Bandung Barat, KABARCIEPAT.COM. Jumat, 9 Januari 2025. Bupati Bandung Barat Jeje Richtie Ismail memastikan rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Bandung Barat akan digelar menjelang akhir Januari 2026.
Agenda ini ditujukan untuk jabatan eselon III yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program pembangunan daerah.
“Insyaallah, akhir Januari kita ada pelantikan untuk pejabat eselon III,” ujar Jeje.
Selain itu, Pemkab Bandung Barat juga akan membuka proses open bidding untuk mengisi lima jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) atau eselon II.
Lima dinas strategis yang akan mendapatkan pemimpin baru adalah:
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
Dinas Pendidikan
Dinas Kesehatan
Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perumahan Rakyat (PUTR)
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
Jeje menegaskan pengisian jabatan eselon II tidak bisa menggunakan Sistem Informasi Manajemen Talenta (Simata) seperti yang direncanakan.
“Simata ini belum bisa berjalan, agak panjang karena harus mengisi data-data. Jadi kita ajukan open bidding secara manual saja,” jelasnya.
Tak hanya di tingkat dinas, kekosongan jabatan juga terjadi pada posisi kepala sekolah.
Hingga akhir 2025, tercatat 271 sekolah di Bandung Barat belum memiliki kepala sekolah definitif, terdiri dari 260 SD dan 11 SMP yang masih dipimpin pejabat pelaksana tugas (Plt
Jeje menyebut keterlambatan pelantikan kepala sekolah bukan karena faktor internal daerah, melainkan akibat perubahan regulasi dari pemerintah pusat.
“Regulasi terbaru ini mengubah fokus. Yang tadinya sangat mengutamakan Guru Penggerak, kini lebih fleksibel, membuka peluang bagi guru penggerak maupun guru senior yang memenuhi syarat,” bebernya.)
Pemkab Bandung Barat akan segera menyusun tahapan rekrutmen kepala sekolah sesuai ketentuan baru.
“Itu dilakukan agar seluruh satuan pendidikan bisa segera mendapatkan pemimpin definitif yang kompeten,” tandas Jeje. ***Iki







0 comments:
Posting Komentar