Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Minggu, 25 Januari 2026

Hari Kedua Pascabencana Longsor Cisarua, 16 Jenazah Dievakuasi, 7 Teridentifikasi



CISARUA,KABARCIEPAT.COM – Proses pencarian dan evakuasi korban longsor di Kampung Gintung, Desa Cibodas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), memasuki hari kedua, Minggu (25/1). Tim SAR gabungan melaporkan telah mengevakuasi total 16 kantong jenazah dari lokasi bencana hingga siang hari.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa dari jumlah tersebut, tujuh jenazah telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar.

“Sebanyak 10 kantong jenazah diterima Pos DVI pada Sabtu (24/1), dan enam kantong tambahan tiba pada Minggu pagi hingga siang. Dari total 16 kantong, tujuh jenazah telah teridentifikasi, sementara sembilan lainnya masih dalam proses,” ujar Hendra dalam keterangan tertulis yang diterima Kabarciepat.com.

Identitas Korban Teridentifikasi

Berdasarkan data dari Pos DVI, berikut adalah identitas tujuh korban yang telah berhasil diidentifikasi:

1. Suryana, laki-laki, 57 tahun  

2. Jajang Tarta, laki-laki, 35 tahun  

3. Nining, perempuan, 40 tahun  

4. Dadang Apung, laki-laki, 60 tahun  

5. Nurhayati, perempuan, 42 tahun  

6. M. Kori, laki-laki, 30 tahun  

7. Lina Lismayanti, perempuan, 43 tahun

Proses identifikasi dilakukan dengan melibatkan tim medis dan forensik serta dukungan teknologi identifikasi mutakhir. Hendra menegaskan bahwa akurasi dan penghormatan terhadap martabat korban menjadi prioritas utama dalam penanganan ini.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada keluarga korban agar proses identifikasi berjalan cepat, akurat, dan bermartabat,” tegasnya.

Layanan Kesehatan untuk Pengungsi

Selain upaya pencarian dan identifikasi korban, Polri juga mendirikan pos pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi, terutama dalam aspek kesehatan.

“Kami ingin memastikan para pengungsi mendapatkan layanan kesehatan layak untuk mendukung pemulihan kondisi mereka pascabencana,” tambah Hendra.

Kondisi Terkini dan Upaya Lanjutan

Hingga laporan ini disusun, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, Basarnas, relawan, dan masyarakat setempat. Cuaca yang tidak menentu serta kondisi medan yang labil menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga tengah menyiapkan langkah-langkah lanjutan untuk penanganan pengungsi, termasuk penyediaan logistik, tempat tinggal sementara, serta dukungan psikososial bagi keluarga korban. 

kabarciepat.com akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menyampaikan informasi terbaru terkait penanganan bencana longsor di Cisarua.(Red)

Share:

Salah satu penyebab tanah longsor di Pasir Kuning, Cisarua adalah alih fungsi lahan menjadi perkebunan sayur

Cisarua, Bandung Barat. KABARCIEPAT.COM — menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada para korban dan keluarga terdampak atas peristiwa tanah longsor yang terjadi di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlagu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Peristiwa ini menjadi duka bersama, mengingat longsor tidak hanya merenggut harta benda, tetapi juga menimbulkan trauma mendalam bagi warga setempat.

Tanah longsor tersebut terjadi setelah wilayah Cisarua dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa hari berturut-turut. Kondisi ini menyebabkan tanah menjadi jenuh air dan kehilangan daya dukungnya, sehingga tidak lagi mampu menampung curah hujan yang terus turun. Akumulasi air di dalam tanah inilah yang kemudian memicu terjadinya pergerakan tanah di lereng perbukitan.

Selain faktor cuaca, alih fungsi lahan turut menjadi penyebab utama terjadinya longsor. Perubahan lahan hutan menjadi perkebunan sayur atau sejenisnya di lereng bukit menghilangkan vegetasi alami yang berfungsi sebagai pengikat tanah. Akar-akar pohon besar yang sebelumnya menahan struktur tanah kini tergantikan oleh tanaman berumur pendek, sehingga kestabilan lereng menurun dan longsor pun tak dapat dielakkan.

Ini merupakan akumulasi kejadian secara bertahap, bukan instan. Fenomena peralihan fungsi lahan di lereng perbukitan ini merupakan masalah krusial yang tidak hanya terjadi di Cisarua, tetapi juga di berbagai wilayah lain di Jawa Barat termasuk Seluruh Indonesia. Banyak perbukitan terjal yang dulunya merupakan kawasan hutan kini berubah menjadi lahan perkebunan sayur. Jika alih fungsi lahan ini terus berlangsung tanpa pengelolaan yang bijak dan berkelanjutan, maka risiko bencana serupa akan terus mengancam keselamatan masyarakat.***red

Share:

Sabtu, 24 Januari 2026

Suara Jabar Banten Gelar Pelatihan Jurnalistik di Cipatat






Bandung Barat, KABARCIEPAT.COM – Surat kabar umum Suara Jabar Banten melaksanakan kegiatan Pelatihan Jurnalistik pada Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.  

Acara ini menghadirkan narasumber Dede Sutisna, S.H., yang dalam pemaparannya menekankan bahwa seorang jurnalis harus mampu menyajikan pembahasan secara spesifik sekaligus global. “Menjadi wartawan bukan sekadar menulis, tetapi bagaimana kita mengumpulkan bahan keterangan, menguraikannya dengan jelas, dan memenuhi unsur komunikasi 5W+1H,” ujarnya.  

Dede Sutisna juga mengingatkan bahwa jurnalis adalah bagian dari masyarakat yang menyampaikan suara warga. Oleh karena itu, dalam praktik di lapangan, wartawan dituntut untuk tetap profesional, menghindari tendensius, serta tidak menghakimi narasumber. “Target kita adalah menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi publik,” tambahnya.  

Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dasar jurnalistik, memperkuat etika profesi, serta membekali masyarakat agar mampu menulis berita yang informatif dan bertanggung jawab.  

Dengan adanya kegiatan ini, Suara Jabar Banten berharap lahir jurnalis-jurnalis baru yang tidak hanya piawai menulis, tetapi juga mampu menjadi penyambung aspirasi masyarakat secara objektif dan profesional.***Red  






Share:

Tanpa Sekat di Tengah Duka: KDM dan Dua Kader Perempuan PDIP Turun Langsung Bantu Evakuasi Korban di Cisarua Bandung Barat

Kabupaten Bandung Barat, KABARCIEPAT.COM — Di tengah hujan gerimis yang mengguyur lokasi bencana, dua sosok perempuan tampak menyingsingkan lengan baju, menyusuri jalur curam yang licin dan rawan longsor. Mereka bukan relawan SAR, bukan pula petugas medis. Mereka adalah Ida Widaningsih, mantan Ketua DPC PDIP Kabupaten Bandung Barat, dan Anggie, sahabat seperjuangannya sesama kader partai. Hari itu, keduanya hadir bukan sebagai politisi, melainkan sebagai manusia yang terpanggil. Sabtu, 24/1/2026

Dalam pantauan wartawan di lokasi kejadian, Kedua Aggota Dprd ini terlihat bahu-membahu bersama aparat kepolisian dan relawan membuka jalur evakuasi. Saat kabar ditemukannya beberapa jenazah oleh warga dan tim SAR tersebar, keduanya tak ragu terjun langsung ke titik evakuasi. Tanpa protokoler, tanpa sekat jabatan.

“Linggis! Kita butuh linggis!” seru KDM, salah satu tokoh masyarakat yang juga berada di lokasi. Spontan, Ida dan sahabatnya yang berna lengkap Angie natesha goenadi menyusuri warga sekitar, meminta bantuan mencari alat tersebut. Tak lama, linggis pun datang. Proses evakuasi pun berlanjut.

Ketika kantung jenazah mulai diangkat dari reruntuhan, Ida dan Anggie ikut membuka jalan menuju ambulans yang menunggu tak jauh dari lokasi. Jalurnya curam dan licin. “Kalau masuk sini bisa amblas" Ungkap Anggie yang kemudian diketahuo sebagai Dewan DPRD Kab Bandung ini. 

"Tapi kami tidak ingin hanya menonton, Melihat kawan-kawan relawan, polisi, dan TNI berjibaku di tengah hujan, rasanya ingin menangis. Apalagi membayangkan keluarga yang ditinggalkan,” timpal Ida dengan mata berkaca-kaca.

Kehadiran mereka bukan pencitraan. Tak ada kamera yang sengaja diarahkan, tak ada panggung politik. Hanya ada empati yang nyata. Di tengah duka, mereka menunjukkan bahwa kemanusiaan tak mengenal warna partai.

Langkah Ida dan Anggie hari itu menjadi pengingat bahwa solidaritas adalah bahasa universal. Di tengah reruntuhan dan tangis kehilangan, mereka memilih hadir, membantu, dan menjadi bagian dari harapan.***Red

Share:

Jumat, 23 Januari 2026

Update Data Sementara Korban Longsor di Kampung Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua






Bandung Barat, KABARCIEPAT.COMPemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Wakil Bupati Asep Ilyas menyampaikan perkembangan terkini terkait musibah longsor yang terjadi di Kampung Pasirkuning, RT.05 RT.01 RW.11 dan RT.01 RW.10, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Sabtu, 24/01/2026

Berdasarkan data sementara hingga pukul 10.20 WIB:  
- Total korban: 113 jiwa dari 34 KK  
- Selamat: 23 orang  
- Meninggal dunia: 6 orang, dengan identitas sebagai berikut:  
  1. Sunarya (L)  
  2. Aah (P)  
  3. Nining (P)  
  4. Jajang Taryana (L)  
  5. Rahmat (L)  
  6. Enur (P)  
- Korban belum diketahui/teridentifikasi: 83 orang

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat terus melakukan pencarian, evakuasi, serta pendataan di lokasi kejadian.

Asep Ismail selaku wakil Bupati Bandung Barat Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah longsor yang menimpa warga Kampung Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Hingga saat ini, berdasarkan data sementara, tercatat 113 jiwa terdampak, dengan 23 orang selamat, 6 orang meninggal dunia, dan 83 orang masih dalam proses identifikasi.

Kami bersama seluruh jajaran pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, serta relawan terus berupaya maksimal melakukan evakuasi dan pendataan di lapangan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada, saling membantu, dan berdoa agar proses pencarian berjalan lancar serta korban dapat segera ditemukan.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berkomitmen memberikan pendampingan, bantuan darurat, dan dukungan penuh bagi para korban serta keluarga yang terdampak. Semoga para korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta kesabaran." ***Riki




Share:

Akibat Hujan Gak Henti- henti 15 Rumah Lebih Tertimbun Longsor Dini Hari

 


Cisarua, KBB. KABARCIEPAT.COM. — Akibat Hujan Deras kawasan pemukiman warga di Kampung Babakan RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dilanda bencana longsor yang disertai aliran air deras. Perkiraan awal menunjukkan sekitar 30 rumah terkena dampak dari kejadian tersebut.

Menurut Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, kejadian longsor terjadi pada pukul 02.00 WIB. Tanah yang tercampur air mengalir deras dari arah lereng bukit dan menerjang wilayah tempat tinggal warga.

Kejadian terjadi secara mendadak ketika sebagian besar warga sedang dalam keadaan istirahat. Sampai saat ini, proses pendataan terkait korban jiwa maupun luka-luka masih berlangsung,” jelas Nur Awaludin Lubis saat dikonfirmasi

Untuk mengantisipasi bahaya lebih lanjut, pemerintah desa bekerja sama dengan berbagai unsur terkait telah melakukan evakuasi terhadap seluruh warga yang tinggal di sekitar zona rawan longsor. Saat ini, mereka ditempatkan sementara di Kantor Desa Pasirlangu untuk menghindari risiko terjadinya longsor susulan

Luas area yang terdampak peristiwa tersebut diperkirakan mencapai 30 hektare. Diduga, longsoran berasal dari kawasan kaki Gunung Burangrang, yang dipicu oleh kondisi tanah yang tidak stabil serta curah hujan tinggi yang terjadi selama beberapa hari terakhir

“Kami terus melakukan penanganan darurat, pendataan tingkat kerusakan, serta mengkoordinasikan dengan pihak terkait untuk tindakan penanganan selanjutnya,” ujarnya

Kepala desa juga mengingatkan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan menjauhi area yang berpotensi mengalami longsor, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat

“Kami mengharapkan doa dari seluruh pihak agar warga kami diberikan keselamatan dan kekuatan dalam menghadapi musibah yang terjadi ini,” tutupnya.***

Share:

Akibat Tihang Listrik Tumbang Menimpa Rumah Warga, Desa Cipada Dan Desa Pasir Langu Padam Listrik di Dua Desa Padam

 


Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. KABARCIEPAT.COM – 23 Januari 2026  

Sebuah insiden terjadi di Kampung Cibudah, Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, ketika sebuah tihang listrik tumbang dan menimpa rumah warga. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada bangunan serta memicu pemadaman listrik di wilayah sekitar.  

Dampak dari kejadian tersebut tidak hanya dirasakan oleh warga Desa Pasir Langu, tetapi juga meluas hingga ke Desa Cipata, Kecamatan Cisarua, yang mengalami gangguan aliran listrik. Warga setempat melaporkan bahwa aktivitas sehari-hari terganggu, termasuk penerangan rumah, usaha kecil, dan kegiatan belajar anak-anak.  

Pihak pemerintah desa bersama aparat kecamatan segera melakukan koordinasi dengan PLN dan instansi terkait untuk penanganan darurat. Tim teknis telah diturunkan guna memperbaiki jaringan listrik dan memastikan keamanan di lokasi kejadian.  

Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menyebabkan tiga tiang listrik roboh di wilayah Kampung Cibudah, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Salah satu tiang dilaporkan menimpa rumah warga, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, membenarkan insiden tersebut.  

> “Curah hujan tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan tiga tiang listrik roboh. Salah satunya menimpa rumah warga. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.

Pemerintah desa bersama warga segera melakukan tanggap darurat, mengamankan lokasi dan membersihkan material yang menghalangi jalan. Koordinasi dengan pihak PLN telah dilakukan untuk penanganan lanjutan.

Namun hingga saat ini, aliran listrik di beberapa titik masih padam, termasuk di wilayah Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, yang terdampak akibat jaringan listrik yang terganggu.

Nur Awaludin juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat kontur tanah di wilayah Pasirlangu yang labil dan curam, berpotensi menimbulkan longsor maupun tumbangnya pohon dan tiang saat cuaca ekstrem.

> “Kami mengingatkan warga untuk waspada terhadap angin kencang dan curah hujan tinggi. Kontur tanah di Pasirlangu cukup labil dan banyak wilayah yang curam, sehingga rawan bencana,” tegasnya.

Pemerintah desa berharap perbaikan jaringan listrik dapat segera dilakukan agar aktivitas warga kembali normal.***Red

Share:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa