Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Minggu, 03 Mei 2026

Dugaan Kerugian Konsumen Emerald Resort Padalarang, DPRD KBB Minta Kejelasan Developer

kabarciepat.com || Bandung Barat – Polemik dugaan kerugian konsumen dalam proyek perumahan Emerald Resort Padalarang kembali mencuat. Sejumlah konsumen mengaku mengalami kerugian hingga puluhan miliar rupiah, dengan kejelasan proyek yang dinilai belum transparan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat, Hajah Nur Julaeha, menyatakan pihaknya telah menerima laporan dan keluhan dari masyarakat terkait proyek yang dikelola oleh PT Yan Proland.

“Komisi IV DPRD KBB memandang persoalan ini serius karena menyangkut kepentingan masyarakat luas. Kami meminta pihak pengembang segera memberikan kejelasan kepada konsumen, baik terkait progres pembangunan maupun penggunaan dana yang telah disetorkan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa DPRD akan mendorong adanya mediasi terbuka antara konsumen dan pihak pengembang guna mencari solusi yang adil.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD KBB, Piter, menyoroti aspek pengawasan dan kemungkinan pelanggaran yang terjadi dalam proyek tersebut.

“Jika memang ditemukan indikasi pelanggaran, baik administratif maupun pidana, maka harus ditindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku. Kami tidak ingin ada masyarakat yang dirugikan tanpa kepastian,” ujarnya.

Menurutnya, koordinasi lintas komisi dan dengan instansi terkait akan dilakukan untuk mendalami persoalan ini secara menyeluruh, termasuk memanggil pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Sebelumnya, perwakilan konsumen telah berupaya melakukan pertemuan dengan pihak pengembang, termasuk mengundang pimpinan perusahaan. Namun, hingga kini, konsumen menilai belum ada respons yang memadai dan solutif.

DPRD KBB menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan dan penyelesaian yang berpihak pada masyarakat. ***Red
Share:

Sabtu, 02 Mei 2026

VIDEO 1 MENIT 35 DETIK PENGANIAYAAN KEPALA SPPG RAJAMANDALA BEREDAR, DIDUGA TERKAIT MASALAH PROYEK

kabarciepat.com || Bandung Barat – Sebuah video berdurasi 1 menit 35 detik yang memperlihatkan aksi kekerasan terhadap Kepala SPPG Rajamandala, Muhammad Khatami Maulana, viral di berbagai grup WhatsApp, Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 20.47 WIB.

Insiden tersebut terjadi di area dapur SPPG Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat, dan memicu keprihatinan publik atas dugaan aksi premanisme yang berkaitan dengan proyek.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua pria tak dikenal datang ke lokasi dengan tujuan menemui PIC (Person in Charge) SPPG. Namun situasi berubah tegang saat PIC yang dicari justru masuk ke dalam ruangan dan mengunci diri, menghindari pertemuan.

Di saat yang sama, korban, Muhammad Khatami Maulana, berada di luar ruangan. Tanpa dialog yang jelas, kedua pelaku diduga langsung meluapkan emosi dan menjadikan korban sebagai sasaran kekerasan.

Diduga Salah Sasaran, Dipicu Proyek Bermasalah

Sumber di lapangan menyebutkan, kedatangan pelaku berkaitan dengan persoalan proyek yang diduga mengalami keterlambatan pembayaran. Ironisnya, pelampiasan justru diarahkan kepada korban yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan persoalan tersebut.

Fakta lain yang mengemuka, pembayaran proyek disebut-sebut telah dilakukan sekitar 30 menit sebelum kejadian. Namun hal tersebut tidak meredam emosi pelaku.
Bahkan, kuat dugaan kedua pelaku berada dalam kondisi terpengaruh minuman keras saat melakukan aksi kekerasan.

Korban Luka, Pelaku Misterius

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, termasuk pemeriksaan rontgen guna memastikan kondisi cedera.

Sementara itu, identitas kedua pelaku hingga kini masih belum diketahui. Video yang beredar luas justru semakin menguatkan dugaan adanya tindakan brutal yang terorganisir atau setidaknya terpicu oleh konflik proyek.

Desakan Penegakan Hukum

Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan serius terkait keamanan proyek serta potensi praktik premanisme dalam pelaksanaannya. Publik mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan, mengusut tuntas kasus ini, dan menangkap pelaku.

Jika tidak ditindak tegas, kejadian serupa dikhawatirkan akan terus berulang dan menciptakan rasa takut di tengah masyarakat. ***(Tim Redaksi)
Share:

Tewas Bersimbah Darah Security Gudang Motor Honda Di Serang Orang Tak Di Kenal

kabarciepat.com || CIANJUR – Suasana siang di Jl. Moh Toha mendadak mencekam. Seorang satpam tewas bersimbah darah usai dibacok di area pergudangan motor Honda, Kampung Rancabali Kulon, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur, Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Korban diketahui bernama Agit Pratama (39), warga Kubang, Kecamatan Cilaku. AP sehari-hari bekerja sebagai satpam di leasing BAF. Ia meninggalkan dua orang anak.

Dikejar Masuk Gudang, Dihabiskan di Dalam
Peristiwa berdarah itu bermula saat korban terlihat berlari masuk ke dalam gudang sambil dikejar pelaku bersenjata tajam.

“Tadi jam 12-an saya lagi di dalam, tiba-tiba ada orang lari dikejar bawa golok. Masuk ke dalam, dikejar terus sampai sini,” tutur seorang saksi di lokasi.

Korban sempat terkena sabetan golok sebelum akhirnya ambruk di dalam gudang. “Kena bacok sekali, sempat keluar lagi, lalu masuk ke dalam. Di sininya dia dihabisin,” lanjut saksi.

Luka bacok ditemukan di beberapa bagian tubuh. “Di kaki, punggung, sama di leher. Bacokannya lumayan banyak,” ungkapnya.

Diduga Tak Sendiri

Saksi menyebut pelaku penyerangan satu orang. Namun ia melihat ada orang lain yang diduga menunggu di sekitar lokasi. “Pelakunya satu, tapi kayaknya ada dua orang. Temannya nungguin di sana,” katanya.

Usai kejadian, saksi langsung menghubungi Polsek Cianjur dan ambulans. “Saya langsung telepon polisi sama ambulans,” ujarnya.

Hingga Sabtu sore, polisi masih memburu pelaku. Motif pembunuhan belum diketahui. Garis polisi terpasang di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan. ***Yudi Farell 
Share:

Geger di Cisokan! Tebing Proyek PLTA Upper Cisokan Diduga Longsor, Standar Keamanan Dipertanyakan

kabarciepat.com || Bandung Barat – Insiden mengkhawatirkan terjadi di kawasan proyek PLTA Upper Cisokan yang berlokasi di Kampung Cimarel, Desa Sukaresmi, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (1/5/2026). Tebing di area proyek dilaporkan mengalami pergerakan drastis yang diduga kuat sebagai longsor, memicu kepanikan warga sekitar.

Peristiwa ini langsung menuai sorotan tajam. Pasalnya, proyek strategis berskala besar seperti PLTA seharusnya memiliki standar keamanan tinggi, termasuk mitigasi risiko bencana di area rawan seperti tebing dan lereng.

Dalam video yang beredar luas, terlihat warga berlarian panik menjauh dari lokasi. Kepulan debu dan kondisi tanah yang labil memperlihatkan indikasi adanya pergeseran struktur tanah yang signifikan. Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius: apakah sistem pengamanan dan pengawasan proyek sudah dijalankan secara optimal?

Sejumlah warga mengaku tidak pernah mendapat sosialisasi memadai terkait potensi bahaya dari aktivitas proyek tersebut.

“Kami tidak tahu kalau ada risiko seperti ini. Tiba-tiba saja kejadian, semua panik,” ungkap seorang warga yang berada di lokasi saat insiden terjadi.

Ketiadaan peringatan dini maupun sistem evakuasi yang jelas menjadi sorotan. Dalam proyek sebesar PLTA Upper Cisokan, aspek keselamatan masyarakat seharusnya menjadi prioritas utama, bukan sekadar formalitas administratif.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola proyek maupun instansi pemerintah terkait penyebab insiden. Minimnya transparansi ini justru memperkuat dugaan adanya kelalaian atau lemahnya pengawasan di lapangan.

Pengamat lingkungan dan kebencanaan menilai, proyek di kawasan dengan kontur tanah labil seperti Cisokan harus diawasi ketat, termasuk kajian geologi berkala dan sistem mitigasi longsor yang aktif.

Jika terbukti ada unsur kelalaian, maka pihak terkait harus bertanggung jawab penuh, termasuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan proyek.

Peristiwa ini menjadi alarm keras bahwa pembangunan infrastruktur tidak boleh mengabaikan faktor keselamatan lingkungan dan masyarakat. Tanpa pengawasan ketat, proyek strategis justru berpotensi menjadi sumber bencana baru.

Warga kini berharap ada langkah cepat dari aparat dan pemerintah daerah untuk:
mengamankan lokasi,
melakukan investigasi terbuka,
serta memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Sementara itu, masyarakat diimbau tetap waspada dan tidak mendekati area proyek hingga ada kepastian kondisi benar-benar aman. ***(Tim Investigasi kabarciepat.com)
Share:

Bukan Sekadar Tanam Pohon: Dari Gunung Congkrang, Tamparan Halus untuk Gerakan Lingkungan yang Seremonial

kabarciepat.com || GARUT – Di saat banyak gerakan penghijauan berhenti pada seremoni tanam lalu dilupakan, Kolaborasi Hijau ke-70 di Blok Gunung Congkrang, Sabtu (2/5/2026), justru menunjukkan hal yang sebaliknya: merawat jauh lebih sulit daripada sekadar menanam.

Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut memilih jalur yang tidak populer, tanpa panggung, tanpa selebrasi berlebihan. Agenda mereka sederhana, bahkan kerap dianggap sepele: memasang label tanaman dan melakukan inventarisasi. Namun di situlah letak persoalannya, hal yang sering diabaikan justru menentukan hidup atau matinya sebuah gerakan lingkungan.

Fakta di lapangan berbicara jelas. Banyak program penanaman pohon berakhir sebagai angka laporan, bukan sebagai ekosistem yang benar-benar tumbuh. Pohon ditanam, difoto, lalu ditinggalkan. Tidak ada data, tidak ada pemantauan, apalagi tanggung jawab jangka panjang.

Di tengah realitas itu, langkah Kolaborasi Hijau menjadi semacam “tamparan halus”.
Sekretaris Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut, Cepi Gantina menegaskan bahwa menjaga alam bukan sekadar aktivitas sosial, melainkan bagian dari tanggung jawab kebangsaan.

“Bela negara tidak selalu bicara soal senjata atau batas wilayah. Ketika kita menjaga hutan dan sumber air, kita sedang menjaga keberlangsungan hidup bangsa. Kalau alam rusak, yang runtuh bukan hanya lingkungan, tapi masa depan,” tegasnya.

Pernyataan ini seolah menantang cara pandang lama, bahwa kegiatan lingkungan hanyalah aktivitas sukarela tanpa konsekuensi besar. Padahal, dalam konteks krisis ekologis hari ini, kelalaian kecil bisa berujung pada kerusakan besar.

Hal senada disampaikan Kepala Divisi Konservasi dan Lingkungan, Lukmanul Hakim, yang menyoroti lemahnya konsistensi dalam banyak gerakan penghijauan.

“Masalahnya bukan di menanam, tapi di komitmen setelahnya. Tanpa data dan pemantauan, kita tidak pernah benar-benar tahu apakah pohon itu hidup atau mati. Konservasi harus terukur, bukan sekadar simbolik,” ujarnya.

Apa yang dilakukan di Gunung Congkrang mungkin terlihat sederhana. Tapi justru di situlah letak kekuatannya, membangun sistem, bukan sekadar aksi sesaat.

Kegiatan ini menjadi pengingat keras bahwa krisis lingkungan tidak bisa dilawan dengan seremoni. Ia membutuhkan disiplin, konsistensi, dan keberanian untuk melakukan hal-hal yang tidak selalu terlihat “heroik”.

Dari lereng Gunung Congkrang, satu pesan menguat, bahwa menanam pohon itu mudah, tapi menjaga komitmen itulah perjuangan yang sesungguhnya. ***Yudi Farell 
Share:

Refleksi Hari Pendidikan Nasional 2026: Dorong Inovasi dan Peran Generasi Muda

kabarciepat.com || CIANJUR – Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada Sabtu (2/5/2026) dimanfaatkan berbagai kalangan sebagai momentum refleksi terhadap kondisi dan masa depan pendidikan di Indonesia. Selain menjadi ajang seremonial, peringatan ini juga menyoroti pentingnya transformasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kepala Bidang Pendidikan Jabar Bergerak Zillenial, Rizieq Alman, menyampaikan bahwa sistem pendidikan saat ini perlu terus berbenah agar mampu menjawab kebutuhan generasi muda, khususnya di era digital.

Menurutnya, pendekatan pembelajaran konvensional perlu dipadukan dengan inovasi berbasis teknologi dan penguatan karakter. “Pendidikan harus relevan dengan tantangan masa depan. Tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga pada kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan pendidikan non formal sebagai pelengkap sistem pendidikan formal, terutama dalam menjangkau kelompok masyarakat yang belum sepenuhnya terfasilitasi.

Lebih lanjut, Rizieq mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat, untuk memperkuat kolaborasi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Hari Pendidikan Nasional seharusnya menjadi titik evaluasi bersama. Perubahan tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus melibatkan semua pihak,” katanya.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini kembali mengingatkan bahwa kualitas pendidikan menjadi fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia unggul. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, diharapkan pendidikan Indonesia mampu melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan global. ***Yudi farell 

Share:

IDENTITAS PEMULUNG TEWAS DI JEMBATAN REL MULAI TERUNGKAP, DIDUGA KORBAN TERTEMPER KERETA API

kabarciepat.com || Bandung Barat – Perkembangan terbaru terungkap dalam kasus tewasnya seorang pria yang diduga pemulung rongsok akibat tertemper kereta api di jembatan rel wilayah Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (02/05/2026).

Korban sebelumnya ditemukan meninggal dunia di bagian bawah jembatan dengan kedalaman sekitar 50 meter dari rel kereta api, setelah diduga tersenggol kereta saat berjalan atau menyeberangi jembatan di kawasan Jalan Cikampek–Padalarang, Kampung Sumurbandung.

Setelah dilakukan proses identifikasi oleh tim INAFIS Polres Cimahi, identitas korban akhirnya mulai menemukan titik terang. Korban diduga berasal dari Sukanegara, Kabupaten Cianjur.

Petugas menyampaikan bahwa proses identifikasi dilakukan melalui serangkaian metode, termasuk pemeriksaan sidik jari dan pendalaman data di lapangan.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras tim INAFIS dan jajaran Polres Cimahi, identitas korban mulai terdeteksi. Diduga korban berasal dari Sukanegara, Kabupaten Cianjur,” ujar petugas.

Meski demikian, untuk nama lengkap dan data detail korban masih dalam proses verifikasi guna memastikan keakuratan sebelum disampaikan secara resmi kepada publik dan pihak keluarga.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa penanganan dilakukan secara cepat dan profesional sejak awal kejadian, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), evakuasi, hingga proses identifikasi.

“Setiap kejadian menonjol di wilayah hukum Polres Cimahi akan kami tangani secara sigap bersama tim INAFIS untuk memastikan penanganan yang maksimal,” tambah petugas.

Sementara itu, jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut sambil menunggu proses identifikasi окончal dan penyerahan kepada pihak keluarga.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur rel kereta api, terlebih di area berbahaya seperti jembatan, karena berisiko tinggi dan dapat berujung fatal.

Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna memastikan kronologi pasti kejadian. ***Red

Share:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa