Kabupaten Tangerang, Banten KABARCIEPAT.COM — Dugaan adanya pembiaran terhadap penjualan obat-obatan keras golongan G tanpa resep dokter mencuat di wilayah Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Penjualan bebas tersebut diduga terjadi di sepanjang Jalan Tanjakan Rajeg dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Obat-obatan keras yang diperjual belikan secara bebas tersebut di antaranya jenis tramadol, trihexyphenidyl (trihek), dan eximer. Warga menilai peredaran obat-obatan tersebut sangat membahayakan, khususnya bagi kalangan remaja, karena kerap disalahgunakan dan menimbulkan efek ketergantungan.
“Sudah lama kami resah. Obat-obatan keras itu bisa dibeli dengan mudah tanpa resep dokter. Tak jarang anak-anak muda yang mengonsumsinya,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya, 27/1/2026
Berdasarkan informasi dan keluhan warga tersebut, awak media kemudian melakukan penelusuran langsung ke lokasi yang dimaksud. Saat di lapangan, awak media mencoba membeli beberapa butir obat jenis tramadol. Hasilnya, obat keras tersebut benar-benar dapat dibeli dengan bebas tanpa diminta resep dokter atau identitas apa pun.28/1/2026
Penjual dengan mudah menyerahkan obat-obatan keras tersebut tanpa rasa khawatir, seolah aktivitas tersebut sudah menjadi hal biasa. Kondisi ini memunculkan dugaan lemahnya pengawasan, bahkan adanya pembiaran dari pihak-pihak terkait terhadap peredaran obat keras ilegal di wilayah tersebut.
Warga berharap aparat penegak hukum serta instansi terkait, seperti kepolisian dan Dinas Kesehatan, segera turun tangan untuk melakukan penertiban dan penindakan tegas. Mereka khawatir jika dibiarkan, peredaran obat keras tanpa pengawasan ini dapat merusak generasi muda dan memicu gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak kepolisian dan instansi terkait untuk mendapatkan tanggapan resmi terkait dugaan peredaran bebas obat keras golongan C di Kecamatan Rajeg tersebut. Team Investasi/Red







0 comments:
Posting Komentar