Di Trevel Sahara Grup Dengan 25 Juta Bisa Ketanah Suci

✨ UMRAH HEMAT KE TANAH SUCI ✨ Ingin berangkat ke Tanah Suci tapi khawatir dengan biaya? Sekarang bersama Travel Sahara Grup, Anda bisa menunaikan ibadah umrah dengan biaya mulai dari 25 Juta saja. ๐Ÿ•‹ Fasilitas yang didapat: ✔ Tiket pesawat pulang–pergi ✔ Hotel nyaman di Makkah & Madinah ✔ Transportasi selama di Arab Saudi ✔ Makan sesuai program ✔ Pembimbing ibadah berpengalaman ✔ Ziarah tempat bersejarah ๐Ÿ’ซ Kesempatan beribadah ke Makkah & Madinah kini semakin mudah dan terjangkau. ๐Ÿ“… Kuota terbatas – Segera daftarkan diri Anda dan keluarga! ๐Ÿ“ž Info & pendaftaran: 0821-2619-5038 Dewi Yulia Hubungi admin Travel Sahara Grup sekarang juga. “Panggilan Allah jangan ditunda jika sudah dimudahkan jalannya.”

Kamis, 27 November 2025

‎Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Teras Warung di Mandalawangi ‎



‎Cipatat, Kabarciepat.com ||– Seorang pria berusia sekitar 30 tahun ditemukan meninggal dunia di teras sebuah warung milik pasangan suami istri, Pak Cucu dan Bu Titin, di Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 07.45 WIB.

‎Menurut keterangan pemilik warung, kejadian bermula pada Rabu (26/11) sekitar pukul 13.00 WIB ketika dua orang pembeli datang ke warung tersebut. Setelah makan dan minum dengan total pesanan sekitar Rp100.000, salah satu dari mereka yang kemudian menjadi korban mengaku tidak memiliki uang untuk membayar. Sementara rekannya pergi sekitar pukul 21.00 WIB dengan alasan mencari temannya yang lain, namun tidak pernah kembali.

‎Saat warung tutup pada tengah malam, korban dibiarkan beristirahat di teras warung. Ketika warung kembali dibuka pada pagi hari, korban masih sempat berkomunikasi namun mengeluhkan kondisi tubuhnya yang terasa sakit. Sekitar pukul 07.30 WIB, korban mengalami kejang-kejang dan tak lama kemudian meninggal dunia. Pemilik warung segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cipatat.


‎Kapolsek Cipatat, Kompol Iwan Setiawan, yang turun langsung ke lokasi bersama anggota Polsek Cipatat, Polres Cimahi, dan tim Inafis, membenarkan penemuan mayat tersebut.

‎“Dari TKP, saya bersama Kanit Reskrim, Pak Mapta, dan pemilik warung menemukan seorang pria tanpa identitas berusia sekitar 30 tahun. Hingga saat ini identitas korban masih dalam proses pengecekan dan penelusuran melalui telepon genggam yang dibawanya,” ujar Kompol Iwan.

‎Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh tim Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

‎“Tadi pagi korban sempat meminta air hangat kepada pemilik warung. Korban datang bersama temannya kemarin siang sekitar pukul 12.30 WIB dan menginap di warung. Sekitar pukul 05.00 WIB, ketika Bu Titin hendak berbelanja, korban masih sempat mengobrol dan meminta balsem karena mengaku sudah tidak kuat,” lanjutnya.

‎Di lokasi kejadian, polisi tidak menemukan barang-barang terlarang. Barang bawaan korban hanya berupa alat bengkel dan pakaian. Meski ditemukan pembengkakan pada salah satu kaki korban, polisi belum dapat memastikan penyebab kematian.

‎“Kami akan berkoordinasi dengan Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung untuk melakukan autopsi dan memastikan penyebab kematian korban,” tutup Kapolsek.

