Cianjur, kabarciepat.com — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, meresmikan 83 sekolah penerima bantuan revitalisasi satuan pendidikan yang dipusatkan di SMK Kesehatan Cianjur, Jalan Pangeran Hidayatulloh, Kecamatan Cianjur, pada Sabtu (31/1).
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa revitalisasi satuan pendidikan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan sekaligus memperkuat akses dan pemerataan kualitas di seluruh jenjang. “Revitalisasi ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga penguatan ekosistem pendidikan agar lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman,” ujarnya.
Berdasarkan data Kemendikdasmen RI, program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Cianjur tahun 2025 mencakup:
- 4 PAUD
- 26 SD
- 25 SMP
- 12 SMA
- 12 SMK
- 2 SLB
- 1 Sanggar Kegiatan Belajar (SKB)
- 1 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)
Total terdapat 83 satuan pendidikan dengan alokasi anggaran sebesar Rp106.160.902.923.
Abdul Mu’ti berharap revitalisasi ini dapat menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Cianjur. “Kami ingin memastikan bahwa setiap anak Indonesia, di kota maupun desa, memiliki kesempatan belajar yang layak, aman, dan bermutu,” tambahnya.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, kepala sekolah, guru, serta perwakilan masyarakat. Kehadiran mereka menegaskan komitmen bersama dalam mendukung transformasi pendidikan demi masa depan generasi muda yang lebih cerah. ***Red







0 comments:
Posting Komentar