Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. 🕋 Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah 💫 Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. 📅 Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! 📞 Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Sabtu, 31 Januari 2026

 

Bandung Barat, kabarciepat.com — Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi penuh waktu telah diatur dalam Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 16 Tahun 2025. Aturan ini mulai berlaku tahun 2026 secara bertahap, dengan tahapan resmi yang ditetapkan langsung oleh KemenPAN-RB. Instansi daerah hanya memiliki kewenangan untuk mengusulkan formasi sesuai kebutuhan, sementara keputusan akhir tetap berada di pemerintah pusat.

‎Ketua Umum Forum Guru Tenaga Kependidikan (FGTK) Kabupaten Bandung Barat, Riki Triyadi, menyampaikan sanggahan terkait mekanisme ini. Menurutnya, muncul pertanyaan besar: sanggupkah pemerintah daerah Bandung Barat mengajukan formasi penuh waktu ke pusat? Pasalnya, berdasarkan data Dapodik per 30 Januari 2025, jumlah guru yang pensiun di tahun 2025 mencapai 361 orang, dan di tahun 2026 diperkirakan 328 orang. Jika diambil rata-rata 300 guru per tahun sejak 2021, maka total guru yang purna bakti hingga 2026 mencapai sekitar 1.500 orang.

‎“Jika pemerintah daerah tidak segera mengusulkan formasi ke pusat, maka kekosongan guru akan semakin terasa. Pertanyaannya, apakah langkah ini akan berpengaruh pada anggaran daerah? Karena bagaimanapun, pengangkatan PPPK penuh waktu bukan hanya soal formasi, tetapi juga menyangkut pembiayaan yang harus disiapkan,” ujar Riki.

‎Ia menambahkan, pengangkatan PPPK paruh waktu di Bandung Barat dilakukan dalam dua tahap, sehingga perlu kejelasan prioritas. “Apakah pemerintah daerah akan mendahulukan guru senior yang sudah puluhan tahun mengabdi, ataukah mengikuti mekanisme evaluasi kinerja yang bisa saja lebih menguntungkan generasi muda? Jika tidak ada kebijakan yang berpihak, guru honorer senior bisa tersisihkan,” tegasnya

‎Analisa Singkat Dampak Anggaran

‎- APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara):  

‎  - Menanggung gaji pokok PPPK penuh waktu melalui transfer ke daerah.  

‎  - Memberikan jaminan agar pengangkatan tidak sepenuhnya membebani fiskal daerah.  

‎- APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah):  

‎  - Menanggung tunjangan kinerja, operasional pendidikan, dan kebutuhan administratif.  

‎  - Jika formasi penuh waktu diajukan dalam jumlah besar, APBD berpotensi mengalami tekanan, terutama pada pos belanja pegawai dan pendidikan.  

‎- Implikasi bagi Bandung Barat:  

‎  - Dengan 1.500 guru purna bakti, kebutuhan formasi baru sangat besar.  

‎  - Pemerintah daerah harus berhitung cermat agar usulan formasi ke pusat tidak menimbulkan ketidakseimbangan fiskal di APBD.  

‎  - Koordinasi intensif dengan KemenPAN-RB dan Kementerian Keuangan menjadi kunci agar dukungan APBN tetap optimal dan beban APBD terkendali.

‎FGTK KBB menekankan bahwa pemerintah daerah Bandung Barat harus segera menyusun strategi yang jelas, termasuk komunikasi intensif dengan KemenPAN-RB. Selain memastikan kebutuhan formasi terpenuhi, pemerintah daerah juga harus memperhitungkan implikasi anggaran agar tidak terjadi ketimpangan antara guru senior dan guru baru. Dengan demikian, transisi kebijakan PPPK paruh waktu ke penuh waktu dapat berjalan adil, seimbang, dan sesuai kebutuhan pendidikan di daerah.***Red

Share:

Kondisi ASN dan Non-ASN Bandung Barat: Urgensi Pengangkatan PPPK Penuh Waktu ‎


‎Bandung Barat, kabarciepat.com — Data Dapodik per 30 Januari 2025 menunjukkan bahwa jumlah tenaga pendidik dan kependidikan di Kabupaten Bandung Barat masih didominasi oleh Non-ASN. Dari total 10.162 personel di jenjang SD, SMP, TK, dan SKB, sebanyak 4.532 di antaranya adalah tenaga Non-ASN, terdiri dari 3.242 guru honor sekolah dan 1.290 tenaga honor sekolah.

‎Sementara itu, jumlah ASN yang tercatat adalah 5.630 orang, terdiri dari 3.075 PNS dan 2.555 PPPK. Di jenjang SD saja, terdapat 2.826 guru honor dan 939 tenaga honor, menunjukkan bahwa kebutuhan akan pengangkatan PPPK penuh waktu sangat mendesak, terutama untuk menggantikan guru yang telah purna bakti. 1/2/2026

‎Ketua Umum Forum Guru Tenaga Kependidikan (FGTK) Kabupaten Bandung Barat, Riki Triyadi, menyampaikan bahwa berdasarkan data pensiun guru dari Dapodik, tercatat 361 guru pensiun di tahun 2025 dan diperkirakan 328 guru akan pensiun di tahun 2026. Jika diambil rata-rata 300 guru per tahun sejak 2021, maka total guru yang purna bakti hingga 2026 mencapai sekitar 1.500 orang.

‎“Ini bukan angka kecil. Jika tidak segera direspons dengan pengangkatan PPPK penuh waktu, maka kekosongan tenaga pendidik akan berdampak langsung pada kualitas pendidikan di Bandung Barat,” ujar Riki.

‎Tantangan dan Implikasi Anggaran

‎Pengangkatan PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu diatur dalam Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 16 Tahun 2025, dengan pelaksanaan bertahap mulai tahun 2026. Tahapan resmi ditetapkan oleh pemerintah pusat, sementara instansi daerah hanya dapat mengusulkan formasi sesuai kebutuhan.

‎Namun, pengajuan formasi ini tidak lepas dari tantangan anggaran. 

‎- APBN menanggung gaji pokok PPPK penuh waktu melalui transfer ke daerah. 

‎- APBD tetap menanggung tunjangan kinerja, operasional pendidikan, dan kebutuhan administratif. 

‎Dengan jumlah guru purna bakti yang tinggi dan dominasi tenaga Non-ASN, pemerintah daerah Bandung Barat harus berhitung cermat agar usulan formasi ke pusat tidak menimbulkan ketidakseimbangan fiskal. Koordinasi intensif dengan KemenPAN-RB dan Kementerian Keuangan menjadi kunci agar dukungan APBN tetap optimal dan beban APBD terkendali.

‎FGTK KBB mendesak agar pemerintah daerah segera menyusun strategi pengusulan formasi PPPK penuh waktu yang berpihak pada guru honorer senior, sekaligus membuka ruang bagi generasi baru. “Kami tidak ingin ada ketimpangan. Yang sudah puluhan tahun mengabdi harus dihargai, dan yang baru mengabdi harus diberi ruang. Keseimbangan ini adalah kunci keberlanjutan pendidikan di Bandung Barat,” tutup Riki.

Share:

Kamis, 29 Januari 2026

Umroh Plus Beijing: Sahara Grup dan PT Nida Utama Sejahtera Berangkatkan 29 Jamaah

Soreang, KABARCIEPAT.COM – PT Nida Utama Sejahtera bersama Sahara Grup melepas keberangkatan 29 jamaah untuk melaksanakan ibadah Umroh Plus Beijing. Rombongan berangkat dari Masjid Al-Fathu, Soreang dengan penuh semangat dan doa agar perjalanan ibadah berjalan lancar, khusyuk, serta membawa keberkahan bagi seluruh peserta.  

Keberangkatan dilakukan pada Rabu, 28 Januari 2026, dengan rencana kembali ke tanah air pada 9 Februari 2026. Program ini menjadi pengalaman istimewa karena selain menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci, jamaah juga akan mendapatkan kesempatan berkunjung ke Beijing sebagai bagian dari perjalanan.  

Saat dihubungi melalui chat WhatsApp oleh awak media pada Jumat, 30 Januari 2026, Hj. Hety Nurhayati, selaku pemilik travel Sahara Grup, menyampaikan:  

"Dengan biaya Rp 26.500.000, jamaah dapat menunaikan ibadah umroh sekaligus menikmati perjalanan ke Beijing. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan ibadah. Semoga perjalanan ini menjadi pengalaman berharga yang memperkuat iman dan mempererat silaturahmi."  

Keberangkatan ini sekaligus menegaskan komitmen PT Nida Utama Sejahtera dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah, dengan mengutamakan kenyamanan, keamanan, dan nilai spiritual dalam setiap perjalanan.  ***Red

Share:

Rabu, 28 Januari 2026

‎Dugaan Pembiaran Penjualan Obat Keras Golongan G Tanpa Resep Dokter di Rajeg, Warga Resah


‎Kabupaten Tangerang, Banten KABARCIEPAT.COM  — Dugaan adanya pembiaran terhadap penjualan obat-obatan keras golongan G tanpa resep dokter mencuat di wilayah Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Penjualan bebas tersebut diduga terjadi di sepanjang Jalan Tanjakan Rajeg dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

‎Obat-obatan keras yang diperjual belikan secara bebas tersebut di antaranya jenis tramadol, trihexyphenidyl (trihek), dan eximer. Warga menilai peredaran obat-obatan tersebut sangat membahayakan, khususnya bagi kalangan remaja, karena kerap disalahgunakan dan menimbulkan efek ketergantungan.

‎“Sudah lama kami resah. Obat-obatan keras itu bisa dibeli dengan mudah tanpa resep dokter. Tak jarang anak-anak muda yang mengonsumsinya,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya, 27/1/2026

‎Berdasarkan informasi dan keluhan warga tersebut, awak media kemudian melakukan penelusuran langsung ke lokasi yang dimaksud. Saat di lapangan, awak media mencoba membeli beberapa butir obat jenis tramadol. Hasilnya, obat keras tersebut benar-benar dapat dibeli dengan bebas tanpa diminta resep dokter atau identitas apa pun.28/1/2026

‎Penjual dengan mudah menyerahkan obat-obatan keras tersebut tanpa rasa khawatir, seolah aktivitas tersebut sudah menjadi hal biasa. Kondisi ini memunculkan dugaan lemahnya pengawasan, bahkan adanya pembiaran dari pihak-pihak terkait terhadap peredaran obat keras ilegal di wilayah tersebut.

‎Warga berharap aparat penegak hukum serta instansi terkait, seperti kepolisian dan Dinas Kesehatan, segera turun tangan untuk melakukan penertiban dan penindakan tegas. Mereka khawatir jika dibiarkan, peredaran obat keras tanpa pengawasan ini dapat merusak generasi muda dan memicu gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat.

‎Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak kepolisian dan instansi terkait untuk mendapatkan tanggapan resmi terkait dugaan peredaran bebas obat keras golongan C di Kecamatan Rajeg tersebut. Team Investasi/Red

Share:

‎Peredaran Obat Keras Golongan G Tanpa Resep Dokter Marak di Kabupaten Subang, Warga Resah

 


‎Subang, KABARCIEPAT.COM  — Peredaran obat-obatan keras golongan G seperti Tramadol, Hexymer, Trihexyphenidyl, dan Double Y yang dijual tanpa resep dokter kembali menjadi sorotan masyarakat dan publik di Kabupaten Subang. Praktik ilegal ini diduga melibatkan sejumlah toko, kios, hingga sistem cash on delivery (COD) yang masing-masing disebut memiliki bos serta koordinator lapangan berbeda.

‎Berdasarkan hasil penelusuran tim media investigasi, ditemukan sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi peredaran obat keras tanpa prosedur resmi. Beberapa lokasi tersebut di antaranya berada di:

‎Jalan Raya Subang–Sariater Km 10, Parung, Kabupaten Subang

‎Jalan Raya Cinangsi–Karanganyar, Kecamatan Subang, tepatnya di sekitar 

‎kawasan pabrik Taekwang

‎Jalan Otto Iskandardinata, Karanganyar, Kecamatan Subang

‎Dari hasil pemantauan di lapangan pada Kamis, 27 Desember 2025, sekitar pukul 13.00 WIB, tim media mendapati sejumlah kios yang beroperasi dengan modus sebagai warung kelontong. 

‎Namun, di balik aktivitas tersebut, kios-kios tersebut diduga menjual obat keras golongan G tanpa izin dan tanpa melibatkan tenaga medis atau resep dokter.

‎Sejumlah warga yang enggan disebutkan identitasnya mengaku resah dengan maraknya peredaran obat-obatan tersebut. Mereka menilai praktik ini sangat berbahaya, terutama bagi generasi muda, karena obat-obatan keras tersebut berpotensi disalahgunakan dan menimbulkan dampak kesehatan serius.

‎“Penjualannya terang-terangan, bahkan ada yang sistem COD. Ini sangat meresahkan masyarakat,” ujar salah satu warga.

‎Tim media juga menemukan bahwa sebagian penjual diduga merupakan pendatang, namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait identitas maupun jaringan yang mengendalikan peredaran obat-obatan tersebut.

‎Atas temuan ini, tim media berencana menjadikan hasil investigasi sebagai bahan pemberitaan sekaligus aduan resmi kepada aparat penegak hukum, agar dilakukan penindakan tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

‎Masyarakat berharap dengan adanya pemberitaan ini, aparat terkait seperti Polres Subang, Dinas Kesehatan, dan BPOM dapat segera turun tangan untuk melakukan razia serta penegakan hukum, demi melindungi keselamatan masyarakat dan memutus mata rantai peredaran obat keras ilegal di wilayah Kabupaten Subang. Time investigasi/red

Share:

DPD Pengajian Al-Hidayah Provinsi Jawa Barat Tunjukkan Kepedulian untuk Korban Longsor Cisarua

 


Bandung Barat, KABARCIEPAT.COM — Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, DPD Pengajian Al-Hidayah Provinsi Jawa Barat turut serta dalam aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak. Rabu, 28/1/2026

Ketua DPD Pengajian Al-Hidayah Provinsi Jawa Barat, Hj. Metty Triantika, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata solidaritas dan empati terhadap saudara-saudara yang sedang mengalami musibah. “Kami hadir untuk meringankan beban para korban dan mendukung proses pemulihan pascabencana. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan semangat baru bagi mereka,” ujar Metty.

Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok seperti air mineral, beras, perlengkapan dapur, dan logistik lainnya. Penyaluran dilakukan bersama relawan dan tim lapangan yang telah berkoordinasi dengan pihak terkait di lokasi terdampak.

Rudy Praja, yang turut mendampingi dalam penyaluran bantuan, menambahkan bahwa kedatangan tim DPD Pengajian Al-Hidayah disambut hangat oleh para petugas posko dan masyarakat setempat. “Kami diterima dengan baik, penuh kehangatan dan rasa syukur. Ini menjadi bukti bahwa solidaritas dan kepedulian sosial sangat berarti di tengah situasi sulit seperti ini,” ungkap Rudy.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dr. H. Tb. Ace Hasan Syadzily, M.Si, yang turut mendorong sinergi antara organisasi keagamaan dan partai politik dalam aksi kemanusiaan.

DPD Pengajian Al-Hidayah menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga dalam misi sosial dan kemanusiaan. Kepedulian terhadap sesama menjadi nilai utama yang terus dijaga dan diwujudkan dalam berbagai bentuk aksi nyata.***rik

Share:

BNPB Apresiasi Operasi SAR Tanah Longsor di Pasirlangu, Cisarua

Bandung Barat, KABARCIEPAT.COM — Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) masih terus dilakukan di lokasi terdampak tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Hingga hari ini, Rabu (28/1), tim SAR terus bekerja keras mengevakuasi korban dan mengatasi dampak bencana.

Pada kunjungan kerja keduanya ke lokasi, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto menyampaikan apresiasi atas kinerja tim SAR yang telah menunjukkan capaian signifikan sejak hari pertama. “Operasi SAR telah berhasil menemukan 53 korban, 35 di antaranya telah teridentifikasi oleh tim DVI,” ujar Suharyanto. Rabu, 28/1/2026

BNPB juga memastikan bahwa ahli waris dari korban yang telah teridentifikasi telah menerima santunan dari Kementerian Sosial. Selain itu, BNPB mendukung operasi SAR dengan melakukan modifikasi cuaca (OMC) untuk mengurangi intensitas hujan yang dapat membahayakan personel di lapangan akibat kondisi tanah yang labil.

Suharyanto menambahkan, pencarian dan evakuasi dilanjutkan saat cuaca cerah dengan bantuan alat berat dan anjing pelacak. Masa tanggap darurat ditargetkan selesai dalam dua minggu dan tidak akan diperpanjang. “Kami berharap situasi pascabencana segera pulih dan terkendali,” tegasnya.

Terkait pemulihan, BNPB bersama pemerintah daerah telah mendata sebanyak 48 rumah mengalami kerusakan berat atau hancur. Selain itu, dilakukan identifikasi terhadap rumah-rumah yang terancam dan perlu direlokasi. BNPB meminta pemerintah daerah menyiapkan lahan relokasi dan akan memberikan bantuan dana tunggu hunian bagi keluarga terdampak yang saat ini tinggal bersama kerabat. Bantuan tersebut akan disalurkan mulai Januari hingga Maret 2026.

Kunjungan Kepala BNPB juga bertujuan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi. Bantuan dari berbagai pihak telah diterima dan sangat membantu masyarakat korban longsor. ***Red

Share:

Selasa, 27 Januari 2026

SOLIDARITAS UNTUK CISARUA: AMPG KBB DAN POSKO GOLKAR PEDULI

 


Cisarua, KBB. KABARCIEPAT.COM —  Wakil Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Bandung Barat, Rahmat sulaeman zulkarnaen yang sering di sapa Ramzes menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah longsor yang menimpa Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Dalam pernyataannya, Ramzes menegaskan komitmen AMPG untuk turut serta dalam penanganan bencana dan pemulihan pasca-kejadian. Rabu, 28/1/2026

Kami dari AMPG KBB menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban. Ini adalah duka kita bersama. Kami akan terus hadir dan bergerak bersama masyarakat untuk membantu proses evakuasi dan pemulihan,” ujar Ramzes.

Ramzes juga menginstruksikan seluruh kader AMPG untuk aktif di lapangan, berkoordinasi dengan BPBD dan relawan, serta memastikan bantuan logistik dan dukungan moral tersalurkan dengan baik.

Sementara itu, Rudy Praja dari tim relawan Golkar Peduli melaporkan langsung dari Posko Golkar Peduli di Desa Pasirlangu. Ia menyampaikan bahwa kondisi di lokasi masih sangat memprihatinkan.

> “Hujan masih mengguyur sejak pagi, membuat proses evakuasi semakin sulit. Namun semangat para relawan dan warga tetap tinggi. Kami terus berupaya mengevakuasi korban dan menyalurkan bantuan,” ungkap Rudi saat ditemui di posko.

Posko Golkar Peduli yang didirikan oleh DPD Golkar Jawa Barat dan DPD Golkar Bandung Barat menjadi pusat koordinasi bantuan, tempat berkumpulnya relawan, serta titik distribusi logistik bagi warga terdampak.***Red

Share:

SAR Temukan 48 Body Pack Korban Longsor Pasirkuning Hingga Hari Keempat Operasi




Bandung Barat, KABARCIEPAT.COM —  Tim Search and Rescue (SAR) melanjutkan operasi pencarian korban bencana tanah longsor di Pasirkuning RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Hingga hari keempat operasi, Selasa (27/1) pukul 18.07 WIB, total temuan mencapai 48 body pack.

SAR Mission Coordinator Ade Dian Permana, S.A.P., M.Si. menyampaikan bahwa pada hari keempat ditemukan 9 body pack tambahan. “Temuan tersebut tersebar di beberapa titik kerja, yaitu 4 body pack di Worksite A1, 4 body pack di Worksite A2, dan 1 body pack di Worksite B2,” ujarnya.

Rincian waktu penemuan body pack pada hari keempat adalah sebagai berikut:  

- 08.48 WIB: Worksite A1  

- 09.28 WIB: Worksite A2  

- 11.21 WIB: Worksite A1  

- 12.05 WIB: Worksite B2  

- 14.25 WIB: Worksite A1  

- 15.29 WIB: Worksite A2  

- 16.38 WIB: Worksite A2  

- 17.14 WIB: Worksite A1  

- 18.01 WIB: Worksite A2  

Menurut Ade Dian Permana, dari total 48 body pack yang telah dievakuasi, sebanyak 27 telah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI. “Perkiraan jumlah jiwa terdampak mencapai ± 32 orang. Operasi SAR masih terus dilanjutkan dengan melibatkan Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat. Kami berharap seluruh korban dapat segera ditemukan dan diidentifikasi,” tegasnya. ***Riki 

Share:

Tim DVI Berhasil Identifikasi 20 Jenazah Korban Longsor di Bandung Barat



Bandung Barat, KABARCIPAT.COM — 27 Januari 2026 — Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah berhasil mengidentifikasi 20 jenazah korban longsor di Kabupaten Bandung Barat. Seluruh jenazah yang telah teridentifikasi telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai dengan tata cara masing-masing.

Hingga Senin (26/1) pukul 18.30 WIB, Tim SAR gabungan telah mengirimkan total 38 kantong jenazah ke pos identifikasi. Dari jumlah tersebut, 18 kantong jenazah masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh tim DVI.

Operasi pencarian dan pertolongan pada Selasa (27/1) dimulai pukul 08.00 WIB dengan dukungan tambahan alat berat. Sedikitnya 9 unit excavator dikerahkan untuk memperluas pencarian di sektor A dan sektor B. Kekuatan personil yang terlibat mencapai 800 orang dari berbagai unsur, seluruhnya bekerja sama dalam upaya pencarian dan pertolongan.

Sementara itu, jumlah pengungsi yang ditampung di Kantor Desa Pasirlangu tercatat sebanyak 685 jiwa. Rinciannya, 353 jiwa berada di Gor desa dan 332 jiwa di aula desa. Untuk mendukung kebutuhan dasar para pengungsi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan bantuan berupa:  

- 200 paket sembako  

- 100 pouch makanan siap saji  

- 50 kasur lipat  

- 100 selimut  

- 100 matras  

- 50 paket alat kebersihan  

BNPB bersama seluruh unsur terkait terus berkomitmen memberikan dukungan penuh dalam operasi pencarian, pertolongan, serta pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi. ***RED

Share:

TNI AU Bergerak Cepat, Personel Lanud Husein Sastranegara Bantu Tangani Longsor di Cisarua Bandung Barat



Bandung Barat, KABARCIEPAT.COM —Personel Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Husein Sastranegara turut membantu proses penanganan bencana alam tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Minggu(25/1/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Husein Sastranegara Marsma TNI Irman Fathurahman, S..E., M.M., sebagai bentuk respons cepat TNI AU dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Di lokasi kejadian, personel Lanud Husein Sastranegara bersama para relawan bahu-membahu melakukan pembersihan material longsor serta membantu proses evakuasi dan penanganan wilayah terdampak. Kehadiran unsur TNI AU diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi dan meringankan beban warga.

Komandan Lanud Husein Sastranegara menegaskan bahwa keterlibatan personel dalam penanganan bencana merupakan bagian dari tugas kemanusiaan dan wujud kepedulian TNI AU terhadap keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.

Sinergi antara TNI AU dan instansi terkait serta relawan dalam penanganan bencana ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi lintas unsur untuk menghadapi situasi darurat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. ***Red


Share:

Tinjau Lokasi Banjir Bandang dan Longsor di Bandung Barat, Wapres Pastikan Penanganan Cepat

 


Bandung Barat, KABARCIEPAT.COM — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/01/2026). Wapres hadir langsung untuk memastikan proses penanganan bencana berjalan cepat, terpadu, dan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Saat mengunjungi posko pengungsian di Balai Desa Pasirlangu, Wapres menyampaikan keprihatinan mendalam dan menegaskan bahwa seluruh tim telah turun ke lapangan untuk mengupayakan pencarian korban secara maksimal. Wapres meminta jajaran terkait memberikan perhatian prioritas terhadap kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas, serta memastikan ketersediaan kebutuhan dasar dan kesiagaan tim kesehatan selama 24 jam.

Wapres juga menginstruksikan pemerintah daerah untuk memastikan bantuan tepat sasaran, termasuk penanganan perbaikan rumah rusak dan rencana relokasi yang memperhatikan sumber penghidupan warga. Selain itu, ditekankan pula pentingnya penataan kembali lingkungan dan pengawasan alih fungsi lahan sebagai upaya mitigasi agar bencana serupa tidak terulang di masa mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan prioritas pada penyelamatan jiwa dan operasi SAR yang dilakukan 24 jam nonstop. Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Mohammad Syafii menambahkan, terdapat lebih dari 250 personel terlatih dilibatkan dalam operasi pencarian. Sementara itu, BNPB juga telah menerjunkan Tim Reaksi Cepat untuk pemetaan serta melaksanakan operasi modifikasi cuaca guna mengantisipasi bencana susulan di wilayah Jawa Barat.***red


Share:

Senin, 26 Januari 2026

Tanah Longsor dan Banjir Bandang Terjang Desa Pasirlangu, Polres Cimahi Bergerak Cepat

 

Foto istimewa bersama bersama Gubernur Jawa Barat saat di Lapangan tinjau lokasi longsor

Bandung Barat, KABARCIEPAT.COM – Bencana alam berupa tanah longsor disertai banjir bandang melanda Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Peristiwa ini menimbulkan kepanikan warga dan kerusakan di sejumlah titik. Senin, 26/01/2026

Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H, menyampaikan bahwa sesaat setelah bencana terjadi, personel Polri dari Polres Cimahi bersama jajaran Polda Jabar langsung diterjunkan ke lokasi. Langkah cepat dilakukan dengan sterilisasi area terdampak serta memulai proses evakuasi warga.

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan publik, Polres Cimahi mengoordinasikan pendirian posko darurat dan tenda pengungsian bekerja sama dengan instansi terkait. Posko terpadu ini bertujuan memastikan para korban selamat mendapatkan perlindungan, layanan kesehatan, serta akses logistik yang memadai.

Kapolres menegaskan bahwa musibah ini bukan hanya menjadi duka bagi masyarakat Cisarua, melainkan duka bersama. “Mari satukan doa dan dukungan untuk saudara-saudara kita di Bandung Barat,” ujarnya.***Red


Share:

Minggu, 25 Januari 2026

Hari Kedua Pascabencana Longsor Cisarua, 16 Jenazah Dievakuasi, 7 Teridentifikasi



CISARUA,KABARCIEPAT.COM – Proses pencarian dan evakuasi korban longsor di Kampung Gintung, Desa Cibodas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), memasuki hari kedua, Minggu (25/1). Tim SAR gabungan melaporkan telah mengevakuasi total 16 kantong jenazah dari lokasi bencana hingga siang hari.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa dari jumlah tersebut, tujuh jenazah telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar.

“Sebanyak 10 kantong jenazah diterima Pos DVI pada Sabtu (24/1), dan enam kantong tambahan tiba pada Minggu pagi hingga siang. Dari total 16 kantong, tujuh jenazah telah teridentifikasi, sementara sembilan lainnya masih dalam proses,” ujar Hendra dalam keterangan tertulis yang diterima Kabarciepat.com.

Identitas Korban Teridentifikasi

Berdasarkan data dari Pos DVI, berikut adalah identitas tujuh korban yang telah berhasil diidentifikasi:

1. Suryana, laki-laki, 57 tahun  

2. Jajang Tarta, laki-laki, 35 tahun  

3. Nining, perempuan, 40 tahun  

4. Dadang Apung, laki-laki, 60 tahun  

5. Nurhayati, perempuan, 42 tahun  

6. M. Kori, laki-laki, 30 tahun  

7. Lina Lismayanti, perempuan, 43 tahun

Proses identifikasi dilakukan dengan melibatkan tim medis dan forensik serta dukungan teknologi identifikasi mutakhir. Hendra menegaskan bahwa akurasi dan penghormatan terhadap martabat korban menjadi prioritas utama dalam penanganan ini.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada keluarga korban agar proses identifikasi berjalan cepat, akurat, dan bermartabat,” tegasnya.

Layanan Kesehatan untuk Pengungsi

Selain upaya pencarian dan identifikasi korban, Polri juga mendirikan pos pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi, terutama dalam aspek kesehatan.

“Kami ingin memastikan para pengungsi mendapatkan layanan kesehatan layak untuk mendukung pemulihan kondisi mereka pascabencana,” tambah Hendra.

Kondisi Terkini dan Upaya Lanjutan

Hingga laporan ini disusun, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, Basarnas, relawan, dan masyarakat setempat. Cuaca yang tidak menentu serta kondisi medan yang labil menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga tengah menyiapkan langkah-langkah lanjutan untuk penanganan pengungsi, termasuk penyediaan logistik, tempat tinggal sementara, serta dukungan psikososial bagi keluarga korban. 

kabarciepat.com akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menyampaikan informasi terbaru terkait penanganan bencana longsor di Cisarua.(Red)

Share:

Salah satu penyebab tanah longsor di Pasir Kuning, Cisarua adalah alih fungsi lahan menjadi perkebunan sayur

Cisarua, Bandung Barat. KABARCIEPAT.COM — menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada para korban dan keluarga terdampak atas peristiwa tanah longsor yang terjadi di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlagu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Peristiwa ini menjadi duka bersama, mengingat longsor tidak hanya merenggut harta benda, tetapi juga menimbulkan trauma mendalam bagi warga setempat.

Tanah longsor tersebut terjadi setelah wilayah Cisarua dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa hari berturut-turut. Kondisi ini menyebabkan tanah menjadi jenuh air dan kehilangan daya dukungnya, sehingga tidak lagi mampu menampung curah hujan yang terus turun. Akumulasi air di dalam tanah inilah yang kemudian memicu terjadinya pergerakan tanah di lereng perbukitan.

Selain faktor cuaca, alih fungsi lahan turut menjadi penyebab utama terjadinya longsor. Perubahan lahan hutan menjadi perkebunan sayur atau sejenisnya di lereng bukit menghilangkan vegetasi alami yang berfungsi sebagai pengikat tanah. Akar-akar pohon besar yang sebelumnya menahan struktur tanah kini tergantikan oleh tanaman berumur pendek, sehingga kestabilan lereng menurun dan longsor pun tak dapat dielakkan.

Ini merupakan akumulasi kejadian secara bertahap, bukan instan. Fenomena peralihan fungsi lahan di lereng perbukitan ini merupakan masalah krusial yang tidak hanya terjadi di Cisarua, tetapi juga di berbagai wilayah lain di Jawa Barat termasuk Seluruh Indonesia. Banyak perbukitan terjal yang dulunya merupakan kawasan hutan kini berubah menjadi lahan perkebunan sayur. Jika alih fungsi lahan ini terus berlangsung tanpa pengelolaan yang bijak dan berkelanjutan, maka risiko bencana serupa akan terus mengancam keselamatan masyarakat.***red

Share:

Sabtu, 24 Januari 2026

Suara Jabar Banten Gelar Pelatihan Jurnalistik di Cipatat






Bandung Barat, KABARCIEPAT.COM – Surat kabar umum Suara Jabar Banten melaksanakan kegiatan Pelatihan Jurnalistik pada Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.  

Acara ini menghadirkan narasumber Dede Sutisna, S.H., yang dalam pemaparannya menekankan bahwa seorang jurnalis harus mampu menyajikan pembahasan secara spesifik sekaligus global. “Menjadi wartawan bukan sekadar menulis, tetapi bagaimana kita mengumpulkan bahan keterangan, menguraikannya dengan jelas, dan memenuhi unsur komunikasi 5W+1H,” ujarnya.  

Dede Sutisna juga mengingatkan bahwa jurnalis adalah bagian dari masyarakat yang menyampaikan suara warga. Oleh karena itu, dalam praktik di lapangan, wartawan dituntut untuk tetap profesional, menghindari tendensius, serta tidak menghakimi narasumber. “Target kita adalah menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi publik,” tambahnya.  

Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dasar jurnalistik, memperkuat etika profesi, serta membekali masyarakat agar mampu menulis berita yang informatif dan bertanggung jawab.  

Dengan adanya kegiatan ini, Suara Jabar Banten berharap lahir jurnalis-jurnalis baru yang tidak hanya piawai menulis, tetapi juga mampu menjadi penyambung aspirasi masyarakat secara objektif dan profesional.***Red  






Share:

Tanpa Sekat di Tengah Duka: KDM dan Dua Kader Perempuan PDIP Turun Langsung Bantu Evakuasi Korban di Cisarua Bandung Barat

Kabupaten Bandung Barat, KABARCIEPAT.COM — Di tengah hujan gerimis yang mengguyur lokasi bencana, dua sosok perempuan tampak menyingsingkan lengan baju, menyusuri jalur curam yang licin dan rawan longsor. Mereka bukan relawan SAR, bukan pula petugas medis. Mereka adalah Ida Widaningsih, mantan Ketua DPC PDIP Kabupaten Bandung Barat, dan Anggie, sahabat seperjuangannya sesama kader partai. Hari itu, keduanya hadir bukan sebagai politisi, melainkan sebagai manusia yang terpanggil. Sabtu, 24/1/2026

Dalam pantauan wartawan di lokasi kejadian, Kedua Aggota Dprd ini terlihat bahu-membahu bersama aparat kepolisian dan relawan membuka jalur evakuasi. Saat kabar ditemukannya beberapa jenazah oleh warga dan tim SAR tersebar, keduanya tak ragu terjun langsung ke titik evakuasi. Tanpa protokoler, tanpa sekat jabatan.

“Linggis! Kita butuh linggis!” seru KDM, salah satu tokoh masyarakat yang juga berada di lokasi. Spontan, Ida dan sahabatnya yang berna lengkap Angie natesha goenadi menyusuri warga sekitar, meminta bantuan mencari alat tersebut. Tak lama, linggis pun datang. Proses evakuasi pun berlanjut.

Ketika kantung jenazah mulai diangkat dari reruntuhan, Ida dan Anggie ikut membuka jalan menuju ambulans yang menunggu tak jauh dari lokasi. Jalurnya curam dan licin. “Kalau masuk sini bisa amblas" Ungkap Anggie yang kemudian diketahuo sebagai Dewan DPRD Kab Bandung ini. 

"Tapi kami tidak ingin hanya menonton, Melihat kawan-kawan relawan, polisi, dan TNI berjibaku di tengah hujan, rasanya ingin menangis. Apalagi membayangkan keluarga yang ditinggalkan,” timpal Ida dengan mata berkaca-kaca.

Kehadiran mereka bukan pencitraan. Tak ada kamera yang sengaja diarahkan, tak ada panggung politik. Hanya ada empati yang nyata. Di tengah duka, mereka menunjukkan bahwa kemanusiaan tak mengenal warna partai.

Langkah Ida dan Anggie hari itu menjadi pengingat bahwa solidaritas adalah bahasa universal. Di tengah reruntuhan dan tangis kehilangan, mereka memilih hadir, membantu, dan menjadi bagian dari harapan.***Red

Share:

Jumat, 23 Januari 2026

Update Data Sementara Korban Longsor di Kampung Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua






Bandung Barat, KABARCIEPAT.COMPemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Wakil Bupati Asep Ilyas menyampaikan perkembangan terkini terkait musibah longsor yang terjadi di Kampung Pasirkuning, RT.05 RT.01 RW.11 dan RT.01 RW.10, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Sabtu, 24/01/2026

Berdasarkan data sementara hingga pukul 10.20 WIB:  
- Total korban: 113 jiwa dari 34 KK  
- Selamat: 23 orang  
- Meninggal dunia: 6 orang, dengan identitas sebagai berikut:  
  1. Sunarya (L)  
  2. Aah (P)  
  3. Nining (P)  
  4. Jajang Taryana (L)  
  5. Rahmat (L)  
  6. Enur (P)  
- Korban belum diketahui/teridentifikasi: 83 orang

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat terus melakukan pencarian, evakuasi, serta pendataan di lokasi kejadian.

Asep Ismail selaku wakil Bupati Bandung Barat Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah longsor yang menimpa warga Kampung Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Hingga saat ini, berdasarkan data sementara, tercatat 113 jiwa terdampak, dengan 23 orang selamat, 6 orang meninggal dunia, dan 83 orang masih dalam proses identifikasi.

Kami bersama seluruh jajaran pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, serta relawan terus berupaya maksimal melakukan evakuasi dan pendataan di lapangan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada, saling membantu, dan berdoa agar proses pencarian berjalan lancar serta korban dapat segera ditemukan.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berkomitmen memberikan pendampingan, bantuan darurat, dan dukungan penuh bagi para korban serta keluarga yang terdampak. Semoga para korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta kesabaran." ***Riki




Share:

Akibat Hujan Gak Henti- henti 15 Rumah Lebih Tertimbun Longsor Dini Hari

 


Cisarua, KBB. KABARCIEPAT.COM. — Akibat Hujan Deras kawasan pemukiman warga di Kampung Babakan RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dilanda bencana longsor yang disertai aliran air deras. Perkiraan awal menunjukkan sekitar 30 rumah terkena dampak dari kejadian tersebut.

Menurut Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, kejadian longsor terjadi pada pukul 02.00 WIB. Tanah yang tercampur air mengalir deras dari arah lereng bukit dan menerjang wilayah tempat tinggal warga.

Kejadian terjadi secara mendadak ketika sebagian besar warga sedang dalam keadaan istirahat. Sampai saat ini, proses pendataan terkait korban jiwa maupun luka-luka masih berlangsung,” jelas Nur Awaludin Lubis saat dikonfirmasi

Untuk mengantisipasi bahaya lebih lanjut, pemerintah desa bekerja sama dengan berbagai unsur terkait telah melakukan evakuasi terhadap seluruh warga yang tinggal di sekitar zona rawan longsor. Saat ini, mereka ditempatkan sementara di Kantor Desa Pasirlangu untuk menghindari risiko terjadinya longsor susulan

Luas area yang terdampak peristiwa tersebut diperkirakan mencapai 30 hektare. Diduga, longsoran berasal dari kawasan kaki Gunung Burangrang, yang dipicu oleh kondisi tanah yang tidak stabil serta curah hujan tinggi yang terjadi selama beberapa hari terakhir

“Kami terus melakukan penanganan darurat, pendataan tingkat kerusakan, serta mengkoordinasikan dengan pihak terkait untuk tindakan penanganan selanjutnya,” ujarnya

Kepala desa juga mengingatkan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan menjauhi area yang berpotensi mengalami longsor, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat

“Kami mengharapkan doa dari seluruh pihak agar warga kami diberikan keselamatan dan kekuatan dalam menghadapi musibah yang terjadi ini,” tutupnya.***

Share:

Akibat Tihang Listrik Tumbang Menimpa Rumah Warga, Desa Cipada Dan Desa Pasir Langu Padam Listrik di Dua Desa Padam

 


Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. KABARCIEPAT.COM – 23 Januari 2026  

Sebuah insiden terjadi di Kampung Cibudah, Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, ketika sebuah tihang listrik tumbang dan menimpa rumah warga. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada bangunan serta memicu pemadaman listrik di wilayah sekitar.  

Dampak dari kejadian tersebut tidak hanya dirasakan oleh warga Desa Pasir Langu, tetapi juga meluas hingga ke Desa Cipata, Kecamatan Cisarua, yang mengalami gangguan aliran listrik. Warga setempat melaporkan bahwa aktivitas sehari-hari terganggu, termasuk penerangan rumah, usaha kecil, dan kegiatan belajar anak-anak.  

Pihak pemerintah desa bersama aparat kecamatan segera melakukan koordinasi dengan PLN dan instansi terkait untuk penanganan darurat. Tim teknis telah diturunkan guna memperbaiki jaringan listrik dan memastikan keamanan di lokasi kejadian.  

Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menyebabkan tiga tiang listrik roboh di wilayah Kampung Cibudah, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Salah satu tiang dilaporkan menimpa rumah warga, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, membenarkan insiden tersebut.  

> “Curah hujan tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan tiga tiang listrik roboh. Salah satunya menimpa rumah warga. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.

Pemerintah desa bersama warga segera melakukan tanggap darurat, mengamankan lokasi dan membersihkan material yang menghalangi jalan. Koordinasi dengan pihak PLN telah dilakukan untuk penanganan lanjutan.

Namun hingga saat ini, aliran listrik di beberapa titik masih padam, termasuk di wilayah Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, yang terdampak akibat jaringan listrik yang terganggu.

Nur Awaludin juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat kontur tanah di wilayah Pasirlangu yang labil dan curam, berpotensi menimbulkan longsor maupun tumbangnya pohon dan tiang saat cuaca ekstrem.

> “Kami mengingatkan warga untuk waspada terhadap angin kencang dan curah hujan tinggi. Kontur tanah di Pasirlangu cukup labil dan banyak wilayah yang curam, sehingga rawan bencana,” tegasnya.

Pemerintah desa berharap perbaikan jaringan listrik dapat segera dilakukan agar aktivitas warga kembali normal.***Red

Share:

‎Dugaan Eksploitasi Anak di Cipatat Masuk Babak Baru, Warga Geram dan Lapor Polisi ‎

 


‎Cipatat, KBB, KABARCIEPAT.COM  — Dugaan kasus eksploitasi anak kembali mencuat di wilayah Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Peristiwa tersebut memicu kemarahan warga hingga berujung pada pelaporan ke pihak kepolisian.

‎Seorang anak perempuan berinisial S, yang diperkirakan berusia sekitar 7 tahun, diduga menjadi korban eksploitasi oleh ayah sambungnya berinisial AJ. 

‎Peristiwa itu terjadi di sekitar seberang Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Cipatat.

‎Kecurigaan warga bermula saat melihat aktivitas anak S yang dinilai tidak wajar untuk anak seusianya.

‎ Anak tersebut tampak mengenakan helm karakter kartun Boboiboy dan membawa wadah yang diduga digunakan untuk meminta uang. 

‎Kondisi tersebut mengundang perhatian warga yang kemudian menghentikan anak itu dan memanggil AJ untuk dimintai penjelasan.

‎Situasi di lokasi sempat memanas dan terjadi adu argumen antara AJ dan sejumlah warga. 

‎Karena geram atas dugaan perlakuan tidak pantas terhadap anak tersebut, salah seorang warga bernama H. Jejen langsung menggiring AJ ke Polsek Cipatat untuk melaporkan dugaan eksploitasi anak.

‎Saat diwawancarai, H. Jejen mengungkapkan kekesalannya atas kejadian tersebut.

‎“Saya geram karena kejadian seperti ini masih saja terjadi. Anak masih kecil, seharusnya dilindungi dan disekolahkan, bukan malah dieksploitasi untuk kepentingan orang dewasa,” ujarnya.

‎Ia menegaskan bahwa tindakan yang diduga dilakukan AJ tidak hanya melanggar norma sosial, tetapi juga mencederai hak-hak anak yang seharusnya dijaga dan dilindungi oleh orang tua maupun keluarga terdekat.

‎Sementara itu, pihak Polsek Cipatat bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga. 

‎Kepolisian telah melakukan pendataan awal serta menerbitkan surat pernyataan kepada AJ agar tidak mengulangi perbuatannya terhadap anak S.

‎Sebagai informasi, eksploitasi anak merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, khususnya Pasal 76I jo Pasal 88, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun dan/atau denda paling banyak Rp200 juta.

‎Warga berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas dan profesional agar kasus serupa tidak kembali terulang. 

‎Selain itu, masyarakat mendesak Dinas Sosial serta UPTD terkait untuk memberikan perhatian serius dan pendampingan kepada korban guna menjamin perlindungan serta pemenuhan hak-hak anak sebagaimana mestinya.

‎Forum Wartawan Cipatat menyatakan akan terus mengawal serta melakukan penelusuran lebih lanjut terkait dugaan eksploitasi anak yang dilakukan AJ terhadap anak S. ***Nugroho

Share:

Urus Paspor Kini Lebih Mudah Mulai Pekan Depan: Layanan Imigrasi Resmi Dibuka di MPP Bandung Barat

 


Foto Dok: / Pemkab Bandung Barat

Bandung Barat, KABARCIEPAT.COM — Kabupaten Bandung Barat kini memiliki layanan keimigrasian yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat. Kantor Imigrasi TPI I Bandung resmi membuka layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bandung Barat pada Jumat (23/1/2026). Layanan tersebut dijadwalkan mulai beroperasi efektif pada pekan depan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir, mengatakan pembukaan layanan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pengurusan dokumen perjalanan ke luar negeri.

Seperti dilansir dari halam resmi pemkab Bandung, sebelum beroperasi penuh, Pemkab Bandung Barat bersama pihak imigrasi terlebih dahulu melakukan peninjauan kesiapan layanan. Peninjauan ini mencakup kesiapan sarana, sistem pelayanan, serta alur kerja petugas di MPP.

“Pada hari ini kami melakukan uji coba pelayanan kepada lima orang masyarakat. Tujuannya untuk memastikan SOP berjalan dengan baik, mulai dari pengambilan nomor antrean hingga penggunaan sistem online,” ujar Ade Zakir.

Dari hasil uji coba tersebut, seluruh tahapan pelayanan dinilai berjalan lancar. Proses pemanggilan antrean, wawancara, pengambilan foto biometrik, verifikasi dokumen, hingga pembayaran sudah dapat dilakukan dalam satu alur pelayanan.

Ade Zakir menjelaskan, masyarakat yang ingin mengurus paspor diwajibkan mendaftar terlebih dahulu secara daring. Dengan sistem tersebut, pemohon yang datang ke MPP dapat langsung dilayani sesuai jadwal tanpa harus menunggu lama.

Meski demikian, masih terdapat beberapa hal yang perlu dibenahi sebelum layanan dibuka secara resmi. Di antaranya adalah kesiapan loket Bank BJB agar dapat menerima pembayaran, serta kebutuhan koordinasi dengan Kementerian Agama terkait klarifikasi dokumen buku nikah.

Untuk tahap awal, layanan keimigrasian di MPP Kabupaten Bandung Barat akan dibuka dua hari dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Jumat. Setiap hari pelayanan dibatasi dengan kuota maksimal 25 pemohon karena keterbatasan jumlah personel.

“Estimasi waktu pelayanan sekitar lima hingga sepuluh menit per orang, tergantung kelengkapan dokumen,” kata Ade Zakir.

Adapun jenis layanan yang tersedia meliputi pembuatan paspor baru dan penggantian paspor. Sementara itu, pengambilan paspor yang telah selesai diproses masih dilakukan pada pekan berikutnya karena pencetakan paspor tetap dilakukan di kantor imigrasi pusat.

Terkait biaya, tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tetap mengacu pada ketentuan nasional, yakni Rp650 ribu untuk paspor masa berlaku lima tahun dan Rp950 ribu untuk paspor masa berlaku sepuluh tahun.

Dengan hadirnya layanan imigrasi di MPP Bandung Barat, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat merasakan kemudahan, efisiensi waktu, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang terintegrasi dalam satu lokasi.***red

Share:

Tri Lospala Candra mengatakan Ketersediaan blanko KTP-el hingga awal 2026 masih tersedia

 


Cimahi, KABARCIEPAT.COM — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi memastikan ketersediaan blanko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) hingga awal 2026 masih tersedia. Masyarakat dapat segera melakukan perekaman data untuk pencetakan KTP-el.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Kota Cimahi Tri Lospala Candra mengatakan pembaruan stok blanko dilakukan secara berkala setiap pekan.

"Update ketersediaan blanko selalu update satu pekan sekali ya sesuai dengan ketentuan. Harus transparansi terhadap ketersediaan blanko," ujarnya.

Tri menyatakan, Disdukcapil Cimahi konsisten menjalankan amanat tersebut dengan memanfaatkan berbagai kanal informasi agar mudah diakses masyarakat. Selain melalui media sosial Instagram, pihaknya juga menyampaikan informasi melalui kanal resmi lainnya seperti Telegram dan WhatsApp.

Diakui, distribusi blanko dari pemerintah pusat saat ini mengalami pembatasan. Namun, kondisi tersebut tidak berdampak signifikan bagi pelayanan di Kota Cimahi.

"Untuk saat ini, kondisi stok blanko KTP-el. Cuma agak dibatasi untuk distribusi dari pusat karena saat ini orientasinya fokus untuk membantu masyarakat di Sumatera yang mengalami kehilangan dokumen kependudukan karena dampak bencana banjir bandang. Untuk daerah lain tetap mendapatkan distribusi, tapi tidak sebanyak seperti biasanya," terangnya.

Biasanya, Disdukcapil Cimahi menerima stok blanko per bulan. "Kalau biasanya kita dapat sekitar 4.000–6.000 lembar. Paling 1.000–2.000 saat ini tapi mencukupi. Sambil menunggu pengadaan tahun 2026," sebutnya.

Meski demikian, Tri menegaskan bahwa stok di pusat masih tersedia dan Kota Cimahi tetap mendapatkan suplai meski dengan jumlah lebih terbatas. Pihaknya memastikan saat ini tidak ada kendala berarti dalam pelayanan KTP-el di Kota Cimahi.

"Sampai saat ini tidak ada kendala terkait dengan sediaan blanko. Jadi untuk warga yang membutuhkan KTP-el, cetak ulang, pemula untuk membuat dokumen KTP, Disdukcapil tetap bisa melayani dan dan blanko masih tersedia," imbuhnya. 

Diakui, masih ada warga Kota Cimahi yang belum melakukan perekaman KTP-el. 

"Yang belum memiliki KTP-el masih ada. Target dari pusat untuk melakukan perekaman KTP-el 99,47 persen. Kendala utama berasal dari warga yang tidak lagi berdomisili di Cimahi, ada yang di luar kota, ada yang ditanyakan ke pengurus wilayahnya enggak tahu domisilinya sudah tidak ada di tempat," paparnya.

Menghadapi tantangan tersebut, Disdukcapil Cimahi akan mengintensifkan strategi jemput bola pada 2026. "Kita tetap program jemput bola lebih diintensifkan lagi," tuturnya.***Ghani
Share:

Bundaran Jati Kota Cimahi Di Pasang Tiga Rudal Rapier




Cimahi, KABARCIEPAT.COM —Kawasan Bundaran Jati di Kota Cimahi semakin estetik dengan terpasangnya alat utama sistem senjata (alutsista) berupa tiga Rudal Rapier. Pemasangan alutsista itu merupakan upaya Pemkot Cimahi untuk menambah estetika serta mengenalkan sejarah militer kepada masyarakat luas.


"Terkait penempatan tiga rudal Rapier di Bundaran Jati, bahwa ini adalah kita komunikasi dengan TNI Angkatan Darat bahwa kita akan menghiasi taman-taman ini sesuai dengan momen bahwa Cimahi adalah kota militer, kota hijau, kota agamis," kata Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, Kamis (21/1/26).

Menurutnya, penempatan alutsista tersebut bukan sekadar ornamen tanpa makna, melainkan memiliki pesan sejarah yang kuat. Pemerintah Kota Cimahi, kata dia, secara khusus mengajukan permohonan kepada pimpinan Angkatan Darat agar alutsista yang sudah tidak digunakan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan publik.

"Kenapa kita tempat-tempatkan ini? Kita memohon kepada pimpinan Angkatan Darat, alhamdulillah disetujui dan kita tempatkan rudal Rapier itu adalah untuk menghiasi taman-taman yang ada di Kota Cimahi," jelasnya.

Ngatiyana menuturkan, keberadaan Rudal Rapier buatan Inggris di ruang terbuka publik diharapkan dapat menjadi pengingat sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, bahwa Cimahi memiliki latar belakang kuat sebagai kota militer.

Rudal yang dipasang di Bundaran Jati yang merupakan titik pertemuan kendaraan dari arah Jalan Rd. Demang Hardjakusumah-Jalan Jati dan Jalan Daeng Ardiwinata (Jalan Cihanjuang) merupakan buatan Inggris tahun 1984. 

"Kan kita harus gitu ya, ciri khas Kota Cimahi tidak dimiliki oleh daerah lain karena di sini adalah dulu tangsi-tangsi militer, sekarang menjadi pusat pendidikan-pendidikan (militer)," pungkasnya.***Ghani

Share:

Rabu, 21 Januari 2026

Diduga Praktik Ilegal, “Dokter Z” Lulusan SD Layani Warga Tanpa Izin

Bandung Barat, KABARCIEPAT.COM — Seorang pria yang dikenal masyarakat dengan sebutan Dokter Z diduga menjalankan praktik pengobatan ilegal di wilayah Desa Kertamukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Pria berinisial Z tersebut diketahui hanya lulusan sekolah dasar (SD) dan tidak mengantongi izin praktik medis resmi, namun tetap memberikan layanan pengobatan kepada warga. Kamis, 22/1/2026

Berdasarkan informasi yang dihimpun, praktik pengobatan tersebut telah berlangsung cukup lama dan diketahui oleh warga setempat serta aparatur pemerintah desa. Aktivitas itu tetap berjalan dengan dalih membantu masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan formal.

Saat dikonfirmasi awak mediapada 19 Januari 2026, Z secara terbuka mengakui bahwa dirinya tidak memiliki izin praktik medis.

“Iyah, saya tidak punya izin. Saya belajar secara otodidak. Dulu lingkungan saya adalah dokter, perawat, dan tenaga medis, jadi saya belajar dari situ,” ujar Z.

Meski mengaku menolong warga, Z juga membenarkan bahwa dirinya memungut biaya dalam praktik pengobatan yang dilakukan. Untuk tindakan infus, ia menyebut biaya yang dikenakan mencapai ratusan ribu rupiah.

“Untuk infus itu biayanya sekitar Rp400 ribu, sudah termasuk obat,” katanya.

Lebih lanjut, Z mengklaim bahwa aktivitas pengobatan tersebut telah diketahui oleh sejumlah pihak. Ia menyebut memiliki komunikasi dengan aparat setempat.

“Pihak kepolisian mengetahui, saya juga kenal dan sering ngobrol bareng dengan binmas di wilayah itu,” ungkapnya.

Selain itu, Z menyatakan bahwa pemerintah desa mengetahui praktik yang dilakukannya. Ia juga mengklaim mendapat dukungan dari masyarakat.

“Pihak desa tahu, dan banyak warga yang mendukung kegiatan saya ini. Banyak warga yang menandatangani surat dukungan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Kertamukti, saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon seluler, membenarkan bahwa  mengetahui adanya aktivitas pengobatan yang dilakukan oleh Z. Namun, ia menegaskan bahwa   tidak terlalalu mengtahui tentang perizinannya.

“Kami memang mengetahui adanya kegiatan itu" kata Sekdes Kertamukti.

Hal serupa disampaikan oleh salah satu perangkat desa lainnya yang mengakui bahwa praktik tersebut sempat dipandang sebagai bentuk bantuan sosial.

“Awalnya dilihat sebagai bentuk menolong warga, namun tetap tidak sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Dari sisi tenaga kesehatan, seorang petugas kesehatan di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang enggan disebutkan namanya mengaku geram atas praktik tersebut. Ia menegaskan bahwa tenaga kesehatan resmi pun wajib menjalani prosedur ketat sebelum membuka praktik mandiri.

“Jangankan lulusan SD, saya saja lulusan S1 Keperawatan harus melalui prosedur yang benar, mulai dari STR, SIP, hingga izin praktik mandiri. Tidak bisa seenaknya membuka praktik, karena ini menyangkut keselamatan nyawa manusia,” ujarnya dengan nada kesal.

Ia menilai pembiaran terhadap praktik pengobatan ilegal dapat mencederai profesi tenaga medis serta membahayakan masyarakat, terutama jika dilakukan tanpa kompetensi dan pengawasan yang jelas.

Dinas Kesehatan setempat menegaskan bahwa praktik pengobatan tanpa izin dan tanpa latar belakang pendidikan medis resmi merupakan pelanggaran hukum dan berpotensi menimbulkan risiko serius bagi keselamatan pasien, terlepas dari adanya dukungan masyarakat.

Sebagai informasi, praktik kedokteran di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Dalam Pasal 73, setiap orang dilarang menggunakan identitas atau cara yang menimbulkan kesan seolah-olah ia adalah dokter atau tenaga medis yang memiliki izin praktik. Sementara itu, Pasal 75 mengatur sanksi pidana bagi pelaku praktik kedokteran tanpa izin berupa ancaman pidana penjara dan/atau denda.

Hingga berita ini diturunkan, aparat berwenang dikabarkan masih melakukan pendalaman untuk menilai unsur pelanggaran hukum serta peran pihak-pihak yang mengetahui dan membiarkan praktik tersebut berlangsung.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan mengutamakan keselamatan dengan memanfaatkan fasilitas kesehatan resmi yang telah disediakan oleh pemerintah. ***Bend

Share:

Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita Kunjungi Kecamatan Haurwangi



Haurwangi, Cianjur KABARCIEPAT.COM – Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, dengan menggunakan helikopter yang mendarat di Lapangan Desa Kertamukti. Kehadiran beliau disambut langsung oleh Bupati Cianjur dr. H. Iwan, M.Si., Dandim, Kapolres, serta masyarakat Desa Kertamukti yang antusias menyambut kedatangan rombongan.  

Kunjungan ini bertujuan untuk menyaksikan komprasi Merah Putih, sebuah kegiatan kebangsaan yang meneguhkan semangat persatuan dan cinta tanah air. Kehadiran Wakil Panglima TNI menjadi simbol dukungan terhadap nilai-nilai nasionalisme yang terus digelorakan di tengah masyarakat.  

Kepala Desa Kertamukti, Cepi dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga karena lapangan desa yang dipimpinnya menjadi lokasi pendaratan helikopter yang ditumpangi Wakil Panglima TNI. Hal ini menjadi catatan bersejarah sekaligus kebanggaan bagi masyarakat setempat.  

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Selain menyaksikan komprasi Merah Putih, rombongan juga berinteraksi dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta meninjau kesiapan aparat dalam mendukung program kebangsaan di wilayah Cianjur.  

Kunjungan Wakil Panglima TNI ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap Merah Putih sebagai lambang persatuan bangsa Indonesia. ***Red

Share:

Keributan Antar Ormas terjadi di Cafe Dylan Lembang

Foto ilustrasi di tempat kejadian 

 Bandung Barat, KABARCIEPAT.COM — Keributan antar-organisasi kemasyarakatan (ormas) terjadi di Cafe Dylan, RT 02/04 Kampung Ciburial, Desa Cibogo, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa 20 Januari 2026 petang. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.

Kapolsek Lembang, AKP Dana Suhenda mengatakan, keributan melibatkan Ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Ormas Gibas. Kejadian berlangsung sekitar pukul 18.30 WIB.

“Telah terjadi keributan antara Ormas PP dan Ormas Gibas yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dari Ormas Gibas,” kata Dana dalam keterangan tertulisnya, Rabu 21 Januari 2026.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Agus B I (45), warga Kampung Cihiedung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Selain itu, satu orang lainnya mengalami luka berat, yakni Iwan Setiawan (50), warga Kampung Pamecelan, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.

Sementara tiga korban lainnya mengalami luka ringan, masing-masing bernama Agung, Deni Gibas, dan Nanang Gibas.

AKP Dana menjelaskan, keributan bermula saat delapan orang dari Ormas PP tengah melakukan karaoke di Cafe Dylan. Setelah waktu karaoke berakhir, datang empat orang dari Ormas Gibas yang meminta bergantian menggunakan fasilitas tersebut.

Permintaan itu tidak diterima oleh pihak Ormas PP. Perbedaan pendapat kemudian memicu adu mulut yang berujung pada keributan antar kedua kelompok.

“Keributan berlangsung sekitar 30 menit,” ujarnya.

Dalam rentang waktu tersebut, sekitar 20 orang dari Ormas PP kembali datang ke lokasi untuk membantu rekan-rekannya yang terlibat cekcok. Situasi pun semakin tidak terkendali hingga menyebabkan adanya korban jiwa dan korban luka-luka.

Usai kejadian, kelompok Ormas PP disebutkan langsung meninggalkan lokasi Cafe Dylan. Pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan pascakejadian.***red

Share:

Senin, 19 Januari 2026

APBD Kabupaten Cianjur 2025: Realisasi Masih Rendah, Gaji PPPK Paruh Waktu Belum Jelas ‎

‎Jawa Barat, KABARCIEPAT.COM — Berdasarkan data Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) per 19 Januari 2026, postur APBD Kabupaten Cianjur Tahun Anggaran 2025 menunjukkan realisasi yang masih rendah. Dari total Pendapatan Daerah sebesar Rp 4,822 triliun, baru terealisasi Rp 517,45 miliar atau 10,73%. Sementara itu, Belanja Daerah sebesar Rp 4,867 triliun baru terealisasi Rp 151,49 miliar atau 3,11%. 

‎Komposisi pendapatan masih didominasi oleh Transfer dari Pemerintah Pusat (TKDD) sebesar Rp 3,448 triliun dengan realisasi Rp 445,59 miliar (12,92%). Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan Rp 1,150 triliun baru terealisasi Rp 71,86 miliar (6,24%). 

‎Di sisi belanja, pos terbesar adalah Belanja Pegawai dengan pagu Rp 1,896 triliun, namun baru terealisasi Rp 88,51 miliar (4,67%). Belanja modal dan bantuan sosial hampir belum berjalan, dengan realisasi di bawah 1%. Selasa, 20/01/2026

‎Ketua Umum Forum Guru Tenaga Kependidikan, Riki Triyadi, menyoroti bahwa rendahnya realisasi belanja pegawai dan belum jelasnya alokasi gaji PPPK paruh waktu menjadi perhatian serius. 

‎Riki Triyadi, menegaskan bahwa ruang fiskal sebenarnya tersedia untuk memastikan kesejahteraan tenaga PPPK paruh waktu. Hal ini terlihat dari besarnya komposisi pendapatan dan belanja daerah dalam APBD 2025. 

‎> “Ruang fiskal itu nyata. Pendapatan daerah ditargetkan Rp 4,822 triliun, dengan realisasi awal Rp 517,45 miliar. Belanja pegawai sendiri mencapai Rp 1,896 triliun, sementara realisasi baru Rp 88,51 miliar. Artinya, masih ada ruang lebih dari Rp 1,800 triliun yang bisa diarahkan untuk kepastian gaji PPPK paruh waktu,” ujar Riki Triyadi. 

‎> “Jika kita melihat komposisi pendapatan dan belanja daerah, sebenarnya ruang fiskal tersedia. Namun, hingga kini belum ada kejelasan berapa besaran gaji PPPK paruh waktu, baik pendidik maupun tenaga kependidikan. Ini harus segera dipastikan agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan guru dan tenaga kependidikan,” ujar Riki Triyadi. 

‎Forum Guru Tenaga Kependidikan menekankan bahwa pemerintah daerah perlu segera menuntaskan regulasi dan teknis pembayaran gaji PPPK paruh waktu Di kabupaten Cianjur, mengingat belanja pegawai merupakan salah satu pos terbesar dalam APBD. 

‎Dengan realisasi belanja yang masih rendah di awal tahun, diharapkan pemerintah daerah dapat mempercepat penyerapan anggaran, khususnya pada sektor pendidikan dan kesejahteraan tenaga kependidikan. 

‎> “Kita bicara bukan soal ketiadaan anggaran, melainkan soal komitmen dan kecepatan eksekusi. Guru dan tenaga kependidikan PPPK paruh waktu menunggu kepastian, dan APBD sudah menyediakan ruangnya,” tambah Riki. ***Red

Share:

Minggu, 18 Januari 2026

Apresiasi Mengharukan untuk Guru Paruh Waktu yang Akan Pensiun, Disaksikan Eksekutif dan Legislatif dalam Syukuran PPPK paruh waktu KBB

 

Batujajar, KABARCIEPAT.COM — Dalam suasana penuh haru dan kebanggaan, Bapak Dudi Sihabudin, Asisten I Bupati Kabupaten Bandung Barat, memberikan apresiasi secara langsung kepada salah satu guru paruh waktu yang akan segera memasuki masa pensiun. Momen berharga ini berlangsung dalam acara Syukuran PPPK Paruh Waktu yang diselenggarakan oleh Forum Guru dan Tenaga Kependidikan (FGTK) KBB di Gedung Pusdikpassus Batujajar. Sabtu, 171/01/2026

Acara tersebut turut dihadiri jajaran eksekutif dan legislatif Kabupaten Bandung Barat, camat Batujajar, kepala desa gelanggang, dinas pendidikan, BKPSDM, PGRI dan K3S menandakan sinergi serta dukungan nyata pemerintah daerah terhadap para tenaga pendidik yang telah mengabdi dengan sepenuh hati. Dalam sambutannya, Bapak Dudi Sihabudin menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas dedikasi sang guru yang telah menjadi bagian penting dalam membangun generasi bangsa.

> “Pengabdian beliau bukan hanya mencerdaskan anak-anak bangsa, tetapi juga menjadi teladan dalam ketekunan dan keikhlasan. Semoga masa pensiun menjadi awal baru yang penuh berkah,” ujar Dudi dengan penuh empati.

Syukuran PPPK paruh waktu ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus refleksi perjuangan para guru honorer yang kini telah diangkat sebagai PPPK. Selain pemberian apresiasi, acara juga diisi dengan doa bersama, hiburan, dan ramah tamah yang mempererat solidaritas antar tenaga pendidik.

Penyampaian Emosional dari Dede Desih Sagitarinah (Emak Binar). Salah satu penerima apresiasi, Dede Desih Sagitarinah, yang akrab disapa Emak Binar, menyampaikan ungkapan penuh syukur dan haru di hadapan para hadirin.  

> “Emak genap 56 tahun pada 20 Desember 2025 lalu. Aamiin yaa Alloh yaa Robbal ‘Alamin… Hatur nuhun Gusti, gaduh keluarga MUTIARA yang sangat berharga buat Emak. Terima kasih semua pengurus FGTK. Penghargaan yang sangat diakui… Kalian hebat… Jangan lupakan Emak,” ucapnya dengan penuh rasa syukur.

Ungkapan tersebut menjadi simbol penghormatan atas dedikasi panjang seorang guru paruh waktu yang telah berjuang dalam senyap, namun memberikan cahaya bagi masa depan pendidikan. Tepuk tangan hangat dari seluruh hadirin menutup momen penuh makna itu, menjadikan acara syukuran PPPK KBB sebagai momentum bersejarah bagi dunia pendidikan di Kabupaten Bandung Barat.***red

Share:

Sabtu, 17 Januari 2026

Syukuran PPPK Paruh Waktu FGTK: Shara Grup Travel Sponsori Doorprize Umroh Gratis



 Bandung Barat, KABARCIEPAT.COM – Forum Guru dan Tenaga Kependidikan (FGTK) menggelar acara syukuran PPPK paruh waktu sekaligus memperingati Aniversari ke-1 dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan. Pada momentum bersejarah ini, FGTK menyampaikan apresiasi mendalam kepada Shara Grup Travel yang telah menjadi sponsor utama dalam program Umroh Gratis bagi peserta PPPK paruh waktu.  acara yang di gelar di Gedung Sudirman Kopasus Batujajar. Sabtu, 17/1/2026

‎Partisipasi Shara Grup Travel menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar FGTK. Dukungan ini bukan hanya bentuk kepedulian terhadap guru dan tenaga kependidikan, tetapi juga simbol penghargaan atas perjuangan mereka dalam dunia pendidikan.  


‎Dalam acara tersebut, dilakukan pengundian doorprize secara acak, dan Alhamdulillah, kesempatan istimewa untuk berangkat Umroh gratis jatuh kepada Ibu Siti Sadiah, S.Pd, seorang guru dari SDN Cibodas 3 Kec.Batujajar. Suasana haru menyelimuti ruangan ketika nama beliau diumumkan sebagai penerima hadiah. Dengan mata berkaca-kaca, Ibu Siti menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas anugerah yang tak terduga ini.  

‎"Kami atas nama pribadi dan keluarga besar FGTK mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Shara Grup Travel. Sponsorship ini menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dan kepedulian dapat menghadirkan kebahagiaan serta kebanggaan bagi kami semua," ungkap Riki Triyadi, S.Pd.I, S.H, selaku ketua FGTK.  

‎Acara syukuran dan Aniversari ke-1 FGTK ini menjadi momentum berharga untuk memperkuat solidaritas, menumbuhkan semangat baru, dan meneguhkan komitmen dalam memajukan pendidikan. Kehadiran sponsor yang peduli seperti Shara Grup Travel semakin menegaskan bahwa perjuangan guru dan tenaga kependidikan layak mendapat apresiasi yang istimewa. ***Redhi

Share:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blog Archive

Blogger templates

pristiwa