Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Senin, 15 Juni 2026

Warga Melong Resah, Dugaan Peredaran Obat Keras Ilegal di Pinggir Jalan Minta Segera Ditindak

KabarCiepat.com || CIMAHI – Peredaran obat keras golongan tertentu secara ilegal kembali menjadi perhatian masyarakat. Dugaan praktik penjualan bebas obat keras tanpa resep dokter kali ini mencuat di wilayah Jalan Melong 1, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Warga meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan serta penindakan guna mencegah semakin meluasnya penyalahgunaan obat-obatan tersebut.

Keberadaan lapak yang diduga menjadi tempat transaksi obat keras itu disebut berada di kawasan pinggir jalan, tepatnya di seberang sebuah minimarket. Aktivitas penjualan diduga dilakukan secara terselubung dengan memanfaatkan jongko atau lapak yang ditutupi spanduk tertentu sehingga tidak mudah menarik perhatian masyarakat maupun petugas.

Sejumlah warga mengaku resah karena lokasi tersebut kerap didatangi orang-orang yang datang dan pergi secara bergantian. Mereka menduga aktivitas tersebut berkaitan dengan penjualan obat keras jenis tramadol, trihexyphenidyl (trihex), dan eximer tanpa pengawasan tenaga medis maupun resep dokter.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku prihatin sekaligus geram karena aktivitas tersebut diduga telah berlangsung cukup lama.

"Saya kesal dengan banyak orang yang sering berkumpul di jongko roda depan Alfamart Melong. Tempat itu diduga dipakai untuk transaksi obat tramadol, trihex, dan eximer secara bebas. Saya heran kenapa sampai sekarang seolah tidak ada tindakan. Apa harus melapor langsung ke Pak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar ada perhatian?" ujarnya kepada awak media, Sabtu (14/6/2026).

Menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, awak media melakukan penelusuran langsung ke lokasi yang dimaksud. Dari hasil pengecekan lapangan, ditemukan adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan penjualan obat keras golongan tertentu tanpa prosedur yang semestinya.

Bahkan, berdasarkan hasil penelusuran tersebut, awak media mengaku dapat memperoleh obat yang diduga termasuk kategori obat keras tanpa diminta menunjukkan resep dokter maupun identitas pembeli. Temuan itu memunculkan dugaan bahwa penjualan dilakukan secara bebas dan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Warga sekitar berharap aparat kepolisian, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait segera melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan kebenaran dugaan tersebut. Jika terbukti melanggar hukum, masyarakat meminta agar pelaku diberikan sanksi tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, peredaran obat keras secara ilegal juga dinilai dapat meningkatkan risiko penyalahgunaan obat, khususnya di kalangan remaja. Oleh karena itu, pengawasan terhadap distribusi dan penjualan obat-obatan yang berpotensi disalahgunakan dinilai perlu diperketat.

Hingga berita ini diterbitkan pada Senin (15/6/2026), belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai dugaan aktivitas penjualan obat keras tersebut. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang sesuai kaidah jurnalistik.***Red/riki
Share:

Saat Giat Bersih-Bersih Eceng Gondok di Ciminyak, Rudy Praja Soroti Ancaman Terhadap Turbin PLTA

Bandung Barat, KabarCiepat.com – Kegiatan pembersihan eceng gondok di kawasan perairan Ciminyak menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi infrastruktur vital pembangkit listrik. Dalam kegiatan tersebut, pegiat lingkungan Rudy Praja menyoroti dampak serius pertumbuhan eceng gondok yang tidak terkendali terhadap operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Minggu, 14/6/2026

Menurut Rudy, eceng gondok yang menutupi permukaan perairan dapat menghambat aliran air dan berpotensi terbawa menuju saluran intake PLTA. Jika dibiarkan menumpuk, tanaman air tersebut dapat mengganggu kinerja peralatan hingga berisiko merusak turbin pembangkit.

"Eceng gondok yang tidak terkendali bukan hanya mengganggu lingkungan perairan, tetapi juga dapat berdampak pada operasional PLTA. Tumpukan eceng gondok dapat menghambat aliran air dan berpotensi mengganggu bahkan merusak komponen turbin jika tidak dibersihkan secara rutin," ujar Rudy Praja di sela kegiatan bersih-bersih eceng gondok di Ciminyak.

Ia menjelaskan, kegiatan pembersihan eceng gondok merupakan langkah nyata untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus mencegah kerugian yang lebih besar terhadap sektor energi. Selain menghambat aliran air, eceng gondok juga sering menjadi tempat menumpuknya sampah yang dapat memperparah kondisi perairan.

Rudy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga kebersihan sungai dan waduk agar penyebaran eceng gondok dapat dikendalikan. Menurutnya, penanganan masalah ini tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak.

"Perlu kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan pengelola PLTA. Selain pembersihan rutin, eceng gondok juga bisa dimanfaatkan menjadi produk bernilai ekonomi sehingga keberadaannya dapat dikendalikan secara berkelanjutan," tambahnya.

Kegiatan bersih-bersih eceng gondok di Ciminyak tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat karena dinilai mampu membantu menjaga kebersihan perairan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan demi keberlangsungan sumber daya alam dan infrastruktur vital yang ada di sekitarnya.***(Red)
Share:

Minggu, 14 Juni 2026

CIANJUR : Manajemen RSUD Sayang Bungkam !! Pasien Overload Wartawan Dilarang Liputan

KabarCiepat.com || CIANJUR – Kondisi Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sayang Cianjur sangat memprihatinkan. Pasalnya sejumlah pasien yang membeludak harus memenuhi lobi karena kapasitas ruang IGD tak menampung, Selasa, 9/6/2026.malam kemarin.

Menumpuknya puluhan pasien yang tampak dirawat di blankar yang berjejer di selasar hingga area lobi. Banyak dari keluarga pasien terpaksa harus menunggu sambil lesehan karena kursi tunggu penuh.

Ironisnya, saat wartawan mencoba akan melakukan dokumentasi kondisi tersebut, tiba - tiba salah seorang petugas keamanan langsung melarang pengambilan gambar. Sehingga Sempat mrmancing dan terjadinya adu mulut antara wartawan dengan petugas security.

Salah satu security yang tidak mau menyebut kan namanya, dengan tiba - tiba langsung menghalang - halangi saat akan melakukan pengambilan gambar. Saya disuruh atasan.

"Jangan ambil gambar. Disuruh atasan,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, manajemen RSUD Sayang Cianjur, sampai hari ini belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab membeludaknya pasien maupun larangan liputan tersebut. Upaya konfirmasi ke Direktur RSUD dan Humas RSUD belum ada direspons.

Dengan membeludaknya IGD ini dikhawatirkan akan menurunkan kualitas layanan gawat darurat. Padahal, UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers menjamin kerja jurnalistik di ruang publik untuk kepentingan publik. Pelarangan liputan tanpa dasar hukum berpotensi melanggar UU Pers Pasal 18 ayat 1 dengan ancaman 2 tahun penjara.

Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur didesak turun tangan mengevaluasi kapasitas IGD RSUD Sayang. Publik berhak tahu penyebab antrean pasien dan langkah konkret rumah sakit untuk mengatasi kondisi overload. ***Red/YF
Share:

Polisi Dorong Ketahanan Pangan, Jagung Hibrida 2 Hektare Ditanam di Haurwangi Cianjur

KabarCiepat.com || CIANJUR – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan berbagai pihak, termasuk Kepolisian Republik Indonesia melalui program pendampingan kepada para petani. Program ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung swasembada pangan sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian di daerah.

Sebagai wujud nyata dukungan tersebut, Polsek Bojongpicung Polres Cianjur melaksanakan kegiatan penanaman jagung hibrida di lahan non-baku sawah seluas 2 hektare yang berlokasi di Kampung Kulina RT 02/RW 04, Desa Sukatani, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kegiatan penanaman dilakukan di lahan milik Kelompok Tani Barokah yang diketuai Ganda Wijaya. Sebanyak 14 petani dan penggarap turut terlibat dalam proses penanaman. Pendampingan juga dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sukatani, Aiptu Candra, yang aktif mendukung kegiatan sejak tahap awal.

Kapolsek Bojongpicung, Iptu Muchtaromi, SH., MH., bersama Kanit Binmas memimpin langsung kegiatan tersebut. Penanaman jagung hibrida ini ditargetkan dapat dipanen pada 29 Juli 2026 dengan estimasi hasil mencapai sekitar 6 ton jagung kering.

Menurut Iptu Muchtaromi, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.

"Ini bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kami hadir bersama petani, mulai dari pengolahan lahan hingga pendampingan, agar hasil panen maksimal dan kesejahteraan petani meningkat," ujarnya di sela-sela kegiatan.

Melalui sinergi antara kepolisian dan masyarakat tani, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat serta mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian warga. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. ***Red 
Share:

BPD Desa Mandalasari Kecamatan Cipatat Resmi Terpilih, Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Hingga 2034

KabarCiepat.com || Bandung Barat – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Mandalasari, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, resmi terbentuk untuk masa bakti 2026–2034. Para anggota BPD yang terpilih diharapkan mampu menjadi wadah aspirasi masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan.

Susunan anggota BPD Desa Mandalasari periode 2026–2034 terdiri dari Sugandi sebagai perwakilan Dusun 1, Maman Aepudin dari Dusun 2, Cucu Muhamad Samsul A dari Dusun 3, Nandang Sutendi dan Agus Hermawansyah dari Dusun 4, serta keterwakilan perempuan yang diisi oleh Rina Rossaria Indah dan Komala Kharisma.

Sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan dan penyalur aspirasi masyarakat, BPD diharapkan dapat menjalankan tugasnya secara amanah dengan mengutamakan kepentingan warga. Selain itu, BPD juga memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang baik serta mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Melalui kepengurusan yang baru ini, masyarakat Desa Mandalasari menaruh harapan besar agar BPD mampu menjadi mitra pemerintah desa yang konstruktif, memperjuangkan aspirasi warga, serta mengawal setiap program pembangunan agar berjalan secara transparan dan tepat sasaran.

Dalam pesan yang disampaikan pada publikasi tersebut, anggota BPD yang terpilih diharapkan dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, membangun sinergi dengan pemerintah desa, serta bersama-sama mewujudkan Desa Mandalasari yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkeadilan.

Dengan semangat kebersamaan, BPD Desa Mandalasari periode 2026–2034 berkomitmen untuk bekerja demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.

"Bersama BPD, kita bangun Desa Mandalasari lebih baik untuk semua." ***Red/iki
Share:

FOBI Cianjur Kobarkan Semangat Juang Atlet Lewat Pertunjukan Barongsai Jelang PORPROV Jabar 2026

KabarCiepat.com || Cianjur – Semangat, kekompakan, dan optimisme mewarnai pertunjukan Barongsai yang digelar Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kabupaten Cianjur pada kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan BLK Cianjur, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan bagi masyarakat, melainkan menjadi bagian dari program uji mental dan kesiapan bertanding atlet dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Barat XV Tahun 2026.

Di hadapan masyarakat yang memadati area CFD, para atlet menampilkan gerakan atraktif, penuh energi, dan sarat makna. Setiap gerakan Barongsai yang ditampilkan mencerminkan semangat pantang menyerah, kerja sama tim, serta disiplin yang selama ini menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet.

Ketua FOBI Kabupaten Cianjur, Eka Merdeka, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, pelatih, dan atlet yang telah menunjukkan dedikasi dan kekompakan sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik.
            foto istimewa: time Barongsai 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan atlet yang telah bekerja sama dengan penuh semangat. Kekompakan yang terjalin menjadi modal penting dalam membangun prestasi dan menghadapi berbagai tantangan ke depan," ujar Eka.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat mental bertanding para atlet sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri menjelang kompetisi tingkat provinsi.

Eka menegaskan bahwa prestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan kerja keras, disiplin, serta komitmen dari seluruh elemen organisasi.

"Kami berharap semangat yang ditunjukkan hari ini dapat terus terjaga. Dengan latihan yang konsisten dan dukungan semua pihak, semoga atlet-atlet FOBI Cianjur mampu memberikan penampilan terbaik dan meraih hasil yang membanggakan pada PORPROV Jawa Barat XV Tahun 2026," katanya.

Pertunjukan Barongsai tersebut juga mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir. Selain menjadi sarana hiburan dan pelestarian budaya, kegiatan ini menjadi bukti bahwa olahraga dan seni dapat berjalan beriringan dalam membangun karakter, semangat juang, serta kebanggaan daerah.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, FOBI Kabupaten Cianjur optimistis mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama daerah di tingkat Jawa Barat. ***Red/YF
Share:

GPMPPI Series Ke-6 Diikuti 29 Kontingen, Gusti Sabda Laksana: Ajang Pengembangan Bakat dan Prestasi Pelajar


KabarCiepat.com || Cianjur – Festival Marching Band Pelajar Indonesia (GPMPPI) Series Ke-6 tahun 2026 kembali digelar dengan antusiasme yang terus meningkat. Kegiatan yang menjadi agenda rutin tahunan ini berhasil menarik sebanyak 29 kontingen peserta dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Cianjur, Sukabumi, dan Bandung.

Ketua Penyelenggara GPMPPI, Gusti Sabda Laksana, mengatakan bahwa festival ini merupakan wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta kemampuan di bidang marching band sejak usia dini hingga tingkat sekolah menengah.

“Pada penyelenggaraan awal, peserta hanya berjumlah sekitar 17 kontingen. Alhamdulillah setiap tahun mengalami peningkatan dan pada tahun ini mencapai 29 peserta,” ujar Gusti Sabda Laksana saat ditemui di sela kegiatan.

Menurutnya, GPMPPI merupakan ajang yang dibentuk oleh para praktisi marching band dan telah menjadi salah satu festival pelajar yang konsisten diselenggarakan di Kabupaten Cianjur. Selain menjadi sarana kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi antar sekolah serta meningkatkan kualitas pembinaan marching band di daerah.

Dalam festival tahun ini terdapat sejumlah kategori perlombaan, di antaranya Konser Junior, Konser Senior, Ensemble Percussion, Color Guard Contest, dan Drum Battle. Kategori junior diperuntukkan bagi peserta tingkat TK hingga SD, sedangkan kategori senior diikuti oleh pelajar SMP hingga SMA.

Gusti menjelaskan bahwa seluruh proses penilaian dilakukan secara profesional oleh dewan juri yang berkompeten di bidangnya. Penilaian tidak hanya dilakukan terhadap penampilan kelompok, tetapi juga mencakup kategori individu atau section seperti Drum Major, Field Commander, dan Color Guard terbaik.

“Penilaian dilakukan secara objektif dan transparan. Semua proses terekam dengan jelas sehingga hasil yang diperoleh peserta benar-benar berdasarkan kualitas penampilan mereka di lapangan,” tegasnya.

Festival ini berada di bawah naungan Indonesia Drum Corps Association (IDCA) Kabupaten Cianjur, yang merupakan anggota Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Cianjur.

Melalui GPMPPI Series Ke-6, panitia berharap kegiatan ini dapat terus menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk berprestasi, membangun disiplin, kerja sama tim, serta mengembangkan seni pertunjukan marching band di Indonesia. ***YF
Share:

Selamat tahun baru Islam

https://www.kabarciepat.com/2026/06/dinass-kepemudaan-dan-olahraga.html?m=1

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa