Rabu, 30 September 2026
Kampung Cileley Krisis Air Bersih, Ke Mana Perhatian Pemerintah?
Selasa, 29 September 2026
Implementasi Perpres 82/2026 Belum Menyentuh KDMP Mekarwangi, Pengurus Menunggu Kepastian SDM Manager
Senin, 28 September 2026
KDMP Kertamukti dan Haurwangi Rampungkan Verifikasi Faktual, Menunggu Status Layak Dioperasionalkan
Kabarcirpat.com || CIANJUR — Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Kertamukti dan KDMP Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, telah menjalani Verifikasi Faktual (Verval) oleh Tim Gabungan IV Pemerintah Kabupaten Cianjur. Kini, kedua KDMP tersebut masih menunggu hasil evaluasi untuk memperoleh kepastian status “Layak Dioperasionalkan”.
Verifikasi faktual dilaksanakan pada Senin, 28 September 2026, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan dilakukan oleh Tim Gabungan IV Pemkab Cianjur yang dipimpin Asep Saepudin, SE.
Verifikasi Cocokkan Data dengan Kondisi Lapangan
Secara faktual, verifikasi dilakukan untuk mencocokkan kesesuaian data administrasi dengan kondisi riil fasilitas gerai KDMP.
Pemeriksaan tim mencakup lebih dari 70 item kelaikan dan kelengkapan fasilitas usaha, antara lain konstruksi bangunan gudang atau gerai, ketersediaan mebelair, etalase, pendingin ruangan atau AC, kamera pengawas (CCTV), hingga kesiapan armada transportasi.
Dengan selesainya proses verifikasi faktual, tahapan berikutnya adalah pelaporan hasil pemeriksaan kepada koordinator tim Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk dilakukan evaluasi.
Asep Saepudin: Hasil Verval Masih Dievaluasi
Ketua Tim Gabungan IV Pemkab Cianjur, Asep Saepudin, SE., mengatakan kedua KDMP di Kecamatan Haurwangi telah menjalani verifikasi faktual berdasarkan data dan kondisi yang diperiksa di lapangan.
Namun, menurut Asep, hasil akhir mengenai status Layak Dioperasionalkan belum ditetapkan pada saat verifikasi berlangsung.
“Hasilnya nanti setelah tim pemeriksa lapangan melaporkan kepada koordinator tim Pemkab untuk dievaluasi kelaikannya,” ujar Asep saat dikonfirmasi di lapangan.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa proses Verval telah dilakukan, sedangkan kepastian status operasional masih menunggu tahapan evaluasi.
KDMP Kertamukti Bersiap Soft Launching
Sementara itu, Ketua KDMP Kertamukti, Dodo Mulyana, menyampaikan bahwa pihaknya kini menunggu hasil Verval dan keputusan mengenai status operasional koperasi.
Menurut Dodo, apabila KDMP Kertamukti telah mendapatkan Berita Acara Serah Terima (BAST) dengan status “Layak Dioperasionalkan”, pihaknya siap segera melanjutkan ke tahap soft launching dan memulai kegiatan operasional.
Dodo juga menyampaikan bahwa SDM Manager KDMP telah tersedia dan ditempatkan di lapangan, sehingga pihaknya tinggal menunggu kepastian hasil evaluasi.
“Kami sangat menanti hasil Verval tersebut. Apabila sudah mendapat Berita Acara Serah Terima dengan status Layak Dioperasionalkan, terlebih SDM Manager sudah ada penempatan di lapangan, kami akan segera melaksanakan soft launching dan mulai beroperasi,” kata Dodo.
Menunggu Kepastian Status
Dengan telah dilaksanakannya Verifikasi Faktual, KDMP Kertamukti dan KDMP Haurwangi kini berada pada tahapan menunggu hasil evaluasi Pemerintah Kabupaten Cianjur.
Fakta yang telah terjadi adalah proses Verval sudah dilaksanakan. Sementara status “Layak Dioperasionalkan” masih menunggu hasil evaluasi dan keputusan resmi.
Kepastian status tersebut akan menjadi dasar bagi pengelola KDMP untuk melanjutkan ke tahap operasional secara resmi.
Bagi KDMP Kertamukti, harapan untuk segera beroperasi semakin terbuka setelah seluruh persiapan fasilitas dan sumber daya manusia dilakukan. Namun, pengelola tetap menunggu hasil evaluasi resmi sebelum memastikan dimulainya kegiatan operasional. ***Red / KH.E
Minggu, 27 September 2026
Sekda Garut Geram Dugaan Oknum Guru Jual Janji Jadi ASN, Nurdin Yana: Jangan Menghisap Darah Teman
Pasca Pelantikan, Pelayanan dan Pengajuan di Baznas Cianjur Disebut Sementara Terkendala
Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Dimakamkan di Karet Bivak, Megawati Tabur Bunga di Pusara Sang Adik
Baznas Cianjur Bidik Zakat Rp21 Miliar pada 2027, Kepercayaan Publik Jadi Tantangan Awal
Hampir Setahun Mangkrak, Gerai Kopdes Ketiau Baru 60 Persen: Ada Apa?
Jumat, 25 September 2026
HUT IBI ke-75 di Cianjur, Momentum Perkuat Peran Bidan Wujudkan Generasi Sehat
Kamis, 24 September 2026
Perkuat Sinergitas, Perhutani KPH Cianjur dan Polres Cianjur Bahas Antisipasi Karhutla hingga Penyaluran Air Bersih
Tati Supriatri Irwan Ajak Masyarakat Aktif Kawal Pemerintahan melalui Fungsi Pengawasan
Rabu, 23 September 2026
Camat Tanantovea Hadiri Pelayanan Medis Gratis DR Lie Darmawan Bayan Peduli
1.028 KPM Desa Sukajadi Terima Bantuan Beras Tiga Bulan Sekaligus
KabarCiepat.com || CIANJUR — Sebanyak 1.028 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Sukajadi, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, menerima penyaluran bantuan pangan berupa beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung tertib dan aman. Proses pendistribusian dilaksanakan langsung oleh operator Desa Sukajadi dengan pengawalan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Sukajadi.
Pengawalan dilakukan untuk memastikan proses penyaluran berjalan lancar, tertib, serta bantuan diterima oleh masyarakat yang telah terdata sebagai penerima manfaat.
Dalam penyaluran untuk tiga bulan sekaligus tersebut, setiap KPM memperoleh 30 kilogram beras, yang terdiri dari tiga karung dengan berat masing-masing 10 kilogram.
Pemerintah Desa Sukajadi memastikan proses distribusi dilaksanakan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku. Masyarakat penerima juga ditegaskan tidak dikenakan biaya apapun atau gratis.
Program bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat, sekaligus memberikan dukungan terhadap ketahanan pangan masyarakat di tingkat desa.
Sejumlah warga penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penyaluran tersebut. Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Cianjur, serta Pemerintah Desa Sukajadi beserta jajaran yang telah memfasilitasi dan mengawal proses pendistribusian bantuan.
Dengan adanya pengawalan dari unsur kewilayahan dan keterlibatan pemerintah desa, penyaluran bantuan diharapkan tetap berjalan transparan, tertib, dan tepat sasaran. ***(jhd)