‎Polisi masih melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan rekan korban yang terakhir terlihat bersamanya. Nugroho***

Share:

Rabu, 26 November 2025

FGTK KBB Kokohkan Solidaritas di Tengah Duka Hari Guru Nasional ke-80

 

Bandung Barat, Kabarciepat.com || – Momentum Hari Guru Nasional ke-80 menjadi pengingat kuat akan arti kebersamaan dan solidaritas di antara para pendidik. Forum Guru Tenaga Kependidikan Kabupaten Bandung Barat (FGTK KBB) menunjukkan kekompakan dengan melakukan takziah kedua ke rumah duka almarhum Agustin Nugraha, S.Pd, pengajar di SDN Pasirhalang Kecamatan Cikalongwetan. Rabu, 26/11/2025


Takziah ini berlangsung di kediaman almarhum di Kampung Cikarang Mulya RT 03 RW 05 Desa Pasirhalang Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. “Dengan kekompakan dan solidaritasnya, para anggota FGTK KBB hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum,” ujar Rina Kusdinar, salah seorang pengurus FGTK KBB.

Suasana haru menyelimuti keluarga. Elis Jubaedah, istri almarhum, menyampaikan kisah penuh keteguhan hati sebelum suaminya berpulang. Dengan kondisi kesehatan yang lemah dan harus menggunakan oksigen, almarhum tetap berusaha hadir untuk pengambilan SK PPPK Paruh Waktu pada Senin, 17 November 2025 di Gedung Serbaguna SMAN 1 Cisarua, sebelum menjalani operasi penyakit yang dideritanya. Kisah ini meneteskan air mata dan menjadi bukti nyata dedikasi serta kegigihan seorang guru.


FGTK KBB menegaskan bahwa pengabdian almarhum selama lebih dari 13 tahun menjadi teladan bagi seluruh tenaga pendidik di Bandung Barat. “Dedikasi beliau adalah inspirasi bagi kita semua. Kehilangan ini sangat mendalam, namun semangat pengabdian beliau akan terus hidup dalam perjuangan kita,” tambah Rika, salah satu rekan guru.


Melalui momen ini, FGTK KBB menanamkan nilai solidaritas dan kebersamaan, sekaligus mengingatkan bahwa perjuangan guru bukan hanya soal mengajar, tetapi juga tentang keteguhan hati, pengabdian, dan cinta terhadap dunia pendidikan.

Share:

Selasa, 25 November 2025

Agnes Virganty: Guru Hebat Wujudkan Generasi Cerdas dan Berkarakter di Bandung Barat


Ngamprah, KABARCIEPAT.COM – Gedung PGRI Kecamatan Ngamprah menjadi pusat perayaan Hari Guru Nasional sekaligus HUT PGRI ke-80 yang berlangsung meriah. Dengan mengusung tema “Guru Bermutu, Indonesia Maju”, acara ini menegaskan peran penting guru dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045: “Guru Hebat, Indonesia Kuat.” 

Camat Ngamprah, Agnes Virganty, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru atas dedikasi dan pengabdian mereka. Ia menekankan komitmen Bandung Barat sebagai daerah yang amanah dan agamis, dengan tujuan melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berkualitas. Agnes juga menyoroti tantangan era digital. Menurutnya, guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, menciptakan ruang belajar yang nyaman, serta membekali siswa dengan keterampilan relevan untuk berbagai profesi masa depan. 25/11/2025

 Selain itu, ia menegaskan pentingnya sinergi dengan program pemerintah, seperti Jawa Barat Istimewa yang membentuk generasi berjiwa Pancasila, serta program gizi gratis dari pemerintah pusat yang berkontribusi menekan angka stunting di kalangan peserta didik. Apresiasi khusus diberikan kepada PGRI Kecamatan Ngamprah atas perjuangan panjang sejak 1945 dalam memperjuangkan hak-hak guru. 

Agnes menekankan dukungan pemerintah terhadap pengukuhan tunjangan profesi guru sebagai P3K serta target pengangkatan menjadi PNS bagi guru yang belum terdaftar. Momentum Hari Guru Nasional ini menjadi pengingat akan kontribusi besar guru dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi dalam mencerdaskan anak bangsa. 

"Sebagai penutup, Agnes Virganty menyampaikan salam perjuangan: Hidup Guru! Hidup PGRI! Solidaritas Yes! Siapa Kita? Indonesia!"

Pemerintah daerah bersama orang tua menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi guru dalam membimbing generasi penerus menuju masa depan gemilang. Ghani***

 

Share:

Senin, 24 November 2025

Guru Bermutu, Indonesia Maju: PGRI Cipatat Teguhkan Komitmen Pendidikan


Cipatat, Kabarciepat.com || Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Cabang Kecamatan Cipatat menyelenggarakan upacara khidmat yang berlangsung di lapangan utama Cipatat. Acara ini dihadiri oleh para guru, siswa, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintahan setempat, dengan mengusung tema “Guru Bermutu, Indonesia Maju — Bersama PGRI Mewujudkan Indonesia Emas.”

‎Upacara dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara yang menyampaikan salam dan doa, dilanjutkan dengan prosesi pemimpin dan pembina upacara. Lagu kebangsaan Indonesia Raya mengawali suasana penuh hormat, diikuti oleh momen mengheningkan cipta yang dipimpin langsung oleh pembina upacara.

‎Rangkaian kegiatan mencerminkan nilai-nilai luhur pendidikan dan kebangsaan, termasuk pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, Ikrar Guru, serta sejarah singkat PGRI. Amanat pembina upacara menjadi titik refleksi penting bagi seluruh peserta, menegaskan peran strategis guru dalam membentuk masa depan bangsa.

‎Dalam peringatan ini, Camat Cipatat Drs. Sulaena Faisal, M.A.P. turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan di Indonesia. Ia menekankan bahwa upacara yang digelar serentak di berbagai daerah menjadi momentum reflektif dan inspiratif bagi dunia pendidikan nasional.

‎Sambutan Camat Cipatat Drs. Sulaena Faisal, M.A.P. Ia menegaskan bahwa PGRI lahir sebagai wadah perjuangan guru sejak 25 November 1945, hanya seratus hari setelah kemerdekaan Indonesia. Semangat persatuan dan pengabdian menjadi fondasi utama organisasi ini, yang terus dikobarkan hingga kini.

‎Memasuki usia ke-80, PGRI memperkuat komitmen terhadap kesejahteraan, perlindungan, dan peningkatan kualitas guru. Di tengah tantangan zaman seperti kecerdasan buatan, transformasi digital, dan tuntutan keterampilan abad ke-21, guru Indonesia diajak untuk terus belajar, berinovasi, dan berkolaborasi lintas bidang.

‎PGRI juga menegaskan posisinya sebagai organisasi yang unitaristik, independen, dan non-partisan, serta mitra strategis pemerintah dalam memajukan pendidikan nasional. Harapan besar disampaikan kepada DPR RI dan Pemerintah agar RUU Sisdiknas yang sedang disusun tetap menjamin Tunjangan Profesi Guru dan Dosen (TPG), percepatan sertifikasi, serta rekrutmen honorer menjadi ASN tanpa diskriminasi antara guru negeri dan swasta.

‎"Sebagai penutup, Faisal menyampaikan salam perjuangan: Hidup Guru! Hidup PGRI! Solidaritas Yes! Siapa Kita? Indonesia!"

‎Suasana upacara semakin semarak dengan penampilan paduan suara PGRI Cabang Cipatat yang membawakan lagu-lagu penuh semangat dan kebersamaan, seperti Mars PGRI, Hymne PGRI, Karatagan Bandung Barat, serta lagu-lagu hiburan seperti Kembali ke Jakarta, Kapan Kapan, dan Kopi Dangdut.


‎Sebagai wujud kepedulian sosial, PGRI Cipatat bekerja sama dengan Yayasan Amal Baik Insani memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan dhuafa, menegaskan komitmen organisasi terhadap nilai kemanusiaan dan solidaritas.

‎Upacara ditutup dengan laporan akhir dari pemimpin upacara, penghormatan kepada pembina, dan pembubaran pasukan. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib dan penuh makna, menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat guru sebagai pilar kemajuan bangsa. RT_Iki

Share:

Sabtu, 22 November 2025

Ketua Banyu Raya, Harydwan Taufik: Menyatukan Langkah, Menebar Manfaat

 




Ketua Banyu Raya, Harydwan Taufik: Menyatukan Langkah, Menebar Manfaat

Batulayang, kabarciepat — Dalam semangat memperingati Hari Pahlawan, Ketua Banyu Raya, Harydwan Taufik, kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat solidaritas dan aksi nyata di tengah masyarakat. Melalui kegiatan donor darah ke-28 yang digelar di Apotek Dwi Kesuma Farma, beliau menyampaikan apresiasi mendalam terhadap partisipasi warga dan relawan yang hadir.

> “Para pahlawan dahulu menumpahkan darah demi kemerdekaan. Kini, kita menebar kebaikan dengan berbagi darah untuk kehidupan,” ujar Harydwan Taufik dalam sambutannya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kepedulian sosial, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan antarwarga, memperkuat semangat gotong royong, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air. Dengan dukungan penuh dari Apotek Dwi Kesuma Farma dan berbagai pihak, acara berlangsung meriah dan penuh makna, dilengkapi dengan doorprize menarik sebagai bentuk apresiasi. Minggu, 23 November 2025

Sebagai Ketua Banyu Raya, Harydwan Taufik dikenal aktif mendorong program-program kemasyarakatan yang berfokus pada kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan lokal. Ia menekankan bahwa aksi kecil yang dilakukan bersama dapat membawa dampak besar bagi masa depan bangsa.

> “Banyu Raya bukn sekadar organisasi. Ia adalah gerakan hati, tempat kita menyatukan langkah demi kebaikan bersama,” tutupnya.

Kegiatan donor darah ini turut dipastikan berjalan aman dan sesuai prosedur medis di bawah tanggung jawab dr. Andri Setiawan dari Unit Pelayanan Darah RSUD Cibabat. Beliau mengoordinasikan tim medis dan memastikan setiap pendonor mendapatkan pelayanan yang layak dan profesional.

Salah satu warga yang turut berpartisipasi, Anwar Hidayat (Away) Sekaligus Ketua RT 01, menyampaikan rasa bangganya telah menjadi bagian dari kegiatan sosial ini.

> “Saya merasa terhormat bisa ikut ambil bagian dalam kegiatan mulia ini. Donor darah bukan hanya tentang kesehatan, tapi juga tentang kepedulian dan kebersamaan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata semangat komunitas Banyu Raya yang terus bergerak aktif di tengah masyarakat. Desa Batulang, yang dikenal sebagai kampung donor, kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung kegiatan kemanusiaan dan solidaritas sosial. Warga dari berbagai latar belakang bersatu dalam semangat Hari Pahlawan, menjadikan donor darah sebagai simbol perjuangan masa kini.

Dengan semangat Hari Pahlawan, Banyu Raya di bawah kepemimpinan Harydwan Taufik terus berkomitmen menjadi wadah inspiratif bagi generasi muda dan masyarakat luas untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan sosial. rt-iki***

Share:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H

https://www.blogger.com/u/0/blog/page/edit/9036554561978506067/3111317229885343532#

bener iklan

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta

Umroh Plus Dubai Turki hanya 35 Juta
‎“Daftar sekarang, wujudkan niat suci bersama Sahara Grup!”  hubungi kami : https://wa.me/082126195038 IBU Dewi ‎https://wa.me/083865159313 BPK Riki ‎#HajiUmroh ‎#SaharaGrup ‎#PerjalananSuci ‎#TravelHaji ‎#UmrohBersama ‎#HajiMabrur

Trevel Sahara Grup

Trevel Sahara Grup
- “Tanah Suci menanti, Sahara Grup siap menemani. Mari wujudkan niat suci dengan langkah pasti.” - “Ibadah Umroh dan Haji adalah panggilan hati. Sahara Grup membantu Anda menjawab panggilan itu.”

Selamat hari raya idul Fitri 1447 H

https://www.kabarciepat.com/p/selamat-hari-raya-1-syawal-1447-h.html

Blogger templates

pristiwa