F Hampir Setahun Mangkrak, Gerai Kopdes Ketiau Baru 60 Persen: Ada Apa? ~ kabarciepat.com

Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Sabtu, 26 September 2026

Hampir Setahun Mangkrak, Gerai Kopdes Ketiau Baru 60 Persen: Ada Apa?

Pembangunan Berhenti Berbulan-bulan, Kades Dedi Nopiansya: “Paku Sebatang Pun Kami Tidak Dilibatkan”

KabarCiepat.com || OGAN ILIR — Proyek pembangunan Gerai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Ketiau, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir, kini menyisakan tanda tanya besar.

Hampir satu tahun sejak pembangunan dimulai, bangunan yang diproyeksikan menjadi fasilitas penunjang ekonomi masyarakat itu disebut baru mencapai sekitar 60 persen. Ironisnya, pengerjaan di lokasi dilaporkan telah terhenti selama berbulan-bulan.

Kondisi tersebut membuat Pemerintah Desa Ketiau mempertanyakan kejelasan proyek, mulai dari siapa pelaksana pembangunan, bagaimana mekanisme pengerjaannya, hingga kapan bangunan tersebut benar-benar dapat diselesaikan.

Kepala Desa Ketiau, Dedi Nopiansya, bahkan mengaku pihak desa tidak dilibatkan dalam proses pengerjaan maupun pengadaan material.

«“Proyek ini dari titik nol sampai sekarang sudah kurang lebih satu tahun mangkrak. Pembangunan gerai baru selesai sekitar 60 persen, dan dalam beberapa bulan terakhir ini tidak ada aktivitas pengerjaan sama sekali,” ujar Dedi.»

Bukan Sekadar Mangkrak, Pemdes Pertanyakan Transparansi Pengerjaan

Persoalan yang mencuat bukan hanya soal pembangunan yang berhenti.

Dedi mempertanyakan posisi Pemerintah Desa Ketiau dalam proyek tersebut. Menurutnya, desa hanya menyediakan lahan, sementara proses pembangunan berjalan tanpa keterlibatan Pemdes.

«“Keterlibatan kami dari pihak desa hanya sebatas menghibahkan lahan. Tanah seluas 30 x 30 meter yang digunakan adalah tanah hibah murni dari kakek saya untuk desa, lengkap dengan surat-suratnya. Namun dalam proses pembangunannya, paku sebatang pun kami tidak dilibatkan,” tegasnya.»

Pernyataan tersebut tentu membutuhkan jawaban dari pihak yang memiliki kewenangan atas proyek.

Jika Pemdes mengaku hanya menyediakan lahan, siapa sebenarnya yang menjadi pelaksana pembangunan?

Bagaimana mekanisme pengadaan material?

Siapa yang mengawasi pekerjaan?

Berapa nilai anggarannya?

Mengapa pekerjaan berhenti?

Dan yang paling penting, kapan masyarakat Desa Ketiau bisa melihat bangunan tersebut benar-benar selesai dan dimanfaatkan?

Desa Lain Sudah Rampung, Mengapa Ketiau Justru Terhenti?

Kondisi pembangunan di Ketiau juga menjadi sorotan karena sejumlah desa di sekitarnya disebut telah menyelesaikan pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih.

Dedi menyebut Kasirajab, Talang-Talang Laut, dan Rengas 2 sebagai beberapa desa yang pembangunan gerainya telah rampung.

Padahal, menurut Dedi, pembangunan di Desa Ketiau pada awalnya bahkan sempat berjalan lebih dahulu dibandingkan beberapa desa tersebut.

Kini kondisinya berbalik.

Ketika gerai di desa lain telah selesai dan memasuki tahap pemanfaatan, bangunan di Ketiau justru masih berdiri dalam kondisi belum tuntas.

Bangunan Belum Selesai, Pemdes Belum Mau Terima

Pemerintah Desa Ketiau juga menegaskan belum dapat menerima bangunan tersebut karena pekerjaan belum selesai.

Bagi Pemdes, persoalannya bukan sekadar menerima atau tidak menerima bangunan.

Ada sejumlah hal mendasar yang perlu diperjelas, terutama menyangkut status proyek, pelaksana pekerjaan, sumber pembiayaan, mekanisme pengadaan, pengawasan, serta kepastian penyelesaian pembangunan.

Tanpa kejelasan tersebut, bangunan yang seharusnya menjadi fasilitas ekonomi masyarakat dikhawatirkan justru berakhir sebagai bangunan setengah jadi.

Publik Berhak Mendapat Kejelasan

Dedi berharap pemerintah dan instansi terkait tidak membiarkan persoalan tersebut berlarut-larut.

«“Kami berharap ada kejelasan dari pemerintah maupun instansi terkait. Kalau memang ini program untuk kepentingan masyarakat, tentunya kami berharap pembangunan bisa segera dilanjutkan dan diselesaikan,” ujarnya.»

Kini publik menunggu penjelasan dari pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih Desa Ketiau.

Sebab, hampir satu tahun bukan waktu yang singkat.

Bangunan baru 60 persen. Pengerjaan berhenti berbulan-bulan. Pemdes mengaku tidak dilibatkan.

Pertanyaannya sederhana: sebenarnya apa yang terjadi dengan proyek Gerai Kopdes Merah Putih di Desa Ketiau?

KabarCiepat.com akan terus mengawal informasi ini dan membuka ruang konfirmasi bagi pihak pelaksana maupun instansi terkait agar persoalan pembangunan tersebut dapat dijelaskan secara terang dan berimbang. ***Bakri
Share:

0 comments:

Posting Komentar

Selamat tahun baru Islam

https://www.kabarciepat.com/2026/06/dinass-kepemudaan-dan-olahraga.html?m=1

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa