Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Selasa, 26 Mei 2026

Citimall Cianjur Bagikan Hewan Kurban untuk Warga Sekitar di Momen Idul Adha 1447 H

KabarCiepat.com || Cianjur – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Citimall Cianjur kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan membagikan hewan kurban kepada warga di sekitar kawasan mal.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Minggu, 25 Mei 2026, dengan menyalurkan tiga ekor kambing untuk masyarakat di wilayah RW 14, RW 15, dan RW 20, Kelurahan Pamoyanan, Kabupaten Cianjur.

Pembagian hewan kurban ini menjadi bentuk komitmen Citimall Cianjur sebagai pusat perbelanjaan terbesar di Kota Cianjur dalam mendukung dan membantu masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang berada di sekitar lokasi mal.

Direktur Citimall Cianjur, Teges Prita Soraya, mengatakan bahwa kegiatan kurban merupakan wujud nyata kepedulian sosial perusahaan bersama seluruh karyawan kepada masyarakat sekitar.

“Dalam momen yang penuh berkah ini, Citimall Cianjur berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan berbagi hewan kurban adalah bentuk kepedulian sosial perusahaan dan karyawan yang ingin berbagi kepada masyarakat di sekitar kawasan Citimall Cianjur,” ujarnya.

Selain itu, pihak Citimall Cianjur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang selama ini telah memberikan dukungan terhadap keberadaan pusat perbelanjaan tersebut.

Melalui kegiatan CSR ini, Citimall Cianjur berharap dapat terus memberikan manfaat positif bagi masyarakat serta mempererat hubungan baik antara perusahaan dan warga sekitar.

“Kami berharap kegiatan ini juga menjadi ajakan bagi berbagai pihak agar bersama-sama dapat memberikan kontribusi positif dan meningkatkan nilai-nilai kebaikan, khususnya di tengah masyarakat Cianjur,” tutup Teges. ***Red/YF
Share:

Momentum Lahirkan Generasi Baru Pesepak Bola Cianjur, Mapag Jawara Jadi Inspirasi Anak Muda

KabarCiepat.com || Cianjur – Kegiatan “Mapag Jawara” yang digelar untuk menyambut dua pemain Persib Bandung asal Cianjur, Kakang Rudianto dan Robi Darwis, tak sekadar menjadi ajang perayaan keberhasilan Maung Bandung meraih gelar juara Liga 1 untuk ketiga kalinya. Lebih dari itu, momentum tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi baru pesepak bola berbakat dari Kabupaten Cianjur.

Ketua Viking Underground Cianjur, Beni Sumarna, mengatakan kegiatan penyambutan itu bermula dari obrolan santai bersama Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, saat menggelar nonton bareng pertandingan Persib Bandung di Mapolres Cianjur.

Menurut Beni, setelah Persib memastikan gelar juara, muncul gagasan untuk memberikan penghormatan kepada Kakang dan Robi yang merupakan putra asli Cianjur dan ikut berkontribusi membawa Persib meraih prestasi membanggakan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres. Dari awal kami sering nobar bersama di Polres, baik pertandingan kandang maupun tandang. Sampai akhirnya muncul ide bagaimana kalau Kakang dan Robi yang merupakan putra daerah Cianjur kita sambut secara khusus,” ujar Beni, Selasa (26/5/2026).

Ia menilai kedua pemain tersebut layak mendapatkan apresiasi karena telah mengharumkan nama Cianjur di level nasional hingga internasional. Terlebih, Kakang Rudianto kini juga menjadi bagian dari Tim Nasional Indonesia.

“Alangkah baiknya kita arak pahlawan Cianjur, kebanggaan masyarakat Cianjur. Mereka sudah membawa nama baik Cianjur di kancah sepak bola nasional bahkan internasional,” katanya.

Beni mengaku terharu melihat keberhasilan Persib meraih tiga gelar juara secara beruntun. Menurutnya, kontribusi dua pemain muda asal Cianjur itu patut mendapat perhatian lebih dari masyarakat maupun pemerintah daerah.

“Saya sampai merinding melihat Persib juara tiga kali berturut-turut. Kakang dan Robi ini putra daerah yang membanggakan, sehingga kami merasa perlu memberikan penghargaan dan apresiasi,” ungkapnya.

Ia menyebut ide penyambutan tersebut langsung mendapat respons positif dari Kapolres Cianjur hingga akhirnya kegiatan “Mapag Jawara” dapat terlaksana.

Selain menjadi bentuk penghormatan kepada dua pemain Persib tersebut, kegiatan itu juga diharapkan menjadi motivasi bagi anak-anak yang tengah menimba ilmu di sekolah sepak bola (SSB) di Cianjur.

Menurut Beni, saat ini terdapat sekitar 24 hingga 28 SSB aktif di Kabupaten Cianjur yang terus melakukan pembinaan usia dini.

“Kami ingin anak-anak SSB melihat langsung bahwa pemain asal Cianjur bisa menembus level profesional. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi dan memunculkan generasi baru seperti Kakang, Robi, bahkan Atep,” katanya.

Sementara itu, Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menyambut baik keberhasilan dua pemain asal Cianjur tersebut dan berharap prestasi mereka menjadi inspirasi bagi generasi muda.

“Alhamdulillah, mereka bersama Persib berhasil meraih juara. Kami ingin seluruh masyarakat ikut memeriahkan prestasi putra daerah Cianjur ini,” ujarnya.

Menurut Wahyu, Cianjur memiliki sejarah panjang dalam melahirkan pesepak bola berprestasi. Sebelumnya, ada nama Atep Rizal yang sukses membawa Persib juara pada 2014, dan kini muncul Kakang Rudianto serta Robi Darwis sebagai penerus kebanggaan daerah.

“Dulu ada Kang Atep yang membawa Persib juara pada 2014. Sekarang ada Kakang dan Robi. Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Cianjur,” katanya.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Cianjur berkomitmen mendukung pembinaan olahraga, termasuk sepak bola, agar semakin banyak atlet berprestasi lahir dari Cianjur.

“Kami melihat mereka memiliki semangat juang yang tinggi. Ini yang ingin kami sampaikan kepada anak-anak di Cianjur, bahwa dengan kerja keras dan tekad yang kuat mereka juga bisa berprestasi,” tandasnya.

Pemkab Cianjur, lanjut Wahyu, juga akan terus memberikan dukungan melalui penyediaan fasilitas olahraga, program pembinaan, hingga bantuan beasiswa bagi generasi muda yang memiliki bakat di bidang olahraga.

“Kita juga memberikan motivasi, inspirasi, termasuk beasiswa dan melengkapi fasilitas olahraga bagi anak-anak yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga,” pungkasnya. ***Red/YF
Share:

Hingga Usia 95 Tahun, Nenek Emmih Hidup dalam Sunyi dan Kemiskinan, Bantuan Pemerintah Tak Pernah Menyapa

KabarCiepat.com || Bandung Barat — Di usia yang nyaris seabad, saat tubuh renta seharusnya mendapat perhatian dan perlindungan negara, kehidupan pilu justru dialami Ibu Amih Rukmini yang sering di sapa Amih Lansia berusia sekitar 95 tahun asal Kampung Lio, RT 01/RW 05, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat itu hingga kini dikabarkan belum pernah merasakan bantuan sosial dari pemerintah. Selasa, 26/5/2026

Di balik dinding rumah reyot yang nyaris lapuk dimakan usia, Amih menjalani hari-harinya dalam keterbatasan. Tubuhnya yang sudah lemah membuatnya sulit beraktivitas. Namun ironisnya, di tengah gencarnya program bantuan sosial seperti BLT dan PKH, nama dirinya justru seolah tak pernah tercatat.

Dengan suara lirih dan tatapan kosong, Ibu Amih mengaku heran mengapa dirinya yang hidup serba kekurangan tidak pernah mendapat bantuan, sementara sejumlah warga lain yang masih kuat bekerja justru rutin menerima bantuan sosial.

“Yang muda dan masih sehat dapat bantuan, saya mah teu acan kantos,” ucapnya pelan saat ditemui di kediamannya.

Pemandangan di rumah Ibu Amih begitu menyayat hati. Rumah sederhana yang ditempatinya merupakan hasil swadaya keluarga agar dirinya sekadar memiliki tempat berteduh. Di dalam rumah itu, tak ada kemewahan sedikit pun.

Di ruang tidur sempit, hanya terdapat kasur tipis yang digelar langsung di lantai dengan kelambu lusuh yang diikat seadanya. Sementara di bagian dapur, asap hitam pekat membekas di langit-langit rumah akibat aktivitas memasak menggunakan tungku batu dan kayu bakar.

Sebagian besar bangunan rumah masih menggunakan kayu dan bambu tua yang mulai rapuh. Debu dan aroma lembab menyelimuti setiap sudut rumah, menggambarkan kerasnya kehidupan yang dijalani lansia tersebut.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar terkait validitas pendataan penerima bantuan sosial di wilayah tersebut. Berdasarkan keterangan pihak keluarga dan warga sekitar, Kartu Keluarga milik Ibu Amih bahkan disebut pernah dibawa oleh pihak yang biasa mengurus pembagian bantuan. Namun hingga kini, bantuan yang dijanjikan tak pernah datang.

Fakta ini memantik keprihatinan mendalam dari masyarakat. Warga berharap pemerintah desa, aparat setempat, hingga Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat segera turun tangan dan melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

“Jangan sampai lansia seusia beliau terus terabaikan. Ini soal kemanusiaan,” ujar salah seorang warga.

Kini, di sisa usianya yang semakin senja, Ibu Emmih hanya berharap ada perhatian nyata dari pemerintah. Sebab di balik tubuh renta dan rumah sederhana itu, masih ada harapan kecil agar dirinya bisa merasakan kehadiran negara sebelum waktu benar-benar habis.***Asol
Share:

Senin, 25 Mei 2026

Bupati Cianjur Dorong Regenerasi Atlet dan Pelestarian Sejarah Daerah

KabarCiepat.com || Cianjur – Bupati Cianjur menegaskan komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) dalam meningkatkan prestasi olahraga sekaligus menjaga warisan sejarah dan budaya daerah melalui langkah pembinaan generasi muda serta pelestarian situs bersejarah. Rabu, 26/5/2026

Dalam hasil wawancara, Bupati Cianjur Dr. Wahyu  menyampaikan bahwa Pemda ingin menghadirkan motivasi dan inspirasi bagi anak-anak hingga ke pelosok daerah agar memiliki semangat untuk berprestasi, khususnya di bidang olahraga. Menurutnya, banyak atlet dan figur sepak bola sukses berasal dari keluarga sederhana, namun mampu mencapai prestasi berkat kerja keras, disiplin, dan semangat juang tinggi.

“Potensi anak-anak Cianjur sangat besar. Banyak contoh atlet berprestasi lahir dari keterbatasan, tetapi mampu sukses karena memiliki passion dan kemauan kuat. Tugas pemerintah adalah memberikan dukungan agar potensi itu berkembang,” ujar Bupati.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemda Cianjur berkomitmen memberikan beasiswa bagi atlet dan generasi muda berprestasi agar mereka dapat terus menempuh pendidikan sekaligus mengembangkan bakat di bidang olahraga.

Selain itu, Pemda juga menargetkan peningkatan sarana dan prasarana olahraga dengan melengkapi berbagai fasilitas yang dapat menunjang aktivitas dan pembinaan atlet muda di berbagai wilayah.

“Kami ingin ada regenerasi atlet daerah. Prestasi yang pernah diraih harus terus dilanjutkan oleh putra-putri Cianjur berikutnya,” tambahnya.

Tak hanya fokus pada pengembangan olahraga, Bupati juga menyoroti pentingnya pelestarian sejarah dan budaya daerah. Ia menegaskan bahwa sebuah benda, bangunan, maupun lokasi tidak bisa langsung ditetapkan sebagai cagar budaya hanya karena dianggap peninggalan lama.

Menurutnya, diperlukan proses kajian dan penelitian terlebih dahulu, baik dari sisi sejarah, usia, nilai budaya, hingga penelitian dari tim ahli maupun pemerintah terkait sebelum suatu objek ditetapkan sebagai cagar budaya resmi.

“Semua harus melalui proses dan kajian yang jelas agar penetapan cagar budaya benar-benar memiliki dasar sejarah dan nilai budaya yang kuat,” pungkasnya. ***Red
Share:

Polres Cianjur Gelar “Mapag Jawara” untuk Kakang Rudianto dan Robi Darwis, Bentuk Apresiasi atas Prestasi Bersama Persib

KabarCiepat.com || CIANJUR — Kepolisian Resor (Polres) Cianjur akan menggelar acara penyambutan bertajuk “Mapag Jawara” bagi dua pesepak bola asal Kabupaten Cianjur, Kakang Rudianto dan Robi Darwis, menyusul keberhasilan keduanya mengantarkan Persib Bandung meraih gelar juara BRI Super League musim 2026.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026, dimulai pukul 08.00 WIB. Rombongan penyambutan akan dimulai dari kawasan Jembatan Citarum, pintu masuk wilayah Cianjur, sebelum kedua pemain diarak sebagai bentuk penghormatan dan kebanggaan masyarakat terhadap putra daerah yang berprestasi di level nasional.

Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, mengatakan bahwa agenda “Mapag Jawara” merupakan bentuk apresiasi resmi dari jajaran kepolisian kepada atlet lokal yang telah mengharumkan nama daerah melalui dunia olahraga.
“Kita jemput Kakang sama Robi Darwis di pintu masuk Cianjur di hari Selasa, 26 Mei 2026, dimulai dari pukul 08.00 WIB. Dari Jembatan Citarum nanti kita arak putra terbaik Cianjur yang membawa Persib juara,” ujar Alexander, Minggu (24/5/2026).

Menurutnya, keberhasilan Kakang Rudianto dan Robi Darwis menjadi motivasi besar bagi generasi muda di Kabupaten Cianjur untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi di bidang olahraga, khususnya sepak bola.

Acara penyambutan ini diperkirakan akan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan bobotoh Persib di Cianjur yang ingin turut merayakan keberhasilan dua pemain kebanggaan daerah tersebut. ***Red/YF
Share:

Gerak Cepat Polisi : Tiga Lokasi Tambang Ilegal Dicek, Satu Langsung Dipasang Police Line

KabarCiepat.com || SUBANG – Sat Reskrim Polres Subang menggelar operasi pengecekan serentak di tiga lokasi dugaan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Subang pada Minggu, 24 Mei 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Muhammad Imam Fadhil bersama personel Unit Tipidter. 

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Operasi ini merupakan respons nyata atas laporan masyarakat terkait aktivitas galian ilegal yang berpotensi merusak lingkungan dan merugikan negara.

Kombes Hendra menjelaskan bahwa Pengecekan pertama di Galian Sirtu, Desa Sumurbarang – Cibogo pada pukul 13.00 WIB tidak menemukan aktivitas, alat berat, maupun pengelola. Meski tampak lengang, petugas tidak begitu saja meninggalkan lokasi — warga setempat turut dimintai keterangan dan diajak bersama memantau lokasi secara berkelanjutan sebagai bentuk pengawasan berbasis masyarakat.
Bergeser ke Galian Tanah Merah, Desa Parapatan – Purwadadi pada pukul 15.30 WIB, tim menemukan satu unit alat berat tanpa operator di area perkebunan rambutan yang diduga dijadikan lokasi penggalian ilegal. Tanpa menunggu, Polres Subang langsung memasang police line di akses masuk lokasi. Penyegelan ini bukan sekadar formalitas — ini adalah penegasan bahwa setiap indikasi pelanggaran akan direspons cepat, tegas, dan terukur.

Pengecekan terakhir di Galian Sirtu, Desa Saradan – Pagaden pukul 17.00 WIB juga tidak menunjukkan aktivitas penambangan. Namun sejumlah kendaraan pengangkut material yang terparkir di lokasi tidak luput dari perhatian petugas. Kepemilikan kendaraan dan keterkaitannya dengan aktivitas ilegal kini menjadi fokus penyelidikan lanjutan.
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono menyatakan bahwa penanganan PETI membutuhkan kolaborasi lintas instansi. Polres Subang berencana akan melakukan koordinasi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Dinas ESDM, Dinas Lingkungan Hidup, dan Satpol PP untuk segera dilaksanakan kegiatan verifikasi status perizinan seluruh lokasi galian yang diperiksa.

Aktivitas PETI bukan pelanggaran administratif biasa — ini adalah tindak pidana serius. Berdasarkan UU No. 3 Tahun 2020 tentang Minerba Pasal 158, pelaku terancam penjara hingga 5 tahun dan denda hingga Rp100 miliar. UU No. 32 Tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup mempertegas ancaman itu dengan pidana 1 hingga 10 tahun penjara dan denda hingga Rp10 miliar bagi yang merusak lingkungan atau beroperasi tanpa izin lingkungan, diperkuat PP No. 23 Tahun 2010 yang mewajibkan izin resmi sebelum beroperasi.

“Polres Subang tidak akan mundur. Tidak ada toleransi bagi siapapun yang mengeruk kekayaan alam Subang secara ilegal dan merusak lingkungan,” tegas AKBP Dony, Senin (25/5/2026)

Operasi ini bukan kegiatan sekali jalan. Polres Subang memastikan pengawasan dan penindakan akan terus dikawal secara konsisten demi menghadirkan kepastian hukum dan penegakan yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Subang. Warga yang mengetahui adanya aktivitas tambang ilegal diimbau segera melapor kepada Polres Subang atau instansi pemerintah setempat — karena menjaga kekayaan alam Subang adalah tanggung jawab kita bersama. ***Red/YF


Share:

Sidang Kasus Paoman: Bukti CCTV dan INAFIS Sinkron, Kebohongan Mulai Runtuh!

KabarCiepat.com || INDRAMAYU – Sidang lanjutan kasus pembunuhan tragis satu keluarga di Paoman, Indramayu, dengan terdakwa Priyo, kembali digelar pada Senin (25/05/2026). Persidangan kali ini mempertegas titik terang jalannya kasus setelah dihadirkannya saksi dari tim penyidik dan INAFIS (Indonesia In Automatic Fingerprint Identification System) Polri.

Fakta-fakta baru yang terungkap di persidangan dinilai semakin menyudutkan kebohongan dan memperkuat keterangan jujur dari terdakwa , Kronologi Penemuan Alat Bukti dan Sinkronisasi CCTV , Dalam persidangan, saksi dari tim penyidik/INAFIS membeberkan sejumlah temuan krusial di lapangan ; 

Penemuan Alat Bukti Utama:

Saksi menyatakan bahwa barang bukti berupa palu ditemukan petugas dalam jarak kurang lebih 50 meter dari lokasi kejadian.

Sinkronisasi Rekaman CCTV: 

Hakim dan jaksa membuka alat bukti digital berupa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Ketika rekaman tersebut disinkronkan dengan pengakuan Priyo, terbukti ada kesesuaian yang sangat akurat antara visual CCTV dan keterangan yang diberikan terdakwa selama ini.

Misteri Terpal Terungkap:

Melalui konfrontasi bukti digital dan keterangan saksi, misteri penggunaan selembar terpal dalam kasus ini akhirnya terungkap dengan jelas dan gamblang fungsinya saat aksi pembunuhan terjadi.

Pengakuan Penyidik: Narasi "4 Tersangka" Gugur.

BAP Tanpa Tekanan dan Kekerasan: 

Saksi penyidik juga menegaskan di hadapan majelis hakim bahwa selama proses pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), sama sekali tidak ada penekanan, intimidasi, bahkan kekerasan yang dilakukan terhadap terdakwa. Pengakuan yang diberikan mengalir secara murni.
Hal yang paling menyita perhatian dalam sidang hari ini adalah penegasan terkait isu keterlibatan pihak lain, Saksi penyidik secara tegas mengakui bahwa di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) awal, sama sekali tidak pernah ada penyebutan nama atau keberadaan 4 tersangka lain seperti isu yang sempat beredar.

"Hasil sidang hari ini membuat arah pembuktian hukum semakin jelas. Fakta demi fakta kejujuran mulai terungkap di ruang sidang, sekaligus mematahkan narasi-narasi palsu yang sempat membingungkan publik," ujar pengamat hukum yang mengawal kasus ini.

Kebohongan Mulai Terkalahkan
Sidang lanjutan ini menjadi momentum penting dalam memotong spekulasi liar di luar persidangan. Dengan sinkronnya antara temuan INAFIS (jarak palu 50 meter), rekaman CCTV, kejelasan fungsi terpal, serta gugurnya isu 4 tersangka lain, kebenaran materiil kasus Paoman kini berdiri tegak.

Persidangan akan terus dilanjutkan untuk menggali pembuktian lebih dalam, namun arah kasus ini sudah semakin benderang: kebohongan dipastikan akan kalah oleh fakta hukum. ***Red/YF
Share:

Selamat tahun baru Islam

https://www.kabarciepat.com/2026/06/dinass-kepemudaan-dan-olahraga.html?m=1

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa