Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Minggu, 14 Juni 2026

FOBI Cianjur Kobarkan Semangat Juang Atlet Lewat Pertunjukan Barongsai Jelang PORPROV Jabar 2026

KabarCiepat.com || Cianjur – Semangat, kekompakan, dan optimisme mewarnai pertunjukan Barongsai yang digelar Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kabupaten Cianjur pada kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan BLK Cianjur, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan bagi masyarakat, melainkan menjadi bagian dari program uji mental dan kesiapan bertanding atlet dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Barat XV Tahun 2026.

Di hadapan masyarakat yang memadati area CFD, para atlet menampilkan gerakan atraktif, penuh energi, dan sarat makna. Setiap gerakan Barongsai yang ditampilkan mencerminkan semangat pantang menyerah, kerja sama tim, serta disiplin yang selama ini menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet.

Ketua FOBI Kabupaten Cianjur, Eka Merdeka, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, pelatih, dan atlet yang telah menunjukkan dedikasi dan kekompakan sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik.
            foto istimewa: time Barongsai 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan atlet yang telah bekerja sama dengan penuh semangat. Kekompakan yang terjalin menjadi modal penting dalam membangun prestasi dan menghadapi berbagai tantangan ke depan," ujar Eka.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat mental bertanding para atlet sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri menjelang kompetisi tingkat provinsi.

Eka menegaskan bahwa prestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan kerja keras, disiplin, serta komitmen dari seluruh elemen organisasi.

"Kami berharap semangat yang ditunjukkan hari ini dapat terus terjaga. Dengan latihan yang konsisten dan dukungan semua pihak, semoga atlet-atlet FOBI Cianjur mampu memberikan penampilan terbaik dan meraih hasil yang membanggakan pada PORPROV Jawa Barat XV Tahun 2026," katanya.

Pertunjukan Barongsai tersebut juga mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir. Selain menjadi sarana hiburan dan pelestarian budaya, kegiatan ini menjadi bukti bahwa olahraga dan seni dapat berjalan beriringan dalam membangun karakter, semangat juang, serta kebanggaan daerah.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, FOBI Kabupaten Cianjur optimistis mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama daerah di tingkat Jawa Barat. ***Red/YF
Share:

GPMPPI Series Ke-6 Diikuti 29 Kontingen, Gusti Sabda Laksana: Ajang Pengembangan Bakat dan Prestasi Pelajar


KabarCiepat.com || Cianjur – Festival Marching Band Pelajar Indonesia (GPMPPI) Series Ke-6 tahun 2026 kembali digelar dengan antusiasme yang terus meningkat. Kegiatan yang menjadi agenda rutin tahunan ini berhasil menarik sebanyak 29 kontingen peserta dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Cianjur, Sukabumi, dan Bandung.

Ketua Penyelenggara GPMPPI, Gusti Sabda Laksana, mengatakan bahwa festival ini merupakan wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta kemampuan di bidang marching band sejak usia dini hingga tingkat sekolah menengah.

“Pada penyelenggaraan awal, peserta hanya berjumlah sekitar 17 kontingen. Alhamdulillah setiap tahun mengalami peningkatan dan pada tahun ini mencapai 29 peserta,” ujar Gusti Sabda Laksana saat ditemui di sela kegiatan.

Menurutnya, GPMPPI merupakan ajang yang dibentuk oleh para praktisi marching band dan telah menjadi salah satu festival pelajar yang konsisten diselenggarakan di Kabupaten Cianjur. Selain menjadi sarana kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi antar sekolah serta meningkatkan kualitas pembinaan marching band di daerah.

Dalam festival tahun ini terdapat sejumlah kategori perlombaan, di antaranya Konser Junior, Konser Senior, Ensemble Percussion, Color Guard Contest, dan Drum Battle. Kategori junior diperuntukkan bagi peserta tingkat TK hingga SD, sedangkan kategori senior diikuti oleh pelajar SMP hingga SMA.

Gusti menjelaskan bahwa seluruh proses penilaian dilakukan secara profesional oleh dewan juri yang berkompeten di bidangnya. Penilaian tidak hanya dilakukan terhadap penampilan kelompok, tetapi juga mencakup kategori individu atau section seperti Drum Major, Field Commander, dan Color Guard terbaik.

“Penilaian dilakukan secara objektif dan transparan. Semua proses terekam dengan jelas sehingga hasil yang diperoleh peserta benar-benar berdasarkan kualitas penampilan mereka di lapangan,” tegasnya.

Festival ini berada di bawah naungan Indonesia Drum Corps Association (IDCA) Kabupaten Cianjur, yang merupakan anggota Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Cianjur.

Melalui GPMPPI Series Ke-6, panitia berharap kegiatan ini dapat terus menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk berprestasi, membangun disiplin, kerja sama tim, serta mengembangkan seni pertunjukan marching band di Indonesia. ***YF
Share:

Dugaan Counter Pulsa Dijadikan Kedok Aktivitas Penjualan OKT di Bandung Barat

KabarCiepat.com || Bandung Barat – Sebuah counter pulsa yang beroperasi dengan nama Samudera Hindia Cell di Jalan Raya Cipanji No. 4, Desa Citapen, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, diduga dijadikan kedok untuk melancarkan aktivitas penjualan Obat Keras Tertentu (OKT).

Berdasarkan hasil pantauan di lokasi pada Minggu (14/6/2026), counter tersebut tampak beroperasi sebagaimana usaha konter pulsa pada umumnya. Dari spanduk yang terpasang, usaha tersebut melayani penjualan pulsa, voucher, paket data, token listrik, pembayaran tagihan, hingga berbagai aksesoris telepon seluler.

Namun berdasarkan informasi yang dihimpun tim investigasi dari sejumlah sumber, tempat usaha tersebut diduga tidak hanya melayani transaksi telekomunikasi. Counter tersebut juga diduga menjadi lokasi penjualan Obat Keras Tertentu (OKT) yang kerap dicari kalangan remaja dan penyalahguna obat.

Beberapa jenis obat yang disebut-sebut beredar di lokasi tersebut antara lain Tramadol, Hexymer (Trihexyphenidyl), dan jenis OKT lainnya yang peredarannya harus sesuai ketentuan dan pengawasan tenaga kesehatan serta peraturan yang berlaku.

Lokasi yang berada di jalur utama dan mudah diakses masyarakat diduga dimanfaatkan untuk menyamarkan aktivitas yang tidak sesuai dengan izin usaha yang tercantum. Warga berharap aparat penegak hukum, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait segera melakukan pengecekan dan penyelidikan guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

Apabila dugaan tersebut terbukti, masyarakat meminta adanya tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku demi mencegah penyalahgunaan obat-obatan yang dapat merusak generasi muda.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pemilik usaha maupun pihak terkait mengenai dugaan tersebut. Tim media masih berupaya melakukan konfirmasi untuk memperoleh informasi yang berimbang dan sesuai fakta di lapangan.***Red/riki
Share:

Sabtu, 13 Juni 2026

Bupati Cianjur Ikut Donor Darah pada Hari Donor Darah Sedunia, Ajak Masyarakat Rutin Berdonasi

KabarCiepat.com || CIANJUR – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia, Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian, Sp.OG turut serta mendonorkan darahnya sebagai bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan sekaligus memberikan teladan kepada masyarakat akan pentingnya donor darah secara rutin.

Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Cianjur tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, tenaga kesehatan, relawan, serta masyarakat yang antusias mengikuti aksi donor darah. Kehadiran Bupati yang langsung mendonorkan darahnya menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta untuk ikut berpartisipasi membantu sesama. Minggu, 14/6/2026

Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian, Sp.OG mengatakan bahwa donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang sangat bermanfaat karena dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan transfusi darah.

"Donor darah bukan hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga baik untuk kesehatan pendonor. Melalui momentum Hari Donor Darah Sedunia ini, saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur yang memenuhi syarat untuk secara rutin mendonorkan darahnya," ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa ketersediaan stok darah yang cukup sangat penting untuk mendukung pelayanan kesehatan, terutama bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah akibat kecelakaan, operasi, maupun kondisi medis lainnya.

Kegiatan donor darah ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk tenaga medis dan relawan yang memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur kesehatan dan keamanan.

Sementara itu, panitia penyelenggara menyampaikan bahwa peringatan Hari Donor Darah Sedunia menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah secara sukarela, aman, dan berkelanjutan.

Dengan semangat kemanusiaan dan gotong royong, Pemerintah Kabupaten Cianjur berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menjadi pendonor aktif sehingga kebutuhan darah di Kabupaten Cianjur dapat terpenuhi dan membantu menyelamatkan lebih banyak nyawa.

"Setetes darah yang didonorkan hari ini dapat menjadi harapan hidup bagi mereka yang membutuhkan."
Share:

Hari Donor Darah Sedunia: PMI Cianjur Ungkap Krisis Stok Darah, Hanya 20 Kantong Tersisa

KabarCiepat.com || Cianjur, — Memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada 14 Juni, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur menggelar rangkaian kegiatan di halaman kantornya di Jalan Raya Dr Muwardi, Minggu (14/6). Acara yang dirangkai dengan berbagai kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum untuk mengungkap kondisi kritis persediaan darah di wilayah tersebut dalam beberapa pekan terakhir.
 
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Cianjur dr Muhamad Wahyu Ferdian, didampingi unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, kepala organisasi perangkat daerah, jajaran pengurus PMI,. Selain memberi apresiasi kepada para pendonor sukarela, kegiatan ini bertujuan mengubah pandangan masyarakat agar donor darah dipandang sebagai kebiasaan positif, bukan sekadar kewajiban sesaat.
 
“Donor darah adalah wujud nyata kepedulian dan semangat gotong royong. Setiap tetes darah yang disumbangkan berarti nyawa bagi orang lain. Kami sangat berharap generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, menjadikan kegiatan ini sebagai gaya hidup, bukan hanya saat ada imbauan darurat,” ujar Bupati dr Muhammad Wahyu perdian kepada wartawan.Minggu 14 Juni 2026
 
Sementara itu Ketua PMI Kabupaten Cianjur, Ahmad Fikri, menyampaikan tantangan terbesar yang dihadapi pihaknya saat ini adalah kesenjangan yang sangat lebar antara jumlah pendaftar dan jumlah darah yang layak digunakan. Selama periode 6 hingga 13 Juni 2026, PMI telah membuka layanan pengambilan darah di berbagai titik mulai dari wilayah utara Cipanas Pacet hingga selatan Kadupandak.
 
“Dari total 3.013 orang yang datang mendaftar sebagai calon pendonor, hanya 163 orang yang memenuhi syarat kesehatan. Rata-rata setiap lokasi kegiatan hanya bisa menghasilkan sekitar 150 kantong darah,” ungkap Ahmad.
 
Kondisi ini membuat persediaan darah di PMI Cianjur berada di ambang bahaya. Menurutnya, standar aman persediaan darah agar bisa melayani kebutuhan mendesak seharusnya minimal 100 kantong. Namun dalam dua pekan terakhir, stok yang tersisa hanya berkisar 20 kantong.
 
“Padahal kebutuhan harian yang harus kami penuhi mencapai minimal 30 kantong darah, terutama untuk penderita talasemia yang membutuhkan transfusi secara rutin setiap bulan. Jika tidak segera tercukupi, nyawa pasien terancam,” tegasnya.
 
Untuk mengatasi kekurangan tersebut, PMI Cianjur terpaksa bekerja sama dengan jaringan PMI di luar daerah seperti Bogor dan Jakarta guna mendatangkan persediaan tambahan bagi pasien dalam kondisi kritis.
 
Salah satu pertanyaan yang kerap dilontarkan masyarakat adalah mengapa darah yang didapatkan secara cuma-cuma dari pendonor dikenakan biaya saat akan digunakan untuk pengobatan. Ahmad Fikri meluruskan persepsi tersebut agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
 
“Ini bukan biaya pembelian darah, melainkan biaya pengganti proses pengolahan. Darah tidak bisa langsung dipakai begitu saja. Harus melalui serangkaian pemeriksaan laboratorium, penyaringan penyakit menular, sterilisasi, hingga penyimpanan menggunakan peralatan khusus yang harganya tidak murah. Semua tahapan ini butuh biaya operasional,” jelasnya.
 
Ke depannya, pihak PMI akan memperluas sosialisasi secara masif mulai dari tingkat sekolah menengah hingga lingkungan masyarakat agar pemahaman tentang manfaat, prosedur, dan proses pengelolaan darah dipahami secara utuh. Harapannya, kebutuhan darah di masa mendatang dapat terpenuhi secara mandiri tanpa harus bergantung pada pasokan dari daerah lain. ***Red/YF
Share:

Polri Penggerak Ketahanan Pangan: Polsek Warungkondang Panen 6 Ton Jagung Hibrida di Gekbrong

KabarCiepat.com || Cianjur – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui kegiatan panen jagung hibrida yang dilaksanakan Polsek Warungkondang Polres Cianjur bersama Kelompok Tani Kayu Manis di Desa Kebonpeuteuy, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Selasa (7/4/2026).

Panen dilakukan di lahan non baku sawah seluas 2 hektare yang berlokasi di Kampung Barukusuma RT 02 RW 01, Desa Kebonpeuteuy. Jagung hibrida tersebut ditanam sejak 2 Februari 2026 dan diperkirakan menghasilkan sekitar 6 ton jagung pipil kering.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polri Penggerak Ketahanan Pangan yang bertujuan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah pedesaan.

Kelompok Tani Kayu Manis yang diketuai oleh Bapak Oi beranggotakan 32 petani yang selama ini aktif mengelola lahan pertanian di wilayah tersebut. Dalam pelaksanaannya, para petani mendapatkan pendampingan dari Bhabinkamtibmas Desa Kebonpeuteuy, Aiptu Andi Subandi, SH, bersama jajaran Polsek Warungkondang.

Panen jagung tersebut turut dihadiri dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Warungkondang Kompol Tedi Setiadi, S.IP., didampingi Aiptu Teguh Waluyo, Aiptu Andi Subandi, SH, serta Aipda Sugeng Supriyadi, SH.

Kapolsek Warungkondang Kompol Tedi Setiadi, S.IP. mengatakan bahwa kegiatan panen berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, Polri akan terus berperan aktif dalam mendampingi para petani, mulai dari proses penanaman hingga masa panen.

"Kami berkomitmen untuk terus mendukung para petani melalui pendampingan dan pengawasan agar hasil pertanian semakin optimal. Harapannya, kesejahteraan petani meningkat dan program ketahanan pangan nasional dapat terwujud," ujarnya.

Melalui program ini, Polsek Warungkondang berharap sinergi antara Polri dan masyarakat terus terjalin dengan baik dalam upaya menjaga ketahanan pangan, meningkatkan hasil pertanian, serta memperkuat perekonomian masyarakat di Kabupaten Cianjur.

#SwasembadaPanganBiroSDMPoldaJabar
#KetahananPanganBiroSDMPoldaJabar
#PolriUntukMasyarakat
#PolresCianjur
#PolsekWarungkondang
Share:

Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Rutin Donor Darah, Polres Siap Dukung Ketersediaan Stok Darah

KabarCiepat.com || CIANJUR – Pemerintah Kabupaten Cianjur terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara rutin guna membantu sesama sekaligus menjaga ketersediaan stok darah di daerah. Ajakan tersebut disampaikan oleh Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, Sp.OG, dalam kegiatan donor darah yang melibatkan berbagai unsur pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat. Minggu, 14/6/2026

Bupati menyampaikan bahwa donor darah merupakan kegiatan kemanusiaan yang memiliki manfaat besar, baik bagi penerima maupun pendonor. Oleh karena itu, masyarakat yang memenuhi syarat kesehatan diimbau untuk mendonorkan darahnya secara berkala, minimal setiap dua hingga tiga bulan sekali.

“Selain membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan transfusi darah, donor darah juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur, termasuk ASN dan seluruh unsur pemerintahan, untuk menjadikan donor darah sebagai kegiatan rutin,” ujar Bupati.

Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam donor darah, semakin besar pula peluang terpenuhinya kebutuhan darah di Kabupaten Cianjur. Meski demikian, setiap darah yang didonorkan tetap harus melalui proses pemeriksaan dan penyaringan oleh PMI untuk memastikan kualitas serta keamanannya sebelum digunakan bagi pasien.

Bupati berharap keterlibatan seluruh elemen masyarakat dapat mewujudkan cita-cita Kabupaten Cianjur menjadi daerah yang mandiri dalam pemenuhan kebutuhan darah.

“Apabila seluruh unsur pemerintah daerah, Forkopimda, TNI, Polri, dan masyarakat aktif mendonorkan darahnya, Insya Allah Kabupaten Cianjur dapat mandiri dalam ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Cianjur juga berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada PMI dan fasilitas kesehatan melalui peningkatan sarana serta peralatan penunjang donor darah. Langkah tersebut dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan darah dan bertambahnya jenis penyakit yang memerlukan transfusi darah.

Sementara itu, Kapolres Cianjur yang diwakili oleh Kompol Mohamad Ardi Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., menyatakan kesiapan jajaran Polres Cianjur untuk mendukung penuh program kemanusiaan yang digagas Pemerintah Kabupaten Cianjur.

“Polres Cianjur merupakan bagian dari Pemerintah Kabupaten Cianjur. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Cianjur tentu akan kami dukung. Tidak hanya donor darah, berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya pun kami siap berpartisipasi dan membantu,” tegas Kompol Mohamad Ardi Wibowo.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Cianjur, PMI, TNI-Polri, dan masyarakat, diharapkan ketersediaan stok darah di Kabupaten Cianjur dapat terus terjaga sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat berjalan optimal. *** Red/YF
Share:

Selamat tahun baru Islam

https://www.kabarciepat.com/2026/06/dinass-kepemudaan-dan-olahraga.html?m=1

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa