Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Selasa, 05 Mei 2026

Kontingen Cipatat Raih Juara 3 O2SN Mini Soccer Tingkat Kabupaten

kabarciepat.com || Bandung Barat — Kontingen Kecamatan Cipatat menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) cabang mini soccer tingkat kabupaten. Dalam kompetisi yang berlangsung meriah tersebut, tim mini soccer Cipatat berhasil meraih Juara ke-3, hasil dari kerja keras, disiplin latihan, dan semangat juang para siswa. Selasa, 5/4/2026

Ketua KKGO Cipatat, Ujang Juhana, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian anak-anak didik yang telah menunjukkan bakat dan potensi olahraga mereka di ajang resmi tingkat kabupaten ini.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras anak-anak dalam menyalurkan bakat olahraganya. Meskipun tahun ini meraih juara tiga, mudah-mudahan tahun depan Kontingen Cipatat bisa merebut emas di tingkat kabupaten dan melaju hingga tingkat provinsi,” ujar Ujang Juhana.

Ajang O2SN menjadi wadah penting bagi siswa untuk mengembangkan bakat di bidang olahraga sekaligus membangun karakter, sportivitas, dan rasa percaya diri. Keikutsertaan Cipatat dalam cabang mini soccer menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di tingkat kecamatan berjalan dengan baik.
Ujang Juhana juga memberikan pesan motivasi kepada para siswa agar terus mengasah kemampuan dan tidak mudah menyerah dalam mengejar prestasi.

“Untuk anak-anak, teruslah kembangkan bakat kalian. Jangan pernah putus asa. Jika kalian hobi olahraga sepak bola, raih dan kembangkan bakat itu dengan sungguh-sungguh,” pesannya.

Dengan capaian ini, Kontingen Cipatat semakin optimistis menatap kompetisi tahun mendatang dengan target yang lebih tinggi, sekaligus membawa nama baik kecamatan di kancah olahraga pelajar. ***Redi
Share:

ABPEDNAS Bandung Barat Audiensi dengan Bupati dalam Rangka Penguatan Peran BPD

kabarciepat.com || Bandung Barat – Penguatan kelembagaan desa terus menjadi fokus dalam mendukung keberhasilan program pembangunan nasional. Optimalisasi peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menjadi langkah strategis dalam mengawal berbagai program pemerintah, khususnya yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), agar berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan audiensi antara pengurus ABPEDNAS Kabupaten Bandung Barat bersama perwakilan tingkat kecamatan dengan Bupati Bandung Barat, Selasa (5/5/2026).

Dalam keterangannya, Ketua Dede SH yang diwakili oleh pengurus ABPEDNAS menegaskan bahwa sinergi antara BPD, pemerintah desa, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam memastikan setiap program yang berasal dari APBN dapat diimplementasikan secara optimal di lapangan.

“Program yang bersumber dari APBN harus disinergikan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, termasuk melalui koordinasi dengan Bupati sebagai kepala daerah,” ungkap perwakilan ABPEDNAS.

Ia menjelaskan bahwa program-program APBN merupakan turunan dari regulasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, pelaksanaannya di tingkat desa harus tetap mengacu pada ketentuan hukum guna mencegah terjadinya penyimpangan.
Dalam konteks tersebut, peran lembaga seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) juga menjadi bagian dari pelaksanaan regulasi di daerah. Kehadiran berbagai pihak ini diakui oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat sebagai bentuk penguatan sinergi lintas lembaga dalam mendukung program pemerintah.

Lebih lanjut, BPD memiliki posisi strategis sebagai representasi masyarakat desa, terutama dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa serta menyalurkan aspirasi masyarakat. Penguatan kapasitas dan peran BPD dinilai penting agar setiap kebijakan dan program pembangunan tetap berada dalam koridor hukum serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ke depan, ABPEDNAS bersama seluruh pemangku kepentingan berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat. Dengan sinergi yang solid antara pemerintah desa, daerah, dan pusat, implementasi program APBN di Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin efektif, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. *Redi
Share:

Senin, 04 Mei 2026

SMKN 1 Bojongpicung Gelar Job Fair & Edu Fair Expo 2026, Lepas 641 Siswa Siap Hadapi Dunia Kerja

kabarciepat.com || CIANJUR – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus menjembatani lulusan dengan dunia kerja dan pendidikan tinggi terus dilakukan oleh SMKN 1 Bojongpicung. Salah satunya melalui penyelenggaraan kegiatan “Job Fair & Edu Fair Expo 2026” yang dirangkaikan dengan pelepasan siswa kelas XII tahun ajaran 2025/2026.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 641 siswa kelas XII secara resmi dilepas dan dikembalikan kepada orang tua masing-masing dalam suasana penuh haru dan kebanggaan. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 320 siswa laki-laki dan 321 siswi perempuan, yang menjadi bagian dari total 2.237 peserta didik di sekolah tersebut.
Acara dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Undang Iman Santosa, yang didampingi oleh Ketua Komite Dangin Puri SH (Wiro) serta jajaran tenaga pendidik dan staf kependidikan.

Dalam sambutannya, Undang Iman Santosa menegaskan bahwa lulusan SMK harus memiliki kesiapan mental, keterampilan, serta daya saing tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
“Melalui Expo dan Job Fair ini, kami ingin memastikan lulusan SMKN 1 Bojongpicung tidak hanya memegang ijazah, tetapi juga memiliki akses nyata terhadap peluang kerja dan informasi pendidikan lanjutan,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan pemangku kepentingan, di antaranya H. Agus Gunawan selaku Sekretaris Camat Bojongpicung, serta Hero Laksono dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cianjur. Hadir pula para kepala desa se-Kecamatan Bojongpicung, orang tua/wali murid, alumni, serta masyarakat umum.

Kehadiran unsur pemerintah daerah tersebut menunjukkan adanya sinergi kuat antara dunia pendidikan dan pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas SDM di wilayah Bojongpicung.

Selain prosesi pelepasan siswa, kegiatan ini juga diramaikan dengan berbagai stan Job Fair dan Edu Fair yang menjadi pusat perhatian pengunjung. Para siswa, baik kelas XII maupun tingkat di bawahnya, mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan perusahaan mitra yang membuka peluang kerja, serta perguruan tinggi yang memberikan informasi terkait program studi dan beasiswa.

Melalui kegiatan ini, SMKN 1 Bojongpicung kembali menegaskan komitmennya sebagai salah satu institusi pendidikan kejuruan unggulan di Kabupaten Cianjur yang terus berinovasi dalam mencetak lulusan yang siap kerja, kreatif, dan mampu bersaing di tingkat global. ***Red 

Share:

Serah Terima Jabatan Kapolsek Cipatat Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

kabarciepat.com || Bandung Barat – Kepolisian Sektor (Polsek) Cipatat, Polres Cimahi, Polda Jawa Barat, melaksanakan kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolsek Cipatat pada Selasa, 5 Mei 2026. Acara tersebut digelar di Mako Polsek Cipatat, Jalan Raya Rajamandala, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Serah terima jabatan dilakukan dari Iwan Setiawan kepada Dwi Meirani Sri Andriani Sapin. Kegiatan berlangsung dengan khidmat, namun juga dipenuhi suasana haru, mengingat kedekatan Kompol Iwan Setiawan dengan berbagai elemen masyarakat selama menjabat sebagai Kapolsek Cipatat.

Selama masa kepemimpinannya, Kompol Iwan Setiawan dikenal memiliki hubungan yang erat dan harmonis dengan berbagai unsur di wilayah hukum Polsek Cipatat. Koordinasi dan komunikasi yang baik terjalin dengan instansi pemerintahan, TNI-Polri, lembaga keagamaan, organisasi masyarakat, forum wartawan, hingga kalangan pendidikan. Sinergitas tersebut juga terwujud dalam Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cipatat, sehingga berbagai permasalahan di wilayah dapat ditangani secara cepat dan efektif.

Bentuk apresiasi dan dukungan atas dedikasi beliau terlihat dari banyaknya ucapan selamat dan sukses yang berdatangan dari berbagai pihak, mencerminkan soliditas serta kepercayaan tinggi terhadap kinerja yang telah dibangun.

Acara Sertijab dan pisah sambut ini turut dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Camat Cipatat beserta staf, Danramil Cipatat dan anggota, Ketua MUI Kecamatan Cipatat, perwakilan PT Indonesia Power Saguling, para kepala desa se-Kecamatan Cipatat, Ketua DAI Kamtibmas, pihak KPH Bandung Selatan dan Utara, Ketua PGRI, Pramuka, kepala puskesmas, para kepala sekolah, hingga perwakilan organisasi dan instansi lainnya.

Ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya disampaikan kepada Kompol Iwan Setiawan atas pengabdian dan dedikasinya selama menjabat sebagai Kapolsek Cipatat. Berbagai perubahan dan kemajuan yang dirasakan masyarakat menjadi bukti nyata kontribusi beliau dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Diharapkan, kepemimpinan baru di bawah AKP Dwi Meirani Sri Andriani Sapin dapat melanjutkan program serta agenda yang belum terlaksana, sekaligus membawa inovasi baru demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Semoga seluruh jajaran Kepolisian dan masyarakat senantiasa diberikan perlindungan, kelancaran, dan keberkahan dalam menjalankan tugas serta aktivitas sehari-hari. ***Red
Share:

Diduga Langgar SOP, Rekrutmen Relawan SPPG Cipatat 2 Tuai Sorotan Warga

kabarciepat.com || Bandung Barat – Rekrutmen relawan di SPPG Cipatat 2 yang berlokasi di Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, menuai sorotan dari sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda setempat. Mereka menilai proses perekrutan diduga tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Senin, 4/5/2026

Sejumlah warga menyebutkan bahwa mayoritas relawan yang terdaftar justru berasal dari luar wilayah Kabupaten Bandung Barat, bukan dari lingkungan sekitar lokasi kegiatan.

Seorang tokoh masyarakat berinisial (UA), 57 tahun, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut. Ia mempertanyakan alasan minimnya keterlibatan warga lokal dalam kegiatan yang seharusnya dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.

“Relawan kebanyakan dari luar Kabupaten Bandung Barat. Kenapa tidak mengutamakan warga sekitar dulu?” ujarnya.

Hal senada disampaikan tokoh pemuda setempat, (MN), 31 tahun. Ia menilai perekrutan tersebut tidak mencerminkan asas keadilan bagi masyarakat lokal.

“Ini jelas tidak sesuai SOP. Kalau bisa setengah-setengah, biar adil. Prioritas tetap warga sekitar sesuai domisili dapur. Tujuannya kan untuk membuka lapangan kerja di wilayah dekat SPPG,” tegasnya.

Menurutnya, kebijakan tersebut bertentangan dengan tujuan awal program yang digagas untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPPG Cipatat terkait dugaan pelanggaran SOP dalam proses rekrutmen relawan tersebut.

Warga berharap pihak terkait segera memberikan klarifikasi dan melakukan evaluasi agar ke depan proses perekrutan lebih transparan serta berpihak pada masyarakat lokal. ***Red 
Share:

PUTUSAN REFPIN DI UJUNG PALU HAKIM: TARUHAN INTEGRITAS PERADILAN

kabarciepat.com || BENGKULU – Sidang pembacaan putusan perkara Refpin, Senin (4/5/2026), menjadi panggung krusial bagi wajah peradilan Indonesia. Putusan majelis hakim tak lagi sekadar penutup proses hukum, melainkan penentu: apakah keadilan benar-benar ditegakkan, atau justru dikaburkan di balik konstruksi perkara yang dipertanyakan.

Perkara yang menjerat Refpin, seorang baby sitter, menyedot perhatian luas karena merepresentasikan posisi rentan masyarakat kecil di hadapan hukum. Di titik ini, palu hakim bukan hanya simbol keputusan, tetapi penegas keberpihakan—pada kebenaran atau pada narasi yang dipaksakan.

Penasihat hukum Refpin, Dr. (c) Sugiarto, SH, MH, secara tegas membeberkan sejumlah kejanggalan yang muncul sepanjang persidangan. Ia menilai dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak jelas (obscuur libel), serta sarat ketidaksinkronan antara fakta hukum, alat bukti, hingga keterangan saksi dan ahli.

“Persidangan justru membuka kontradiksi. Fakta tidak linier, bukti tidak menguatkan, dan keterangan saling bertentangan. Ini bukan perkara ringan—ini menyangkut nasib seseorang yang berada dalam posisi paling lemah di hadapan hukum,” tegas Sugiarto.

Seluruh keberatan tersebut, kata dia, telah dituangkan secara komprehensif dalam nota pembelaan (pledoi) sebagai bahan pertimbangan majelis hakim.

Perkara ini juga memantik perhatian publik yang lebih luas. Sejumlah akademisi dan tokoh masyarakat bahkan mengajukan amicus curiae, sebagai sinyal kuat bahwa proses hukum dalam kasus ini tidak bisa dipandang biasa.

Lebih dari itu, Sugiarto menegaskan bahwa pembelaannya dilakukan secara pro bono—bukan sekadar menjalankan profesi, tetapi panggilan moral.

“Saya membela tanpa bayaran. Ibu saya dulu seorang baby sitter. Dari beliau saya bisa menjadi advokat. Saya tidak bisa diam ketika profesi yang sama diduga diperlakukan tidak adil,” ungkapnya.

Ia mengingatkan, praktik kriminalisasi terhadap masyarakat kecil adalah ancaman nyata bagi keadilan.

“Jangan sampai hukum kembali tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Hari ini, itu yang sedang diuji,” ujarnya.

Menjelang putusan, tim kuasa hukum menyatakan keyakinannya bahwa Refpin tidak terbukti melakukan perbuatan sebagaimana didakwakan JPU. Namun, mereka tetap menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada majelis hakim.

“Semua sudah kami buka di persidangan. Sekarang publik menunggu—apakah keadilan ditegakkan atau sekadar diputuskan,” kata Sugiarto.

Di akhir, ia menaruh harapan agar seluruh pihak yang terlibat tetap berpegang pada integritas dan nurani.

“Semoga majelis hakim, JPU, dan semua pihak berani berdiri di atas kebenaran—bukan pada rekayasa,” pungkasnya. ***Surya/red
Share:

Kapolda Jabar Lantik Kombes Pol Eti Haryati Lewat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

kabarciepat.com | BANDUNG – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan resmi melantik AKBP Eti Haryati, S.H. menjadi Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) melalui mekanisme Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dalam upacara di Mapolda Jabar. Senin, 4/5/2026

Kenaikan pangkat ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan capaian kinerja luar biasa yang dinilai melampaui tugas pokoknya sebagai anggota Polri.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan menjelaskan, keputusan tersebut merupakan hasil sidang Dewan Penghargaan tingkat Polda Jabar yang dipimpin Wakapolda Jabar Brigjen Pol Adi Vivid A. B. pada Februari 2026. Berdasarkan berita acara nomor BA/2/II/KEP./2026, tim penilai menilai rekam jejak AKBP Eti Haryati—yang saat itu menjabat Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jabar—sangat istimewa dan konsisten menunjukkan prestasi.

“Akumulasi prestasi yang bersangkutan menjadi dasar kuat pemberian kenaikan pangkat luar biasa ini,” ujar Hendra.

Dikenal sebagai figur profesional di bidang keamanan dan keselamatan lalu lintas (Kamsel), Kombes Pol Eti Haryati juga memiliki kompetensi di bidang keprotokolan. Salah satu pencapaian menonjolnya adalah keberhasilan menyukseskan program peluncuran 100.000 rumah untuk PNPP pada 2021, yang mengantarkannya meraih PIN Emas dari Kapolri.

Tak hanya itu, ia juga mengantongi sertifikasi penilai Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) dari Kementerian Perhubungan RI serta sertifikasi Asesor Kompetensi dari BNSP.
Di luar tugas teknis, Eti Haryati dikenal memiliki kemampuan komunikasi publik yang kuat. Ia beberapa kali meraih penghargaan sebagai Master of Ceremony (MC) terbaik di lingkungan Polri, aktif menjadi pemateri pelatihan safety driving, hingga menjadi narasumber di berbagai forum akademik dan media.

Keterlibatannya dalam mendukung rangkaian Upacara Pembinaan Tradisi Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025 di Monas turut memperkuat rekam jejak pengabdiannya.

Kariernya yang dimulai sejak lulus pendidikan Bintara pada 1987 menjadi bukti bahwa konsistensi, integritas, dan kerja keras dapat mengantarkan anggota Polri meraih penghargaan tertinggi dalam bentuk kenaikan pangkat luar biasa.

Polda Jabar berharap capaian ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh personel untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bahkan melampaui tuntutan tugas formal.***YF
Share:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa