Kabarciepat.com || Bandung Barat — Kondisi jalan kabupaten yang melintasi Desa Rancapanggung, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, dikeluhkan warga akibat kerusakan yang semakin parah dan dinilai membahayakan pengguna jalan. Selasa, 12/5/2026
Jalan tersebut membentang melintasi RW 9 Pancapamung Hilir, RW 8 Kampung Cipelem, hingga RW 10 Kampung Bencaret menuju perbatasan Desa Cikadu. Kerusakan jalan diperkirakan mencapai lebih dari 2 kilometer.
Kepala Desa Rancapanggung, Asep Sukmajaya, mengatakan pihak desa berharap pembangunan jalan tersebut dapat segera direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.
“Kami berharap pembangunan jalan ini bisa segera direalisasikan. Tadi juga ada sambutan dari Wakil Bupati Bandung Barat yang menyampaikan bahwa jalan ini akan diperjuangkan,” ujar Asep.
Menurutnya, kerusakan jalan sudah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Pemerintah desa pun mengaku telah berulang kali mengusulkan perbaikan melalui Musrenbang maupun pengajuan langsung kepada Pemkab Bandung Barat.
Meski demikian, pihak desa memahami kondisi efisiensi anggaran yang tengah dihadapi pemerintah daerah saat ini.
“Kami tidak bisa memaksakan kepada kabupaten karena memahami situasi dan kondisi saat ini. Tetapi masyarakat tentunya berharap jalan ini segera diperbaiki,” katanya.
Asep menjelaskan, tingkat kerusakan jalan saat ini diperkirakan mencapai sekitar 60 persen. Bahkan di kawasan Kampung Bencaret, khususnya pada jalur tanjakan, kondisi kerusakan disebut hampir mencapai 100 persen.
Kondisi tersebut dinilai cukup membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor yang kerap mengalami kecelakaan saat melintas di lokasi tersebut.
“Di tanjakan Kampung Bencaret itu sering terjadi pengendara motor jatuh akibat kondisi jalan yang rusak parah,” ungkapnya.
Pemerintah Desa Rancapanggung berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat agar perbaikan jalan segera dilakukan demi keselamatan, kelancaran aktivitas, dan kenyamanan masyarakat. ***Red





