Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Jumat, 06 Maret 2026

Polisi Ungkap Pembunuhan Anak di Cipatat, Pelaku Ternyata Kakak Tiri Korban

Cimahi, kabarciepat.com – Aparat kepolisian dari Polsek Cipatat bersama Unit Resmob Satreskrim Polres Cimahi berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang anak berinisial AS (12) yang terjadi di wilayah Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Selasa (3/3/2026).

Pelaku diketahui berinisial MZ (28), yang merupakan kakak tiri korban. Ia berhasil diamankan oleh tim gabungan kepolisian hanya beberapa jam setelah kejadian.

Kapolres Cimahi, Niko N Adiputra, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku melakukan aksi tersebut dengan cara mengambil satu buah golok dari rumahnya sebelum mendatangi korban.

“Tersangka terlebih dahulu mengambil satu buah golok dari rumahnya, kemudian mendatangi korban dan melakukan penganiayaan berat dengan menggorok leher korban, menusuk bagian punggung sebanyak dua kali, serta menyayat tangan korban hingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar Kapolres.

Setelah melakukan aksinya, pelaku sempat melarikan diri ke wilayah Cianjur. Namun berkat gerak cepat aparat kepolisian, pelaku berhasil ditangkap tidak lama setelah kejadian oleh Unit Resmob Satreskrim Polres Cimahi bersama anggota Polsek Cipatat.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Cimahi guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami motif di balik tindakan tragis yang mengakibatkan hilangnya nyawa seorang anak tersebut.

Pihak kepolisian memastikan kasus ini akan diproses secara tegas sesuai dengan hukum yang berlaku. ***Red

Share:

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Purwadadi Diduga Sulit Ditemui, Awak Media Mengeluh Minim Akses Informasi

Purwadadi, Subang. kabarciepat.com – Sejumlah awak media yang berupaya melakukan konfirmasi terkait isu internal di SMA Negeri 1 Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, mengaku mengalami kesulitan untuk bertemu langsung dengan pihak kepala sekolah. Upaya untuk memperoleh keterangan resmi kerap berujung pada jawaban bahwa kepala sekolah “tidak ada di tempat” atau “tidak bisa ditemui.”

Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan jurnalis maupun masyarakat sekitar, mengingat peran kepala sekolah sebagai figur sentral dalam memberikan klarifikasi atas berbagai isu yang berkembang. Ketertutupan informasi dinilai dapat memperburuk persepsi publik dan menghambat transparansi yang seharusnya dijunjung tinggi oleh lembaga pendidikan.

Beberapa wartawan menyampaikan bahwa meski telah berulang kali mendatangi sekolah, akses untuk melakukan wawancara tetap terbatas. “Kami hanya ingin mendapatkan penjelasan resmi, namun selalu diarahkan untuk menunggu tanpa kepastian,” ujar salah satu jurnalis lokal.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa komunikasi antara pihak sekolah dan masyarakat tidak berjalan sebagaimana mestinya. Padahal, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari akuntabilitas publik, terlebih bagi institusi pendidikan yang menjadi pusat pembinaan generasi muda.

Masyarakat berharap pihak sekolah segera memberikan klarifikasi resmi agar tidak menimbulkan spekulasi lebih jauh. Transparansi dan komunikasi yang baik diyakini akan memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan.***salman

Share:

SMK Negeri 1 Banyusari Gelar Pesantren Ekologi, Tanamkan Kepedulian Lingkungan dan Nilai Keagamaan di Bulan Ramadan

Karawang, kabarciepat.com – SMK Negeri 1 Banyusari menggelar kegiatan Pesantren Ekologi selama tiga pekan sebagai bagian dari program pembinaan karakter siswa di bulan suci Ramadan. Kegiatan ini memadukan pendidikan keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Kepala SMK Negeri 1 Banyusari, Kardiyah, S.Pd., mengatakan bahwa Pesantren Ekologi merupakan upaya sekolah untuk menanamkan nilai religius sekaligus membangun kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membentuk karakter siswa yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama,” ujar Abdul Haris.

Kegiatan Pesantren Ekologi dilaksanakan dalam tiga pekan dengan tema yang berbeda setiap pekannya. Pada pekan pertama, kegiatan difokuskan pada kebersihan lingkungan, di mana para siswa diajak untuk menjaga kebersihan area sekolah dan lingkungan sekitar sebagai bagian dari praktik nyata menjaga alam.

Memasuki pekan kedua, para siswa diberikan edukasi mengenai hemat energi, mulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari hingga pentingnya penggunaan energi secara bijak demi keberlanjutan lingkungan.

Sementara pada pekan ketiga, kegiatan dilanjutkan dengan aksi menanam pohon sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian alam serta upaya menciptakan lingkungan sekolah yang lebih hijau dan sehat.

Selain kegiatan utama tersebut, Pesantren Ekologi juga diisi dengan berbagai kegiatan lain seperti perlombaan Ramadan, program Poe Ibu, Rantang Kanyaah, Waqaf Al-Qur’an, serta santunan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan Pesantren Ekologi SMK Negeri 1 Banyusari akan ditutup pada Jumat, 13 Maret 2026, yang juga akan dirangkaikan dengan kegiatan santunan anak yatim serta penyerahan Waqaf Al-Qur’an.

Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dapat memperkuat nilai keagamaan selama bulan Ramadan sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.**Red

Share:

Menjelang Idul Fitri, Kasat Lantas Polres Sukabumi Sampaikan Himbauan Terkait Penerapan SKB Tiga Menteri


Sukabumi, kabarciepat.com. – Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri, Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi melakukan sosialisasi dan himbauan kepada para pengendara, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang di jalur utama wilayah Sukabumi. Jumat, 5/3/2026

Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Abdurrohman Hidayat, S.Tr.K., S.I.K., turun langsung ke lapangan memberikan himbauan kepada para sopir truk terkait penerapan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri yang mengatur pembatasan operasional kendaraan angkutan barang menjelang dan selama arus mudik serta arus balik Idul Fitri.
Dalam kegiatan tersebut, AKP Abdurrohman Hidayat menyampaikan bahwa kebijakan SKB Tiga Menteri diterapkan guna menjaga kelancaran, keselamatan, serta kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

“Menjelang Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan volume kendaraan di jalan raya. Oleh karena itu pemerintah melalui SKB Tiga Menteri mengatur pembatasan operasional kendaraan angkutan barang agar arus lalu lintas tetap lancar dan meminimalisir kemacetan,” ujar AKP Abdurrohman Hidayat saat memberikan himbauan kepada salah satu pengemudi truk di lapangan.

Ia juga mengingatkan para pengemudi angkutan barang agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan, termasuk memperhatikan waktu operasional kendaraan serta memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan dan kondisi kendaraan sebelum beroperasi.

Selain itu, pihaknya mengimbau para pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara, menjaga kondisi fisik saat mengemudi, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi terciptanya keamanan dan ketertiban di jalan.

Polres Sukabumi melalui Satlantas akan terus melakukan sosialisasi dan pengawasan di sejumlah titik jalur utama guna memastikan kebijakan tersebut berjalan dengan baik selama periode mudik Lebaran.

Dengan adanya himbauan ini, diharapkan seluruh pengguna jalan dapat bekerja sama mematuhi aturan yang berlaku sehingga arus mudik dan arus balik Idul Fitri dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.***Red
Share:

Bupati Bandung Ajak Masyarakat Budayakan Belanja di Pasar Rakyat

Kabupaten Bandung, kabarciepat.com — Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengajak masyarakat untuk kembali membudayakan berbelanja di pasar rakyat sebagai bagian dari upaya menggerakkan perekonomian daerah sekaligus memperkuat keberadaan para pelaku usaha kecil dan menengah.

Menurutnya, pasar rakyat bukan sekadar tempat transaksi jual beli kebutuhan pokok sehari-hari, tetapi juga menjadi ruang penting bagi para pedagang lokal untuk bertahan dan berkembang. Dengan berbelanja di pasar rakyat, masyarakat secara langsung turut membantu menjaga perputaran ekonomi di tingkat daerah.

“Mari kita budayakan berbelanja di pasar rakyat untuk kebutuhan sehari-hari. Jangan biarkan denyut nadi ekonomi kita berhenti. Mari ramaikan lagi pasar rakyat kebanggaan kita,” ujar Dadang Supriatna.

Ia menegaskan bahwa keberadaan pasar rakyat memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat. Selain harga yang relatif terjangkau, produk yang dijual di pasar rakyat juga banyak berasal dari hasil produksi lokal yang mendukung keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional, diharapkan roda perekonomian lokal semakin bergerak dan para pedagang kecil dapat terus berkembang.

Pemerintah Kabupaten Bandung pun mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai produk lokal serta menjadikan aktivitas berbelanja di pasar rakyat sebagai budaya yang terus dijaga.

“Ayo Wargi, cintai produk lokal, ramaikan pasar rakyat, dan jadikan belanja sebagai langkah kecil yang berdampak besar bagi UMKM Kabupaten Bandung,” pungkasnya.**Red

Share:

Rabu, 04 Maret 2026

Kapolsek Cipatat Ungkap Kasus Pembunuhan Sadis di Cipatat


Cipatat, KBB, kabarciepat.com – Satuan Reserse Kriminal Polsek Cipatat berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan dan/atau pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan kematian, serta kekerasan terhadap anak hingga berujung maut. Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026 di Kampung Warung Tiwu, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Rabu, 4/02/2026

Kronologi Kejadian
Sekitar pukul 16.00 WIB, saksi Siti Sadiah (ibu korban) pulang ke rumah dan mendapati kondisi rumah tidak seperti biasanya. Saat mencari anaknya, Azmi Sani Alfarisy (12), saksi menemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa di kamar atas, dengan luka parah pada leher, punggung, dan tangan. Korban bersimbah darah di bawah kasur yang terbalik.

Identitas Korban
- Nama: Azmi Sani Alfarisy  
- Usia: 12 tahun  
- Status: Pelajar SDN 1 Sukarame Kelas 6  
- Alamat: Kp. Warung Tiwu, Desa Cipatat  
- Kondisi: Meninggal dunia  

Tersangka
Polisi bergerak cepat melakukan olah TKP dan pemeriksaan CCTV. Hasil penyelidikan mengarah kepada Muhamad Zulfahmi (29), kakak tiri korban, yang kemudian berhasil diamankan sekitar pukul 19.00 WIB di hari yang sama.

Barang Bukti
- 1 buah golok  
- Pakaian berlumuran darah (jaket, kemeja batik, sarung)  
- Helm hitam  
- Sepeda motor Yamaha Jupiter Z  
- Handphone milik korban  
- Rekaman CCTV sekitar TKP  

Modus Operandi
Tersangka mengambil golok dari rumahnya, lalu mendatangi korban dan melakukan aksi keji dengan menggorok leher, menusuk punggung, serta menyayat tangan korban. Setelah memastikan korban meninggal, tersangka membawa kabur handphone milik korban.

Langkah Kepolisian Polsek Cipatat telah:
- Mengamankan tersangka  
- Menyita barang bukti  
- Melakukan pemeriksaan saksi dan tersangka  
- Menetapkan tersangka serta melakukan penahanan  
- Melaksanakan gelar perkara  

Pasal yang Disangkakan
- Pasal 458 dan/atau Pasal 479 KUHP (UU No. 1 Tahun 2023)  
- Pasal 80 Ayat 3 UU Perlindungan Anak (UU No. 35 Tahun 2014)  

Rencana Tindak Lanjut
Polisi akan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), melakukan pemberkasan, serta melaporkan perkembangan kasus kepada pimpinan.

Kapolsek Cipatat, Kompol Iwan Setiawan, S.H., M.H., CPHR menegaskan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian, mengingat korban adalah seorang anak. “Kami akan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Tidak ada toleransi bagi pelaku kekerasan terhadap anak,” ujarnya.

Kami sangat berduka atas meninggalnya Ananda Azmi Sani Alfarisy. Ia adalah siswa yang ceria, rajin, dan menjadi kebanggaan sekolahnya. Kepergiannya yang tragis meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, guru, dan seluruh insan pendidikan di Kabupaten Bandung Barat. Kami mengecam keras segala bentuk kekerasan terhadap anak, dan berharap proses hukum berjalan dengan tegas dan adil. Semoga keluarga diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah ini.”   Asep Dendih, Plt. Kepala Dinas Pendidikan KBB saat bertakjiah ke rumah korban beserta rombongan pengawas, kepala sekolah dan PGRI cabang cipatat.***ghani
Share:

Selasa, 03 Maret 2026

Polsek Cipatat Ungkap Kasus Dugaan Pembunuhan Anak di Desa Cipatat

Cipatat, 4 Maret 2026 – Kapolsek Cipatat, Kompol Iwan Setiawan, SH., MH., CPHR, menyampaikan keterangan resmi terkait peristiwa tragis yang terjadi di Kampung Warungtiwu RT 02 RW 16 Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB.  

Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun, Azmi Sani Alfarisy, siswa SDN 1 Sukarame Cipatat, ditemukan meninggal dunia oleh ibunya dengan kondisi berlumuran darah akibat luka sayatan benda tajam. Saat itu, sang ibu baru pulang dari pengajian dan tidak mendapati anaknya di lantai bawah rumah. Ketika naik ke lantai dua, ia mendapati kasur dalam posisi terbalik. Setelah kasur diangkat, korban ditemukan dalam keadaan mengenaskan. 

Dugaan Awal

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Polsek Cipatat bersama Tim Inafis Polres Cimahi, diketahui bahwa telepon genggam milik korban tidak ditemukan. Dugaan sementara, korban dibunuh oleh pelaku yang bermaksud mengambil barang tersebut.  

Perkembangan Penyelidikan

Setelah dilakukan pemeriksaan intensif dan penelusuran mendalam, aparat kepolisian mengarah pada dugaan keterlibatan Fahmi, kakak kandung korban seibu. Dengan dukungan alat bukti yang valid, pihak kepolisian memastikan bahwa pelaku adalah kakak korban sendiri.  

Kapolsek Cipatat menegaskan bahwa tindakan ini merupakan perbuatan yang sangat tidak manusiawi, terlebih terjadi di bulan suci Ramadhan yang seharusnya menjadi momentum memperbanyak amal ibadah.  

Tindak Lanjut

Korban telah dibawa ke RS Sartika Asih Bandung untuk dilakukan identifikasi, autopsi, dan visum. Setelah proses tersebut selesai, jenazah akan dimakamkan di pemakaman Cimahi, kampung halaman ayah kandungnya.  

Pernyataan Resmi

Kapolsek Cipatat menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan terus mengembangkan penyelidikan dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. “Kami berkomitmen mengungkap kasus ini secara tuntas dan memberikan keadilan bagi korban serta keluarga,” tegas Kompol Iwan Setiawan. ***Iki

Share:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa