan besar: hutan lestari, gunung terjaga, dan kehidupan manusia tetap terpelihara. ***YF
Share:

Selamat tahun baru Islam

https://www.kabarciepat.com/2026/06/dinass-kepemudaan-dan-olahraga.html?m=1

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa