Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Rabu, 22 April 2026

Bocah di Cianjur, Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Tetangga Lansia

kabarciepat.com, CIANJUR – Warga Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, dihebohkan dengan mencuatnya dugaan kasus kekerasan seksual yang menimpa seorang anak perempuan berusia 7 tahun. Terduga pelaku diketahui merupakan seorang pria lanjut usia berinisial K (80), yang merupakan tetangga dekat dari korban.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah beredar video pengakuan korban yang menceritakan peristiwa memilukan tersebut beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, korban mengungkapkan adanya tindakan kekerasan fisik yang dialaminya hingga mengakibatkan luka serius.

Dilema Keluarga di Tengah Stigma

Ibu korban, berinisial I (35), menceritakan perubahan kondisi kesehatan dan perilaku putrinya yang sangat memprihatinkan. Selain mengalami trauma psikis, korban juga mengeluhkan rasa sakit fisik yang hebat pada area kemaluannya.

Meski sangat ingin memperjuangkan keadilan, I mengaku sempat merasa bimbang karena tekanan sosial.

"Sebenarnya saya ingin membawa kasus ini ke ranah hukum, tetapi sempat merasa ini adalah aib yang berat untuk diceritakan," jelasnya kepada awak media.

Kepolisian Proaktif Dampingi Korban

Merespons situasi tersebut, jajaran Polsek Cikalongkulon segera mengambil langkah cepat. Kanit Reskrim Polsek Cikalongkulon, Sugeng, menyatakan pihaknya telah memantau kasus ini dan berkomitmen memberikan perlindungan hukum bagi keluarga korban.

"Kami terus memantau dan hari ini kami mendorong serta mendampingi keluarga untuk segera membuat laporan resmi ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cianjur pada Selasa (21/04/2026). Ini adalah tanggung jawab kami untuk memastikan penegakan hukum berjalan," papar Sugeng.

Sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat

Dukungan juga datang dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Susilawati. Ia menyatakan keprihatinan mendalam atas dugaan eksploitasi dan kekerasan yang menimpa anak di bawah umur tersebut.

"Ini persoalan serius mengenai anatomi tubuh yang harus dilindungi. Jika unsur pidana sudah terpenuhi, maka harus segera diproses secara hukum tanpa penundaan," ujar Susilawati.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam memberikan edukasi dini sebagai langkah preventif.

"Kita sebagai orang tua jangan pernah lelah memberikan edukasi kepada anak-anak agar mereka berani bersuara dan melindungi diri sejak dini," tambah Susi.

Sementara itu
Camat Cikalongkulon, Iyus, mengaku baru mengetahui adanya dugaan kasus tersebut hari ini. Informasi ini ia terima saat dikonfirmasi oleh awak media melalui sambungan telepon seluler. ***Yudi Farell
Share:

Senin, 20 April 2026

Peringatan Hari Kartini Semarak, Rempug Warga Desa Karangwangi Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

kabarciepat.com, CIANJUR – Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April menjadi momentum penting dalam meneguhkan semangat emansipasi perempuan sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat. Di berbagai daerah, peringatan ini diisi dengan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memperkuat nilai sosial dan gotong royong.

Suasana hangat dan meriah turut terasa dalam peringatan Hari Kartini yang diisi dengan lagu dan lantunan bertema Kartini. Nuansa tersebut menghadirkan semangat kebangsaan sekaligus penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan dan pendidikan bagi perempuan Indonesia.

Hal tersebut tercermin dalam kegiatan Rempug Warga yang digelar di Desa Karangwangi, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, pada Selasa (21/4/2026). Kegiatan berlangsung meriah, tertib, dan penuh khidmat, sekaligus menjadi wadah strategis dalam mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat desa.

Kehadiran Moch Wahyu Ferdian di tengah masyarakat menjadi simbol kuat komitmen pemerintah dalam mendekatkan pelayanan serta menyerap aspirasi warga secara langsung. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Desa Karangwangi, Nana Suhendar Surya Dana, dan dihadiri unsur Muspika Kecamatan Ciranjang, lembaga desa, serta tokoh masyarakat.

Sejak pagi hari, warga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Berbagai elemen masyarakat turut hadir, mulai dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), PKK, Karang Taruna, hingga tokoh agama dan tokoh pemuda setempat.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyaluran berbagai bantuan kepada masyarakat. Bupati Cianjur menyerahkan seragam bagi pengurus RT dan RW sebagai bentuk dukungan terhadap kinerja aparatur lingkungan. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian menyalurkan bantuan bibit jagung guna mendorong ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Tak hanya itu, santunan sosial juga disalurkan kepada anak yatim, fakir miskin, dan lansia oleh Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Cianjur sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan Rempug Warga ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Selain memperkuat sektor sosial dan ekonomi, kegiatan ini juga menjadi sarana menjaga nilai-nilai sejarah melalui peringatan hari besar nasional.

Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan terus terjaga demi mendorong pembangunan desa yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan. ***Riki
Share:

Polres Cianjur Gagalkan Peredaran Sabu, 648 Gram Diamankan

kabarciepat.com, Cianjur –Komitmen pemberantasan narkotika terus diperkuat jajaran Polres Cianjur melalui pengungkapan kasus peredaran sabu di wilayah hukumnya. Upaya ini merupakan tindak lanjut atas keresahan masyarakat terhadap maraknya aktivitas narkoba yang mengancam generasi muda.

Pengungkapan kasus bermula dari laporan warga yang mencurigai adanya peredaran narkotika di kawasan Jalan Raya Bandung, Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah. Informasi tersebut segera ditindaklanjuti dengan penyelidikan intensif oleh petugas hingga berhasil mengidentifikasi pelaku.

Seorang tersangka berinisial S (35) kemudian diamankan saat hendak mengedarkan sabu pada Senin (20/4/2026). Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti sabu seberat 648 gram yang telah siap edar.

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, total sabu yang dikuasai tersangka diperkirakan mencapai 1 kilogram. Namun sebagian di antaranya telah sempat diedarkan sebelum penangkapan dilakukan.

“Totalnya sekitar 1 kilogram, tetapi yang berhasil kami amankan 648 gram karena sebagian sudah sempat beredar,” ujarnya.
Dalam pengembangan kasus, polisi juga telah mengidentifikasi satu pelaku lain berinisial I yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih dalam pengejaran.

Polres Cianjur mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi guna memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Cianjur. ***Iki
Share:

Jembatan Penghubung Pelosok Resmi Difungsikan, Akses Warga Perbatasan Makin Mudah

Kabarciepat.com. – Kabupaten Bandung Barat,  Kabupaten Cianjur Kabar baik datang bagi warga perbatasan Kecamatan Gununghalu di Kabupaten Bandung Barat dan Kecamatan Campaka di Kabupaten Cianjur. Sebuah jembatan penghubung yang berlokasi di Kampung Cilondok, Desa Cilangari, kini resmi difungsikan dan menjadi akses vital bagi mobilitas masyarakat di dua wilayah tersebut.

Selama bertahun-tahun, warga di kawasan pelosok ini menghadapi keterbatasan akses transportasi akibat terhalang aliran sungai yang cukup deras, terutama saat musim hujan. Aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan kerap terhambat karena sulitnya jalur penghubung antarwilayah.

Dengan hadirnya jembatan ini, masyarakat kini dapat melintasi sungai dengan aman dan nyaman. Jembatan tersebut tidak hanya menjadi sarana penghubung fisik, tetapi juga simbol pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terpencil perbatasan.

Warga menyambut antusias keberadaan jembatan ini. Selain mempercepat waktu tempuh, jembatan juga membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta memudahkan anak-anak menuju sekolah dan warga mengakses fasilitas kesehatan.

Keberadaan jembatan di perbatasan Gununghalu–Campaka ini diharapkan menjadi tonggak kemajuan infrastruktur pedesaan, sekaligus mempererat hubungan sosial dan ekonomi antarwarga dua kabupaten yang selama ini terpisah oleh kondisi geografis.

Pemerintah setempat diharapkan terus melakukan perawatan dan pengawasan agar jembatan ini dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh masyarakat luas. ***(Redaksi)
Share:

Minggu, 19 April 2026

RPP Ranting Ditunda, Pemuda Pancasila Tegaskan Sistem Komando Organisasi


Kabarciepat.com, kota Bandung — Penundaan pelaksanaan Rapat Pimpinan Paripurna (RPP) Ranting di wilayah Rancasari menjadi penegasan penting bahwa mekanisme organisasi di tubuh Pemuda Pancasila berjalan berdasarkan komando dan aturan AD/ART. RPP Ranting ditegaskan bersifat instruktif, sehingga pelaksanaannya wajib menunggu petunjuk resmi dari tingkat Majelis Pimpinan Cabang (MPC) agar berlangsung serentak, tertib, dan terarah.

Arahan tersebut disampaikan jajaran MPC Pemuda Pancasila Kota Bandung yang meminta seluruh Ranting di bawah koordinasi PAC untuk menahan pelaksanaan RPP hingga juklak dan juknis resmi diterbitkan.

Ketua PAC Pemuda Pancasila Rancasari, Rahmt Hendarlan, A.Md., menegaskan bahwa disiplin komando menjadi kunci soliditas organisasi.

“RPP Ranting bukan agenda yang bisa dilaksanakan sendiri-sendiri. Kita tunggu instruksi resmi MPC agar pelaksanaan seragam sesuai aturan organisasi,” ujarnya.

Status: HOLD Sementara

Seluruh Ranting diminta tidak menetapkan jadwal, tidak mencetak undangan, serta tidak melakukan pungutan biaya kegiatan sebelum edaran resmi diterima melalui jalur komando organisasi.

Fokus Persiapan Internal

Sambil menunggu arahan resmi, Ranting diarahkan memperkuat kesiapan internal melalui:

Pembenahan administrasi keanggotaan dan inventaris

Penyusunan draft laporan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara

Konsolidasi pengurus serta pendataan masa berlaku SK

Inventarisasi persoalan wilayah yang akan dibahas dalam forum RPP

Tahapan Setelah Instruksi Turun

MPC menerbitkan Surat Edaran RPP
PAC menyusun juknis dan jadwal pelaksanaan per Ranting
Ranting melaksanakan RPP maksimal 14 hari setelah edaran PAC
Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga ketertiban organisasi, keseragaman pelaksanaan, dan soliditas komando di seluruh tingkatan.

Penegasan ini sekaligus menjadi contoh praktik tata kelola organisasi yang disiplin, terstruktur, dan patuh terhadap aturan internal. ***Asol
Share:

Polsek Rumpin Amankan Dua Terduga Pengedar Obat Terlarang, Ratusan Pil Disita

kabarciepat.com Bogor — Upaya pemberantasan peredaran obat keras terlarang kembali dilakukan jajaran Polsek Rumpin di wilayah hukumnya. Dalam sebuah penggerebekan yang dilakukan setelah menerima laporan masyarakat, polisi berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku beserta ratusan butir obat daftar G.

Penggerebekan berlangsung pada Rabu, 15 April 2026, sekitar pukul 14.00 WIB di kediaman salah satu pelaku. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari informasi warga yang mencurigai adanya aktivitas peredaran obat terlarang di lingkungan tersebut.

Dua terduga pelaku yang diamankan diketahui berinisial MR alias Awang dan SKT. Keduanya diamankan tanpa perlawanan saat petugas melakukan penindakan di lokasi.

Dari tangan para terduga pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 240 butir tramadol, 24 butir excimer, uang tunai sebesar Rp620 ribu yang diduga hasil penjualan, serta satu unit sepeda motor yang digunakan dalam aktivitas tersebut.

Saat ini, kedua terduga pelaku berikut barang bukti telah diamankan dan akan diserahkan ke Sat Narkoba Polres Bogor untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan terkait peredaran obat terlarang melalui layanan darurat 110. ***Red
Share:

Ada Yang Pernah Dengar Ustad Ngopi??Berikut Profil Singkatnya

kabarciepat.com Cianjur – Ustadz Pahruroji, yang dikenal dengan julukan “Ustad Ngopi”, merupakan sosok dai kelahiran Cianjur, 27 November 1975. Ia berasal dari keluarga dengan ayah H. DH. Muhyidin asal Garut dan ibu I. Maesyaroh asal Cianjur.

Dikenal sebagai pribadi yang lugas, tegas, dan kharismatik, Ustadz Pahruroji saat ini mengemban amanah sebagai Kepala KUA. Di samping itu, ia aktif berdakwah dengan mengisi berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari pengajian masyarakat, kegiatan di lingkungan Kodim 0608, hingga acara yang diselenggarakan oleh berbagai organisasi kemasyarakatan di Cianjur.

Kepeduliannya terhadap sosial juga terlihat dari upayanya dalam membina anak-anak jalanan agar memiliki arah hidup yang lebih baik. Dalam kehidupan keluarga, ia merupakan ayah dari lima orang anak, terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan, yang saat ini menempuh pendidikan di perguruan tinggi dan pondok pesantren.

Dalam berbagai kesempatan, Ustadz Pahruroji menjelaskan filosofi di balik julukan “Ngopi” yang melekat pada dirinya. Filosofi tersebut memiliki tiga makna utama.
Pertama, “Ngopi” dimaknai sebagai ngolah pikir pikeun dzikir, yakni mengajak umat untuk mengolah pikiran agar senantiasa mengingat Allah melalui pengajian, syiar keagamaan, tabligh, hingga pembinaan komunitas.

Kedua, “Ngopi” berarti ngolah pisik ulin udik, yang menekankan pentingnya menjaga dan mengangkat kearifan lokal Cianjur melalui tiga pilar budaya, yaitu ngaos, mamaos, dan maenpo.

Ketiga, “Ngopi” diartikan sebagai ngolah piduiteun, yakni mendorong semangat kewirausahaan guna memperkuat ekonomi umat.

Dengan berbagai peran tersebut, Ustadz Pahruroji terus berupaya menghadirkan dakwah yang tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga sosial dan ekonomi masyarakat. ***Yudi Farell
Share:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa