Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Rabu, 22 April 2026

Tabrak Lari Tewaskan Advokat di Ungkap Polisi: Kami Jemput Di Bogor

kabarciepat.com, Cianjur - Kasus tabrak lari depan pengadilan Agama Cianjur Pada Kamis 16 April 2026 yang merenggut nyawa seorang advokat di Jalan Raya Bandung, Kampung Ciburial, Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah, akhirnya terungkap setelah penelusuran Selama Satu minggu. Polres Cianjur resmi menetapkan sopir pick up berinisial TZ (41) sebagai tersangka, Rabu 22 April 2026.

Korban bernama DN (40) yang merupakan seorang Advokat meninggal dunia setelah sepeda motor Honda Beat yang dikendarainya ditabrak dari belakang pada Kamis (16/4/2026) dini hari. Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 04.38 WIB saat korban hendak memasuki kantor Pengadilan Agama Cianjur.

"Pengemudi kendaraan roda empat jenis pick up atas nama saudara TZ, 41 tahun, telah kami tetapkan sebagai tersangka," Jelas Kapolres Cianjur, AKBP Dr A Alexander Yurikho Hadi, dalam konferensi pers di Mapolres Cianjur.

Kapolres menjelaskan bahwa tersangka yang keseharianya mengangkut sayur dari Cipanas menuju Bandung diduga mengalami kurang konsentrasi saat mengemudi. Dugaan sementara mengantuk menjadi pemicu utama kecelakaan .

"Di dalam mobil pick up terdapat dua orang, yaitu seorang penumpang dan seorang kernet. Saat kejadian, mereka tengah tertidur dan baru terbangun setelah mendengar suara benturan keras," ungkap AKBP Alexander.

Kedua penumpang sempat mengingatkan sang pengemudi TZ untuk berhenti setelah mengetahui telah menabrak korban. Namun, peringatan itu tidak dihiraukan oleh TZ.

Tersangka mengaku tidak berhenti bukan karena tidak menyadari telah menabrak sepeda motor, melainkan karena ketakutan yang luar biasa akan amukan masa. Ia khawatir menjadi sasaran amukan warga di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kala itu.

"Alasannya pengemudi cuma satu, takut menjadi korban aksi massa karena tabrakan," jelas Kapolres menirukan pengakuan tersangka.

Akibat keputusannya melarikan diri, korban DN yang mengalami luka serius di bagian kepala tidak mendapat pertolongan pertama dan di nyatakan meninggal dalam perjalanan menuju RSUD Cianjur.

Peristiwa ini sempat menyulitkan penyidik karena kualitas rekaman CCTV di lokasi kejadian sangat buruk. Kamera pengawas yang terpasang hanya memiliki durasi singkat yaitu 22 detik dengan gambar yang tidak spesifik.

Namun, kegigihan tim Satlantas Polres Cianjur yang di komandoi wakapolres membuahkan hasil. Polisi menelusuri rekaman kamera pengawas di sepanjang jalur hingga radius 27 kilometer dari TKP menjangkau daerah Cipatat Bandung barat.

"Kami mendapatkan rekaman CCTV di salah satu SPBU di daerah Cipatat. Di situ terlihat jelas kendaraan roda empat dengan ciri-ciri bagian depan remuk," imbuh Kapolres.

Hasil pemeriksaan memastikan bahwa tersangka pengemudi tidak berada di bawah pengaruh alkohol ataupun narkoba. Polisi melakukan tes urine, narkotes, hingga uji sampel rambut untuk memastikan.

"Kami tes narkotes, termasuk sampel rambut, dan tidak ada indikasi penggunaan obat-obatan keras maupun minuman keras," tegas AKBP Alexander.

Dugaan sementara, penyebab tunggal kecelakaan adalah kelalaian dan kurangnya konsentrasi saat mengemudi memngingat kejadian sekitar pukul 4.30 WIB.

Tersangka TZ kini ditahan di Unit Gakkum Satlantas Polres Cianjur untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi telah mengamankan barang bukti berupa mobil pick up dan memeriksa sejumlah saksi.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 310 ayat 4 dan ayat 2 serta Pasal 12 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ancaman pidana minimal 6 tahun penjara.

"Tersangka tidak menghentikan kendaraan dan tidak memberikan pertolongan setelah kejadian. Ini menjadi unsur pemberat," tutup Kapolres Cianjur. ***Yudi Farell
Share:

Rembuk Warga di Desa Kertamukti, Bupati Cianjur Serap Aspirasi Infrastruktur

Kabarciepat.com, Cianjur — Aspirasi perbaikan infrastruktur jalan mendominasi dialog antara warga dan pemerintah dalam kegiatan Rembuk Warga yang dihadiri Bupati Cianjur, dr. Wahyu Ferdian, di Desa Kertamukti kecamatan Haurwangi, Rabu (22/4/2026).

Dalam forum yang berlangsung di Komplek Pemerintahan Desa Kertamukti tersebut, masyarakat menyampaikan langsung kebutuhan prioritas desa, khususnya akses jalan yang dinilai penting untuk menunjang mobilitas dan perekonomian warga. Menanggapi hal itu, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengoptimalkan pelayanan sekaligus mempererat sinergi birokrasi dari tingkat kabupaten hingga desa.

“Kami berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi birokrasi antara pemerintah kabupaten, desa, hingga ke akar rumput,” tegasnya.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini dibuka oleh Kepala Desa Kertamukti, Cepy Agustina, dan dihadiri Camat Haurwangi bersama jajaran Forkopincam, perangkat desa, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Cianjur. Antusiasme warga terlihat sejak pagi saat menyambut kedatangan Bupati di lokasi acara.

Rembuk Warga tidak hanya menjadi forum dialog, tetapi juga menghadirkan pelayanan publik terpadu. Warga dapat mengakses layanan administrasi kependudukan seperti pembuatan KTP dan KK, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga bazar produk UMKM dan hasil kreativitas Tim Penggerak PKK.

Selain itu, dilakukan pula penyerahan santunan/bantuan sosial, pembagian hadiah, serta penyerahan seragam ARWT kepada para Ketua RT dan RW sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka. ***Red
Share:

RBUC Gelar Diskusi Publik “Dari Desa untuk Indonesia”, Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Pilar Ekonomi Rakyat

kabarciepat.com,  CIANJUR – Rumah Bersama Umat Cianjur (RBUC) menyelenggarakan Diskusi Publik & Edukasi bertema “Dari Desa untuk Indonesia: Koperasi Merah Putih sebagai Pilar Kemandirian Ekonomi Rakyat” pada Rabu, 22 April 2026 di Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat peran koperasi desa/kelurahan sebagai fondasi ekonomi kerakyatan.

Acara dihadiri unsur Muspida dan para undangan dari berbagai instansi, di antaranya Bupati Cianjur, Dandim Cianjur, Kapolres Cianjur, Kepala Kejaksaan Negeri Cianjur, Ketua Pengadilan Negeri Cianjur, Sekda Kabupaten Cianjur, Ketua DPRD Cianjur, Kepala ATR/BPN, Dekopinda Cianjur, perwakilan LBH, Ketua Apdesi, Kepala Baznas, Kabid UMKM Kabupaten Cianjur, Kadiskuperdagin, perwakilan Cianjur Independent Society, serta unsur masyarakat dan pelaku perdagangan.
Kegiatan yang digagas RBUC ini mendapat dukungan dari Kodim 0608/Cianjur serta dihadiri jajaran Polres Cianjur dan unsur pemerintah daerah.

Ketua panitia dari RBUC menyampaikan bahwa diskusi publik ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya koperasi sebagai instrumen penguatan ekonomi lokal yang langsung menyentuh kesejahteraan warga desa.

Dalam sambutannya, Komandan Kodim 0608/Cianjur menegaskan bahwa desa adalah titik awal kekuatan bangsa. Ia menilai koperasi yang dikelola profesional, transparan, dan akuntabel akan menciptakan perputaran ekonomi di tingkat lokal dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Dandim juga mengajak seluruh elemen menjaga semangat gotong royong dalam membangun kemandirian ekonomi melalui koperasi.

Sementara itu, Kapolres dari Polres Cianjur menekankan bahwa penguatan ekonomi masyarakat melalui koperasi turut berkontribusi pada stabilitas kamtibmas. Ia mengingatkan pentingnya tata kelola koperasi yang bersih dan sesuai regulasi agar kepercayaan publik tetap terjaga.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan-sambutan, sesi foto bersama, lalu dilanjutkan diskusi publik yang dipandu moderator. Para narasumber memaparkan penguatan kelembagaan koperasi, tata kelola, serta strategi pemberdayaan ekonomi desa. Di akhir sesi, dibacakan rekomendasi hasil diskusi sebagai bahan tindak lanjut bersama.

Melalui forum ini, RBUC berharap terbangun kesepahaman bahwa Koperasi Merah Putih bukan sekadar lembaga ekonomi, melainkan gerakan kolektif masyarakat desa untuk mewujudkan kemandirian ekonomi — dari desa untuk Indonesia. ***Riki
Share:

Bocah di Cianjur, Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Tetangga Lansia

kabarciepat.com, CIANJUR – Warga Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, dihebohkan dengan mencuatnya dugaan kasus kekerasan seksual yang menimpa seorang anak perempuan berusia 7 tahun. Terduga pelaku diketahui merupakan seorang pria lanjut usia berinisial K (80), yang merupakan tetangga dekat dari korban.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah beredar video pengakuan korban yang menceritakan peristiwa memilukan tersebut beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, korban mengungkapkan adanya tindakan kekerasan fisik yang dialaminya hingga mengakibatkan luka serius.

Dilema Keluarga di Tengah Stigma

Ibu korban, berinisial I (35), menceritakan perubahan kondisi kesehatan dan perilaku putrinya yang sangat memprihatinkan. Selain mengalami trauma psikis, korban juga mengeluhkan rasa sakit fisik yang hebat pada area kemaluannya.

Meski sangat ingin memperjuangkan keadilan, I mengaku sempat merasa bimbang karena tekanan sosial.

"Sebenarnya saya ingin membawa kasus ini ke ranah hukum, tetapi sempat merasa ini adalah aib yang berat untuk diceritakan," jelasnya kepada awak media.

Kepolisian Proaktif Dampingi Korban

Merespons situasi tersebut, jajaran Polsek Cikalongkulon segera mengambil langkah cepat. Kanit Reskrim Polsek Cikalongkulon, Sugeng, menyatakan pihaknya telah memantau kasus ini dan berkomitmen memberikan perlindungan hukum bagi keluarga korban.

"Kami terus memantau dan hari ini kami mendorong serta mendampingi keluarga untuk segera membuat laporan resmi ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cianjur pada Selasa (21/04/2026). Ini adalah tanggung jawab kami untuk memastikan penegakan hukum berjalan," papar Sugeng.

Sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat

Dukungan juga datang dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Susilawati. Ia menyatakan keprihatinan mendalam atas dugaan eksploitasi dan kekerasan yang menimpa anak di bawah umur tersebut.

"Ini persoalan serius mengenai anatomi tubuh yang harus dilindungi. Jika unsur pidana sudah terpenuhi, maka harus segera diproses secara hukum tanpa penundaan," ujar Susilawati.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam memberikan edukasi dini sebagai langkah preventif.

"Kita sebagai orang tua jangan pernah lelah memberikan edukasi kepada anak-anak agar mereka berani bersuara dan melindungi diri sejak dini," tambah Susi.

Sementara itu
Camat Cikalongkulon, Iyus, mengaku baru mengetahui adanya dugaan kasus tersebut hari ini. Informasi ini ia terima saat dikonfirmasi oleh awak media melalui sambungan telepon seluler. ***Yudi Farell
Share:

Senin, 20 April 2026

Peringatan Hari Kartini Semarak, Rempug Warga Desa Karangwangi Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

kabarciepat.com, CIANJUR – Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April menjadi momentum penting dalam meneguhkan semangat emansipasi perempuan sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat. Di berbagai daerah, peringatan ini diisi dengan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memperkuat nilai sosial dan gotong royong.

Suasana hangat dan meriah turut terasa dalam peringatan Hari Kartini yang diisi dengan lagu dan lantunan bertema Kartini. Nuansa tersebut menghadirkan semangat kebangsaan sekaligus penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan dan pendidikan bagi perempuan Indonesia.

Hal tersebut tercermin dalam kegiatan Rempug Warga yang digelar di Desa Karangwangi, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, pada Selasa (21/4/2026). Kegiatan berlangsung meriah, tertib, dan penuh khidmat, sekaligus menjadi wadah strategis dalam mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat desa.

Kehadiran Moch Wahyu Ferdian di tengah masyarakat menjadi simbol kuat komitmen pemerintah dalam mendekatkan pelayanan serta menyerap aspirasi warga secara langsung. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Desa Karangwangi, Nana Suhendar Surya Dana, dan dihadiri unsur Muspika Kecamatan Ciranjang, lembaga desa, serta tokoh masyarakat.

Sejak pagi hari, warga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Berbagai elemen masyarakat turut hadir, mulai dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), PKK, Karang Taruna, hingga tokoh agama dan tokoh pemuda setempat.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyaluran berbagai bantuan kepada masyarakat. Bupati Cianjur menyerahkan seragam bagi pengurus RT dan RW sebagai bentuk dukungan terhadap kinerja aparatur lingkungan. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian menyalurkan bantuan bibit jagung guna mendorong ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Tak hanya itu, santunan sosial juga disalurkan kepada anak yatim, fakir miskin, dan lansia oleh Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Cianjur sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan Rempug Warga ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Selain memperkuat sektor sosial dan ekonomi, kegiatan ini juga menjadi sarana menjaga nilai-nilai sejarah melalui peringatan hari besar nasional.

Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan terus terjaga demi mendorong pembangunan desa yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan. ***Riki
Share:

Polres Cianjur Gagalkan Peredaran Sabu, 648 Gram Diamankan

kabarciepat.com, Cianjur –Komitmen pemberantasan narkotika terus diperkuat jajaran Polres Cianjur melalui pengungkapan kasus peredaran sabu di wilayah hukumnya. Upaya ini merupakan tindak lanjut atas keresahan masyarakat terhadap maraknya aktivitas narkoba yang mengancam generasi muda.

Pengungkapan kasus bermula dari laporan warga yang mencurigai adanya peredaran narkotika di kawasan Jalan Raya Bandung, Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah. Informasi tersebut segera ditindaklanjuti dengan penyelidikan intensif oleh petugas hingga berhasil mengidentifikasi pelaku.

Seorang tersangka berinisial S (35) kemudian diamankan saat hendak mengedarkan sabu pada Senin (20/4/2026). Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti sabu seberat 648 gram yang telah siap edar.

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, total sabu yang dikuasai tersangka diperkirakan mencapai 1 kilogram. Namun sebagian di antaranya telah sempat diedarkan sebelum penangkapan dilakukan.

“Totalnya sekitar 1 kilogram, tetapi yang berhasil kami amankan 648 gram karena sebagian sudah sempat beredar,” ujarnya.
Dalam pengembangan kasus, polisi juga telah mengidentifikasi satu pelaku lain berinisial I yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih dalam pengejaran.

Polres Cianjur mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi guna memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Cianjur. ***Iki
Share:

Jembatan Penghubung Pelosok Resmi Difungsikan, Akses Warga Perbatasan Makin Mudah

Kabarciepat.com. – Kabupaten Bandung Barat,  Kabupaten Cianjur Kabar baik datang bagi warga perbatasan Kecamatan Gununghalu di Kabupaten Bandung Barat dan Kecamatan Campaka di Kabupaten Cianjur. Sebuah jembatan penghubung yang berlokasi di Kampung Cilondok, Desa Cilangari, kini resmi difungsikan dan menjadi akses vital bagi mobilitas masyarakat di dua wilayah tersebut.

Selama bertahun-tahun, warga di kawasan pelosok ini menghadapi keterbatasan akses transportasi akibat terhalang aliran sungai yang cukup deras, terutama saat musim hujan. Aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan kerap terhambat karena sulitnya jalur penghubung antarwilayah.

Dengan hadirnya jembatan ini, masyarakat kini dapat melintasi sungai dengan aman dan nyaman. Jembatan tersebut tidak hanya menjadi sarana penghubung fisik, tetapi juga simbol pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terpencil perbatasan.

Warga menyambut antusias keberadaan jembatan ini. Selain mempercepat waktu tempuh, jembatan juga membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta memudahkan anak-anak menuju sekolah dan warga mengakses fasilitas kesehatan.

Keberadaan jembatan di perbatasan Gununghalu–Campaka ini diharapkan menjadi tonggak kemajuan infrastruktur pedesaan, sekaligus mempererat hubungan sosial dan ekonomi antarwarga dua kabupaten yang selama ini terpisah oleh kondisi geografis.

Pemerintah setempat diharapkan terus melakukan perawatan dan pengawasan agar jembatan ini dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh masyarakat luas. ***(Redaksi)
Share:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa