Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Senin, 15 Juni 2026

Singgah di Cianjur, Pegowes Garut Minta Doa untuk Misi Bersepeda ke Mekah

KabarCiepat.com || CIANJUR – Semangat dan tekad luar biasa ditunjukkan Asep Akung, pegiat sepeda dari Komunitas Sancang Jaya SGM Garut, yang memulai perjalanan lintas negara menuju Kota Suci Mekah dengan mengayuh sepeda. Dalam perjalanannya, Asep singgah di Kabupaten Cianjur dan mendapat sambutan hangat dari komunitas pesepeda setempat.

Perjalanan yang dimulai dari Garut pada Minggu (14/6/2026) itu mengusung misi silaturahmi sekaligus menjelajahi sejumlah negara di Asia sebelum mencapai tujuan akhir di Mekah, Arab Saudi. Asep menargetkan perjalanan tersebut dapat ditempuh dalam waktu sekitar tiga hingga empat bulan.

"Saya mohon doa dari masyarakat Cianjur dan Indonesia agar diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran hingga sampai ke Mekah dan kembali lagi ke Tanah Air," ujar Asep saat beristirahat di Cianjur, Selasa (16/6/2026).
Asep mengungkapkan, keberangkatannya dari Garut mendapat dukungan besar dari berbagai pihak. Pelepasan dilakukan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut bersama Bupati Garut.

Selain itu, puluhan anggota komunitas sepeda turut mengantar hingga wilayah Bandung sebagai bentuk dukungan moral.
Menurutnya, perjalanan tersebut didanai secara mandiri dengan bantuan dari sejumlah sahabat dan komunitas yang mendukung cita-citanya menjelajahi Asia menggunakan sepeda.

Rute yang direncanakan melintasi sejumlah negara, di antaranya Singapura, Malaysia, Thailand, Laos, Vietnam, China, Nepal, India, Qatar hingga Arab Saudi. Kota Madinah dan Masjidil Haram di Mekah menjadi tujuan akhir dari perjalanan spiritual sekaligus persahabatan tersebut.

Meski usianya akan menginjak 64 tahun, Asep tetap optimistis mampu menyelesaikan perjalanan panjang tersebut. Baginya, sepeda hanyalah sarana untuk mempererat persaudaraan dan membangun silaturahmi lintas daerah maupun negara.

"Saya tidak membatasi diri hanya dengan komunitas sepeda tertentu. Yang terpenting adalah nilai silaturahminya. Sepeda hanya alat untuk mempertemukan banyak saudara baru," katanya.

Di Cianjur, Asep disambut oleh Tedi dan Haji Adi bersama komunitas Federal Cianjur. Selain Asep, beberapa pesepeda lain dengan tujuan serupa menuju Mekah juga sempat singgah dan beristirahat di lokasi tersebut sebelum melanjutkan perjalanan.

Kehadiran Asep menjadi inspirasi bagi banyak orang bahwa usia bukanlah penghalang untuk mewujudkan mimpi dan menjalin persahabatan tanpa batas.

Perjalanan ini juga menjadi simbol semangat persaudaraan yang menghubungkan berbagai komunitas dari Indonesia hingga mancanegara. ***Red/YF
Share:

SPPG Peuteuy Condong Diminta Ditutup,Ormas Pemuda Pancasila Geruduk Dapur

KabarCiepat.com || CIANJUR – Ketidakpuasan masyarakat terhadap kualitas dan kuantitas penyajian makanan di Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) PeuteuyCondong, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, memuncak.
Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Pancasila (PP) PAC Cibeber menggelar aksi dan mengeluarkan ultimatum tegas: mereka menuntut penutupan dapur yang dinilai tidak layak beroperasi.
 
Ketua PP PAC Kecamatan Cibeber, Ucu Sukandar, menyatakan bahwa keluhan terkait mutu pelayanan gizi tersebut telah disampaikan berulang kali, namun tidak mendapatkan tanggapan.
 
“Kalau melihat dari menu yang disajikan, sangat tidak layak baik secara kuantitas maupun kualitas. Masyarakat sudah jenuh, dan hari ini puncaknya karena keluhan yang disampaikan selama ini selalu tidak didengar,” ujar Ucu Kepada wartawan Senin 15 Juni 2026.
 
Merespons pernyataan kesediaan untuk melakukan perbaikan yang disampaikan pihak pengelola, Ucu menegaskan pihaknya tidak ingin lagi menerima janji semata.
 
“Setelah aksi hari ini, mereka menyatakan siap memperbaiki kuantitas dan kualitas. Namun bagi kami dan warga, keputusannya tetap: tidak ada toleransi, kami tidak mau menerima janji-janji palsu, Intinya, tuntutan kami tetap satu, yaitu penutupan dapur SPPG PeuteuyCondong ini,” tegasnya.
 
Sementara itu, Camat Cibeber, Adrian Athoilah, mengakui bahwa dalam pengawasan yang dilakukan, terdapat ketidaksesuaian antara operasional SPPG dengan standar prosedur yang berlaku.
 
“Memang benar, SPPG PeuteuyCondong 1 belum berjalan sesuai prosedur yang semestinya. Kami memahami tuntutan yang disampaikan Pemuda Pancasila. Untuk itu, pihak pengelola telah berkomitmen melakukan perbaikan serta menjamin masalah serupa tidak terulang kembali,” jelas Adrian.
 
Ia menambahkanjika perbaikan tidak memberikan hasil nyata, langkah tegas akan diambil.

 “Apabila pelanggaran terulang kembali, maka kemungkinan dapur tersebut dapat dibekukan atau ditutup sepenuhnya,” tandasnya.
 
Di sisi lain, Kepala SPPG PeuteuyCondong 1, Yoga Eriyanto, menyampaikan bahwa pihaknya mendengarkan aspirasi warga namun menegaskan bahwa keputusan penutupan tidak dapat dilakukan secara instan.
 
“Hasil pertemuan tadi, kami mendengar tuntutan perbaikan menu dan juga penutupan dapur. Namun terkait penutupan, kami harus menempuh jalur prosedur yang berlaku,” ujar Yoga.
 
Ia menjelaskan bahwa keberlangsungan operasional dapur bergantung pada keputusan dari instansi di tingkat pusat. 

“Selama belum ada surat keputusan resmi untuk pembekuan atau penutupan, maka dapur masih harus tetap beroperasi guna menjamin keberlangsungan layanan yang menjadi tugas pokok kami,” pungkasnya.
 
Hingga saat ini, situasi di lokasi dipantau tetap kondusif. Masyarakat terus memantau perkembangan proses perbaikan sekaligus menunggu keputusan resmi yang akan ditetapkan oleh pihak berwenang. ***Red/YF
Share:

Ungkap Peredaran Sabu 270,03 Gram,Polres Cianjur Dan BNN Masih Buru 1 Pelaku

KabarCiepat.com || CIANJUR – Satuan Reserse Narkoba Polres Cianjur bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Cianjur berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu dengan berat total 270,03 gram. Hasil pengungkapan ini disampaikan dalam konferensi pers di kantor Satres Narkoba Polres Cianjur, Pada Senin (15/6/2026).
 
Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi menyatakan keberhasilan ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar. Penanganan dilakukan secara terukur sebagai bentuk upaya hukum terakhir dalam memberantas peredaran barang terlarang.
 
“Kami menggagalkan peredaran sabu seberat 270,03 gram. Berkat informasi warga, kami dapat melacak dan mengamankan jaringan ini,” ujarnya Kapolres didampingi Kepala BNN Cianjur Muchamat Affan Eko Budi Santoso.
 
Dari pengungkapan tersebut, aparat menetapkan tiga orang tersangka berinisial AS, PP, dan AM serta langsung menahan ketiganya. Satu orang lagi masuk dalam daftar pencarian orang ( DPO) dan terus dikejar. Kapolres meyakini kasus ini melibatkan jaringan yang lebih luas.
 
“Dengan jumlah barang bukti seberat itu, kami memperkirakan sekitar 2.700 orang terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Dampak kerusakannya sangat besar jika sampai beredar bebas di tengah masyarakat,” jelasnya.
 
Kapolres menyatakan Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 609 ayat (2) huruf a KUHP Baru, dengan ancaman penjara antara 5 hingga 12 tahun.
 
Kapolres juga mengatakan Penyelidikan masih dikembangkan. Diduga jaringan ini memiliki jangkauan hingga ke Sumatera dan bahkan luar negeri seperti Malaysia. Aliran barangnya diprediksi masuk dari Kamboja, melintasi Thailand dan Malaysia sebelum sampai ke Jawa Barat.
 
Semetara itu Kepala BNN Cianjur, Muchamat Affan Eko Budi Santoso, mengapresiasi kerja sama yang terjalin dengan Polres Cianjur.

"Kerja sama yang luar biasa ini akan terus kita gelorakan. Kami para penegak hukum tidak anti untuk bekerja sama dalam pengungkapan jaringan penyelundupan narkotika yang lebih luas. Narkotika saat ini banyak berasal dari luar negeri, terutama dari Kamboja, melalui jalur Thailand dan Malaysia, masuk ke Sumatera, lalu ke Jawa Barat dan khususnya Cianjur," jelasnya.

Affan juga mengingatkan bahwa tanggal 26 Juni 2026 mendatang merupakan Hari Anti Narkotika Internasional.

"Ini momentum luar biasa bagi aparat penegak hukum di Kabupaten Cianjur untuk bersama-sama berdiri tegak menyelamatkan anak bangsa," pungkasnya. ***Red/YF
Share:

Warga Melong Resah, Dugaan Peredaran Obat Keras Ilegal di Pinggir Jalan Minta Segera Ditindak

KabarCiepat.com || CIMAHI – Peredaran obat keras golongan tertentu secara ilegal kembali menjadi perhatian masyarakat. Dugaan praktik penjualan bebas obat keras tanpa resep dokter kali ini mencuat di wilayah Jalan Melong 1, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Warga meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan serta penindakan guna mencegah semakin meluasnya penyalahgunaan obat-obatan tersebut.

Keberadaan lapak yang diduga menjadi tempat transaksi obat keras itu disebut berada di kawasan pinggir jalan, tepatnya di seberang sebuah minimarket. Aktivitas penjualan diduga dilakukan secara terselubung dengan memanfaatkan jongko atau lapak yang ditutupi spanduk tertentu sehingga tidak mudah menarik perhatian masyarakat maupun petugas.

Sejumlah warga mengaku resah karena lokasi tersebut kerap didatangi orang-orang yang datang dan pergi secara bergantian. Mereka menduga aktivitas tersebut berkaitan dengan penjualan obat keras jenis tramadol, trihexyphenidyl (trihex), dan eximer tanpa pengawasan tenaga medis maupun resep dokter.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku prihatin sekaligus geram karena aktivitas tersebut diduga telah berlangsung cukup lama.

"Saya kesal dengan banyak orang yang sering berkumpul di jongko roda depan Alfamart Melong. Tempat itu diduga dipakai untuk transaksi obat tramadol, trihex, dan eximer secara bebas. Saya heran kenapa sampai sekarang seolah tidak ada tindakan. Apa harus melapor langsung ke Pak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar ada perhatian?" ujarnya kepada awak media, Sabtu (14/6/2026).

Menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, awak media melakukan penelusuran langsung ke lokasi yang dimaksud. Dari hasil pengecekan lapangan, ditemukan adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan penjualan obat keras golongan tertentu tanpa prosedur yang semestinya.

Bahkan, berdasarkan hasil penelusuran tersebut, awak media mengaku dapat memperoleh obat yang diduga termasuk kategori obat keras tanpa diminta menunjukkan resep dokter maupun identitas pembeli. Temuan itu memunculkan dugaan bahwa penjualan dilakukan secara bebas dan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Warga sekitar berharap aparat kepolisian, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait segera melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan kebenaran dugaan tersebut. Jika terbukti melanggar hukum, masyarakat meminta agar pelaku diberikan sanksi tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, peredaran obat keras secara ilegal juga dinilai dapat meningkatkan risiko penyalahgunaan obat, khususnya di kalangan remaja. Oleh karena itu, pengawasan terhadap distribusi dan penjualan obat-obatan yang berpotensi disalahgunakan dinilai perlu diperketat.

Hingga berita ini diterbitkan pada Senin (15/6/2026), belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai dugaan aktivitas penjualan obat keras tersebut. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang sesuai kaidah jurnalistik.***Red/riki
Share:

Minggu, 14 Juni 2026

CIANJUR : Manajemen RSUD Sayang Bungkam !! Pasien Overload Wartawan Dilarang Liputan

KabarCiepat.com || CIANJUR – Kondisi Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sayang Cianjur sangat memprihatinkan. Pasalnya sejumlah pasien yang membeludak harus memenuhi lobi karena kapasitas ruang IGD tak menampung, Selasa, 9/6/2026.malam kemarin.

Menumpuknya puluhan pasien yang tampak dirawat di blankar yang berjejer di selasar hingga area lobi. Banyak dari keluarga pasien terpaksa harus menunggu sambil lesehan karena kursi tunggu penuh.

Ironisnya, saat wartawan mencoba akan melakukan dokumentasi kondisi tersebut, tiba - tiba salah seorang petugas keamanan langsung melarang pengambilan gambar. Sehingga Sempat mrmancing dan terjadinya adu mulut antara wartawan dengan petugas security.

Salah satu security yang tidak mau menyebut kan namanya, dengan tiba - tiba langsung menghalang - halangi saat akan melakukan pengambilan gambar. Saya disuruh atasan.

"Jangan ambil gambar. Disuruh atasan,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, manajemen RSUD Sayang Cianjur, sampai hari ini belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab membeludaknya pasien maupun larangan liputan tersebut. Upaya konfirmasi ke Direktur RSUD dan Humas RSUD belum ada direspons.

Dengan membeludaknya IGD ini dikhawatirkan akan menurunkan kualitas layanan gawat darurat. Padahal, UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers menjamin kerja jurnalistik di ruang publik untuk kepentingan publik. Pelarangan liputan tanpa dasar hukum berpotensi melanggar UU Pers Pasal 18 ayat 1 dengan ancaman 2 tahun penjara.

Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur didesak turun tangan mengevaluasi kapasitas IGD RSUD Sayang. Publik berhak tahu penyebab antrean pasien dan langkah konkret rumah sakit untuk mengatasi kondisi overload. ***Red/YF
Share:

Polisi Dorong Ketahanan Pangan, Jagung Hibrida 2 Hektare Ditanam di Haurwangi Cianjur

KabarCiepat.com || CIANJUR – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan berbagai pihak, termasuk Kepolisian Republik Indonesia melalui program pendampingan kepada para petani. Program ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung swasembada pangan sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian di daerah.

Sebagai wujud nyata dukungan tersebut, Polsek Bojongpicung Polres Cianjur melaksanakan kegiatan penanaman jagung hibrida di lahan non-baku sawah seluas 2 hektare yang berlokasi di Kampung Kulina RT 02/RW 04, Desa Sukatani, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kegiatan penanaman dilakukan di lahan milik Kelompok Tani Barokah yang diketuai Ganda Wijaya. Sebanyak 14 petani dan penggarap turut terlibat dalam proses penanaman. Pendampingan juga dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sukatani, Aiptu Candra, yang aktif mendukung kegiatan sejak tahap awal.

Kapolsek Bojongpicung, Iptu Muchtaromi, SH., MH., bersama Kanit Binmas memimpin langsung kegiatan tersebut. Penanaman jagung hibrida ini ditargetkan dapat dipanen pada 29 Juli 2026 dengan estimasi hasil mencapai sekitar 6 ton jagung kering.

Menurut Iptu Muchtaromi, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.

"Ini bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kami hadir bersama petani, mulai dari pengolahan lahan hingga pendampingan, agar hasil panen maksimal dan kesejahteraan petani meningkat," ujarnya di sela-sela kegiatan.

Melalui sinergi antara kepolisian dan masyarakat tani, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat serta mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian warga. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. ***Red 
Share:

BPD Desa Mandalasari Kecamatan Cipatat Resmi Terpilih, Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Hingga 2034

KabarCiepat.com || Bandung Barat – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Mandalasari, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, resmi terbentuk untuk masa bakti 2026–2034. Para anggota BPD yang terpilih diharapkan mampu menjadi wadah aspirasi masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan.

Susunan anggota BPD Desa Mandalasari periode 2026–2034 terdiri dari Sugandi sebagai perwakilan Dusun 1, Maman Aepudin dari Dusun 2, Cucu Muhamad Samsul A dari Dusun 3, Nandang Sutendi dan Agus Hermawansyah dari Dusun 4, serta keterwakilan perempuan yang diisi oleh Rina Rossaria Indah dan Komala Kharisma.

Sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan dan penyalur aspirasi masyarakat, BPD diharapkan dapat menjalankan tugasnya secara amanah dengan mengutamakan kepentingan warga. Selain itu, BPD juga memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang baik serta mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Melalui kepengurusan yang baru ini, masyarakat Desa Mandalasari menaruh harapan besar agar BPD mampu menjadi mitra pemerintah desa yang konstruktif, memperjuangkan aspirasi warga, serta mengawal setiap program pembangunan agar berjalan secara transparan dan tepat sasaran.

Dalam pesan yang disampaikan pada publikasi tersebut, anggota BPD yang terpilih diharapkan dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, membangun sinergi dengan pemerintah desa, serta bersama-sama mewujudkan Desa Mandalasari yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkeadilan.

Dengan semangat kebersamaan, BPD Desa Mandalasari periode 2026–2034 berkomitmen untuk bekerja demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.

"Bersama BPD, kita bangun Desa Mandalasari lebih baik untuk semua." ***Red/iki
Share:

Selamat tahun baru Islam

https://www.kabarciepat.com/2026/06/dinass-kepemudaan-dan-olahraga.html?m=1

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa